Chapter Thirteen Episode II Part Two
Pernikahan
(Flashback sebentar..XD)
Ga-eul berjalan meraih pintu salon itu dan membukanya ,perlahan ia berjalan keluar dari salon dan mendapati mobil limosine bewarna putih mengkilap ,matanya membelalak ,mulutnya terganga lebar ,tak percaya dengan apa yang dilihatnya…
Supir :Silahkan arashi..*membukakan pintu*
GE :*menelan ludah* i..iye..
Ga-eul memasuki limosine itu ,tidak ada siapa-siapa di dalamnya ,Yi-zhungpun tidak ada ,hanya ia seorang diri ,di dalam limosine itu ,semua serba mewah ,ada kulkas mini ,tv ,audio ,tetapi Gaeul tidak berani menyentuh semua itu ,satupun tidak..Ia hanya duduk dan memandangi pemandangan di luar ,perasaannya tercampur menjadi satu ,senang ,cemas ,gugup ,bahagia..yah begitulah..
Lama-lama ia menyadari ,ia tak tahu hendak pergi kemana ,maka ia berjalan kedepan(limo kan panjang..=D) dan menanyakan pada supirnya ,kemana sebenarnya mereka hendak pergi.. ,dan supir itu hanya menjawab satu kata sambil tersenyum ,”bandara”
Ga-eul
Bandara?
Tak salah?
Apakah mungkin supir ini salah menjemput orang?
Mungkinkah?
Tidak mungkin kan saya menikah di..bandara?Tak mungkin sekali!!!!!!!!!!!Pikiran gila ,cepat hilangkan Ga-eul!!!!
Ya ampun ,apa yang sebenarnya terjadi?apa??Seharusnya aku tidak membiarkan Yi-zhung mengatur pernikahan ini sendiri …seharusnya tidak begitu…,aku benar-benar bodoh..!
Setibanya di bandara Ga-eul disambut oleh sekelompok bodyguard perempuan yang mengelilinginya dan mengiringinya ,keadaan semakin membingungkan Ga-eul ,maka ia pun hanya pasrah dan mengikuti para bodyguard itu ,sifat yang ditonjolkan Ga-eul ,disaat-saat ketika ia hampir menikahpun ,kepolosan itu tidak pernah hilang darinya…sedikitpun tidak..tak apa ,naïve girl akan selalu tertanam di dalam diri Ga-eul ,sampai detik ini pun aku tak berani merenggutnya dari dalam dirinya ,karena yah..Ga-eul hanyalah seorang Ga-eul..begitulah..
Orang-orang di bandara memerhatikan Ga-eul ,tersenyum ,ada pula yang terpana ,jangan heran ,semuanya telah berubah ,bukan lagi Ga-eul yang menggunakan seragam pegawai toko bubur yang tampak, namun Ga-eul yang ‘lainnya’ ,sisi dalam diri Ga-eul ,kecantikan yang selama ini terpendam dalam dirinya ,tertutup rapat-rapat,tidak ada seorangpun yang menyadarinya..,namun berkat Yi-zhung karena Yi-zhung tahu ,maka harta yang selama ini ‘terpendam’ telah terbongkar ,dan jangan kaget ,Ga-eul ternyata benar-benar ..sungguh cantik dan anggun..wajahnya yang manis dengan pipi yang merona ,rambutnya yang bergelombang digerai ,menuruni pinggang ,gaun yang membalut tubuhnya ,semuanya …sempurna ..
Sinar matahari pagi menyinari muka Ga-eul ,ia memandangi awan-awan di luar jendela pesawat (ini pesawat pribadi),tersenyum kecil ketika mendapati sebuah awan berbentuk hati..Ga-eul memejamkan matanya..,sedikit tidak percaya ,bahwa sekarang ia adalah seorang mempelai ,dan lelaki itu adalah Yi-zhung ,Yi-zhung lelaki pujaan para perempuan cantik ,takluk hanya oleh karena cinta seorang Ga-eul ,bayangkan seorang Ga-eul ,pelayan toko bubur..benar-benar gila..,sekarang lebih gilanya lagi ,baru saja sehari ia tidak berjumpa dengan Yi-zhung ,hatinya sudah dihantui rasa rindu yang sangat …,ia ingin memeluk Yi-zhung ,bersandar pada bahunya yang hangat ,merasakan getaran yang dihasilkan dari senyuman manisnya…,ia sangat ingin memandangi Yi-zhung ,hatinya dipenuhi oleh rasa rindu yang mendalam (LOL padahal baru sehari gak ketemu) ,Ga-eul menyadari bahwa dirinya sudah digilai oleh cinta ,yang membuatnya benar-benar buta…buta akan segala hal..demi cinta..
Tiba-tiba pikirannya langsung tertuju pada pernikahannya hari ini ,ia sadar ,sama sekali tidak tahu apa-apa !!!!!! bagaimana ,dimana ,ia tak tahu..
