Modify Profile

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - anggii.pp_minsun

Pages: [1] 2 3 ... 5
1
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 8 . 6 agustus 2011
« on: August 06, 2011, 11:14:42 pm »
Ya kakak kok pendek sih?? Hammer hammer
Kurang ih mana endingnya geregetan

kependekan yaa  [heh]
maaf ..

ohh ending ny mmng gw bwt sprti itu , biar penasaran  [biggrin]
makasiih da baca

2
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
« on: August 06, 2011, 07:38:45 am »
anggieee...pendek,kurang,lg dong....itu knp mslhnya makin rumit ya? Knp jg minho pacaran ma jiyon? Kpn misteri ini akan terungkap?yg pastinya ada di next chap...kpn ni minsunnya jadian masi lamakah?..next chap jgn lama lgi ya,kan kamu pernah blng klo uda bikin ni ff ampe tamat jadi bisa dong update lgi,oke.. [biggrin]

makasiih udah baca ya .

ia sihh ak mmang udah buat FF ny smpe beberapa chp kedepan , tapi smua it aku akan up date nanti , bergiliran [heh] [hmpfh]
untuk masalah minsun nnti pasti akan terungkap kok .. tnang aj , gk bkal lama.. mungkin 2 atau 3 chp lg  [biggrin]

3
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
« on: August 06, 2011, 07:06:27 am »

CHAPTER 8
I Miss You , …

Lagu riang Bonamana dari Super Junior terus menggema dari ponsel Hye sun , seiring getaran dan suara nyaring yang keluar dari sana , juga terus tertera nama Min ho di layar mungil tersebut.

Tanpa ada inisiatif dari sang pemilik untuk mengangkatnya , .. lama kelamaan ponsel tersebut berhenti dan tidak bersuara lagi .

Dengan berat hati Hye sun menghebuskan nafasnya , setelah itu ia hempaskan tubuh mungil itu di atas kasur empuk miliknya. sudah dua hari ini ia terus menghindari Min ho , SMS dan telpon dari cowok itu tidak pernah ia hiraukan. Bahkan saat mereka di sekolah Hye sun berusaha keras untuk menjahui Min ho agar tidak mendekatinya.

Baginya menghindari Min ho memang sulit , bagaimana mungkin ia bisa menjauh saat hati dan juga pikirannya masih terus tertuju pada cowok itu . walaupun begitu , dengan sekuat tenaga ia terus berusaha menjauh dan tidak terlalu dekat lagi dengan laki-laki bernama Lee Min ho .

Meskipun sering hati dan pikirannya meronta untuk menyerah dan bertemu dengan Min ho tapi segera ia tepis hal itu jauh-jauh. Ia akan lebih memilih untuk menangis dari pada harus meluapkan rasa rindunya pada cowok itu.

“Sun-a , … ada telpon dari Min ho .” Hye na sedikit berteriak di balik pintu kamar Hye sun.

Hye sun-pun langsung bangkit dan bergegas keluar guna mengangkat telpon itu , tapi .. lagi-lagi niatnya terhenti saat ia sadar semua ini ‘salah’..

“bilang saja aku sudah tidur ..” balasnya parau dan terdengar sedikit pilu .. tanpa sedikit pun keluar dari kamarnya..

“ya sudah kalau begitu ,”  .. suara Hye na mulai terdengar semakin kecil dan menghilang ..

Setelah berkata begitu air mata Hye sun kembali turun , tubuh mungil itu kembali bergetar , .. tersirat penyesalan dalam hatinya tapi juga terasa sebuah kebenaran dalam pikirannya.

kenapa Min ho sudah punya pacar ? kenapa dia harus jadian dengan Ji yon ? kenapa cowok itu perhatian dengannya ? kenapa?

Tangis Hye sun semakin deras . ia ingin bertemu Min ho , melihatnya , mendengar suara cowok itu dan dia juga ingin merasakan lagi kejahilan Min ho , .. yang setiap hari selalu ia rasakan .. saat ini ia mau Min ho !! . meskipun ia sadar bahwa semua ini salah ..

Kemudian Hye sun menggeleng , dia tidak mau merusak hubungan mereka , hubungan yang di jalin oleh Min ho dan juga Ji yon di tidak boleh , ia tidak boleh melakukan hal yang sama seperti yang eommanya lakukan .. ia tidak sama ! , .. TIDAK SAMA SEPERTI EOMMANYA ..

