Modify Profile

Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - nadia_minsun

Pages: [1] 2 3 ... 5
1
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 5 Update 4 Juli 2012
« on: July 07, 2012, 12:08:23 am »
lelaki gendut? siapa?
haduh bed scene yaaah  [on] [on] [sweat]

lanjuutttt  [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-whacky103]

lelaki gendut itu liat ada di next chp  [sweat] [sweat] ia bed scane  [hmpfh] [on]

2
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 5 Update 4 Juli 2012
« on: July 07, 2012, 12:07:36 am »
hahaha... Yong chan dah mulai cemburu,,, wah jadi gak sabar nuggu drama eun sun apalagi bed scenenya, mau liat reaksi yongchan,,,,
tapi knapa jadi marah2an???  [what] [what] [what]

eomma yongchan dah gak sabar pengen liat calon mantu


hehe  [hmpfh] marah-marahan itu biasa dalam urusan percintaan udah kayak bumbu penyedap  [laughing]

3
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 5 Update 4 Juli 2012
« on: July 07, 2012, 12:06:49 am »
Young Chan dikau hrus cpt loh nanti Eun sun keburu diembat orng loh.... ntr nyesel jdinya ky gni lagi   [cry]

hai salam kenal yah...
mian dah koment dulu sblum salam kenal..
ttp semangt buat author..

ditunggu chptr selnjutnya..

Ne . salam kenal  [bye] makasih udah baca dan kommet

4
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 5 Update 4 Juli 2012
« on: July 07, 2012, 12:06:11 am »
makasih updatenya, walau belum banyak perubahan yang baik antara Young chan dan Eun sun tapi.. sepertinya asa bercik" api cemburu neh....!!!  bisa di bayangkan muka juteknya Young chan saat ketemu Hwanhee di dlam lif,  gimana saat Eun sun main drama baru nanti yg bakalan ada bad scennya???  bisa makin membara neh.. young chan,  ayo next nya Eun sun giliran berkunjung kerumah calon mertua hehehe...Omma Young chan sudah engga sabar ketemu menantu, di tunggu nextnya semoga engga lama.

makasih dah baca dan koment  [lovestruck].

muka jutiknya Young chan  [hmpfh] [hmpfh] ia lucu bgt pasti kalo emang kenyataan.  [laughing] dan buat kunjungan menantu mungkin di next chap atau chp -chp selanjutnya. liat ilham munculnya apa  [heh] [heh]

5
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 5 Update 4 Juli 2012
« on: July 04, 2012, 11:16:35 pm »
thank you sis udah updateeeeeee...

 [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

yes...young chan udah mulai cembokurrrrrrrrrr.... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

nanti yang jadi lawan mainnya eun sun siapa sis?? kudu yang HOT yah sis,biar tu young chan kebakaran jenggot sekalian.. [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

can't wait for next chap!! sist HWAITING!!!!!  Hface Hface Hface Hface
 


thanks udah baca :) ia udah ada bau2 cemburu tu di dlm hati Young chan. . . Ckck.

Kalo pasangan eun sun di drama brikutnya blm tau tu. Rencana nya mau pakek siwon suju / jiro wang tapi masih bingung . . :/
oh ya makasih comentnya :D

6
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: July 04, 2012, 10:18:50 am »
oke semalat membaca  [lovestruck] seoga suka dan maaf kalau membosankan. saya baru membuatnya malam ini dan sangat terburu-buru. maaf bila ada kata yang ganjal dan kurang berkenan  [sweat] mohon komentannya  [lovestruck]

7
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: July 04, 2012, 10:15:57 am »
Chapter 5



3 hari sejak kedatangan Young chan kerumah Eun sun dan hubungan kedua bintang tersebut masih sama seperti biasanya tidak terjadi kemajuan sama sekali. Sedangkan Opini public sudah sedikit membaik, setiap harinya jumlah pendukung mereka semakin banyak. Beberapa fans mencoba mengihklaskan hubungan itu--hubungan yang tidak pernah ada.

Hari ini , disiang yang panas dan membosankan Young chan duduk manis didalam mobil Van yang disediakan untuknya. Disamping kursi kemudi didepannya manager Kim tak henti-hentinya berceloteh, padahal tak satu katapun ditanggapi oleh pria itu.

“Yaa Lee young chan ?!!” seru manager Kim kesal. Sikap acuh tak acuh pemuda itu sudah membutnya habis kesabaran. Mendengar seruan keras dari sang manager Young chan menoleh dan menatap tuan Kim cuek. “Weo ?!!”

Manager Kim menghela nafas panjang dan kemudian kembali menatap Young chan serius “Kau harus menjemput Eun sun sekarang ?!!” ia mengulangi kalimat pendek yang sudah ia katakan hampir 20 kali.

“Weeooo?” Young chan masih bersikap acuh. Ia menanyakan alasannya harus menemui Eun sun. Ia sudah merasa gila atas pertemuannya dan ayah Eun sun beberapa waktu lalu sehingga membuatnya malu untuk bertatap muka dengan gadis itu. Kalah talak saat mabuk memang hal paling memalukan bagi pria di Korea, apalagi itu didepan kekasihnya-Palsu.

“Weo !! weo !! weo !!” Manager Kim mendadak berteriak membuat Young chan sedikit tersentak ditempatnya “Kau tau tidak !!!?! kalau saat ini para wartawan gadungan itu sedang menguntit mu .. mereka ada dimana-mana !!” papar Manager Kim jelas. Kekerasan Young chan membuatnya hampir gila dan sekarang kegilaan itu ia luapkan “Cepat jemput Eun sun ! atau aku akan menghubungi eomma mu agar dia yang bertindak!”

Ancaman manager Kim sangat ampuh. Saat mendengar kata ‘eomma’ membuat bulu kuduk Young chan berdiri. Dikepalanya langsung terlintas bagaimana reaksi dan tindakan yg dilakukan sang ibu bila hal ini diketahuinya.

“Yaa !! Yaa ajushi ?!!”

“ah ? bagaimana .. mau atau tidak ?”

“Arasho ..” Young chan menyerah. Membuang ego dan mengabaikan rasa malu yang akan ia hadapi nanti. Sedangkan disisi lain manager Kim tersenyum puas, ia memberikan isyarat kepada sang supir agar membawa Young chan ketempat tujuan.

******

”Omoo !! apa yang dia lakukan disini ?” tanya seorang pekerja kantoran YT entertaiment yang menatap lelaki jangkung tak jauh dari tempatnya.

“Itu Lee Young chan ..” seru yang lainnya menyusul keterkejutan wanita itu. “kenapa dia disini ? dia bukan artis dari YT !..”

Young chan dapat mendengar jelas perkataan-perkataan dari beberapa orang didepannya. Ia juga menyadari banyaknya orang yg berkumpul hanya untuk melihat atau memastikan bahwa dirinya sedang berada di YT entertaiment--tempat yang bukan seharusnya.

“Oh Lee Young chan’shi kau sudah datang ..” seorang pria yang tidak lain tidak bukan adalah kepala tertinggu YT entertaiment. Orang yang membangun dan membesarkan nama YT yaitu tuan Song Seung Jo. Menyadari kedatangan orang berpengaruh itu Young chan segera merubah sikapnya .. ia tersenyum manis sambil membungkukan badan menghadap tuan Seung Jo.

