Chapter Fifteen Part Four
This Part Special Dedicated for :
-Juli_Female onni ,gumawo onni..^^ semoga onni bisa puas dengan ceritanya
Pagi itu matahari mulai menyinari seluruh pelosok kamar tidur Jandi ,ia memaksa kedua matanya untuk membuka lebar ,ia tersenyum kecil mendapati dirinya yang sudah kembali ke rumah setelah berhari-hari mengendap di rumah sakit dan memohon-mohon pada dokter(juga Jun Pyo) untuk mengizinkannya pulang ,akhirnya kemarin malam ia diijinkan pulang juga ,Jun Pyo menjelaskan bahwa keadaannya masih lemah ,Jandi menjadi sedikit kesal ,dalam hati ia bergumam ,lemah ,lemh ,lemah ,apanya yang lemah ,dimana titik kelemahannya ,Jandi merasa tidak ada yang salah pada dirinya ,tapi Jun Pyo tetap bersikeras..
Pandangan Jandi terarah kepada sebuah amplop kecil bewarna merah marun dihiasi pita kecil ,Jandi meraihnya dari meja yang terletak di sebelah tempat tidurnya ,Jun Pyo ,yah Jun Pyo ,surat itu dari Goo Jun Pyo.. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saengil Chukae sayangku ,miyane kalau hari ini kamu bangun dan tidak menemukan aku dimanapun ,hari ini Shinwa akan mulai mengerjakan proyek baru ,juga kontrak dengan banyak perusahaan lain…,tetapi tenang saja ,aku tidak akan menyia-nyiakan ulang tahunmu begitu saja ,nikmatilah hari ini ,bersenang-senanglah ,semua rencana sudah kususun dengan baik ,semoga kau puas dan dapat menikmatinya ,sampai bertemu nanti sore ,saranghae..
Goo Jun Pyo
Ps:cepat bergegas dan berpakaian ,pukul 10 tepat turunlah ke ruang tamu dan temui Pak Song .Dia yang tahu semuanya.----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jandi menatap jam dinding di sudut kamarnya …Jarum jam sudah menunjukkan pukul 9.45 ..sial…waktunya sudah dekat ,Jandi berlari menuju ke lemari(raksasa)nya ,membuka 8 pintu lemari yang ada(dari total 16 pintu lemari ,8 lagi punya Jun Pyo) ,mata Jandi tampak bingung melihat semua baju ,gaun ,mantel ,celana (mewah) yang dibeli suaminya itu ,Jandi menilik ke segala arah ,ia berusaha mencari celana jeans yang panjang ,namun yang ada hanya celana jeans pendek (ya iyalah yang beli Jun Pyo getu hahaha) ,dengan tampang kusut Jandi mengambil celana jeans pendek bernuansa biru cerah ,lalu ia membuka satu dari lemari Jun Pyo mengambil sebuah kemeja bewarna putih yang sudah pasti longgar jika dipakainya tetapi ia tetap bersikeras akan memakainya ..toh ia peduli, tak heran,kalau melihat baju-baju yang dibelikan suaminya itu ,lalu Jandi berlari kecil dengan baju dan celana di genggamannya ,ia masuk ke dalam kamar mandi ,selama 5 menit membenamkan dirinya pada pancuran air hangat ,keluar dengan berpakaian lengkap ,Jandi terlihat cerah dengan gayanya sekarang ini ,ia berdiri di depan meja aksesori ,mengambil sebuah kacamata hitam , Albertus Swanepoel khaki bucket hat ,dan Lightweight plaid scarf bewarna ungu tua ..,semua baru dibeli oleh Jun Pyo alias brand new hwehwehwe..,Jandi memakai semuanya dengan cepat ,bergegas meraih tasnya dan segera turun ke ruang tamu di lantai satu untuk menemui Pak Song …
Pukul 10.05…telat..hanya lewat sedikit..
JD :Song ajusshi
Pak Song :*berdiri dan menundukkan kepalanya* pagi arashi ,bisakah kita berangkat sekarang?
JD : Oh iye..tapi ajusshi ,bisakah kau menjelaskan ?tentang semua ini ,rencana Jun Pyo?
Pak Song :Saya tidak diperkenankan Goo Jun Pyo-nim untuk melakukan itu arashi..
JD :baiklah..mungkin lebih baik kita berangkat sekarang..
Pak Song :Iye..,arashi
Sekarang bukan lagi Cadillac ,BMW ,Marcedez ,atay limo yang muncul didepan Jandi,melainkan RV .Yeps ,mobil RV mewah ,ukurannya cukup besar ,seperti bus mini ,bewarna hitam metalik,Jandi perlahan melangkahkan kedua kakinya ,menghampiri mobil itu ,sembari Jandi berjalan memasuki mobil ,Pak Song bergumam..
Pak Song :Arashi ,saya mendapat pesan dari tuan..
JD :Pesan?
Pak Song :Iye arashi..*mengeluarkan tape rekorder dari kantongnya dan memencet tombol klik*
JP :ehm…ehm…Yya Jandi-yya..walaupun aku tidak ada ,jangan berani macam-macam ya ,aku sudah menyuruh Pak Song untuk mengawasimu , ,jangan banyak bergerak jika mobil sedang berjalan ,tidak boleh minum bir dan apapun juga selain air putih ,jangan memaksakan diri jika kau sudah lelah ,jaga dirimu baik-baik ,jangan berani macam-macam atau kau akan mati..
