Chapter Threteen Episode I
Hutan
Kalian pasti bertanya-tanya ,apa maksudku dibalik judul ini ,hmm hutan..,apa hubungannya hutan dengan cerita ini ,well tentu ada hubungannya pada part kali ini.. ,ide dalam part ini bisa tercipta karena she_arashi onni ,saya ucapkan gamshamnida..
Di part sebelumnya aku menceritakan kalau Jun Pyo membeli rumah ,rumah itu terletak di pinggiran Seoul ,udaranya masih sejuk dan kalian tahu tak kalau sebenarnya rumah itu dekat dengan hutan..,juga dikekeling perbukitan ..,pemandangan nya indah sekali deh..
Masih pada hari yang sama ,ketika hari sudah mulai larut malam ,besok adalah hari Sabtu ,tandanya besok Jun Pyo libur kerja..,weits mereka ,Jun Pyo dan Jandi , akan bisa begadang malam ini ,asyikk!!!*lho kok malah saya yang teriak hehehe*
Okeh biarkan aku membuka part ini ,Huahh ,malam yang indah ,bintang bertebaran dimana-mana dengan cerahnya bergemerlap ..Jun Pyo dan Jandi membaringkan badan mereka di perbukitan yang luas ,melihat bintang ,dan merenungkan betapa sempurna kehidupan mereka sekarang ini…Jun Pyo melihat bintang hanya beberapa menit saja ,lalu membalikkan tubuhnya ,memandang Geum Jandi..,memain-mainkan rambut Jandi dengan lembut..,tetapi pandangan Jandi tetap saja melihat ke langit sana..hmm
JD :aku tahu kau menatapku..iya kan??*tersenyum*
JP :iya..apakah kau memiliki mata empat ,bisa melihat ke dua arah sekaligus?
JD :yya..*terkekeh*..mengapa kau melihatku sih??lihatlah ke atas ,bintang-bintang malam ini indah sekali..
JP :hmm kau tahu tak, menurutku kau itu lebih indah ,sungguh deh..
JD :cihh..
JP :ih!!benar tahu..kok malah pasang tampang jutek sih!!
JD :*menatap Jun Pyo*
JP :*mengelus poni Jandi dengan pelan* …*berdiri*..
JD :we?kenapa kamu berdiri?
JP :*mengendong Jandi*
JD :w..we??yya..!!*tampang bingung ala jandi*
JP :ayo kita kabur..*terkekeh*
JD :HO?
JP :kacha!!!..*berlari menyelusuri bukit dengan Jandi yang masih berada di gendongan*
JD :YYA…TURUNKAN!!!YYA GOO JUN PYO..KAU MAU BUAT AKU JANTUNGAN!!..YYA..
JP :HAHAHA…AYO KITA KABURR..!!
JD :YYA GOO JUN PYOOOO..!!TURUNKAN AKUU..
JP :SIDOOO!!WEE*menjulurkan lidah*
Hidup yang benar-benar indah..membuat saya iri saja ,padahal kan ini imajinasi saya sendiri..huaa.
Goo Jun Pyo mengendong Jandi menuju ke arah hutan ,melewati jalan setapak ..,sampai terlihat cahaya dari atas pohon yang menerangi hutan gelap ini..,bisa tebakkah cahaya apa yang muncul itu?
JD :Jun Pyo-ya..turunkan aku..pali!!
JP :iya..iya..*melepaskan Jandi*
JD :kenapa tidak begini dari tadi,.cihh..
JP :*terkekeh*..kacha..
JD :eh..tunggu..itu cahaya apa sih dari atas?
JP : makanya ikut aku ..ayo..*menarik tangan Jandi*
JD :ehh..
JP :*menutup mata jandi dengan saputangan*..hmm..hitung 1-10..
JD :1..2..
JP :jangan ngintip…kalau ngintip tidak jadi yah!!
JD :3..4..cepat mau tunjukkan apa sih..
JP :chakaman..
JD :5..6..7..8..9
Greeeekkk..
JD :LOH!!?ADA BOM..??ADA ULAR??*panic*BUNYI APA ITU?