“Aniyonghaseo Tuan Seung Jo’shi ..” sapanya sopan.

Tuan Seung Jo mengangguk dan balas tersenyu. “Ayo keruangan ku .. Eun sun baru akan menyelesaikan tugasnya 10 menit lagi .. kau bisa menunggunya disana. Kurasa suasana disini tidak nyaman” tuan Seung Jo melirik kerumunan orang yang ada dibelakangnya.

Young chan mengangguk mengerti. Ia mengikuti langkah kaki tuan Seung Jo membelah kerumunan orang-orang itu yang kini menatapnya.

“Wahh ternyata ingin menjemput kekasihnya..” perkataan yang masih mampu didengar Young chan “Goo Eun sun’shi beruntung sekali..” dan kata-kata itu membuat Young chan tersenyum, menyadari seberapa berpengaruhnya ia.

*****

tap .. tap Eun sun berjalan menelusuri koridor di gedung YT entertaiment. Matanya masih terfokus pada nasakah yang ada ditangannya sampai tiba-tiba seseorang mengejutkannya.

“Goo Eun sun !!” wanita itu menarik Eun sun dan berteriak keras membuat Eun sun terbelak kaget.

“Yatuhan Han Hyo Jo’’shi .. kau mau membuat ku sakit jantung?.” Eun sun berdecak kesal menatap teman sesama artisnya ini bingung “ada apa ?”

“itu ... pacarmu itu .. dia.. dia KEREN SEKALI !!! wow Goo eun sun pesona apa yang kau tunjukan supaya membuatnya tertarik padamu ?”

Eun sun yang memang polos dan murni menatap sahabatnya itu semakin bingung “Pacar ? .. pacar yang mana maksudmu?” tanyanya datar.

“Yaa!! Memangnya kau punya berapa orang kekasih ? tentu saja pacar mu Lee Young Chan!”

‘Good Goo Eun sun kau melupakannya .. melupakan public stunt ini’ ucap Eun sun dalam hati. Ia mengutuk diri sendiri atas perkataannya tadi. “Oh .. hehe aku hanya bercanda .. eh tapi dari mana kau bisa menyimpulkan kalau dia itu keren ?.” Eun sun bernafas lega. Ia bisa mengarang sedikit cerita-bohong agar ini tak dicurigai Hyo Jo dan untunglah sahabatnya ini bukan orang yang cepat tanggap.

“OH ... emm kau tidak tahu yaa ? dia ada disini sekarang ?”

“disini ? siapa ?”

“Ibuku .. yakk tentu saja Lee Young chan bodoh !!” seru Hyo Jo kesal. Tanpa ia ketahui sahabatnya itu kini sedang melongo didepannya.

“Young chan ada di YT entertaiment ?.” ucap Eun sun setelah sadar dari keterkejutannya. Hyo jo menangguk mengiyakan pertanyaan dari sahabatnya.

“Ne .. tadi aku melihatnya masuk keruang tuan Song seung jo.. kau tahu tidak semua...” perkataan Hyo jo terpotong ketika disadarinya Eun sun sudah berlari meninggalkan Hyo jo yang melongo menatap kepergiannya.

******

krekk . Pintu kayu coklat di samping Young chan terbuka. Serentak 2 pria yang ada didalam ruangan itu langsung menoleh. Tepat saat itu masuklah seorang gadis berperawakan mungil dengan balzer coklat dan hotpens pendek yang membuatnya terlihat sangat menarik.

“Kau datang juga akhirnya..” Ucap Tuan Seung jo menyambut kedatangan Eun sun. “ayo duduk.”

Eun sun menuruti perintah dari bos nya itu. Ia mengambil posisi disamping Young chan setelah menatap lelaki itu sekilas.

“bagaimana hubungan ini ? apa berjalan baik ?” ujar tuan Seung Jo memulai pembicaraan diantara mereka. Young chan yang menyadari keterdiaman Eun sun langsung mengambil alih untuk bicara.

“Ne tuan.. semuanya masih berjalan sesuai rencana.”

Tuan Seung jo mengangguk dan tersenyum puas “lalu kau Goo Eun sun , bagaimana dengan naskahnya ? apa kau suka?”

Eun sun menoleh dan menatap naskah ditangannya. “ceritanya sangat menarik .. saya suka” jawabnya.

“bagus kalau begitu .. jadi apakah kau menerima tawaran untuk bermain didrama itu ?.” Tuan Seung jo terus berbicara dengan Eun sun tanpa memperdulikan Young chan yang menatap bingung kearah naskah ditangan kekasih palsunya.

“Ne Tuan” jawab Eun sun pasti “Tapi ..”

“Tapi apa ?”

“Bed scane .. apa itu tidak terlalu berlebihan ?.” tanya gadis itu canggung.

Tuan Seung jo tersenyum “ kau tenang saja .. Cuma ada satu scane kok. Lagipula bila itu disiarkan kita bisa membuat berita seolah Young chan sedang cemburu , kedengarannya sangat menarik perhatian.” Ucap Tuan Seung Jo.

Eun sun mengangguk dan menyetujui. Disampingnya Young chan terbelak. Mendengar adegan bed scane dari mulut Eun sun membuatnya sedikit gusar. “Apa ini naskah drama baru mu ?..” tanya Young chan mendadak.

Tuan Seung jo dan Eun sun menoleh. Gadis itu mengangguk tanpa mengeluarkan sepatah katapun namun cukup memberi jawaban pasti untuk Young chan.

“Bed scane ? maksud mu kau akan beradegan ranjang dengan lawan main mu nanti ?” nada bicara Young chan mulai berubah. Ia terlihat menuntut jawaban yang lebih pasti dari mulut gadis itu.

“Ne tentu saja..”

“siapa lawan main mu ?!” tanyanya memotong ucapan Eun sun.

Eun sun menatap bingung Young chan ia melirik tuan Seung jo sekilas, pria itu terlihat sedang tersenyum sambil memandangi Young chan “belum tahu pasti.. tapi .. kemungkinan besar Lee Hyun wo.” Jawab Eun sun sesudahnya.

Young chan ingin mengeluarkan perkataan lain namun hal itu terurungkan oleh ucapan Tuan Seung jo yang lebih dahulu keluar.

“ada apa Lee Young chan’shi ? itu bukan masalah besarkan ?” tanya Tuan Seung jo penuh selidik menatap Young chan. Pria yang di tatap itu menyadari keanehannya. Ia melirik Eun sun sekilas kemudian kembali melihat kearah tuan Seung jo.

“Aniy tuan .. saya hanya penasaran.” Ucapnya datar. Namun masih terlihat jelas kegugupan diwajahnya. Apalagi bagi tuan Seung Jo yang sangat terkenal didunia hiburan sebagai pencari bakat terbaik. Ia bisa membaca isi hati, sifat, dan kesuksesan seseorang hanya dengan memperhatikan wajanya dan gerak tubuhnya.

*******

Eun sun dan Young chan keluar dari ruang Tuan Seung Jo setelah sejam pembicaraan mereka. Mereka berdua berjalan beriringan menuju lantai bawah guna mengambil mobil yang Young chan ambil dari rumahnya sebelum ia menuju gedung YTE.

“Lama sekali lift ini berjalan..” ucap Young chan kesal sambil menekan-nekan tombol di sudut kanan lift tersebut.