Pak Song mematikan tape rekorder itu ,raut wajah Jandi menjadi kesal ,ia masuk kedalam RV ,sementara Pak Song menutup pintu dan siap mengendarai RV itu dengan segera..sepanjang perjalanan Jandi menjadi semakin kesal dan bingung ,ia tidak apa-apa ,sungguh tidak apa-apa ,huh!!!
Tiba-tiba saja handphone di genggamannya berdering dengan keras seolah memaksa Jandi untuk mengangkatnya..
Pada layar tertulis..
Omoni & Aboji
Jandi seketika itu juga mengangkat handphonenya dengan semangat ,mengganti suaranya menjadi suara yang ceria..(inget yah ini lagi gag pake video call xixii)
JD : OH ABOJI OMONI..
Aboji :JANDI-YAAA
Omoni :Yya..sini berikan handphonenya
Nginggg
Huweeee..
Aboji :Chun-hee sttt
Omoni :Saengil Chukae Jandi-yaa
Gangsan(GS) :Omma…sini berikan padaku..
Ngingg
GS :Oh..Noona…saengil chukae..kapan kau mau mengajakku ke rumahmu?
JD : Hoh..*seoalh tidak diberi kesempatan bicari nih saking hebohnya haha*
Omoni :yya Gangsan..berikan handphonenya..ehm..Jandi-ya bolehkah omma minta tolong sesuatu?
JD : Oh…omma…kenapa?gwencana?
Omoni : gwencana..gwencana..
Huweeeee
Omoni :yya..Gangsan cepat ambilkan susu untuk Chun-hee..omo berisik sekali..!
Aboji :Chun-hee ya..shhh..minum susu yaa..
JD :Siapa itu?apakah ada bayi?
Omoni :Begini Jandi-ya…tadi pagi bibimu ada urusan jadi dia menitipkan Chun-hee pada kami ,tapi tiba-tiba saja ,guru Gangsan memanggil kami berdua juga Gangsan ke sekolah untuk suatu pertemuan,sekarang tidak ada yang mengurus Chun-hee…bisakah kami menitikannya padamu Jandi-ya?
JD :hah..*tersenyum memelas* se..sekarang?
Omoni :Iye..iye…omoni ,aboji ,dan Gangsan harus segera pergi Jandi-ya..,miyane..miyane menyusahkanmu..
JD : hoo..gwencana omma..aku akan kesana sekarang..
Omoni :ingat kan alamat rumah baru ini?
JD :ye..Jun Pyo pernah memberitahukannya..
Omoni : oh….omma tunggu,,
JD :ye..
Tut tut tut..
Jandi menyuruh Pak Song untuk mengantar ke rumah orang tuanya ,seperempat jam kemudian sebuah rumah bernuansa minimalis tempat orang tuanya tinggal ,sudah tampak di depan mata ,Omoni ,Aboji ,dan Gangsan berdiri di depan pintu rumah ,seorang bayi perempuan berumur sekitar 8 bulan tertidur lelap dalam gendongan Aboji…Jandi tersenyum melihat keluarganya..ia segera turun dari RV tepat setelah RV itu berhenti..
Omoni :Jandi-ya
JD :omma..
Omoni :bagaimana kabarmu?
JD :baik…aboji ,gangsan ,gwencana?
Aboji :ye…sekarang hidup kami jauh lebih baik ,ini semua berkatmu Jandi-ya
JD :ah tidak …tetapi baguslah kalau kalian semua baik-baik saja..
Gangsan :Oh..noona..kapan kau bisa membawaku ke rumahmu dan Kak Jun Pyo?
Omoni :Yya.*memukul Gangsan*..kau bicara apa!
JD :*terkekeh* sudah..sudah…aboji berikan Chun Hee padaku…aku sedang terburu-buru
Omoni : oo..ada acara apa Jandi-ya?
JD :aku ingin merayakan ulang tahunku…
Omoni :ini semua tidak akan menggangumu kan?
JD :tentu tidak..
Omoni :baiklah…kami juga harus bergegas ,yya berikan Chun Hee pada Jandi,,
Aboji :*memberikan Chun Hee pada Jandi* jaga dia baik-baik ..setelah bangun berikan dia makan ,sepanjang pagi ini dia terus rewel dan tidak mau makan..untunglah Chun Hee sudah tidur sekarang..
JD :araso..araso..sudah yah ,aku tak bisa berlama-lama..kurasa aku akan pergi sekarang..
Omoni :yah..jaga dirimu baik-baik..
JD :iya..anyong..
Beberapa menit kemudian ,RV itu meninggalkan rumah orang tua Jandi ,Jandi memandangi rumah orang tuanya dari kejauhan ,lalu ia memalingkan wajahnya ,memandangi Chun Hee yang tertidur lelap ,pipinya yang gemuk bewarna merah muda ,lipatan matanya ,rambut hitamnya yang dihiasi pita kecil ,rambut Chun Hee belum tumbuh lebat mengingat umurnya masih 8 bulan ,tubuh mungilnya membuat Jandi tersenyum ,ia memeluk Chun Hee lebih erat ,kekesalannya hilang begitu saja ,seorang malaikat kecil berada dalam pelukannya ..