JP :HAHAHA YYA!!..sudah buka saja penutup matanya..
JD :*menarik saputangan dari matanya*..*merem melek*..LHO*nengok sana-sini*..GOO..GOO..GOO JUN PYO KAMU DIMANA??YYA..GOO JUN PYO??
JP :HOI!!AKU DI ATAS!!
JD :*melirik ke atas* O..O..OMO..MENGAPA..YYA..MENGAPA ADA RUMAH YANG NYANGKUT DI ATAS POHON??
JP :*tertawa*ckckc..ini bukan rumah nyangkut…ini treehouse..
JD :BO??TREE BO?
JP :TREEHOUSE..UNTUK ISTRIKU…*tersenyum*
JD :WUAH..AJAIB..BISAKAH AKU NAIK..
JP :IYA..LEWATLAH TANGGA DI SITU..
JD :*menaiki tangga*
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PINTU MASUK TREEHOUSE

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
JP :Nah..gimana??*menaruh kedua tangan di pinggang*
JD :WUAH!!
JP :hanya wah?
JD :WAH..*tampang terkesima dan cengo ala Jandi*
JP :*terkekeh* wah lagi ..??
JD :*tiba-tiba menatap Jun Pyo*
JP :*menatap Jandi*
Ketika kedua mata mereka bertemu pandang ,tatapan tajam Jun Pyo seolah menyelidiki mata Jandi dengan seksama,Jun Pyo tersenyum kecil ,dan membawa mukanya lebih dekat pada Geum Jandi ,Jun Pyo mengangkat jari manisnya dan memainkanya pada bibir Jandi ..Jandi mendekati Jun Pyo dan menarik kerah kemejanya ,membawa muka Jun Pyo lebih dan lebih dekat padanya.., kedua tangan Jun Pyo membekap pinggangnya dan mendorong Jandi ke sofa dengan lembut ..,Jun Pyo melepas kancing kemejanya satu persatu sementara Jandi duduk tersungkur di sofa dengan diam ,mukanya memerah ,nafasnya memburu.. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SOFA YANG KUMAKSUD 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perlahan Jun Pyo (kalau perlu kutambahkan ,yang shirtless dengan segala keindahan bentuk dada dan tubuhnya xixixi) mendekati tubuh Jandi yang diam tersungkur di sofa…,mendekatinya sedemikian dekat ,sampai-sampai tubuh Jun Pyo hampir menindihnya ,muka mereka bersentuhan satu dengan yang lainnya ,nafas keduanya memburu dengan cepat..
JP :kalap?
JD :untung nya belum *tertawa*
JP :lihat saja..*tersenyum licik* ..mudah membuatmu kalap..
JD :kau juga mudah dibuat kalap..sungguh deh..
JP :*tersenyum dan meremas kerah baju Jandi*..
JD :*mengunci leher Jun Pyo dengan kedua tangannya*..aku juga bisa tahu!!
JP :apa?membuatku kalap?
JD :iya!
JP :oh ya?.coba saja.buktikan..
JD :ya ,Goo Jun Pyo..kau tidak tahu sedang berurusan dengan siapa!!
JP :*terkekeh*
Jandi mulai berdiri dan dengan tampang menantang ,ia membuka kancing bajunya dengan perlahan ,tatapan tajamnya mengarah kepada Goo Jun Pyo, penuh dengan strategi ,licik, berusaha menggoda Jun Pyo..sedangankan Jun Pyo hanya bisa melihat ke sana-sini ,berusaha untuk tidak melihat Jandi dan memalingkan wajahnya dari tubuh Jandi ,tapi tak bisa ,seolah merupakan suatu godaan yang sangat berat untuk ditolaknya…Jun Pyo (pada akhirnya)melihat dengan nafsu yang memburu , menelan ludahnya dengan susah payah ,mukanya mulai memerah melihat Jandi yang sudah membuka setengah bajunya..
Deg Deg Deg
Jun Pyo berdiri dengan cepat dan menarik Jandi ke pelukannya(aku tahu ia tak akan tahan) ,mengangkat dagu dan membawa bibir Jandi pada bibirnya ,melumatnya dengan cepat..Jandi hanya diam ,kali ini ia benar-benar hanya diam..