                        ^^^^^_____^^^^^

“aku berangkat ..” pamit Hye sun pada eommanya dengan lesu. Kakinya terasa berat untuk jalan menuju Shinwa , ingin rasanya ia memilih untuk libur hari ini tapi karena mengingat ia sudah sering bolos sejak masalahnya dan eommanya maka niat itu ia batalkan .

                            ^^^^^

Hye na yang melihat kepergian Hye sun menghela nafas berat . ia merasa khwatir akan sikap putrinya itu. Meskipun hubungan mereka akhir-akhir ini sedikit renggang , tapi jiwa keibuan Hye na masih berfungsi kuat. Apalagi semalam secara tidak sengaja Hye na mendengar Hye sun menangis, hal itu semakin membuatnya cemas ..

         ^^^

Hye sun memasuki kelasnya dengan hati-hati , pandangannya tertuju pada kursi yang ada di sudut ruangan, kursi itu telihat masih kosong tak berpenghuni , kemudian ia menghela nafas lega.

untung lah dia belum datang ..  batin Hye sun senang .

Sekitar dua puluh menit keadaannya masih sama , kursi itu masih kosong .
Dan Hye sun masih asik mengobrol dengan temannya yang lain , .. sampai .. saat sosok jangkung masuk melewati pintu kelas 3a .

Hye sun yang menyadarinya langsung mengambil langkah seribu .. dengan gesit gadis mungil itu berdiri dan keluar kelas .. Min ho yang mau mencegahnya hanya bisa menghela nafas saat Hye sun tidak menghiraukannya sama sekali.

      ^^^^

Setelah bel berbunyi bertanda bahwa jam pelajaran akan segera di mulai , Hye sun masuk bersamaan dengan masuknya guru matematika yang akan mengajar kelas 3a . sehingga niat Min ho untuk berbicara empat mata dengan Hye sun kembali tertunda .
 
“Makan apa ya , .. aku laper .” So eun berdiri dan bersiap-siap pergi ke kantin saat jam pelajaran telah usai .

“tadi kau tidak sarapan?..” tanya Hye sun yang saat ini masih membereskan buku tulisnya.

“Udah sih , .. tapi masih laper ..” jawab So eun sambil menggosok-gosok kan perutnya dan di iringi dengan senyuman manis.

“cacingan sih .” goda Hye sun lalu tertawa bersama So eun.

Saat ke dua gadis itu ingin menuju kantin , tiba-tiba Hye sun merasakan tangannya di tarik oleh seseorang.

“ikut aku ..” pinta Min ho kasar sambil menarik paksa lengan Hye sun. cowok itu tidak mempedulikan lagi So eun dan juga Ji yon yang ada di dekat mereka ..

“kenapa kau tidak membalas pesan ku ? ..” tanya Min ho setelah mereka berdua sampai di taman belakang sekolah yang sepi , di sana hanya ada mereka berdua . tempat itu memang jarang di kunjungi siswa karena tempatnya yang jauh dari kelas mereka masing-masing ..

“…” Hye sun diam tidak bisa menjawab , ia hanya tertunduk sambil mencari alasan yang cocok , .. “Pulasa habis .”

“alasan apa itu ..” tukas Min ho kesal , “semalam aku baru transfer pulsa untuk mu , alasan tidak masuk akal ..”

“…”

“Sun-a please , jawab pertanyaan ku . kenapa akhir-akhir ini kau menghindari ku ? apa aku berbuat kesalahan pada mu?..”

Hye sun semakin tertunduk , matanya mulai berkaca-kaca . ia tidak sanggup menahan semua gejolak perasaannya , “tidak , kau tidak salah. “

“Lalu weo ?..”

“a..aku cuma , ..”  Hye sun terlihat gugup , ia mulai menekan kedua jempolnya sedangkan jari-jarinya yang lain sudah gemetar .

“Cuma apa ? ..”

“a..ku , pokoknya aku tidak sama seperti eomma ..” teriaknya lalu berlari pergi meninggalkan Min ho yang masih tidak mengerti dan semakin bingung dengan sikap dan perbuatan Hye sun .