Akhirnya dengan menyesal Ga-eul hanya dapat menerka-nerka ,tetapi ia percaya sepenuhnya dengan Yi-zhung ,maka sejak awal ia tahu penyesalannya tidak ikut serta mengatur pernikahannya sendiri ,pasti akan terbayar..,walaupun ia juga sedikit sebal karena terkena tipuan Yi-zhung soal tempat pernikahan mereka itu(yi-zhung gitu..=D) ,padahal ia mengira akan menikah di Seoul,haaah.. lagipula sesungguhnya Ga-eul tahu dirinya lebih baik tidak ikut campur mengurusi hal-hal ini atau semuanya akan kacau..balau!!!(maklum deh..
)
Matahari pagi berganti siang ,pesawat ini akhirnya mendarat tepatnya di…Jeju-do..yeps..Pulau Jeju-do
Pulau yang indah dan menawan..Ga-eul berjalan menyusuri lapangan lepas landas di bandara diiringi oleh selusin bodyguard ..
Dan sekali lagi ia harus menaiki ‘another’ limosine ,perjalanan yang jauh..,pyuhh..tetapi tunggu saja sampai kalian melihat ..ehm..’tempatnya’..xixixi..
Ga-eul tidak tahu mengapa ,bahkan perjalanan menuju ke lokasi lebih jauh lagi dan memakan waktu lebih lama ,masalahnya dirasa bukan karena lokasinya yang jauh ,namun ‘kemacetan’ ini yang membuat perjalanan ini terasa jauh ,tampak ada penghalang jalan di depan ,menghalangi mobil-mobil untuk lewat..pada penghalang itu ditulis..
“BARU AKAN DIBUKA PADA PUKUL 10.15”
(nah ini sudah dekat dengan lokasi tempat YZ dan GE akan menikah..yepp tetapi diberi penghalang karena semua persiapan di lokasi belum selesai ,lagian para tamu datangnya pada awal2 sih!!XP)Saat Ga-eul sibuk memperhatikan sekitar (kanan kiri belakang ,semua mobil huh) ,sang supir terlihat sedang menggenggam telefon dan berdebat dengan seseorang..,suaranya terdengar samar-samar..
“Apa...nyonya sudah tiba disini daritadi…ini mengapa kami harus menunggu…cepat kirim beberapa..,”suara supir itu terdengar cemas ..ia berbicara dengan cepat..
Ga Eul
Beberapa?
Beberapa apa sih?
Tak lama kemudian ,segerombol polisi membuka jalan ,semua mobil berebut untuk masuk tetapi banyak polisi yang menghalangi(sebenarnya sih ini mobil para tamu undangan ,ramai sekali..) ,apa daya ,maka hanya limosine yang dinaiki Ga-eul lah ,satu-satunya yang diberi jalan..lalu jalan tertutup kembali..
Sekarang jalan kembali lancar..
Ga-eul menghela nafas panjang ,beberapa menit kemudian limosine itu berhenti tepatnya di sebuah gedung kecil ,lagi-lagi ketika ia membuka pintu ,para bodyguard itu langsung muncul dan mengerubunginya ,mengiringi Ga-eul masuk ke dalam gedung ,Ga-eul mengeriyitkan alisnya dan semakin ngeri dengan perlakuan para bodyguard itu....
Ga-eul duduk diam di suatu ruangan sampai seorang perempuan muncul membawa sekotak besar perlatan rias (lagi)..
Mulai membukanya dan mempoles make-up Ga-eul yang sedikit berantakan..Selama kurang lebih 3 jam ,dirinya dipaksa untuk duduk dengan diam ,menunggu pemolesan itu selesai..
Ga-eul
Gilaaaa..apakah menikah harus sesusah ini ?
Badanku pegal…sebaiknya besok aku menyuruh Yi-zhung untuk membelikan selusin koyo..
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ga-eul
Oke..sabar…sabar..Ga-eul…Mungkin ini tidak semenarik yang kaukira…sabar..sabar..
Kali ini benar-benar final destinasion.. limosine itu kini,pada akhirnya membawa Ga-eul ke tempat tujuan..tempat nya..kali ini benar-benar tempat dimana ia akan menikah..ya ,ia akan mengetahuinya hanya dalam beberapa menit…,ia akan melihat Yi-zhung dalam beberapa menit kedepan..
Limosine itu kini benar-benar berhenti..berhenti sepenuhnya…Ga-eul menatap ,melihat ,memperhatikan sekitarnya lewat jendela mobil…dimana-mana ada mobil tetapi kemanakah semua orang??
Limosine ini berhenti di perbukitan yang luas ,tetapi tidak ada siapapun disana ,Ga-eul hanya menatap perbukitan itu dengan tampang..well ‘cengo’ hihihi..