“Yaa!! Kau bisa merusaknya.” Sahut Eun sun keras membuat Young chan langsung menghentikan kegilaannya tadi. Pria itu langsung melirik Eun sun disampingnya yang kini memalingkan wajah tak mau melihat Young chan. Untunglah hanya ada mereka berdua didalam lift sempit itu sehingga tidak menimbulkan tanda tanya atas sikap dingin yang mereka keluarkan.

“Yaiss kenapa harus ada yang naik lagi..” Young chan kembali terlihat kesal saat melihat tombol buka di lift itu mulai menyala. Tepat setelah beberapa detik kemudian seorang pria tinggi berhidung mancung berdiri didepan lift itu dengan gagahnya.

“Oppa!!” seru Eun sun kencang. Membuat Young chan mengalihkan perhatiannya dari pemuda itu ke Eun sun.

“Eun sun’a..” balas Hwanhee tersenyum. Ia ikut masuk kedalam lift itu setelah melirik Young chan sekilas. Pemuda yang tidak kalah tampan dari Young chan itu mengambil posisi tepat disebelah kanan Eun sun membuat suasana hati Young chan yang kacau kini bertambah kacau.

“Oppa kemana saja ?! kenapa tidak menjawab telfon dan membalas pesan dari ku ?” tanya Eun sun manja begitu pintu lift tertutup kembali.

“Mianhe .. oppa mengambil cuti dan berlibur ke jeju beberapa hari. Konser keliling asia sangat melelahkan jadi setelah semuanya selesai oppa tidak ingin terlibat urusan apapun selain menenangkan diri.. jadi oppa meninggalkan Handphon dirumah..”

Eun sun mengangguk dan tersenyum tanpa menyadari aura panas didalam lift itu semakin membara seolah siap membakar ketiganya. “ne .. gwanchana oppa. Aku hanya takut oppa akan marah karena masalah waktu itu.”

Hwanhee tersenyum menenangkan “Kau tidak perlu kawatir .. oppa tidak marah dan tidak pernah akan marah padamu. Saat itu oppa hanya sedang bad mood.”

“Syukurlah ..” ucap Eun sun lega. Ia tesenyum kemudian teringat sesuatu yang telah diabaikannya. “Oh ia, perkenalkan ini Lee Young chan” Ucap Eun sun menarik Young chan agar mau menoleh kearah Hwanhee.

“ya aku tahu Eun sun’a..” Hywanhee tersenyum sambil menjulurkan tangannya “Aniyonghaseo Lee Young chan’shi .. aku Lee Hwanhee, teman baik sekaligus rekan kerja Eun sun.”

Young chan balas tersenyum dan menyambut uluran tangan Hwanhee dengan senang hati “Ne .. perkenalkan saya Lee Young chan , Kekasih Eun sun” tekan pemuda itu menatap Hwanhee tajam seolah memberikan ancaman.

Tingg .. tepat saat Eun sun ingin melerai dentingan pelan dari pintu lift terdengar menandakan mereka telah sampai dilantai yang mereka tunju. Young chan menyadarinya dan langsung menarik tangan Eun sun--mengandengnya. “senang bisa betemu dengan mu Hwanhee’shi” ucapnya sebelum pergi meninggalkan Hwanhee sendiri didalam lift.

“aww .. yaa Lee young chan apa yang kau lakukan ?” perotes Eun sun di belakang Young chan. Gadis itu kini sedang berusaha melepaskan cengkraman tangan Young chan dan sekaligus menyeimbangi langkah kaki pria itu.

“Heeiii lepaskan !!..” teriak Eun sun. Young chan segera melepaskan gengaman tangannya. Menimbulkan bekat merah tepat dipergelangan tangan kanan Eun sun.

“Gwanchana ?..” tanya Young chan khawatir sambil menggosok lembut pergelangan tangan Eun sun.

Eun sun yang menyadari perlakuan aneh yang Young chan berikan langsung menarik tangannya dan kemudian menatap Young chan penuh tanda tanya “ada apa dengan mu ?” tanya Eun sun saat Young chan menatapnya.

“Aniy ..”

“dari tadi kau bersikap aneh .. muali dari menjemput ku secara mendadak , menanyakan tentang drama baruku sampai menariku seperti ini ?”

Young chan diam tak menanggapi ucapan Eun sun , tepatnya sedang mencari alasan yang bagus untuk menanggapinya “Aniy .. aku .. aku hanya kesal dengan liftnya .. gedung sebagus ini tapi lift berfungsi sangat lambat.” Elaknya. Young chan menatap sekeliling ruangan mewah di sekitarnya.

“kau sangat aneh .. kita didalam lift kurang dari 3 menit .. itu waktu yg sangat wajar kalau mengingat kita turun dari lantai 14.”

“Ahaa .. tiga menit apanya ? kurasa sudah 20 menit. Kau itu terlalu asik ngobrol dengan orang yang kau panggil oppa itu jadi tidak sadar kalau waktu sudah berjalan lama..” tukas Young chan tak mau kala.

Eun sun yang mendengar elakan dan perkataan-perkataan yang keluar dari mulut Young chan dibuat semakin bingung. Ia tak bisa menanyakan hal lain lagi karena kini Young chan sudah berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan Eun sun yang berdiri sendiri.

“Yaa Lee Young Chan !! Tunggu aku !!”

*******

“Yobseo paman ..” tuan Seung jo menempelkan blackberry dakota di telinga kanannya. “Ne .. mereka sudah pulang .. dan sepertinya rencana mu berhasil... yaa aku harap juga begitu. Yaa selamat siang.”

Dialog singkat tuan Sung jo berakhir. Ia meletakan kembali blackberry kekantongnya dan melanjutkan meminum teh hijau sambil menatap lurus kearah jalan raya dibalik jendela kaca ruangannya.

********

“Ayo keluar ..” perintah Young chan pada Eun sun yang sedang duduk menis disamping kursi kemudi yang Young chan duduki.

“kenapa kesini ? aku ingin pulang..” tanya Eun sun tak mengerti begitu menyadari kalau Young chan mengajaknya kesebuah lestoran mewah di tengah kota Seoul.

“kita makan siang dulu baru pulang ...”

“aku sudah makan tadi..” tolak Eun sun.

“tapi aku belum”

Eun sun melongo dan menatap jam di tangannya yang sudah menunjukan pukul 2 siang. “kau belum makan siang ?” tanya Eun sun memastikan.

“Jangankan makan siang .. sarapan pun aku belum.”

“Tapi ini sudah jam dua siang.”

“ck .. kalau begitu cepat keluar , aku sudah sangat lapar.” Eun sun mengikuti perkataan Young chan . ia keluar dari mobil dan mengikuti Young chan masuk kedalam lestoran itu. Tanpa mereka ketahui moment langkah itu telah terabadikan oleh seorang lelaki berpostur gendut yang berkacamata tebal tak jauh ditempat dimana mereka berada.

******

”Sayang ..” Jung Hye Young berkata lembut pada suaminya yang duduk didepan meja kerja diruangan itu. Lee chan gi menoleh , menatap istrinya dengan seksama seolah menanyakan maksud kedatangan sang istri diruang pribadinya ini. “Aku ingin bertemu dengan gadis itu ..” rengek Hye young.