                              ^^^__^^^

“Sun-a ..” panggil So eun pelan sambil memegang pundak sahabatnya itu. Hye sun berpaling sehingga So eun dapat melihat jelas kesedihan dari wajahnya yang dari tadi hanya tertunduk.

Bukannya menjawab Hye sun malah sibuk memandangi daun-daun kering yang jatuh dari pohon di atasanya .. ia dan So eun saat ini sedang duduk di bawah pohon taman kesolah mereka , suasana yang sejuk dan juga damai setidaknya mampu membuat perasaan Hye sun lebih tenang .

“Kau kenapa?? ..” tanya So eun lagi , ia masih penasaran dengan sikap Hye sun akhir-akhir ini “ku lihat akhir-akhir ini kau sering melamun ? ..”

Hye sun hanya tersenyum lalu kembali lagi kedalam lamunannya tanpa memperdulikan So eun yang menatapnya dengan tatapan bingung dan juga penasaran .

“masalah eomma mu lagi ? ..”

Hye sun menggeleng tanpa melirik ke arah sahabatnya tersebut .

“jadi apa ? atau masalah Min ho??..”. mendengar nama Min ho di sebut Hye sun langsung mengalihkan perhatiannya . entah ada magnet apa yang membuat Hye sun tersentak saat mendengar nama itu .

So eun langsung mengerti , “kau suka dengannya ?..” selidiknya lebih lanjut menuntut jawaban pasti dari Hye sun yang dari tadi masih tidak bersuara .

Perlahan tapi pasti Hye sun mengangguk , lalu di iringi oleh jatuhnya air mata yang membasahi pipinya lagi , ..

So eun hanya bisa menghela nafas , kemudian ia membawa sahabatnya itu kedalam pelukannya .. So eun mengerti benar perasaan Hye sun saat ini , gadis itu tidak mungkin suka ataupun cinta pada cowok yang sudah memiliki pacar .

                        ^^^^____^^^^

Dengan kepala yang masih nyut-nyutan dan mata yang sembab Hye sun melangkah memasuki rumah mewah miliknya .. perasaannya masih terombang-ambing , .. akibat prilaku Min ho tadi.

Sekarang yang ia inginkan hanya tidur , dan mengistirahatkan pikirannya yang sudah membuatnya sangat lelah …

Ne .. di tempat biasa , .. tenang saja besok aku akan datang ..

Niat Hye sun untuk masuk kedalam kamarnya terhenti saat mendengar suara eommanya , .. dengan rasa penasaran yang tinggi Hye sun mendekat secara perlahan .

Saat ini eommanya sedang berbicara dengan seseorang melalui telpon , raut wajah eommanya terlihat sangat serius dan tegang , tangannya yang memegang spatula terus saja bergerak mengaduk masakannya ..

Sedangkan Hye sun di buat semakin penasaran saat mendengar eommanya akan menemui sesorang , di balik pintu dapur telinganya terus saja di pasang agar bisa mendengar jelas setiap kata yang keluar dari mulut eommanya tersebut ,.

                        ^^^^____^^^^

“Weo? , .. kau terlihat gelisah sekali ..” ucap Geunsuk heran saat melihat wajah sahabatnya ini sedang di selimuti rasa bingung .

Min ho tidak merespon , ia malah semakin cepat melangkah mondar-mandir di ruang atas rumahnya . hal itu membuat Geun suk semakin bingung dan penasaran , sahabatnya yang satu ini tidak pernah melakukan hal yang aneh seperti sekarang

“hoy .. kau kenapa?.” Ulang Geun suk dengan nada suara yang lebih keras, sehingga membuat Min ho menoleh padanya .

“Anhy..” jawaban singkat keluar dari mulut Min ho , kemudian cowok tu kembali melanjutkan aktifitasnya untuk mondar-mandir di ruang tersebut.

“masalah Hye sun? ..” perkataan Geun suk sukses membuat Min ho terdiam , kemudian ia menghela nafas panjang dan duduk kembali di kursinya disamping Geun suk .

“aku bingung dengannya..” Min ho mulai bersuara , meskipun suaranya ini terasa hambar dan sangat  putus asa..

“bingung kenapa?.”

“Hye sun , dia mulai menjauhi ku ..”

Geun suk menatap Min ho makin serius , ia tidak mengerti maksud dari ucapan Min ho . “Menjauhi mu ? tapi Weo ?.”

