Probably it’s Cause Love[/b][/color]
Chapter 1 part 1
[/color]
Bismillah mga aja bagus n ada yang suka Amin
![[heh]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/heh.gif)
……!!!!
ini cma Pra Posting aja,blum resminya,ceilah soalnya blum ada fotonya....,
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
[biggrin]e tapi pokoknya MinSun lah,
![[hmff]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/005.gif)

Lee Min Ho as Lee Yon Su

Koo hye Sun as Choi Seo Yu

Gal So Won/Popy Song as Lee Yo Ran
>>Flasback…..
>>1998<<
Di sebuah Taman Bermain
“Seo Yu jangan bermain jauh-jauh…”
“iya ibu….,”
Disisi lain
“ayah,tolong bukakan botol ini untukku,”rengek seorang anak
“hm….,baiklah sini ayah bukakan untukmu”sahut sang ayah dengan senyum manisnya,
“nah sudah,minum perlahan-lahan ya,nanti kau tersedak…,”sambil memberi susu kalengan pada anaknya.
“ibu,ibu….,lihat ayah bias membuka kalengnya….,ayah hebat ya…., bu”
Sambil tersenyum lalu meminum susu kalengnya.
“hm….,iya iya….,”(sambil tersenyum)
“ayahnya siapa dulu???” Tanya si ayah
“ ayahnya Chang Mi….,hehehe”jawab si anak sambil tersenyum…,
>>Sementara itu di balik semak-semak seorang anak perempuan sedang memperhatikan semua adegan itu dengan tersenyum dan memeluk kakinya,seolah sedang menonton kartun kesukaannya.Tapi,saat ia beranjak,ia justru tersedu-sedu saat otaknya kembali menghubungkan adegan yang dilihatnya dengan sebuah pertanyaan yang nyaris setiap hari dilontarkannya dan sekian kali jugalah dijawab dengan jawaban yang sama oleh ibunya,yang sayangnya jawaban itu tidak memeberi kelegaan dihatinya….., yah itulah dia Seo Yu.
Author’s side
Choi Seo Yu,bocah periang yang selalu tersenyum dalam kesehariannya,bahkan saat keinginannya terpakasa ia kubur dalam –dalam saat menyadari bahwa ibunya takkan mungkin bisa memenuhinya,seperti saat ia menginginkan sepeda selayaknya anak lain,ia sadar bahwa ibunya tak akan mungkin bisa memberinya benda yg tergolong mewah di masa itu hanya dengan pendapatannya yg tak seberapa sebagai buruh di sebuah pabrik kecil,jadi ia dengan penuh semangat mengumpulkan uang untuk berusaha membelinya sendiri ,mulai dari mengerjakan tugas teman-temannya karena toh dia adalah siswi yg pandai,membantu tetangganya berjualan saat ibunya bekerja,dan hal lain yg bisa dilakukan seorang anak kecil, walau ia tak tau kapan uang itu mencukup.
Tapi sayangnya,saat uang itu nyaris mencukupi,ia tetap belum bisa merasa bahagia karena ibunya saat itu demam tinggi dan uang itupun ia gunakan untuk membeli obat untuk ibunya.