Chan gi sudah tahu sipa yang disebut oleh istrinya itu. Gadis itu pasti Goo Eun sun gadis yang selalu disebut-sebut oleh sang istri beberapa hari ini. Gadis yang mereka kira bakal menjadi anggota dari keluarga Lee.

“kau biarakan saja dengan Young chan.”

Hye young menatap kesal sang suami. Ia melepaskan pegangan tangannya dipundak chan gi. “Yais kau tahu Young chan kan ? dia tak mungkin mau mendengarkan ku !”

Lee chan gi terdiam ditempatnya. Benar apa yang istrinya katakan, Young chan tidak akan mau dan tidak akan mendengarkan ucapan ibunya walaupun sang ibu telah merengek-rengek memohon. Meskipun ia tidak mempersalahkan sikap Young chan kepada ibunya namun didalam lubuk hatinya Chan gi juga ingin melihat gadis yang telah menempati hati putranya itu.

“Arasho .. nanti aku pikirkan bagaimana caranya.” Jawabnya kemudian yang membuat sang istri bersorak kegirangan.

“aaahh .. Jeoungmal ? ckck .. saranghae muach” Hye young mengecup pipi sang suami lembut membuat pria gendut itu tersenyum ditempatnya. “tapi usahakan dia datang lebih cepat yaa !!”

“Ne ... Ne”

“ahhh Gomawoo”

*****

”kau mau makan apa ?” tanya Young chan menatap Eun sun yang sedang membaca list menu dihadapannya. “cepat!” serunya kesal setelah cukup lama menunggu.

Eun sun melirik sinis “sama seperti mu saja !” jawabnya kesal.

Young chan mengangguk dan memberikan list menu itu kepada pelayan disampingnya “baik kalau begitu dua steak daging ikan salmon dan jus jeruk..” ucapnya. Pelayan itu mengangguk dan tersenyum kemudian pergi setelah ia membungkukan badan hormat pada dua orang di hadapannya itu.

“Kenapa kau tidak suka ?” tanya Young chan menatap Eun sun bingung saat melihat ekspresi aneh diwajah gadis itu “bukan kah kau bilang mau sama dengan ku” lanjutnya.

Eun sun membuang muka menatap kearah lain. Gadis itu masih sangat kesal atas sikap aneh yang young chan tunjukan hari ini. Apalagi saat pria itu hampir meninggalkannya di tempat parkir. Eun sun melirik sekali dan mengenduskan nafasnya, ia terus diam hingga makanan yang mereka pesan datang.

“Silahkan dinikmati..” ucap pelayan tersebut setelah meletakn 2 buah piring dan cangkir di meja nomor 21 yang Young chan dan Eun sun tempati. “kami harap anda menyukainya , ini..”

Perkataan pelayan itu terputus saat tiba-tiba Young chan mengibas-ngibaskan tangannya memberi isyarat agar sang pelayan segera undur diri. Pelayan lelaki itu mengerti dengan segera ia menjauh setelah meminta maaf. Eun sun menatap semua itu kesal, ia membayangkan bagaimana perasaan pelayan itu saat Young chan mengusirnya.

“Kenapa ? ada yang salah ?” tanya Young chan lagi saat ia melihat ekspresi yang lebih keras dari wajah Eun sun.

“Heii Lee Young chan .. kau benar-benar tidak tahu sopan santun yaa ?!!” sahut Eun sun kesal. Nada bicaranya terdengar tinggi, ia sudah tidak bisa menahan kekesalannya lagi. Sudah cukup ia bersabar atas kejadian di kantor dan perlakuan kasar Young chan padanya dan kini ia harus melihat kesedihan orang lain yang Young chan buat.

“a..apa maksudmu?” tanya Young chan terkejut.

Eun sun menghela nafas berusaha mengontrol emosinya “yaa .. kau kenapa mengir pelayan itu ?!” tanya Eun sun dengan nada yang mulai normal.

“Kenapa ?” Young chan mengerutkan alisnya. “Dia itu terlalu bertele-tele .. hanya ingin mempromosikan hal yang tidak penting.”

Eun sun menatap Young chan yang sedang memakan makanannya dengan lahap, padahal baru beberapa menit makanan itu dihidangkan tapi kini tinggal tersisa setengah dan setengahnya lagi sudah habis dilahap Young chan. Eun sun menghela nafasnya lagi dan lagi .. sikap cuek dan keras kepala Young chan membuatnya sangat gila.

Plakk .. Eun sun menghempaskan garpu dan pisau ditangannya membuat Young chan terbelak menatapnya terkejut. Untunglah suasana di lestoran itu sangat sepi, hanya ada Young chan dan Eun sun dan dua orang lain disudut kanan lestoran sehingga tidak mearik banyak perhatian orang atas perlakuan Eun sun barusan.

“apa yang kau lakukan ?” tanya Young chan datar. Ia masih sibuk memakan steaknya yang tersisa sedikit dan melirik steak Eun sun yang belum disentuh sama sekali. “kenapa tidak makan ? ini sangat enak.” Ucapnya menunjuk steak di piring Eun sun.

“LUPAKANLAH!” jawab Eun sun ketus lalu berdiri dari kursinya dan pergi meninggalkan Young chan sendiri.

“Yaa .. yaa Goo eun sun!!” teriak Young chan memanggil Eun sun “Heii mau kemana ?” tanyanya sambil berlari mengejar Eun sun namun langkahnya terhenti ketika seorang pelayan menghalangi jalannya.

“maaf tuan anda belum membayar makanan anda..” cegat sang pelayan sambil menutupi jalan didepan Young chan.

“Yaiss ..” Young chan berseru kesal. Ia mengambil dompet di saku celana dan mengeluarkan beberapa lembar uang kertas. “Ini .. ambil kembaliannya dan minggir !”  ucapnya kesal.

Pelayan itu mundur dan membiarkan Young chan pergi meninggalkan lestoran itu. “sepertinya mereka bertengkar” katanya, menatap Young chan yang berlari mengejar Eun sun.

********

”Yaa Goo Eun sun!!” Young chan beteriak kencang dan mengejar Eun sun keluar dari lestoran itu. Gadis berkulit putih itu sama sekali tidak berhenti atau hanya memelankan langkahnya. Ia terus berlalu sampai tiba di pinggir jalan dan menghentikan sebuah taxi disana.

“Heii mau kemana ?!!” tanya Young chan memegangi tangan Eun sun, menghalanginya masuk kedalam taxi.

Eun sun memberontak dan menarik tangannya dari cengkraman Young chan. “Lepaskan Lee Young chan’shi atau aku akan berteriak!” ancamnya.

“silahkan !! semua orang dinegara ini tahu kalau kau adalah pacar ku .. mereka tidak akan berpikir aku akan melecehkan mu ..” Jawab Young chan menantang membuat Eun sun semakin garang ditempatnya.

“Jangan bermimpi!!” balas Eun sun kesal. Ia berhasil melepaskan tangannya dari cengkraman Young chan dan segera naik kedalam taxi.

“Heii Goo Eun sun! Ada apa ?! kenapa kau seperti ini ?!!” tanya Young chan tak mengerti. Ia sama sekali tak tahu penyebab kemarahan gadis itu.