“aku juga tidak tahu kenapa. Tapi yang jelas di bilang kalau dia tidak mau sama seperti eommanya ..”

Geun suk menggarut-garutkan kepalanya yang tidak gatal , ia juga merasa bingung atas maksud perkataan Hye sun yang di ucapkan Min ho . dan sekarang , jadilah kedua cowok tampan itu terdiam merenungi perkataan yang Hye sun ucapkan pada Min ho.

                     ------^^^^------


Keesokan harinya .

Hari ini Hye sun datang kesekolah dengan percuma , semua penjelasan dan materi yang diberikan oleh guru-guru tidak ada yang masuk kedalam otaknya. Yang ia pikirkan saat ini hanya eommanya dan orang yang akan ditemuinya.

Oleh karena itu sepulang sekolah dengan terburu-buru Hye sun melangkah untuk mengethui siapa orang yang akan eommanya temui , sampai-sampai Hye sun tidak memperdulikan lagi Min ho yang memanggilnya.

Sejak 30 menit berakhir Hye sun masih setia mengikuti langkah eommanya dari belakang , tentu saja Hye na tidak tahu . ia masih santai berjalan memasuki sebua caffe yang berada di dalam sebuah Mall besar di korea.

Dari kejauhan Hye sun melihat eommanya duduk didepan seorang laki-laki yang sangat ia kenal . hati Hye sun seolah remuk , janji yang Hye na berikan padanya kini di khianati . eommanya itu masih bertemu dengan Dong wo , ia masih menjalani hubungan terlarang itu.

Segera Hye sun mengambil langkah seribu , ia berjalan penuh amarah mendekati Hye na dan Dong wo yang masih duduk di meja caffe tersebut. Air mata Hye sun sudah tumpah dari tadi , ia bahkan tidak mempedulikan orang-orang yang menatapnya dengan pandangan bertanya.

“Jadi ini yang dinamakan lebih memilih aku..” ucap Hye sun keras setelah sampai di samping meja tersebut.

Hye na dan Dong wo yang mendengar suara itu langsung mengalihkan perhatian kearah Hye sun secara bersamaan. Mata mereka berdua membelak kaget saat melihat sosok yang tidak asing lagi berdiri samping mereka.

“Sun-a ..” Hye na berdiri diikuti Dong wo , ia menatap Hye sun penuh cemas dan keguggupan . “Eomma bisa jelaskan ..”

Hye sun tidak membalas perkataan eommanya , ia malah tersenyum dengan sinisnya kearah Hye na dan Dong wo silih berganti , kemudian ia berlalu dari hadapan mereka berdua.

“Hye sun , kamu salah paham ..” Panggil Hye na sambil mengejar putrinya dan menggenggam tangan putih itu erat.

Hye sun berbalik dengan wajah yang dingin dan angkuh “maaf , anda salah orang nyonya ! ..” lalu ia pun kembali melangkahkan kakinya keluar dari caffe itu.

Hye na dan Dong wo sama-sama terkejut mendengar ucapan terakhir dari mulut Hye sun , disaat itu juga Hye na merasa anaknya telah menjadi orang asing baginya . hal ini karena kesalahannya sendiri , karena dia tidak pernah mau mengerti keadaan Hye sun.

-------







4
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
« on: August 06, 2011, 07:01:21 am »
adduuhh ... baru sadar kalau yg ini nganggur  [heh] [heh]
maaf yaa atas keterlambatannya  [heh]

5
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
« on: July 10, 2011, 09:40:00 pm »
poor hyesun dia suka ma mino tpi mino da pnya pacar...tpi bener ya mino pacaran ma si ji won?..tpi sebenernya dia cinta kan ma hyesun...sarannya adalah jgn lama2 lg ya updatenya mala klo bisa besok update lg... [biggrin]

makasiih sudah baca ..  [cheekkiss]

sebener ny FF ni udah aku tulis smpe beberapa Chp ke depan , jd kalau mau up date tnggl Coppy - paste aj .
kalau mau cpt di update , liat respond ny dulu .. dan keingan hati ku  [hmpfh] [hmpfh]

sekali lagi makasiih ,.. ia benar ji yon dan min ho pacaran
klo gt sok atuh diupdate ga perlu liat respond dulu aku yakin para reader disini suka semua ff minsun...back to ff,knp minho mau pacaran ma ji yon?..update lg ya.. [biggrin]