Sepanjang perjalanan ,Jandi menatap Chun Hee dan mengelus rambutnya ,pipinya ,menggengam tangannya yang mungil ..
Tanpa terasa ,mereka sudah sampai di tempat tujuan …dan dimanakah mereka?^^
Pk11.00
Restoran Sushi
Yeps…masih ingat dengan restoran sushi ini..?
Jandi
Disinilah aku sekarang..restoran sushi?
Aku ingat terakhir kali aku dan Jun Pyo kesini ,aku ingat,,sudah lama sekali ,bertahun-tahun yang lalu ,tahun sulit ,ketika keadaannya belum seindah sekarang ,restoran yang menyimpan kenanganku dan Jun Pyo ,restoran yang merupakan bagianku dan Jun Pyo..Senangnya bisa berada disini lagi..
Kalau Jandi yang dulu berdiri disini ,Jandi yang masih seorang murid yang polos ,Jandi yang masih dalam keadaan susah ,Jandi yang belum sepenuhnya mencintai Jun Pyo
Sekarang…. ,Jandi yang sepenuhnya milik Jun Pyo ,Jandi yang akan menjadi ibu dari anak—anak Jun Pyo ,Jandi yang adalah istri Goo Jun Pyo..
Semua sudah berbeda 180 derajat kan bagaimanapun juga ..
Tiba-tiba saja pikiranku serasa berjalan kemana-mana ,mengingat masa-masaku dulu dengan Jun Pyo..
Mengingat bagaimana ia mengajariku bermain golf dan semua gagal total ,ketika ia untuk pertama kalinya hendak menciumku tetapi lagi-lagi gagal karena handphoneku berdering dengan nyaringnya hihihihi..
Semua terasa begitu lucu jika mengenangnya sekarang ini..REVIEW
Pak Song :Arashi?anda tidak apa-apa?
JD :*sadar* oh maaaf jika aku melamun…ada apa Pak Song..?
Pak Song :Arashi ,silahkan pesan menu apapun yang anda suka ,semua transaksi akan diurus Goo Jun Pyo-nim ,saya akan menunggu di luar restoran….permisi
Pak Song berjalan keluar dari restoran ini ,seorang pelayan berpakaian kimono menghampiri Jandi dan mengantarnya ke ruang makan pribadi ..,pelayan itu memberikan sebuah buku menu bewarna hitam kepada Jandi ,seperti biasa nafsu makan Jandi meningkat 2 kali lipat ketika ia melihat semua menu makanan itu ,seselesainya Jandi memesan ,Chun Hee membuka kedua matanya ,rautnya menjadi bingung ,..
JD :Chun Hee-a..sudah bangun?
Chun Hee(CH) :*mengedipkan kedua matanya*..aah
JD :aah..?aah wegude?
CH :aah..amm..
JD :amm?Chun Hee mau makan?
CH :amm…*tertawa*
JD :hihi..tunggu yah..pelayan..
Pelayan :Iye arashi?
JD :Apakah disini ada menjual..hm..semacam bubur?
Pelayan :Bubur salmon mungkin arashi?
JD : oh baiklah kalau begitu..aku pesan satu..
Pelayan :Iye arashi..
JD :Chun Hee-a..kenapa kau begitu lucu ?*mengelus pipi gembulnya*
CH :*menggengam Jari manis Jandi dengan tangannya yang mungil* aah..buuu..*tersenyum*
JD :Aigooo..lucu..lucuu sekali kamu..*tertawa*
Dari kejauhan terlihat dua orang pelayan membawa nampan berisi makanan pesanan Jandi …mereka menaruh semuanya satu persatu di meja…Jandi tidak langsung memakannya ,melainkan ia mengambil semangkok bubur salmon dan meraih sebuah sendok kecil…,Jandi menyuapi Chun Hee yang ada dalam gendongannya dengan perlahan..
JD :Chun Hee-a..ahhh..*menyodorkan sendoknya*
CH :*menelan dengan cepat* ammm ..amm
JD :ternyata kau benar-benar lapar ya hihihi..
CH :amm.
Jandi
Beginikah rasanya menjadi seorang ibu?
Jandi sungguh senang dan sedih disaat yang sama ,ia bertanya-tanya ,kapan akan menjadi ibu dari anak-anak Goo Jun Pyo?
Melihat muka Jandi yang sedikit muram ,Chun Hee memainkan tangannya dengan nakal berusaha meraih pipi Jandi ,ia hendak mengelusnya seolah ingin mengatkan kalau semuanya baik-baik saja..Jandi tersenyum melihat kelakuan Chun Hee..,ternyata ia mengerti..Chun Hee dapat merasakannya..
Satu jam berlalu ,semua makanan di meja telah habis ,Jandi membawa Chun Hee keluar dari restoran ,siap melanjutkan perjalanan selanjutnya..Jandi bertanya-tanya ,kemana ia akan pergi ,tetapi pikirannya berkata tidak tahu apapun ,yang ada di pikirannya sekarang hanyalah ,Jun Pyo dan bayi..yah hanya itu..