“Pikirkan saja sendiri!!” jawab Eun sun datar “Ayo jalan pak” ucapnya pada sang supir dan tak lama kemudian taxi itu melaju kencang menembus jalan raya di depannya meninggalkan Young chan yang termenung sendiri.

“YAAA!!!!” Teriaknya frustasi.

Sedangkan tak jauh disana lelaki gendut itu masih setia memegang kamera nikon ditangnnya. Ia tersenyum sambil menggosok-gosok lensa kamera itu

*****^^*****

8
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: June 24, 2012, 10:01:05 am »
wah udah banyak skaLi yg mengunjungi FF ni  [hmpfh] [hmpfh] .. apakah masih ad yg berminat ?

9
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:19:42 am »
[smiley-gen013] [smiley-gen013] thanks banget updatetannya. keren pokonya,,trus lanjut. nah loh young chan liatin apa di eun sun? mulai ada something in ur eart yah,,,,
talk less do more lah young chan. emak lu juga nohhh udah napsu.  [briggin] [briggin]

hahaha  [hmpfh] .. makasih da baca dan koment

10
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:18:49 am »
ada yang terpana ni  [lovestruck] lama-lama jadi cinta tu , young chan dah ketemu dgn ortunya eun sun dan dapet restu tinggal eun sun yg ketemu dgn ortu young chan dan sdh pasti dpt restu kok apalagi dr eomma young chan
makasih dah update  [hug]

ne .. masaih udah baca dan komen  [lovestruck]

11
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:18:14 am »
Makasih Nadia dah di update...
Ad kmajuan, Yong Chan dah trpana-pana mlihat psona Eun Sun wlaupun bnih2 cinta blum dtang...
Hye Kyo trnyata wnita yg licik, tpi adkah hubgan antara Eun Sun dan Hye Kyo??? Mreka sma2 mrga Goo.
Next Nadia, klw bisa update nya tiap minggu ya...he...he...he...

 makasih da baca  [lovestruck] . tiap minggu  [what] [sweat] aduh sulit itu bagi saya  [hmpfh]

12
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:17:21 am »
mampus dah young chan, dah dapat mandat dari eommanya buat nikahin eun sun,,,, apalagi sekarang young chan dah mulai kesemsem tuh, lalu author tunggu apalagi? nikahkan merekaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,!! [AddEmoticons04234] [AddEmoticons04234] [AddEmoticons04234] [AddEmoticons04234] [AddEmoticons04234]

buat nikah mudah  [hmpfh] tunggu cinta dulu lah  [huglove] [lovestruck]

13
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:16:11 am »
.gumawo udah update..
.appa eun sun udah mulai suka ama young chan,,,gimana ya nanti reaksi appanya eun sun saat tahu kalau eun sun dan young chan pacaran bohongan apakah ntar appanya akan berusaha menjauhkan eun sun dr young chan.
.apakah young chan udah mulai suka ama eun sun..
.apakah hwanhee akan berusaha dg segala cara termasuk bekerja sama dg hye kyo untuk memisahkan eun sun dan young chan.
.ditunggu next chap
kalau buat hwanhee dan hye kyo rasanya gk mungkin de mereka akan ada rencana kyak gitu  [heh] cinta hwanhee itu besar dan tulus .. dia gak akan nyakitin eun sun hanya krena perasaannya ..  [lovestruck] [lovestruck]

14
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 4 Update 27 Mei 2012
« on: May 30, 2012, 12:14:16 am »
Thanks Nadia u/ update-annya...  [clap] [clap] [clap]

Scene Young Chan bertemu dg appa Eun Sun bikin aku inget di drama Lie To Me, caman ma camer bersaing minum soju  [hmpfh]

Restu kedua ortu kea'nya udah didapatkan, tapi sayang benih2 cinta masih belum bersemi diantara Young Chan & Eun Sun  [heh]

Mian... Sedikit koreksi untuk ini ya...

Quote
Hye Young berpaling menatap putri bungsunya itu dan ikut mengangguk setuju atas perkataannya barusan “Ne .. biasanya seorang artis akan terjerumus dalam dunia gelmour dan gemerlapnya keindahan namun ia memasak? Wahh kau benar-benar hebat Young chan !!” puji Hye young menatap sang putra bangga “segera nikahkan-->nikahi dia dan hiduplah bahagia selamanya eomma akan tenang ..sangat tenang” Hye young berkata lembut sambil memegangi dadanya.

hehehe ia .. aku jg terinspirasi dr LTM .  [hmpfh] ohh ia makasih sarannya . akan saya perbaiki  [lovestruck]

15
Regular Fanfic / Re: Public Stunt CHAPTER 3 UPDATE 17 Mei 2012
« on: May 27, 2012, 06:41:55 am »
Chapter 4

Young chan dan Eun sun duduk berdampingan di sofa panjang bewarna coklat tepat dihadapan tuan Goo yang terlihat serius menatap dua sejoli dihadapannya. Mata tua yang sudah berkatung itu menatap Young chan tanpa berkedip, seolah sedang melihat musuh yang akan di hancurkannya. Young chan yang sedari tadi diam semakin merasa risih saat sang calon mertua ‘palsu’ nya tak mengeluarkan sepatah kata pun sejak kedatangannya bersama Eun sun 15 menit yang lalu.

“Hemm .. aku buat minum dulu ..” ucap Eun sun serak , menghetikan kesunyian yang telah lama terjadi. Tubuh mungil berkulit putih itupun melangkah menuju dapur yang terletak tak jauh dari ruangan dimana Young chan dan tuan Goo berada. Sepeninggal Eun sun kini tinggalah dua orang pria yang berbeda usia yang berhadapan garang tak mengeluarkan sepatah katapun hingga Eun sun kembali membawa 3 gelas jus orange dan sepiring cemilan.

“silahkan diminum!..” ucap Tuan Goo tegas. Perkataan pertamanya yang ia keluarkan sejak kedatangan Young chan dikediaman miliknya.

Young chan mengangguk dan mengambil secangkir jus yang memang sudah disiapkan unuknya. Dengan sangat hati-hati ia meneguk jus itu hingga tersisa setengah gelas.

Eun sun yang memindahkan posisinya duduk di samping sang ayah kini menatap Young chan aneh. Ia bisa merasakan perang dingin di antara dua lelaki yang ada dalam hidupnya.

“Appa!..” sahut Eun sun , menyenggol lengan sang ayah dengan maksud agar lelaki itu mau memulai pembicaraan diantara mereka.

Tuan Goo menoleh ke Eun sun sebentar .. selanjutnya ia kembali menatap Young chan dengan pandangan tajam dan menusuk.

“Senang bisa melihat anda secara langsung Lee young chan’sshi..” ucap Tuan Goo dengan nada suara tegas dan lantang.

Young chan menegakan badannya dan tersenyum canggung “Ne.. saya juga senang bisa bertemu dengan anda aboji..”

Tuan Goo mengeriyit ia ingin protes atas panggilan yang Young chan berikan padanya namun terlebih dahulu dicegah oleh Eun sun yang kambali menyenggol tangannya.

“Aku dengar kau sangat sibuk ?!..” sindirnya. Tuan Goo mencoba mengorek alasan Young chan tidak mau datang kerumahnya saat hubungannya dan Eun sun dipublikasikan. “apa saat ini kau juga masih ada urusan ?!!..”

Young chan menggeleng cepat “Oh Aniyo .. saya sudah mengosongkan jadwal saya hari ini ..”