Min ho pacaran sm Ji yon it ada alesan tersendiri ..
jawabannya ada di chp-chp mendatang  [hmpfh] tungguin aj  [hmpfh]

6
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
« on: July 10, 2011, 09:43:10 am »
poor hyesun dia suka ma mino tpi mino da pnya pacar...tpi bener ya mino pacaran ma si ji won?..tpi sebenernya dia cinta kan ma hyesun...sarannya adalah jgn lama2 lg ya updatenya mala klo bisa besok update lg... [biggrin]

makasiih sudah baca ..  [cheekkiss]

sebener ny FF ni udah aku tulis smpe beberapa Chp ke depan , jd kalau mau up date tnggl Coppy - paste aj .
kalau mau cpt di update , liat respond ny dulu .. dan keingan hati ku  [hmpfh] [hmpfh]

sekali lagi makasiih ,.. ia benar ji yon dan min ho pacaran

7
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 6 up date 28 may 2011
« on: July 10, 2011, 09:03:19 am »
ini sudah di up date .. silahkan bacaa ..
mohon komment ny yaaa ...

dan maaf atas keterlambatan update , soalnya selama ini sibuk Ujian ,,
sekali lagi Mian dan Terimakasiih  [lovestruck]

8
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 6 up date 28 may 2011
« on: July 10, 2011, 08:58:56 am »

Chapter 7
Min ho or Wu Chun ??

“aku senang melihat mu sudah ceria seperti dulu lagi..” Kata Wu chun lembut yang di balas Hye sun dengan senyuman malu-malu.

Tidak ada angin, tidak ada hujan!! Tiba-tiba saja Wu chun menghampiri Hye sun yang duduk sendirian di kantin. Hari ini So eun tidak masuk katanya sih sakit. Tapi karena So eun tidak masuk, Wu chun yang menggantikannya menemani Hye sun duduk di kantin.

Saat ini Hye sun merasa melayang ke langit yang paling tinggi. Sekarang cowok yang ia suka sejak kelas 2 SMA ini menyapanya dan berbincang layaknya teman biasa padanya.

“aku sempat khwatir saat mendengar kalau kau kabur dari rumah..” perkataan Wu chun yang lembut dan sangat penuh kasih sayang membuat muka Hye sun merona merah. Ia tidak pernah membanyangkan kalau cowok ini peduli dengan keadaannya.

“terimakasih sudah khwatir…” karena tidak tahu harus berbuat apa lagi , hanya kata ‘terimakasih’ lah yang keluar dari mulut Hye sun sambil menatap Wu chun.

Tapi tiba-tiba pandangan yang awalnya sangat terpokus pada cowok didepannya kini teralihkan oleh seorang lelaki jangkung yang baru saja memasuki kantin sekolah bersama cewek cantik yang mengekorinya.

“Ada apa?..” tanya Wu chun sambil mengikuti arah pandang Hye sun. ia dapat melihat sosok Min ho dan Ji yon yang kini berdampingan.

“ah~ ayo makan lagii..”

Wu chun tersenyum dan mengikuti ajakan Hye sun untuk kembali memakan mie di depan mereka.

Min ho dapat melihat Hye sun dari sudut matanya. Hatinya panas dingin setelah menyadari keberadaan Wu chun didepan gadis itu. Tanpa mempedulikan Ji yon Min ho langsung menghampiri mereka dan duduk di samping Hye sun secara mendadak.

“permisi, aku mau makan..” ucap Min ho datar dan memakan makannanya. Sedangkan Ji yon mengikuti Min ho dan memilih duduk di samping Wu chun, karena hanya kursi itu yang tersisa.

“Min ho, hati-hati makannya..” Ji yon mengambilkan air putih dan menyodorkannya pada Min ho.

Tentu saja hal tersebut membuat hati Hye sun gerah, suasana yang tadi sangat menyenangkan untuknya berubah menjadi kelabu oleh kedatangan dua orang yang tidak di undang ini.

“ayo kita pergi..” ajak Hye sun pada Wu chun yang kemudian di angguki oleh cowok itu.

                        ^^^^^_______^^^^^


Hye sun dan So eun berdiri di depan gerbang sekolah SHINWA. Saat ini Hye sun sedang menunggu kedatangan Bus yang akan lewat dan mengantarnya pulang. Sedangkan So eun sedang menunggu Dara untuk pergi Shopping bersama.