Pk12.30
Lapangan Ice Skating
REVIEW

Yeps…Sekarang tepat di depan matanya ,lapangan ice skating tempatnya dan Jun Pyo bermain dulu ,hanya saja ,tidak ada seorang pun di lapangan itu ,pada sisi lapangan
,sebuah bangku panjang dijajarkan seperti pada saat pertandingan sepak bola atau semacamnya ,namun tidak ada siapapun yang duduk disana ,kecuali 2 orang ,lelaki dan perempuan yang masih muda ,keduanya menggunakan kostum bak pemain ice skating professional ,mereka tampak asyik bercakap-cakap ,semantara Jandi berdiri dengan tampang bingung ..
Pak Song menghampiri kedua orang itu dan berbicara sesuatu pada mereka ,mereka tampak kaget dan segera menghampiri Jandi juga menyapanya..
Lelaki itu bernama Kim Tae Won ,sedangkan partner wanitanya bernama Kim Hae Jin ,mereka berdua adalah sepasang kekasih ,keduanya bergelut di bidang yang sama ,ice skating..
Perkenalan mereka hanya sebentar saja karena diburu waktu ,Jandi masih harus melanjutkan perjalanannya ,maka itu Tae Won dan Hae Jin bergegas memakai sepatu ice skating mereka dan berjalan ke tengah lapangan ..
Jandi duduk ,Chun Hee juga duduk diam di dalam pangkuannya ,sementara Tae Won dan Hae Jin memulai tarian mereka di tengah lapangan ..alunan musik terdengar dari ujung lapangan..
Jandi
Tarian?
Kurasa ini bukan tarian yang sebenarnya ,mengapa semua gaya nya sama dengan gaya ku dan Jun Pyo waktu itu?ini pasti rencana Jun Pyo..
Tetapi bagaimana mungkin ia masih mengingatnya?
Sepertinya waktu berjalan begitu saja kan..begitu cepat..
Lapangan ini ,tarian ini ,semuanya menyimpan kenanganku dengan Jun Pyo ,lucunya mengingat bagaimana Jun pyo dan aku bermain ice skating ,double date dengan Gaeul dan pacarnya yang brengsek itu ,juga..juga setelah itu aku berprasangka buruk dengan Jun Pyo ,meminta maaf dengan cara yang konyol ,memberikan Jun Pyo buah apple ..hahaha…Di lain waktu ,lapangan ini juga menjadi saksi ,atas kepedulianku juga Jun Pyo ,atau lebih pantas disebut keisengan yah ,ketika kami memata-matai Gaeul dan Yi-zhung…tetapi lagi-lagi segala sesuatu berakhir buruk..tetapi toh semua sudah berbuah manis ,aku sangat senang bisa mengenang segala sesuatunya lagi..
Tae Won dan Hae Jin ,mereka sekarang ,seolah menjadi cerminanku dan Jun Pyo dulu..hahaha…yah ..,semua memori terasa bangun kembali..
Ketika Hae Jin dan Tae Won menyudahi tariannya ,Jandi memberikan applaus meriah ,Chun Hee memandangi Jandi dan mengikutinya ,menepuk kedua tangan mungilnya…hihihi…sekarang waktunya melanjutkan perjalanan lagi…kachaaa..
Pk 13.00
Butik
Jandi
Caledonia..Yah ,kata-kata itulah yang pertama kali muncul dalam benakku…melihat butik ini..,seperti membuka buku diari lamaku dan Jun Pyo.Well ,itu memang sudah terbuka sejak tadi ,sekarang aku hanya masuk dalam kenangan ini lebih jauh lagi.
Dalam gendonganku ,Chun Hee mulai menutup matanya ,Pak Song menyuruhku untuk masuk ke dalam butik itu ,aku hanya menurut saja ,ketika aku masuk ,suasana ‘nostalgia’ mulai terasa ,butik ini masih sama ,tidak ada perubahan spesifik ,jika disbanding beberapa tahun lalu ketika aku pertama kali menginjakkan kaki disini ,sekarang butik ini terasa hmm agak kuno daripada butik-butik mewah yang baru dibuka.Aku memerhatikan butik ini dari sudut ke sudut dan tidak mendapati siapapun berbelanja disini..Seorang pramuniaga berpakaian rapi menyambutku dan tebak apa ,
Pramuniaga(PR) :Nyonya Goo ?
JD :ho?..iye..*mengeriyitkan alisnya*
PR :Silahkan masuk ,…Tuan Goo Jun Pyo telah mengurus semua transaksi ,anda tinggal memilih pakaian yang anda suka saja..
JD :B..bo?Goo Jun Pyo?apakah ia kesini?
PR :Ya…sudah ,kurang lebih sebulan lalu
Lihat kan ,Goo Jun Pyo sudah merencanakan ini semua ,sialnya aku bahkan tidak tahu apa-apa..,lebih parahnya lagi ,aku pribadi pun tak mengingat kapan tepatnya ulang tahunku..argh!
JD : oh..chogyo..
PR :Iye..Nyonya
JD :Mengapa tidak ada siapapun disini?
PR :Tempat ini telah dipesan suami anda ,jadi Nyonya bisa berbelanja dengan leluasa..silahkan melihat-lihat..
JD :ah..hehe..*tersenyum memelas*..iye.