Tuan Goo mengangguk “bagus , .. jadi kita tidak perlu memusingkan soal waktu untuk hari ini.”

“Ne..”

Pembicaraan Young chan dan Tuan Goo terus berlangsung selama hampir 2 jam lamanya dan pembicaraan itu sama sekali tidak melibatkan Eun sun sedikit pun. Gadis mungil dengan mata yang bersinar itu hanya duduk malas tepat diantara dua pria yang seolah melupakan keberadaannya.

Tuan Goo yang awalnya terlihat tegas dan keras dihadapan Young chan kini mulai melemah. Ia sempat tertawa lepas saat Young chan mengelurkan beberapa kata humoris yang menggelitik. Begitupun sebaliknya, Young chan yang tadinya terlihat tegang dan cemas kini malah ikut terbawa suasana. Ia selalu menuangkan minuman ke cangkir tuan Goo yang di balas pria itu dengan lapang dada.

“huu” desah Eun sun bosan. Pembicaraan dua orang pria itu sungguh tak ia mengerti.

“Weo?!.” Tanya Young chan dan tuan Goo serempak membuat Eun sun terheran-heran menatapnya. Setelah tersadar dari keterkejutannya Eun sun menggeleng lemah dengan mata yang memerah karena menahan kantuk.

“Aniy.. aku hanya mengantuk.” Jawabnya sambil menguap kecil membuat tuan Goo menatapnya tajam karena merasa sikap sang putri tidak sopan.  Eun sun yang mengerti akan sorot mata sang ayah langsung menundukan kepalanya takut.

Melihat keseganan Eun sun terhadap tuan Goo membuat Young chan sedikit terkekah. Rasa hormat Eun sun sangat besar dan berbeda jauh dari rasa hormatnya ke kedua orang tua kandungnya sendiri.

“Lebih baik kau siapkan soju untuk appa dan Young chan’sshi..” ujar tuan Goo.

Eun sun langsung terkejut dan membelakan matanya “soju ? appa mau minum soju?.”

Tuan Goo mengangguk dan menatap Eun sun heran “Weo?! Ada yang salah ?!”

“Ah? Aniy !! appa tidak boleh minum-minuman keras dulu, kondisi appa masih belum setabil.. aniy ! pokoknya aniy” Eun sun menggeleng-gelengkan kepalanya menatap sang ayah tajam.

“Hei lihat appa sekarang , .. kondisi appa sudah membaik.. sudalah siapkan saja ! ini perintah.”

“tapi appa..” perkataan Eun sun terhenti saat mata bulat dibalik kacamata yang tuan Goo pakai membesar. Seolah memberi isyarat bagi Eun sun untuk tidak protes dan segera menurut atas perintahnya.

Melihat keteguhan sang ayah dan sorot mata yang selalu ia takuti membuat Eun sun menyerah. Percuma jika ia terus bersikeras , sang ayah jauh lebih keras dibandingkan dirinya. Dan dengan langkah lemas Eun sun pergi mengambil beberapa botol soju yang diminta sang ayah.

Young chan hanya memandangi Eun sun dengan sinar mata redup dan senyum simpul saat melihat ketidak berdayaan Eun sun.

“apa kau serius ?.” tanya Tuan Goo membuyarkan lamunan Young chan. Pria itu hanya mengeriyitkan alisnya tak mengerti.

“Apa kau benar-benar mencintainya ?.” lanjut Tuan Goo semakin memperjelas arah pertanyaannya yg tidak dimengerti Young chan tadi.

Pria tampan itu langsung menatap horor saat tahu dan mengerti arti dari pertanyaan itu , dengan sedikit ragu ia mengangguk dan tersenyum paksa. “Ne .. tentu saja , saya mencintainya.”

“mungkin memang terlalu cepat mengatakan hal ini , tapi ini jauh lebih baik dari pada tidak aku katakan sama sekali..” ujar pria tua itu. Young chan masih setia menatapnya “Kau tidak akan bisa menebak bagaimana Eun sun , ia adalah orang berbeda dari apa yang kau lihat didepannya. Mungkin kau mengira ia adalah orang yang kuat dan tegar namun jauh dilubuk hatinya ia itu sangat lebut , jadi aku mohon jangan sakiti dia. Jika boleh jujur aku sudah mulai menyukaimu..” tuan Goo menepuk pundak Young chan lebut.

“jadi aku berharap akan lebih bisa menyukaimu dan mempercayai mu , aku harap mampu memberikan putri semata wayang ku itu kepada orang yang bear-benar mencintainya.” Tuan Goo berujar panjang dengan sinar mata tak berdaya. Young chan dapat melihat sinar mata kasih dan sayang keluar dari mata tua itu. Sorot mata yang benar-benar menggambarkan sosok seorang ayah yang mengharapkan kebahagiaan putrinya.

Eun sun datang dengan membawakan beberapa botol soju , membuat Young chan dan tuan Goo terlepas dari perasaan dan pemikiran masih-masing dan kembali memfokuskan pada acara malam ini.

“Ayo kita tanding minum.” Tuan Goo mengangkat gelas kecil miliknya dan menatap Young chan menantang. Pria tinggi itu tak bisa berkata apa-apa ia hanya bisa mengangguk ling-lung sambil ikut mengangkat gelasnya yang memang sudah terisi air soju.

Pertempuranpun berlangsung hingga pada akhirnya Young chan jatuh tersungkur dipangkuan Eun sun. Gadis mungil itu sempat terkejut dan ingin mendorong Young chan menjauh dari pahanya namun segera tersadar atas posisi mereka didepan appanya.

“yaiis anak muda ini sangat lemah .. baru menghabiskan beberpa botol ia sudah K.O seperti ini !! ckckck benar-benar.” Oceh tuan Goo kesal melihat Young chan yang telah tertidur di pangkuan Eun sun.

“Ahh appa , ini juga salah mu kenapa membuat pertarungan konyol seperti ini..” tukas Eun sun tak terima saat sang ayah meremehkan Young chan.

“cih kau ini , masih mau membelanya. Sudah cepat bawa dia kekamar tamu dan telpon keluarganya , biarkan malam ini dia tidur disini.” Kata Tuan Goo sambil  terus menatap Young chan yang semakin keasikan karena tidur diatas paha mulus Eun sun yang tak terhalang apapun karena malam ini ia hanya mengunakan hotpens pendek.

“ti..tidur disini?..” tanya Eun sun terkejut.

“Ne. Kenapa ? kau mau menuruhnya pulang dan menyetir dalam keadaan mabuk?..”

“Oh. Aniyo” Eun sun menggeleng dan kembali menatap Young chan yang semakin merapatkan wajahnya kepaha Eun sun.

*********

”Yaiis dimana HP pria ini ?..” ucap Eun sun gusar sambil terus menyelusuri setiap kantong baju dan celana Young chan yang tengah tertidur lelap di kasur empuk di kamar tamu rumah Eun sun.

“Ini dia.” Sahut Eun sun girang setelah berhasil menemukan HP Iphon 4 kepunyaan Young chan. Dengan sedikit ragu Eun sun membuka kunci pengaman telpon dan menelusuri setiap nama di kontak HP. Ia berhenti saat menemukan sebuah nama dan nomor telpon yang akan ia hubungi--Eomma.