“Sun-a bagaimana kalau pulang bersama ku saja ?..” Wu chun datang menghampiri Hye sun dan tersenyum padanya.

Hye sun balas tersenyum , mendengar tawaran Wu chun dengan senang hati Hye sun mengangguk dan menikuti cowok itu. Sayangnya belum sempat Hye sun menuju kearah parkiran motor Wu chun, tangannya sudah di tahan Oleh seseorang.

“kau harus pulang dengan ku..” ajak Min ho sambil menarik tangan Hye sun, gadis itu hampir saja menuruti perintah Min ho tapi kembali tertahan saat Wu chun juga menahan tangannya.

“tadikan kau bilang pulang dengan ku …” sahut Wu chun sambil menarik tangan Hye sun juga.

“pulang dengan ku..” paksa Min ho sambil menarik tangan Hye sun lagi tapi tertahan karena Wu chun juga menariknya. Jadilah sekarang kedua  tangan Hye sun di pegang dan di tarik ke dua cowok itu.

So eun yang menyaksikan hanya bisa mengerutkan alisnya sambil berpaling kearah Min ho dan Wu chun bergantian.

“stopp..stoopp!!.” teriak Hye sun sambil meringis kesakitan. “aku tidak akan pulang dengan siapapun !!aku lebih memilih naik Bus !! Buat Wu chun Miane..” Hye sun menatap Wu chun sendu. “dan buat Min ho.. lebih baik kau anter pacar mu sana..” tunjuk Hye sun pada Ji yon yang ada didepan pintu keluar kemudian ia pun berlalu dari hadapan mereka semua sambil menaiki Bus besar yang barusan lewat.

Wu chun menghela nafas dan berlalu menuju motor besarnya. Sedangkan Min  ho memukul udara di depannya sambil berlalu menjauhi Ji yon.


                        ^^^^^_____^^^^^

Hembusan nafas terdengar dari mulut Hye sun, pandangannya masih lurus menatap benda mungil berwarna hitam di depannya. Entah kenapa ia merasa bersalah atas perlakuannya pada Min ho tadi siang, .. ya meskipun semua itu ia lakukan karena ia tidak ingin mengecewakan Wu cun yang terlebih dahulu mengajaknya. Tapi jujur sebenarnya kalau tidak ada Wu chun di sana ia akan memilih untuk pulang bersama Min ho.

“Uh~sepertinya dia benar-benar marah, ..” kata Hye sun sambil menatap layar ponselnya yang sepi tanpa SMS masuk dari Min ho yang biasanya selalu menghiasi layar mungil itu.

                        ^^^^^_____^^^^^

Pagi ini Hye sun berangkat ke sekolah lebih cepat dari biasanya, .. hal itu ia lakukan bukan karena ada ujian ataupun hari ini adalah jadwal piketnya melainkan untuk bertemu dengan Min ho. Gadis mungil itu segera ingin menanyakan apa alasan cowok jangkung itu tidak mengiriminya pesan , .. entah kenapa perubahan sikap Min ho saat ini membuatnya takut kalau cowok itu sudah mulai melupakannya dan tidak peduli lagi dengannya.

Sesampainya di sekolah ternyata orang Hye sun cari-cari belum datang, .. perasaan gelisah dan khwatir mulai menjelajahi pikirannya. Apalagi bel sekolah sudah akan di bunyikan beberapa menit lagi.

yaa tuhan di mana dia?.. apa dia tidak masuk? .. kenapa? ,.. dia sakit? Atau mungkin ada masalah lain?,

Kegelisahan Hye sun semakin kuat, .. pikiran-pikiran buruk tentang keadaan dan alasan ketidak hadiran Min ho mulai muncul di benaknya. Untunglah beberapa saat kemudian terlihat sosok pria yang dari tadi ia tunggu muncul dari pintu masuk ruang kelas mereka bersamaan dengan masuknya sebuah pesan singkat ke ponsel Hye sun.

miane … semalam tidak SMS. .. pulasaku habis.

