
Aku, Goo Hye Sun,, hasil kebiadapan dari orang-orang tidak bertanggungjawab di dunia ini. Kehadiranku tidak diharapkan sama sekali, kelahiranku merupakan aib yang ingin dikubur dalam-dalam oleh orangtuaku, yang entah siapa itu ,, aku tidak tahu, dan sejujurnya aku juga tidak ingin tahu.
Aku dimasukan ke panti asuhan Seoul ketika masih berupa bayi merah pada hari pertamaku menginjakkan kaki di dunia fana ini. Aku belajar duduk, berjalan, makan, berlari ,, yang jelas, segalanya di panti asuhan ini. Termasuk menyelesaikan sekolah menengahku.
Ketika umurku mencapai 15 tahun, aku memutuskan keluar dari panti asuhan Seoul dan memulai kehidupanku di luar sana, di lingkungan yang selama ini asing bagiku. Mengingat terbatasnya pendidikan dan pengetahuan yang kumiliki, hari-hari yang kulalui tidak mudah. Banyak yang kukerjakan, dari menjadi pelayan di toko kue sampai menjadi kasir di toko yang buka 24 jam malam harinya.
Setelah usaha yang cukup lama, sekitar dua tahun, akhirnya kehidupanku mulai memadai. Aku berhasil menyewa sebuah kamar di rumah bertingkat dua di kawasan selatan Seoul, berbagi dengan pemilik rumah yang juga tinggal di situ, dan bekerja di klinik hewan 'Joo's Love' pada pagi hari dan bar 'Phoniex' pada malam harinya.
Aku, gadis tomboi yang serba biasa, .. tampang pas-pasan, pendidikan sedang-sedang saja, penghasilan juga tidak begitu memuaskan, sifat keras yang tidak menarik bahkan kadang-kadang menjengkelkan -aku saja merasa begitu, apalagi orang lain? .. Sungguh bukan tipe gadis impian!
Tapi, walaupun banyaknya sifat-sifat dan kriteria-kriteria negatif dariku ,, ada beberapa hal yang kumiliki dan patut kubanggakan .. pertama, aku memiliki kebebasan yang mungkin .. tidak dimiliki oleh orang-orang di dunia ini -aku tidak terikat hubungan keluarga dengan siapapun, karena .. aku memang tidak memiliki hubungan itu, apa itu keluarga? apa itu hubungan darah? apa itu kasih sayang? dan bagaimana rasanya disayangi orang-orang yang melahirkanmu? ha ..ha,, aku tidak pernah merasakannya!!, dan .. aku juga tidak terlibat hubungan yang mungkin .. sangat diidam-idamkan gadis berusia 21 tahun sepertiku, hubungan pria dan wanita yang romantis dan harmonis. Aku tidak pernah memikirkan hubungan seperti ini, karena aku memang tidak ingin terlibat dalam hubungan beginian. KEBEBASAN bagiku, segala-galanya di dunia ini. Aku tidak ingin dipusingkan dengan perasaan terbelah bagi orang lain,, untuk apa? Hubungan seperti itu hanya akan mendatangkan aib seperti yang dilakukan .. orangtuaku!
Kedua, .. dua anak anjing peliharaanku ,, si Rice dan Fruit, mereka sangat lucu dan selalu menghiburku di saat gulana ,, dan yang ketiga atau yang terakhir, yang tidak kalah pentingnya dengan dua point di atas, adalah ... sahabat karibku, Yoon Eun Hye ...
Dia merupakan cerminan terbalik dari diriku. Dia memiliki semua yang tidak kumiliki. Dia cantik, anggun dan berpendidikan tinggi. Dia lahir dari keluarga berkecukupan, meraup kasih sayang dan kebahagiaan sejak kecil, didukung keluarga buat semua yang dilakukannya -baik itu benar maupun salah -termasuk membatalkan pernikahan dengan seorang pengacara terkenal di Korea hanya karena seorang fotografer amatiran di hari pernikahannya, yang membuatku iri sekaligus simpatik padanya. Bagaimana mungkin ada orang seberuntung dia?
Aku mengenal Eun-Hye sejak kelas tiga sekolah dasar. Aku murid pindahan di sekolah itu. Satu-satunya murid yang menyapaku di kelas itu hanya Eun-Hye. Dia sangat baik dan hangat. Kami menjadi akrab setelah kejadian tersebut .. sampai sekarang. Kami juga menghabiskan sekolah menengah di sekolah yang sama, sampai aku tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Tapi hubungan kami tidak menjadi jauh karena perbedaan-perbedaan tersebut. Bahkan hubungan kami lebih erat dari hubungan saudara kandung sekalipun.
Sampai ... peristiwa itu terjadi. Eun-Hye bermaksud mengenalkan kekasih barunya padaku, -tentu saja bukan pengacara malang yang kukenal itu.
Dia, ... alasan Eun-Hye meninggalkan calon suami yang sudah dipacarinya selama dua tahun. Dia, ... fotografer amatiran yang tidak punya penghasilan tetap. Dia, ... pria yang membuat Eun-Hye tergila-gila,, yang membuat sahabat karibku itu mengenal arti cinta yang sebenarnya. Eun-Hye bilang, ini pertamakalinya dia merasakan kebahagiaan tak terkira,, kebahagiaan yang membuatnya rela melepas semua rencana-rencananya semula -dengan menikahi pengacara Kim, sudah pasti dia akan mendapatkan semuanya,, mewujudkan cita-citanya dan menjadi nyonya muda yang tinggal menikmati kesuksesan suaminya.
Mungkin .. seharusnya aku bersyukur melihat kebahagiaan Eun-Hye. Tapi begitu bertemu pria itu, TIDAK! Aku tidak bisa, karena ... ternyata .. ternyata dia, .. dia anak laki-laki yang sama, yang kukenal di panti asuhan Seoul, anak laki-laki berengsek yang paling kubenci di dunia ini, anak laki-laki menyebalkan yang selalu menarik kuncir kudaku, dan .. anak laki-laki yang menghilangkan Lucky, anak anjing pemberian suster Lisa di hari ulangtahunku yang kesebelas tahun.
Dia, Lee Min Ho ...
« Last Edit: July 17, 2010, 06:16:12 am by mrs. Lee Min Ho »

Logged
EVIL SMILE ^^
'LOVE' ... keeps it strong!!!
Our MinSun