Selang beberapa menit, Jandi menarik tubuhnya ,melepaskan tubuhnya dari genggaman Jun Pyo , menghentikan ciuman mereka berdua , sangat tiba-tiba ,Jandi tersenyum memasang tampang puas dengan nafas yang tersengal-sengal..
JD :lihat..kau kena..!!kau tak tahan ..
JP :*dengan nafas memburu*..sial!!iya kau benar *terkekeh*..kau terlalu menggoda..
JD :hahaha,,jadi untuk malam ini..tuan Jun Pyo ,mau bermain nakal atau bermain lembut?
JP :hmmph *memasang tampang berpikir*..Jandi-ya..
JD :we?
JP :kau sudah berani ya sekarang!!*tertawa*
JD :Yya!!sekarang kau tidak bisa menggangapku dengan remeh lagi..tahu!!*memonyongkan mulut*
JP :haha..sekarang di depanku ,memang urat malu kau sudah putus tapi rasanya kalau di depan orang lain*memasang tampang berpikir*hmphh, ..kau tetap sama saja!!*terkekeh*
JD :bagaimana..kau kan suamiku ,kita bertemu tiap hari ,aku tak tahu ,sudah tidak ada yang bisa kusembunyikan lagi..
JP :ayo..bermain nakal..membuktikan bahwa urat malumu sudah putus di hadapan Jun Pyo,,!!
JD :siapa takut..!!
JP :ehh..benar yah..!!
JD :sungg..
Belum sempat menyelesaikan satu katanya itu ,Jun Pyo menarik Jandi ke pelukannya ,jarinya bermain nakal mengelus rambut Jandi ..,senyumannya melebar ketika melihat muka Jandi yang semakin memerah ..,
![[lovestruck]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/lovestruck.gif)
Geum Jandi
Beberapa malam ini ,kami kelelahan ,tak ada waktu untuk bermesra-mesra seperti ini ,sejak terakhir kali di pantai ,hatiku sangat tersiksa mengingat betapa besar nafsu dan keinginanku ,untuk melakukannya lagi dan lagi..
Aku terus memendam nafsuku ini ,berhari-hari lamanya sejak terkahir kali kami melakukannya ,ini salahku ,seharusnya aku bilang saja pada Jun Pyo ..,sekarang nafsu ini tak bisa terbendung lagi ,terlalu meluap..terlalu..,sudah terlalu banyak yang kutahan beberapa hari ini..
Goo Jun Pyo
Geum Jandi ,dibanding denganmu ,aku harus mengalikan nafsumu berkali-kali lipat ,untuk menemukan jawabannya ,seberapa besar gairahku malam ini..,sungguh gila jika melihat jawaban yang sesungguhnya..,jika melihat betapa besar keinginanku untuk melakukannya..
Geum Jandi
Ketika aku sudah tidak bisa tahan ,terlalu lama untuk membuka semua kancing pada kemejaku ini ,rasanya seperti berabad-abad lamanya ,sungguh ,aku merobek kemeja ini dengan paksa ,dan terkesima betapa kuatnya aku jika sedang bergairah seperti ini..
Goo Jun Pyo
..’pemandangan’ di depanku ini membuatku lebih terkesima dibandingkan melihat beratus-ratus bintang di langit..,memandang lekukan demi lekukan pada yang terukir dengan sempurna tubuhnya ,berkali-kali lebih indah daripada melihat bintang yang paling indah sekalipun..,kalau sudah begini Jandi benar-benar menggoda ,sungguh….,dari luar orang-orang tidak akan bisa melihat betapa indahnya ,tidak akan pernah bisa ,Jandi adalah bagian paling indah dalam hidupku..dan aku mengingat betapa beruntungnya mendapatkan Jandi ,rumput liar ,seorang bebek yang jelek ,tetapi di dalam ia adalah angsa tercantik..,angsa yang sempurna..