Pesan yang amat sangat singkat itu membuat hati Hye sun tenang , semua pertannyaan dari rasa penasarannya yang tinggi seolah menghilang saat membaca SMS yang mungkin tidak ada artinya , .. ternyata Min ho peduli , ia masih peduli …”

Tanpa terasa dua titik air bening keluar dari sudut mata Hye sun , ia merasa sangat konyol karena menangisi SMS yang tidak ada artinya itu… So eun yang melirik Hye sun merasa heran dengan ekspresi Hye sun saat menatap layar ponselnya “Heii, .. Goo Hye sun weo?..”

Hye sun langsung menghapus air matanya dan tersenyum menatap So eun , “Aniy..”

Terlihat So eun memiringkan kepalanya dan kembali melanjutkan obrolannya pada Eun Hye , ia tidak bertanya apa-apa lagi meskipun ia masih heran dengan prilaku Hye sun..

                        ^^^^^____^^^^^

“dimana eomma-mu? ..” tanya Min ho sambil meminum jus jeruk buatan Hye sun.

Tadi sepulang sekolah , Min ho menghampiri Hye sun dan ngotot ingin ke rumah gadis itu . Hye sun yang tadinya sempat menolak , .. akhirnya menyetujui permintaan Min ho setelah melihat ke seriusannya.

“Belum pulang .. “

“bukannya katamu setelah masalah itu ia selalu pulang secepat ..” Min ho meletakan jus itu di atas meja kemudian ia alihkan kembali pandangannya pada gadis di depannya.

“aku tidak peduli ..” Hye sun mengangkat bahunya sambil menatap Min ho cuek, meskipun mulutnya berkata begitu tapi sesungguhnya Min ho tahu kalau sebenarnya gadis itu ‘peduli’ . mata bundar bersinar itu tidak dapat berbohong atau pun berdusta seprti lidahnya. Mata itu masih memancarkan kesedihan dan kekecewaan meskipun sudah beberapa kali Hye sun berkata ia sudah melupakan semuanya .

Dengan sedikit tersenyum kecil Min ho berdiri dan berjalan menuju sofa di depan TV yang berukuran 32 inch yang berada tidak terlalu jauh dari ruang tamu tempat ia duduk tadi. Tanpa meminta persetujuan dari tuan rumah , Min ho mengambil remote dan menghidupkan TV tersebut ..  jemarinya memencet tombol bundar di sana dan terhenti pada sebuah stasiun TV yang menyiarkan acra musik.

Dari belakang Hye sun terus memperhatikan Min ho secara diam-diam , .. beberapa hari ini Hye sun memang sering memperhatikan Min ho. Dimatanya seolah hanya bayangan cowok itu yang dapat ia lihat . bahkan di tengah keramaian kelas dan kebisingan kantin ia sudah bisa langsung tahu dengan suara cowok itu . Hye sun merasa saat ini otoknya sudah terprogram sosoknya , .. bahkan kulitnya yang putih itu sudah bisa merasakan hawa panas yang di keluarkan oleh tubuh Min ho.

Hye sun tidak tahu kenapa , saat ini ia merasa bahwa hanya Min ho yang paling utama dari semua cowok , .. bahkan karena Min ho lah Hye sun sudah tidak peduli lagi dengan Wu chun .. cowok yang selama ini ia suka..

Biasanya saat Min ho balik memandangnya Hye sun langsung membuang muka ke arah lain , tapi tidak untuk saat ini. Akibat dari ke asikannya melamun Hye sun jadi tidak rifleks memalingkan mukanya saat Min ho balik menatapnya , .. ia malah jadi gugup dan salah tingkah sendiri.

“Weeo?? Belakangan ini kau sering sekali menatap ku!! ..”

“Jangan GR ya ..” hanya pembelaan itu yang dapat ia keluarkan dari mulutnya . ternyata rasa gugup membuatnya sulit untuk berkata-kata.

“siapa yang GR? ..” Min ho balik bertanya dan menatap Hye sun semakin lekat “barusan kau menatap ku sampai tidak berkedip , ..” sahutnya yakin tanpa tersirat keraguan sedikitpun..

Hye sun menggigit bibir bawahnya , .. alasan apa lagi yang harus ia karang buat menutupi perbuatannya barusan. saat ini tenggorokannya benar-benar tercekat , ia bahkan merasa sulit untuk menelan ludahnya sendiri .

“Ah-- aku tahu , .. jangan-jangan kau menyukaiku ya? ..” Min ho tersenyum bangga sambil menatap Hye sun senang . jari tunjuknya di angkat keatas sambil terus di goyang-goyangkan.