Eun sun menekan tombol hijau dan meletakan HP itu di telinga kirinya.

Truuttt..truuutt.
Terdengar nada sambung dari sebrang sebelum suara nyaring menyambut ketegangan Eun sun.

“Young chan’a .. weo ?! bagaimana acaranya ?!!! apa beres?!! Kenapa kau menelpon ?!!”

Eun sun mengeriyitkan alisnya. Dengan penuh keraguan ia menjawab pertanyaan dari Eomma Young chan. “Anyoonghaseo bibi .. saya Eun sun.” Ucapnya pelan.

“AAA .. EUN SUN?!!.” Suara keras terdengar jelas dari sebrang telpon yang digenggam Eun sun “Oh, miane. Apa terjadi sesuatu ? kenapa kau menelpon dengan HP young chan?.”

“Anyio bi .. gwanchanayo. Emmm saya hanya ingin mengatakan kalau mungkin malam ini Young chan harus menginap dirumah saya. Dia tadi mabuk dan sekarang tertidur , emm karena takut bibi akan cemas jadi saya menghubungi bibi .. miane.”

“OH- anyio , gwanchanaa!! . hahaha saya sangat senang sekali bisa ditelpon oleh mu. Ne kalau masalah Young chan aku serahkan semuanya pada mu. Terimakasih karena telah memberitahu saya.”

“Hn.. Ne , sama-sama. Baiklah kalau begitu , hanya itu yang ingin saya sampaikan..”

“Oh Ne..ne .. selamat malam Eun sun’a .”

“Selamat malam” balas Eun sun. Kemudian sambungan telpon itu pun berakhir. Eun sun menghembuskan napas lega setelah terlepas dari rasa gugupnya. Ia menatap HP ditangannya dengan pandangan bingung.

“eomma mu sangat ramah .. tapi kenapa kau sangat menyebalkan?!!.” Gumamnya kesal menatap Young chan yang menggerak-gerakan tubuhnya asal membuat sebagian seprai kusut dibuatnya.

“Yaiis dasar..” dengan kesal Eun sun menyelimuti tubuh Young chan dengan selimut yang tadinya melorot kebawah akibat terjangan kaki panjang milik pemuda itu.

“selamat malam” ucap Eun sun sebelum ia benar-benar keluar dari ruangan itu.

***********

Hwanhee menatap foto di layar handphonnya dengan pandangan nanar. Jam sudah menunjukan pukul 11 malam tapi mata elang milik pria tampan itu masih tak mampu untuk dipejamkan.

“Kenapa jadi begini ?!” tanyanya lemah tampa memalingkan wajah dari foto dihadapannya. “Kau yang bodoh hwanhee .. kau yang bodoh!!..”

Hwanhee menghempaskan tubuhnya keras keatas kasur dibelakangnya. Ia tersenyum kecil menertawakan dirnya sendiri yang tertinggal, yang dikalahkan dan yang di saingi oleh pria yang dianggapnya tak berbahaya--Lee Young chan.

“aku akan disini .. terus seperti ini. Akan aku ikuti jalan mu dan jalannya .. hingga suatu saat kalian berdua akan merasa lelah dan pada saat itu akan aku sentuh kau dengan hati ku yang paling tulus .. akan aku bawa kau lari meninggalkan pria itu .. lari bersama ku sampai kita menemukan ujung dunia ini Eun sun’a !! aku berjanji !!..”

Hwanhee menatap langit kamar miliknya dengan sorot mata tajam dan kemudian memejamkan kedua mata elang itu dan ikut terbang kealam bawah sadarnya.

***********

pagi menjelang, matahari  muncul dengan sinar emasnya yang mulai memaksa masuk lewat celah jendela menembus tirai putih bersih yang semalaman menutupi jendela kaca besar disalah satu ruangan keluarga Goo.

Seorang lelaki yang tertidur pulas mulai terjaga dari pembaringannya. Ia mengerjabkan kedua matanya beberapakali guna memperjelas bayangan yang kabur. Sinar matahari pagi begitu menyilaukan baginya.

“Akhh.” Serunya sambil memegangi kepalanya yang terasa bedenyut-denyut. Young chan kembali memejamkan matanya sesaat. Hanya sesaat setelah ia mulai teringat kejadian semalam dan dengan panik ia langsung bangkit dari tempat tidurnya.

Secepat kilat lelaki jangkung itu berlari keluar dari kamar dan menatap seisi ruangan itu dengan penuh keterkejutan. Eun sun yang sedang menyiapkan sarapan dibuat terjeut atas kedatangan leaki-laki itu.

“Yaa!! Jam berapa ini ?.” Tanya Young chan memastikan pemikirannya.

Eun sun kembali membalikan tubunya menghadap panci di hadapannya yang sempat terbengkalai akibat kedatangan Young chan, tak terlihat sama sekali keinginannya untuk menjawab pertanyaan young chan.

“Heii Goo Eun Sun !!”

Eun sun membalikan badan menghadap Young chan dan menatap lelaki itu sinis “seharusnya kau bertanya tanggal berapa ?!! seandainya kau mau melihat jam gunakan saja arloji di tangan mu itu ?!!” balasnya.

Young chan terdiam kemudian mengikuti saran Eun sun dengan melirik jam tangan silver kepunyaannya. “Jam 07.00 yaiss” gumamnya.

“sudalah ... dari pada kau memikirkan hal yang tidak penting itu lebih baik kau duduk dan bersiap-siap untuk sarapan. Sebentar lagi appa akan bergabung dengan kita, jadi jangan sampai dia melihat mu begini!.” Eun sun menghentikan lamunan young chan. Gadis itu terlihat sibuk menyusun piring-piring berisi lauk di atas meja makan.

Young chan hanya mengangguk dan memperhatikan Eun sun serius , mata bulat pria itu tak sedikitpun terlepas dari gerak-gerik yang Eun sun ciptakan membuat gadis berkulit putih itu menyadari keanehan yang di ciptakan Young chan.

“Yaa!! Apa yang kau lihat ?!”. Young chan terperanjat dan menatap Eun sun linglung. “Kau masih mabuk ya ?!!” tanyanya lagi.

“Aniy..” tukas pria itu dengan secepat kilat ia mengambil tempat duduk di salah satu kursi meja makan dan mulai duduk manis sambil menunggu kedatangan tuan Goo yang kini tengah bersiap-siap. “Apa ini enak?.” Tanyanya mengalihkan perhatian Eun sun dari kejadian tadi.

“Kau coba saja nanti.” Jawabnya sambil terus menatap Young chan.

Lelaki itu hanya mengangguk dan kembali terdiam , ia menggigit bibir keras-keras berharap agar Eun sun tidak bertanya lebih banyak. Ia takut akan ketahuan kalau dia sempat terpana akan kecantikan yang Eun sun pancarkan pagi ini. Seorang gadis mungil berkulit putih bersiar dengan rambut panjang yang diikat sembarangan sedang menyiapkan sarapan dengan sangat apik. Wajah datar tanpa ekspresi yang Eun sun buat membuat sisi kejantanan Young chan teruji. Bak memandangi seorang dewi, Young chan sama sekali tak bisa mengalihkan perhatiannya sedikitpun dari lekuk tubuh gadis itu. Gadis yang sangat langkah pikirnya. Seorang gadis cantik, berbakat, sopan, dan memiliki kepribadian yang baik sangat sulit ditemukan di zaman moderen seperti ini, apalagi kalau gadi tersebut jago MEMASAK .. benar-benar sesuatu yang WAW ! pikirnya.