End author’s side.“ibu,ibu…..,”
“hm….,ada apa Seo Yu,kenapa kau berteriak seperti itu? Lagipula dari amana kau sampai bajumu penuh daun seperti itu?”
“a…a…aku….,dari bermain di sekitar semak itu bu” sambil menujuk sebuah semak
“apa yang kau lakukan disana?jangan bilang kau mengintip anak-anak lain lagi,ayo jujur pada ibu?”
“i…iya bu,tapi apa salahnya akukan hanya melihat kebersamaan mereka bersama ayah dan ibu mereka,”
“kenapa kau selalu melakukan itu?”
“karena aku akan merasa ikut bahagia jika melihat kebersamaan mereka yang tidak bisa kurasakan dalam hidupku sendiri bu”
“Kau….,ibukan sudah bilang jangan lakukan itu lagi….,kalau begitu sekarang kau ibu hukum,kau tidak akan mendapatkan makan malam….,dan sekarang kau ikut pulang dengan ibu” bentak ibunya marah
“tapi bu,aku sudah janji dengan Min Ji untuk bertemu dengannya disini,dia mau memberiku buku” rengeknya
“tidak ata tapi-tapian untukmu nona,MinJi anak yang baik tidak sepertimu,” bentak ibunya sambil menyeretnya pulang.
“bu…,ibu….,”rengeknya sambil menangis.
~~~~~~~~Malam Harinya~~~~~~~~~~~~
Di ruang tengah
“Anak itu tidak bersalah,dia tidak tau apa-apa,dia masih berusia 8 tahun,fia hany mnginginkan ssebuah keluarga yang utuh.”
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
“Seo Yu…,Seo Yu….,kau dimana ??? ibu minta maaf tadi marah padamu,jadi hukumanmu ibu cabut,ayo kita makan malam”
> Tak ada jawaban
“Seo Yu,ini ibu,kau dimana??”
>Masih tidak ada jawaban
Lalu ibunya membuka pintu kamar Seo Yu dan dia tidak menemukan siapapun di sana,.
“Seo Yu,kau dimana???”ibunya mencarinya ke teras,halaman belakang tapi tetap tidak menemukannya.
“ah,mungkin dia disana”
~~~~~~~`````````~~~~~~~~~~````````~~~~`````~~~~~~`
Di bawah pohon cemara
“Seo Yu,kau sedang apa di sini,ini kan sudah malam??”
“ibu…” Seo Yu pun berbalik dengan keterkejutannya.
“ibu minta maaf tadi terlalu keras padamu,”
“tidak apa apa bu,aku memang nakal,tidak seharusnya aku seperti itu,Seo Yu minta maaf ya bu?” sambil memeluk ibunya
“iya,asal lain kali kau tidak malakukannya lagi ya…,”
“umh…”menganggukkan kepalanya
“kalau bagitu ayo kita pulang….,ibu sudah menyiapkan makanan kesukaanmu”.
End Flash Back
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~@@@@@@@@~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Di sebuah kamar.
“Fiuh….,memori yang menyenangkan tapi melelahkan,”ucapnya sambil menyeka buliran air mata yang sempat menumpang di pipinya,lalu ia pun beralih ke meja kamarnya untuk mengambil sebuah foto yang diberi bingkai warna keemasan