“..” Hye sun diam , selama ini ia tidak pernah berpikir sejauh itu . tapi mengapa perkataan Min ho barusan seolah menusuk ke hatinya . ingin rasanya ia menukas omongan tersebut , .. tapi sesuatu hal di hatinya berkata ‘Ne’ itu sebuah kebenaran ..

Tiba-tiba ada muncul sebuah perasaan takut di hati Hye sun, matanya yang tadi ceria kini sudah mulai berkaca-kaca. Dengan perlahan , Hye sun menundukan kepalanya dan mulai terisak saat ia menyadari suatu hal , .. yang selama ini tidak ia sadari .

Min ho mengerutkan alisnya merasa bingung atas perubahan sikap dan ekspresi Hye sun setelah ia berkata seperti itu. Ia langsung bangkit dan menghampiri Hye sun d tempatnya ..

“Sun-a , Weo ? .. kenapa kau menangis ? , ..” ucap Min ho sambil memegangi pundak gadis itu.

Hye sun tidak menjawab , ia malah menghindar dari pegangan Min ho .. Hye sun tahu kalau dia di sentu oleh Min ho ia benar-benar akan menangis , dan ia tidak mau Min ho tahu apa yang saat ini ia rasakan .

“sebaiknya kau pulang saja , .. tidak enak di lihat orang-- takutnya nanti mereka berpikir yang tidak-tidak .” Usir Hye sun halus dengan suaranya yang tercekat.

Min ho semakin bingung dengan gadis di depannya ini , dalam hitungan detik sifatnya bisa berubah. Setelah berpikir panjang Min ho tersenyum dan mengangguk kecil .. “Ne , .. kalau begitu aku pulang dulu .” ucapnya sambil kembali bangkit dan keluar dari rumah mewah tersebut.

Hye sun masih diam , tidak merespon sama sekali apa yang baru Min ho ucapkan. Sampai akhirnya cowok itu keluar dan pergi menjauh dari halaman rumahnya. Barulah gadis itu bangkit dan menatap kepergian Min ho lewat celah jendela rumahnya , ..

Hye sun terduduk sambil terus terisak dalam diam , menyadari kebodohannya yang menyukai lelaki yang sudah mempunyai pacar , .. ia sadar kalau semua ini di lanjutkan .. ia sama , sama seperti eommanya

**** 


9
Regular Fanfic / Re: Complicated Love CHAPTER 6 up date 28 may 2011
« on: July 10, 2011, 03:01:24 am »
adakah yg masiih mengingat FF ini  [what] [what]

10
waahhh .. wahhhh ..wahh ..

dah lama gak mampir ke CM , ehh pass nongol ada update-an .. [clap] [clap]

suka banget sm chp yg ini .. full rathdaze smua ..  [biggrin]

makasiih ya mi dac di update ..

ohh jd anak mereka cow ya ??

11
makasiih mam dac di update  [clap] .
seneng bgt ama chp ni .
1 si daze hamil
2 rath gak jd di kawinin ama jenifer
3 rath bakal nikah ama daze ..

ternyata setelah aku liat'' paman oliver gak sejahat dugaan ku .. setidaknya ia masih memperhatikan rath meskipun cm sedikit .   [heh]

12
hahahahhahaha  [laughing]

gak bgt tuh Min ho 'PINGSANG'
hye sun tega bener sih lempar min ho pakek Mic ..  [laughing] [laughing] ya meskipun mmang salah min ho sih smbarangan aj cium hye sun  [hmpfh] [hmpfh]

ngomong-ngomong makasihh ya dac di update  [lovestruck]

13
akhirnya di up date jg !!

ak kirain akan di anggurin aj  [hmpfh] [hmpfh]

so sweet bngt jun pyo dan jun yong ..  [lovestruck] [lovestruck] enak bnget jun yong punya bapak yang baik kayak gitu ..

wahh jandi dan ji hoo di kira pacaran  [what] [what] masalah semakin rumit aj

lanjut sist jgn lama-lama kayak kmaren  [hmpfh]

14
[hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

mamiiiiii  [angry] [angry] .

up date , kalo blm bisa di up date kasih sop iller kek , kayak 2 lembar aj  [hmpfh]

15
16.  [smiley-gen013]

Pages: [1] 2 3 ... 5