Sebenarnya yang kulakukan sekarang bukanlah memilah pakaian ,hanya saja untuk sekarang ini ,aku lebih memilih untuk bernostalgia ..,kalau berdiri disini aku merasakan suasana ‘caledonia’ ,setiap tempat yang pernah aku dan Jun pyo kunjungi ,menyimpan memori nya tersendiri..
Dan disinilah ‘caledonia’ itu terseimpan ,aku ingat banyak hal, yang membuatku tertawa pada diri sendiri ,melihat butik ini aku dapat mengingat ,Goo Jun Pyo yang tidak senang dinggangu orang ,sehingga ia mengusir semua pengunjung di toko ini pada waktu itu ,aku dapat mengingat seorang Goo Jun Pyo yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk Geum Jandinya ,aku dapat mengingat Goo Jun Pyo yang selalu merubah Jandi menjadi seorang putrid …dibalik ini semua ,benar-benar kurasakan dengan begitu nyata ,ketulusan seorang Goo Jun Pyo.Dan akau merasa sangat beruntung sekarang ini karena kau tahu ,Goo Jun Pyo tidak mengumbarkan ketulusannya dengan sembarangan..
Aku berjalan melewati berbagai jenis pakaian ,tetapi rasanya tidak ada satupun yang cocok ,namun di ujung ,di sisi ujung butik ,sepasang pakaian seperti bersembunyi ,aku menghampiri pakaian itu dan memerhatikannya
PR :Bisa saya bantu nyonya?
JD :ye?
PR :apakah anda tertarik dengan ini nyonya?
JD :ya
PR :model ini memang sudah lama ,biarpun begitu ini adalah model yang susah dicari sekarang ,baju ini adalah couple shirt…,tinggal satu-satunya..
JD :kalau begitu…tolong bungkuskan ini untuk saya..
PR :ada yang lain?
JD :tidak ,aku hanya mau yang ini..
PR :baik nyonya..
Pelayan itu membawa sepasang baju pilihan Jandi ,modelnya simple casual ,pelayan menaruh baju itu dan mulai membungkusnya.Setelah selessai ,Jandi mengangkat kakinya meninggalkan butik itu.Namun perjalanan ini masih belum selesai..
Pk15.15
Taman Champ Elysees REVIEW

Keadaannya berbeda ,pikir Jandi ,semua masih sama ,ayunan ,letak pohon-pohon ,semuanya masih persis sama ,hanya keadaannya yang berbeda..
Matahari sore menerangi taman ,angin kecil bertiup menyejukkan suasana..Beberapa ibu-ibu terlihat membawa anaknya bermain ayunan.Jandi duduk pada salah satu ayunan yang tersisa ,beruntungnya ,ayunan yang ia duduki sekarang adalah ayunan yang sama..’ayunan’nya dan Jun Pyo.Tempat mereka pertama kali berciuman ,tempat dimana untuk pertama kalinya Jandi merasakan Jun Pyo dengan begitu nyata ,tempat dimana seorang Goo Jun Pyo yang kaya ,tinggal di rumah super mewah ,mengaku demi kekasihnya ia rela meninggalkan rumah mewahnya dan mengunjungi Jandi di rumah kontrakannya setiap hari…so sweet..
Jandi tersenyum mengingat semua ini ,terdengar sungguh manis tetapi konyol disaat yang sama ,weel bagaimanapun juga mereka hanyalah seorang murid pada waktu itu ..,lalu Jandi melihat anak-anak yang bermain di sekitarnya ,Jandi memalingkan wajahnya ,melihat malaikat kecil dalam gendongannya yang sedang tertidur lelap ,Chun Hee masih tidur ,pipinya semakin memerah ,mungkin ia kedinginan ,Jandi memeluk Chun Hee lebih erat ,mencoba membuatnya lebih nyaman ,ketika Jandi mendengar beberapa ibu sedang berbisik..
Ibu 1 :terlihat masih muda..
Ibu 2 :aigoo…beruntungnya ,ia sungguh manis ,bayinya sangat cantik ..
Ibu 3 :sepertinya ia orang yang berada
Ibu 1 :aku yakin ia orang yng berada ,lihatlah pakaiannya ,kau lihat syal yang dipakainya ,baru beberapa hari yang lalu aku melihat itu di sebuah majalah asing ,keluran terbaru..bagaimana ia bisa mendapatkannya..
Ibu 3 :bbo?benarkah ..oomo
Ibu 1:iya..kau tahu harganya?
Ibu2&3 :berapa?
Ibu 1:500 ribu Won..
Jandi
B…BO?500 RIBU WON!!!!!!!!!!!!
Jandi segera meraih handphonenya dan menelepon suaminya itu..
JD :Yeobseoo..!
JP :Ah..Jandi-ya…gwencana?
JD :Yya..Goo Jun Pyo…Apakah kau gilaaa!
JP :B..bo?
JD :kau membeli…membeli syal …satu syal dengan harga 500 ribu won?apakah kau gila?
JP :AH…hahaha..anyeo…500 ribu won ,itu yang paling murah!!!
JD :BB..BBO?MWORAGU?MURAH?YYA..PIKIRKAN BERAPA KILO MAKANAN YANG BISA KITA DAPATKAN DENGAN 500 RIBU WON!!!