Geum Jandi
Rasanya gila ,otakku tak bekerja dengan seharusnya ,aku bersikap seolah-olah tak peduli dengan sekitar kecuali satu titik ,yaitu Goo Jun Pyo,Goo Jun Pyo ,dan Goo Jun Pyo ,hanya Goo Jun Pyo seorang..
Dengan cepat kulempar kemejaku yang sudah setengah rusak karena ‘pemaksaan’ yang kulakukan itu ,mendarat di ujung ,entah kemana ,tak peduli ,..
Pandangan hanya terarah pada Goo Jun Pyo-ku..
Tangan kiriku bermain-main nakal menelusuri lehernya dan mengelus dadanya yang lembut ,dulu semasa pacaran aku pun tidak pernah menyadari betapa bidang dan indah lekuk tubuhnya..sungguh..!!!
Jun Pyo menarik jarinya ke arah wajahku dengan pelan menuruni leherku ,menyusuri rahangku dan terus turun ke pinggang ,kedua tangannya langsung membekap pingganku dengan erat..,aku bisa melihatnya tersenyum ,aku bisa merasakan dirinya ,aku bisa merasakan lembutnya sentuhan Goo Jun Pyo di sekeliling tubuhku..
Goo Jun Pyo
Aku melepaskan tubuhnya dari genggamanku dengan lembut dan perlahan membaringkannya ke sofa yang terletak tepat di belakang tubuh Jandi....
Geum Jandi
Mengapa ia harus membaringkanku di sofa yang sempit ini?itu pertanyaan yang pertama kali keluar dalam pikiranku ketika ia membaringkanku…
Ketika tubuhku berbaring sudah sepenuhnya ,Jun Pyo mengikutiku, kedua tangan Jun Pyo menopang tubuhnya(ini pada posisi Jandi berada di bawah sedangkan Jun Pyo berada di atas ,bisakah membayangkannya?) sementara ia mendekatkan mukanya pada mukaku ,aku bisa merasakan nafasnya mengelilingi seluruh wajahku ,perlahan bibirnya menyentuh bibirku ,membawaku lebih jauh lagi..sekarang aku mengerti mengapa ia membaringkanku di sofa yang sempit ini ,karena semuanya akan terasa lebih nikmat di tempat yang sempit,tubuhnya dan tubuhku berhimpitan satu dengan lainnya ,sungguh berhempitan mengingat betapa kecilnya sofa ini..,disaat yang sama aku merasa dia sangat licik kalau menyangkut soal seperti ini ,ada saja yang ia pikirkan untuk membangun suasana ,untuk membawaku lebih jauh lagi!!..
Bibirnya bergerak dengan cepat ,kali ini dia bermain lebih lembut,lembut dan agresif disaat yang sama,,berbeda dari biasanya ,bagaimana cara ia melakukannya??..
Sekarang pikiranku tidak bisa terpusat pada hal lainnya ,Aku terlena dan menikmatinya ,sangat ,sangat!! ..,berusaha memanfaatkan setiap detik yang berlalu untuk melumat bibirnya lebih dalam lagi..
Aku mencoba melumat bibirnya dengan lebih cepat ,lebih dalam.,tetapi ia hanya bermain lembut ,tidak menanggapi responku..huh
Goo Jun Pyo
Aku memaksa tanganku untuk terus menopang tubuhku agar tidak menimpa Jandi sementara bibir nya dan bibir ku berusaha melumat satu sama lain dengan bergairahnya..
Baru beberapa menit aku mencoba(sungguh-sungguh mencoba) bermain lembut ,Jandi malah membawaku lebih jauh..,tidak bisa terlalu agresif ,ini akan menyakiti dirinya..,hatiku dengan keras berkata untuk bermain dengan lembut tetapi kenapa tubuhku tidak mau menurutinya?
Ketika aku bersikap tidak peduli lagi ,ketika hawa nafsu yang mengendalikanku ,ketika semua ini sungguh tak bisa ditahan lagi..,aku merasa Jandi telah menyulut api nafsuku ,seolah mengajakku untuk bermain lebih jauh lagi..,seolah ia berkata bahwa ini tidak cukup ..