“Ibu,besok ulang tahunku yang ke 22,suster Jessi sudah memberiku surat yang kau tulis untukku kemarin,tapi karena katanya kau melarangku membukanya sebelum ulang tahunku,maka akyu baru akan membukanya besok di Panti,aku ingin ditemani oleh suster kepala agar aku bisa lebih memahami maksudmu….,” ucapnya sambil tersenyum . . .lalu mencium foto tersebut.
“selamat malam bu….”
Author’s side
Setelah hari itu,Seo Yu sering bingung melihat sikap ibunya yang sering menyendiri sejak mereka sering dikunjungu oleh 2 orang asing yang berjas hitam.
Ibunya juga sering menitipkannya di Panti Asuhan tempat ibunya biasa membagi sedikit rezkinya,ia bingung tapi tak nerani bertanya karena ia selalu berpikir bahwa ibunya terlalu sibuk di pabriknya segingga tidak memiliki banyak waktu untuk merawatnya.
Tak berapa lama setelahnya,saat ia diberitahu bahwa ibunya sedang dipindah tugaskan ke kota lain,Seo Yu mengurung dirinya di kamarnya(dip anti asuhan),tapi ia jauh lebih terkejut saat ia mendengar kabar bus yang dikendarai oleh ibunya,Ny.Choi kecelakaan dan jasadnya bahkan tidak ditemukan ,mendengar itu Seo Yu bahkan tak makan selama beberapa hari sampai harus dibawa ke rumah sakit.
Tapi,uniknya 1 minggu setelah ia keluar dari rumah sakit,suster kepala memberitahunya bahwa ibunya mempunyai surat untuknya yang ia tulis sebelum dipindah tugaskan,Seo Yu sendiri sebagai gadis yang pandai sempat berpikir,bagaimana bisa ibunya menulis surat wasiat untuknya sedang ibunya sendiri katanya mengalami kecelakaan,apa ibunya tau bahwa dia akan dipindah tugaskan dan kecelakaan?,tapi sebagai gadis polos saat itu,Seo Yu belum mampu menemukan jawabannya.
End Author’s side.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~Di tempat yang berbeda ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Paris,Prancis
“iya……,hm….,ya ya ya,”
“Ya…., Lee Yon Su kau ini diberitahu malah seperti itu tanggapannya”
“iya nenek,aku usahakan pulang bulan ini….,”
“apa katamu?usahakan?,tidak kau harus pulang minggu ini,mengerti???”
“ya nenek aku mengerti”
“oppa oppa…..,Ran kangen sama oppa….”rengeknya
“ho,Ran apa kbarmu saying oppa juga kangen padamu”
“oppa kapan pulang??” tanyanya dengan nada manja
“hm……,oppa usahakan minggu ini ya”
“janji ya….,”rengeknya
“iya iya,sudah dulu ya…..,Ran tidur gih”
“iya,dada oppa….ummmuach”
“da….,”
“nenek,kira-kira oppa bawa oleh-oleh tidak ya?”
“tentu saja bawa,”sambil mengelus kepala cucunya.
“hm…..,Ran mau boneka teddy bear tang bessssaaaarrrr skali,biar bisa Ran peluk”
“iya,nanti oppa pasti bawa untuk Yo Ran,”sambil tersenyum.
“hehehehe”.
“hmfh……,kuharap anak itu sudah menghilangkan rasa benci pada ibunya sendiri.batinnya
Author’s side.
Yon Su,perlahan mulai membenci ibunya setelah ayahnya Tn.Lee Jo Yun meninggal,dan memilih untuk menetap di luar negri bahkan mengganti kewarganegaraan menjadi warga Negara Amerika,dan menjadi agen CIA yang bertugas di Prancis untuk saat ini.
End Author’s side.“benarkah dia akan pulang??”
“iya,dia sudah berjanji pada Yo Ran,kau tau kan dia itu sanagt dekat dengan adiknya itu,”
“hm….,iya aku tau bu,”tersenyum pahit
“menurut ibu,aku harus bawa apa untuk menyambutnya??”Tanya wanita di seberang dengan antisias.
“kurasa kau tak perlu bawa apapun,karena toh dia juga takkan menggubrisnya,kau cukup memantapkan hatimu saja untuk bertemu dengannya”
“hm…..,baik bu”
“kalau begitu sudah dulu ya,jaga kesehatanmu”
“iya,ibi juga”
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Bandara Incheon.
“Hufh……,akhirnya sampai juga,hm…,tempat ini tak banyak berubah,yah…,whatever,so that’s not my occasions,dan….,kemana mobilnya???”
“tuan,maaf membuat anda menunggu”
“oh….,tidak apa-apa,oh ya mana kuncinya? dan boleh pulang naik taksi,”
“mwo….,apa tuan?”
“aku bilang bapak boleh pulang naik taksi karena aku ingin mengendarai mobilku sendiri,dan ini uang untuk naik taksinya,aku pergi dulu”
“tuan….,tu…tuan”
Yang dipanggil hanya melambaikan tangannya.
Di dalam mobil,
“huh,apa wanita-wanita di sini tidak mempunyai pekerjaan lain selain menatap pria ya??”tanynya pada diri sendiri yang risih dengan tatapan para gadis yang sedari tadi memelototinya sampai saat ini saat ia menggunaka mobil open cupnya,
“huh….,come on….,”#pasang muka bête,
Tapi tiba-tiba….
“AAAAAaaaaaa…,”
Yon Su otomatis langsung mengerem mobilnya dengan wajah syok,
TBC,ok
![[smiley-dance013]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/smiley-dance013.gif)
moga aja suka

NB: doain author ya alias aku nya
![[hmpfh]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/hmpfh.gif)
,moga aja insyaALLAH aku bisa lulus SNMPTN tahun ini,AMIIINNN