JP :Yya kau kira suamimu ini orang miskin atau apa?kau tidak pernah tahu saja ,kekayaan kita sudah terlalu banyak ,tidak ada salahnya untuk memuaskan diri sendiri…pabu!!
JD :Y..YAISHH..GOO JUN PYO..KAU INI BENAR-BENAR KERAS KEPALA!!
CH :Uh..uh…huweeeeee….uhhhh…
JD :Oh…Chun Hee-a…cup..cup..cup…
CH :Huwaaaaa…
JP :Yya..Jan..Jandi-ya..siapa itu?
CH :Owaaaaa…uhhh..
JD :Aduh…sudah dulu yah…
JP :Yya,,!!
Jandi mematikan handphonenya dan mengampiri Pak Song..
JD :Song Ajusshi ,bisakah kita berangkat sekarang?tetapi sebelum itu ,tolong cari pusat perbelanjaan terdekat..
Pak Song :Iye ,arashi..
Satu hal penting yang dilupakan Jandi kali ini adalah ,susu bayi…,yeps ,bodohnya ia sama sekali tidak mengingat hal sepenting dan sesepele itu..Tetapi kali ini bukanlah susu yang Chun Hee inginkan ,setelah Jandi mendapatkan susu pun ,Chun Hee tetap tidak mau berhenti menangis ,ia terus rewel sepanjang perjalanan ,Jandi bingung ,berusaha memikirkan apa yang sebenarnya Chun Hee inginkan ,namun tidak terlintas di benaknya ,satupun tidak..
Pk 16.00
Boneka Japit
Pak Song memarkirkan RV di sekitar pusat hiburan ,ingat kan waktu Jun Pyo berusaha mendapatkan boneka dari mesin japit ,ketika itu pacar Gaeul yang brengsek berhasil mendapatkan banyak boneka ,tetapi Jun Pyo tidak berhasil mendapatkannya,,
Jun Pyo berdiri santai di dekat mesin itu menunggu Jandi ,ketika Jandi turun dari RV ,Jun Pyo melambaikan tangannya kepada istrinya itu …Jandi dari kejauhan ,memandangi Jun Pyo ,dan bersyukur suaminya ada di situ ,Jandi lari terbirit-birit menghampiri Jun Pyo ,Chun Hee masih saja nangis dalam gendongannya…
Jun Pyo membelalak melihat Jandi mengendong seorang bayi kecil tak dikenalnya..REVIEW
21-45-49%5D.JPG)
JD :Yya..Goo Jun Pyo ,untung kau ada disini..ini..tolong gendong dia..aku kebelet pipis…tolong..tolong *menyodorkan Chun Hee*
JP :*terpaksa menggendongnya karena Jandi sudah kabur duluan*YYA…GEUM JANDI..
CH :HUWAAAAA…UUUH..
JP :Aduh…aduh..bagaimana ini..
Chun Hee terus memberontak dalam gendongan Jun Pyo ,sialnya lagi ,pusat hiburan hari itu sedang ramai-ramainya ,setiap pasang mata memandangi Jun Pyo dengan Chun Hee yang menangis dengan kencangnya..
CH :HUWWAAA…AA
JP :aduh…otoke..yya..baby..gwencana?*jahhh bayi malah ditanyain whwhwh*
CH :OWAAAA…UWW..
Tiba-tiba saja Jun Pyo mendapat ide (ide atau naluri seorang ayah yah whwh) ,Jun Pyo menimang Chun Hee dengan lembut dan mulai mengalunkan lagu 3 little bears dengan suaranya yang serak namun menenangkan…
JP :ERHM…yya baby ..aku terpaksa melakukannya…ERHMM…gom samariga han jibbe isseo ,appa gom ,omma gom ,egi gom …,appa gom eun doongdoong hae ,omma gom eun narsshin nae ,egi gom en ai gwiyeowo ,eussuk..eussuk ..jarhanda..Shhh..shhh…baby-a..sekarang sudah tak apa kan..*mengelus punggung Chun Hee dengan perlahan*
CH :*tersenyum*buuu..ahh..
JP :anak pintar..*tertawa*
Sadar tak sadar ,sejak awal Jun Pyo menyanyikan lagu untuk Chun Hee ,Jandi memerhatikannya dari kejauhan ,ia tersenyum melihat Jun Pyo ,lamunan Jandi buyar ketika handphonenya lagi-lagi berdering dengan kerasnya ..
JD :Yeobseo
Omoni :Jandi-ya..otoke?
JD : oh gwencana..Chun hee baik-baik saja..
Omoni :kau sudah bisa mengantarkannya pulang kesini sekarang Jandi-ya..
JD : ooh..araso..
Omoni :Ya sudah..omma hanya mau memberitahukan itu saja..
JD :iye..anyong..
Jandi menaruh handphone nya kedalam kantong kemejanya dan menghampiri Jun Pyo..
JD :Yya..Goo Jun Pyo…ayo kita antarkan Chun Hee pulang..
JP :tidak bisa kah ia bersama kita lebih lama?
CH :uuuh..buu..
JD :anyeo..omma menunggu..
JP :sebenarnya siapakah dia?
JD :saudara kecilku…kacha…kita mau sekalian pulang kan?