Pikiranku buyar ,akal sehatku ,detik demi detik seolah telah direnggut oleh nafsu yang gila ini..
Aku mulai melumat bibir Jandi lebih dalam lagi ,jauh lebih dalam dari sebelumnya..dan benar saja ,ia bahkan bermain lebih gila daripadaku..sungguh ,aku dapat merasakan lidahnya di dalam mulutku ,aku bisa merasakan Geum Jandi..ada dalam jiwaku ,merasuki jiwaku ,mencandui jiwaku…ini sungguh membuatku gila!!!Aku tak akan bisa menahannya!!!tak bisa!!
Geum Jandi
Jun Pyo melepaskan bibirnya dari ciumanku ,dan jujur saja ,aku sedikit kecewa ketika ia mulai melepaskan bibirnya dari bibirku..Aku berusaha menariknya kembali tetapi Jun Pyo tidak menurutinya ..
,ia lalu menatap wajahku yang kuyakin sudah merah sepenuhnya…,nafasnya memburu dengan cepat..
Sekarang aku bisa merasakan nafasnya melewati leherku ,berangsur-angsur berpindah ke pangkal bahuku ,kedua tanganku mengunci lehernya ,dan meremas rambutnya disaat yang sama.
JD : Stop..stop....,tungg..*menutup mulutnya*
JP :we?
JD :mm..wc..wc!!*masih menutup mulutnya*
JP :disebelah sana…kenapa ,kamu ?
JD :*lari terbirit-birit ke wc*
JP :*mengikuti Jandi ke wc*..Jandi-ya..
JD :hoeee..uhh..aduhh..*mengeleng-gelengkan kepala*
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
WC DALAM TREE HOUSE ,YANG TEMBUS PANDANG 


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Geum Jandi
Duh..Pabu..Pabu!!!kenapa bisa mau muntah disaat seperti ini ,pabu..Geum Jandi-ya pabu!!!uhh 
JP :Jandi-ya..Geum Jandi..kamu sakit?
JD :tidak..tak apa..aku rasa masuk angin
JP :sungguh?
JD :iya..
JP :kau tidak mau periksa?
JD :periksa apa?
JP :kehamilan.
![[hmpfh]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/hmpfh.gif)
JD :HO?
JP :iya..benar-benar tak mau periksa?
JD :tidak..bahkan saya tidak mual-mual atau pusing-pusing..
JP :oh..siapa tahu saja kan..*terkekeh*
JD :ngaco kau!!
JP :cihh..kan siapa tahu..kacha..*mengendong Jandi*
JD :yya..mau kemana lagi?
JP :ke..ehm…sofa..*mengerutkan alis sambil tersenyum*
JD :*tertawa*
Goo Jun Pyo
Geum Jandi ku kalau kau benar-benar menginginkannya..,aku akan memberikannya padamu…,kalau kau ingin bermain lebih jauh lagi..,okeh aku akan memulainya!!!
Geum Jandi
Tak peduli dengan apa yang terjadi tadi,lupakanlah..Ayo Geum Jandi lupakan!!!..
Jun Pyo mengendongku dan membaringkanku di sofa ,dia berdiri ,mulai mebuka resleting celana jeansnya dengan perlahan ,tatapannya mengodaku lebih lagi ,membuatku masuk kedalam gairah ini..,aku terpana melihat nya ,tubuhnya yang bidang ,otot-otot nya yang menegang ,dadanya yang sempurna,kulitnya bewarna coklat manis,Goo Jun Pyo-ku lebih indah dari dewa apapun..
Ketika ia dengan perlahan melepas jeansnya
dan menghampiriku dengan wajah tersenyum..
Goo Jun Pyo-ku ,ketampanan melebihi dewa manapun ,aku tak bisa mempercayainya bahwa ia adalah milikku..milikku saja..ia terlalu sempurna!!aku tak bisa percaya kalau diia adalah suamiku..,terlalu SEMPURNA untuk seorang Geum Jandi..
TET…TOT!!!!!!!STOPPP…PRITTTT~~ 
xixixi.wahhh!!! .ini gag boleh nih!!!tak boleh diceritain..!!