Sang supir membukakan pintu ,membuyarkan lamunan Ga-eul seketika itu juga ,Ga-eul memaksa kakinya untuk berjalan..setiap detik rasa penasarannya makin bertambah ,ia tak peduli dengan bodyguard-bodyguard itu lagi yang selalu mengiringinya..
“Arashi..lihatlah dibawah bukit itu…..,”kata supir itu dengan lembut ,tahu bahwa Ga-eul kebingungan..
“Ho?..ye..,gamshamnida,”jawab Ga-eul dengan hormat..(karena supirnya sudah tua juga sih)
“Ahaha…tidak perlu begitu..,”
Sang supir mulai berjalan kedepan untuk menunjukkan jalan bagi Ga-eul..Dan pemandangan tak terduga…,ya ..Ga-eul membelalak ,tak percaya betapa indah tempat yang ia lihat,..
Bunga…ladang bunga ,taman bunga ,semua terasa menyatu…menjadi satu…ini terasa seperti menjadi satu..
Ga-eul masih tidak bisa melepaskan pandangannya ,ia menatap pemandangan di bawah bukit itu dengan ternganga ,tak percaya akan penglihatannya sendiri..
Ditengah-tengah perkarangan bunga yang luas itu dibuat suatu lapangan yang besar ,membentuk sebuah lingkaran yang besar dan lapang dialasi oleh rumput nan hijau,disisi-sisi lapangan ,bunga-bunga bewarna kuning cerah bertebaran ,aroma bunga itu menyengat hidung Ga-eul ,perlahan ia mulai berjalan menuruni bukit menuju ke lapangan dimana beratus-ratus tamu telah duduk dan Yi-zhung menunggunya di altar ,seorang pendeta muda berdiri dengan tegap ,mukanya cerah menyambut Ga-eul ,ayah Ga-eul berdiri dan menjemput Ga-eul untuk turun..
Angin bertiup pelan ,suara ombak di pantai yang terletak pada ujung bukit ,mengiringi Ga-eul yang berjalan pelan dan anggun ,ayahnya menggengam tangan Ga-eul dengan erat mengantarnya ke altar..,pemain musik mulai mengalunkan nada lagu dengan pelan ..
Ga-eul tersenyum bahagia ketika ia berdiri tepat di sebelah Yi-zhung ,siap mengucapkan janji setia..
Ga-eul teringat akan sesuatu dan menatap sekilas ke belakang ,memastikan Jandi benar-benar hadir hari ini..
Dan disanalah Jandi ,duduk dengan tenang di baris paling depan ,Jun Pyo merangkul bahu Jandi dengan eratnya ,muka Jandi terlihat pucat pasi ,ia kelihatan sakit ,tetapi Jandi tetap memaksa tanganya ,ia melambaikan tangannya pada Ga-eul sambil tersenyum lemas..
Disebelah kanan Jun Pyo ,terlihat Jihoo ,Woobin ,dan Jae Kyung tersenyum senang juga cemas disaat yang sama ,melihat keadaan Jandi..
Ga-eul sedikit meringis melihat keadaan Jandi sekarang ,ia membalikkan mukanya ,memberi sinyal bahwa ia siap..
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
WELL ,KALIAN MASIH MENGINGAT INI?KETIKA BUNGA2 KUNING BERTEBARAN DENGAN INDAHNYA... how cute of them..
![[lovestruck]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/lovestruck.gif)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pendeta :Apakah kamu ,Soo Yi-zhung ,bersedia menerima Chu Ga-eul sebagai isteri anda?
YZ: Ya..saya bersedia..
Pendeta: Apakah kamu ,Chu Ga-eul ,bersedia menerima Soo Yi-zhung sebagai suami anda?
GE: Ya..saya bersedia..
Pendeta: Maka itu ,saya nyatakan hari ini kalian telah sah menjadi suami isteri..
Alunan musik mulai terdengar dari pemain piano ,para tamu bertepuk tangan dengan riuh sementara Yi-zhung menempelkan bibirnya pada bibir Ga-eul dan melumatnya dengan penuh cinta…Ga-eul menitikan air matanya ,Yi-zhung menghentikan ciuman mereka dan menatap Ga-eul ,mengelus pipi Ga-eul dengan pelan ,menyingkirkan air matanya..Ga-eul tersenyum..,ia bahagia ,ia juga sedih
Ga-eul
Ayahnya tidak datang …aku tidak bisa menemukannya dimana-mana…Yi-zhung..aku bisa melihat dibalik senyuman bahagianya ,hatinya sungguh..
Yi-zhung
Ini merupakan momen paling bahagia seumur hidupku ,tetapi apakah orang tua itu peduli?apakah ia peduli?Hatiku sakit ,…sakit tapi aku tak akan menunjukkannya ,aku tidak akan membiarkan ia menghancurkan hari bahagiaku..
Ga-eul
Yi-zhung..bersabarlah..mungkin ini bukan waktunya..