JP :anyeo…perjalanan kita masih panjang.. baiklah kalau begitu..kita harus cepat mengantarkan Chun Hee terlebih dahulu..*sedikit kecewa* ia anak yang lucu..
JD :yah..tentu saja..hhihihi..
Pk 18.15
Kencan berdua
Lokasi :Namsan
Wew wew wewww…disinilah tempat yang paling banyak menyimpan kenangan Jandi dan Jun Pyo…
Yippe…matahari mulai tak tampak berganti bulan yang menerangi kota Seoul ,Jun Pyo menggandeng Jandi ,sebelumnya ia berhenti tepat di depan mesin coffee…yups..
Namun kali ini Jun Pyo hanya membeli satu gelas kopi ,untuk dirinya sendiri
JD :yya..
JP :bo?
JD :kenapa kau hanya membeli satu kopi?
JP :kau tidak boleh,,
JD :we?
JP :pokoknya tidak boleh,,
JD :YYA..JUN PYO..
JP :tidak boleh..
JD :AISHHH!!!WEGUDE?
JP :sebentar lagi kau juga tahu..
Jun Pyo mengajak Jandi ,seperti biasa naik kereta gantung di Namsan ,kali ini semuanya berbeda..
Kereta gantung itu telah didisain ,di dalamnya ,kaca untuk melihat pemandangan ditutupi oleh wallpaper foto pernikahan Jandi dan Jun Pyo ,seluruh kaca tertutup rapat ,lalu ditengah-tengah kereta gantung itu terdapat sebuah candle light dinner yang sudah disiapkan Jun Pyo ,mata Jandi membelalak melihat semua ini..,ia menggeleng-gelengkan kepalanya untuk memastikan bahwa penglihatannya masih berfungsi dengan benar,,
Jun Pyo menarik Jandi untuk masuk ,
JD :Jun..Jun Pyo?*memonyongkan mulutnya*
JP :Ayo masuk..
JD :*melangkah masuk*
JP :sekarang..duduk dan makanlah..
JD : ho..kenapa foto pernikahan kita terpampang dimana-mana?
JP :whwhwhw wegude?keren kan?
JD :bukan keren tapi memalukan!
JP :hah?siapa bilang…lihat itu *menunjuk foto Jandi* ..kau cantik sekali..
JD :ahhh..baju Hawaii itu membuatku tampak aneh..omoo..ottokke?!*memonyongkan mulutnya*
JP :tidak…kau cantikk..pokoknya Goo Jun Pyo bilang kau cantik..yah berarti kau benar-benar cantik..mengerti?*tertawa sambil mencubit pipi Jandi*
Jun Pyo
Masih tak percaya betapa cantiknya dirimu waktu itu ,betapa rambut panjangmu sangat mengodaku ,betapa melihat wajahmu saja seakan melengkapi hidupku…
JD :aphoo!
JP :hihi..aku jadi ingat tampang mu waktu berjalan menuju altar…hahahaha..
JD :YYA..CUKUP..JANGAN MENGINGAT ITUUU!!
Jandi
Uhh memalukan
JP :ohoho..cantik-cantik tetapi bertampang cengo hahahah…aku masih ingat kau berjalan ,lirik sana ,lirik sini dengan tampang bingung..hhahaha..
Jandi
Senang dan bingung disaat yang sama…huh
JD :*muka memerah* yya…memangnya kau tidak?
JP :..bo?
JD :kau sudah lupa?
JP :lupa apanya?
Jun Pyo
Sial…dia masih mengingatnya..semoga jangan yang itu..
JD :ERHM…”Apakah kamu bersedia?” ..ehm..”Ya..saya ..saya..”…hahah…”saya…saya”..astaga..kau lebih parah daripadaku!kau gagap…hahahahah..
Jandi
Hahaha…kena kau!
JP :yya…*memerah pipinya*..
JD :hayo..kau mau bicara apa?
JP :yya..
JD :”yya..yya”..hahahh kau tak bisa berkutik kan sekarang..
Jandi
Hohoho…
JP :*mengalihkan pembicaraan*mana ada wanita bertenaga banteng yang bisa melempar baju sampai ke atas pohon kelapa!
Jun Pyo
Yes..Yes!!!
JD :*membelalak karena tepat sasaran*
JP :hahah…sudahlah…omong-omong ..saengil chukae..
JD :kau sudah mengucapkannya tadi pagi..
JP :tapi kan tidak secara langsung..
JD :gumawo
JP :heheh..*mengacak-acak rambut Jandi* bagaimana bernostalgianya?
JD :*tersenyum* lucu
JP :lucu?
JD :yah..kalau dingat-ingat lagi ,semua terasa lucu hihihi..kalau mengingat kau dulu ,juga lucu..
JP :apanya?orang dari dulu sampai sekarang suamimu ini tetap keren..hahaha
JD :araso..araso..Goo Jun Pyo-nim..hihihi..
JP :*tersenyum*
Baik Jun Pyo dan Jandi ,keduanya sekarang duduk dalam diam sambil menyantap sepiring chapatti saus madu dan segelas manggo lassi ,keduanya saling berpandangan ,seolah membaca pikiran satu sama lain..