“Pagi!!” Tuan Goo memasuki ruang makan dengan stile khasnya. Pria tua beperut buncit itu duduk tepat di hadapan Young chan yang kini tertunduk malu. “Bagaimana tidur mu?!! Nyenyak?!!”

Young chan mengangkat kepalanya dan mengangguk “Ne .. kamarnya sangat nyaman” jawabnya.

“kurasa itu bukan karena kamarnya , melainkan karena kau benar-benar tak sadarkan diri.” Sindir pria tua itu. Ia bermaksud mengingatkan atas kemenangannya kepada Young chan semalam.

“Ah? .. emm..” jawaban Young chan segera terhenti dengan bergabungnya Eun sun di meja makan tersebut. Dengan senyum manis ia duduk tepat disisi Young chan sambil menatap sang ayah manja.

“Appa ... sudalah jangan diungkit lagi. Ayo kita makan sarapannya.” Ajak Eun sun kepada sang ayah dan Young chan. Gadis itu mengambilkan nasi untuk kedua pria di dekatnya tanpa ragu ia juga menambahkan sedikit lauk di piring mereka.

“Ini enak sekali !!” Seru Young chan senang sambil terus melahap sarapan paginya. Eun sun dan tuan Goo hanya tersenyum saat melihat tingkah konyol Young chan.

“tentu saja .. ini masakan putriku !!” balas Tuan Goo bangga dengan sedikit membusungkan dada. Young chan menatap itu daengan pandangan acuh karena terlalu sibuk menikmati sarapannya.

************

”Hye kyo! ..” seru menejer Nam selaku meneger Goo hye kyo yang menatap artisnya dengan pandangan horor. “Yaa!! Jangan lakukan yang aneh-aneh lagi. Akting mu sudah bagus , kau tak perlu merayu sutradaranya hanya untuk mendapatkan peran lebih banyak!.”

“Yaizz kau berisik sekali. Aku ingin mendekatinya buka karena drama ini melainkan karena filem terbaru yang akan ia sutradarai ! aku harus mendapatkan peran utama wanitanya!.”

“heii tapi ini sangat berbahaya!! Kau tahu sendiri bagaimana sutradara Wun  itu .. dia bukan orang yang bisa kau jadikan batu loncatan !”

Hye kyo tak perduli , dengan tampang dingin dan penuh keanggunan ia terus melangkah melewati koridor apartement yang ia tempati hampir 4 thn lamanya.

***********

”Oppa!!!” Ara berteriak kencang sambil berlari merentangkan tangannya lebar dan memeluk Young chan erat. “Bongoshipeo!!!” serunya kencang dan semangat.

“Lee Ara ?! kapan kau sampai ?!” tanya Young chan senang sambil balas memeluk adik tersayangnya ini erat.

“Semalam! Dan Oppa kemana ?! kenapa tidak menyambut kepulangan adikmu ini ?!” Tukas Ara kesal. Ia melepaskan pelukan Young chan dari tubuhnya dan menatap kakaknya dengan pandangan menuntut.

Young chan tertawa kecil “Mianata..semalam ada urusan penting ! Oppa benar-benar minta maaf.”

“Cihh .. kalau begitu Oppa harus membayarnya”

“ne .. ne akan Oppa teraktir kau makan es krim sepuasnya” . Ara berseru gembira dan kembali memeluk Young chan erat.

“Oh ia teraktirannya juga ajak kekasihmu ya !!.” timbal Ara membuat Young chan terdiam di tempatnya “Yaa!! Kenapa begitu ? aku juga ingin mengenal pacarmu itu ?!!” serunya kesal.

Young chan menatap Ara heran “dari mana kau tahu soal Eun sun?! .. apa dari eomma?!”

Ara menggeleng “berita kebersamaan kalian sudah sampai di Amerika di hari pertama kalian go public. Oppa lupa ya sebarapa suksesnya kakak ku ini” canda Ara sambil menunjuk-nunjuk dada bidang Young chan yang ada di hadapannya .

Young chan ikut tertawa dan kembali merangkul adiknya dengan penuh kasi sayang. “Ayo kita masuk.” Ajak Young chan yang langsung di setujui oleh Ara.

***********

”Young chan’a .. kau sudah pulang nak ? begaimana acaranya ?.” tanya Jung Hye Young saat menatap kedatangan Young chan.

“Ne .. semuanya berjalan baik” jawab Young chan cuek “Yasudah aku kekamar dulu.” Lanjutnya sambil mulai melangkah meninggalkan sang eomma dan adiknya.

“Heii .. kau tidak sarapan ? eomma sudah buat makanan kesukaan mu.” Teriak Hye Young menghentikan langkah Young chan.

“Aniy .. aku sudah makan masakan Eun sun.” Jawabnya cuek menatap sang eomma datar. Namun ekspresi berbeda ditunjukan oleh kedua wanita yang ada di hadapannya.

“Masak ? Eun sun bisa masak ?” tanya Hye young memastikan.

Young chan mengangguk “Ne”

“waw!!” kini giliran Ara yang terpanah , “artis berbakat dan cantik seperti dia bisa memasak. Sungguh menabjubkan”.

Hye Young berpaling menatap putri bungsunya itu dan ikut mengangguk setuju atas perkataannya barusan “Ne .. biasanya seorang artis akan terjerumus dalam dunia gelmour dan gemerlapnya keindahan namun ia memasak? Wahh kau benar-benar hebat Young chan !!” puji Hye young menatap sang putra bangga “segera nikahkan dia dan hiduplah bahagia selamanya eomma akan tenang ..sangat tenang” Hye young berkata lembut sambil memegangi dadanya.

“Yaiis eomma !! pernikahan apanya?” tukas Young chan cepat membuat Hye young langsung menatapnya tajam.

“Kau berpacaran untuk menikah bukan?! Jangan bilang kau hanya mempermainkannya ?! akan eomma bunuh kau !!” ancam Hye young sambil mengepalkan tangannya yang siap di hantamkan ke wajah Young chan.

“YAIISS !! AKU BISA GILA KALAU TERUS SEPERTI INI !!!!” Young can berteriak frustasi. Secepat kilat ia berlari menaiki tangga rumahnya yang lebar dan masuk kedalam kamarnya.

“Ara’a .. kakak mu kenapa ? dia aneh sekali ?” tanya Hye Young menatap kepergian Young chan.

“seharusnya kakak yang bertanya ada apa dengan eomma .. bukannya seperti ini.” Tukas Ara cepat. Ia juga sudah benar-benar tahu bagaimana sifat asli ibu tercintanya ini.

“Eomma ?! ada apa memangnya dengan ku?!!” tunjuk Hye young pada dirinya. “sepertinya baik-baik saja.” Jawabnya sendiri. sambil muali berlalu meninggalkan putri bungsunya sendiri.

Ara menggeleng-geleng frustasi “dimana-mana anak dan ayah adalah pembuat masalah didalam rumah tangga tapi kenapa di keluarga kami eomma yang menjadi sumber petaka.. ya tuhan !”

#####

Pages: [1] 2 3 ... 5