Jandi
Aneh kan!cinta ini ,apa yang sesungguhnya tidak kau harapkan ,semuanya tiba-tiba saja menjadi kenyataan.Kalau omong-omong tentang apa yang tidak kuharapkan ,tentu saja jika keadaannya seperti dulu ,ketika aku pertama kali bertemu seorang Goo Jun Pyo ,hanya ada satu tanggapan ,ia benar-benar lelaki sialan ,brengsek ,tidak tahu malu…Bahkan rasanya teriakanku ini sudah cukup keras untuk memecahkan gendang telingnya ,terlontar begitu saja ,”AKU BENCI SEMUA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN GOO JUN PYO”
Aku benci setengah mati dengan lelaki tengil itu..
Jun Pyo
Kau berbeda!aku tahu sejak pertama kali bertemu denganmu kau bukan sembarang wanita ,kau berbeda..Kau bahkan menentang Goo Jun Pyo seolah tidak takut dengan apapun ,kau tidak tertarik dengan pesona seorang Goo Jun Pyo ,tetapi membencinya dan masih segar dalam ingatanku ,kau menendangku ,melemparkan es krim pada mukaku kan!!!?Bagaimana ,bagaimana ,bagaimana bisa kau berbuat demikian pada seorang Jun Pyo?
Aku tak mengerti apa yang salah denganmu Jandi-ya..Awalnya aku hendak memberimu pelajaran ,memberitahumu siapa yang berkuasa ,kesusahanmu adalah hiburanku ,Apakah kau tahu itu..
Jandi
Lelaki sial ,semakin kau membuatku sengsara ,mulutku semakin gatal ,ingin menceramahimu ,mendampratmu ,dan mengajarimu arti hidup yang sesungguhnya..
Jun Pyo
Kau benar ,sebelum kau datang ,aku hanyalah seorang Goo Jun Pyo yang hampa ,tidak pernah tersenyum ,selalu menyakiti orang lain ..,tidak punya kehidupan yang sesungguhnya..Tetapi semakin lama aku menyakitimu ,melihat betapa gigihnya kau dimataku ,samakin lama rasa ingin melindungimu semakin menjadi-jadi …dan aku tak tahu kenapa!!!
Jandi
Karena cinta mulai berbicara..
Jun Pyo
Aku ,semakin lama aku semakin tidak mengerti dengan perasaanku ,aku tak bisa berkutik ,pikiranku menjadi penuh denganmu ,Geum Jandi ,Geum Jandi ,dan Geum Jandi..
Jandi
Tetapi saat itu cintaku bukanlah kamu ,Goo Jun Pyo ,melainkan sahabatmu..
Jun Pyo
Tidak peduli apa ,seorang Jun Pyo bisa mendapat semua yang diinginkannya ,dulu aku selalu berpikir begitu..
Jandi
Lagi-lagi kau tidak mengerti arti cinta ini ,yang sesungguhnya ..
Jun Pyo
Aku mengerti!!karena aku mencintamu..
Jandi
Tetapi bukan dengan materi kau seharusnya menaklukkan orang yang kaucintai
Jun Pyo
Aku mengerti itu sekarang..tetapi dulu aku tak mengerti ,sama sekali tidak tahu harus bagaimana memperlakukanmu ,karena..karena …kau ‘Geum Jandi ku’ yang pertama…dan yang terakhir..
Jandi
Sejujurnya jawabannya mudah ,kau seharusnya memperlakukanku dengan ketulusan cintamu..bukan dengan materi kan..
Aku ingin ,awalnya ,aku hanya ingin ‘mengajarimu’ arti cinta yang sesungguhnya ..bukan ingin ‘mencintaimu’..
Jun Pyo
Kalau itu yang kau mau..
Karenamu ..demimu…,aku mati-matian..,seorang Goo Jun Pyo berusaha untuk mengerti kalau cinta itu tidak bisa dibeli dengan uang atau materi ,..demimu..aku rela mengorbankan persahabatanku…,demimu ,untuk pertama kalinya ,seorang Goo Jun Pyo menjadi ‘seseorang’ yang sesungguhnya ,menuggu selama berjam-jam di bawah badai salju ,merasakan kehidupanmu ,merasakan arti cinta itu sendiri..
Jandi
Oleh karena itu..oleh karena kamu mau mengerti ,oleh karena kau mau mencoba untuk mengerti ‘cinta’ yang sesungguhnya ini ,aku perlahan merelakan hatiku untukmu..
Jun Pyo
Gumawo…tidak ada benda paling berharga di seluruh dunia ini selain apa yang telah ‘kauberikan’ padaku…,berapa besarpun jumlahnya ,sebanyak apapun tidak akan dapat membayarnya..
Gumawo ..karena kau ,seorang Goo Jun Pyo akhirnya merasakan kencan pertama ,ciuman pertama ,juga cinta pertama..
Gumawo ,karenamu pada akhirnya ,Goo Jun Pyo ,merasakan sakitnya hati ini ketika melihatmu disisi orang lain ,tetapi juga merasakan cinta yang sesungguhnya..
Gumawo ..karena mau setia padaku sampai akhir ,tidak peduli betapa banyaknya orang dan masalah yang hendak memisahkan kita..
Jandi
Yah ,ketika masalah mulai datang satu persatu ,ketika ibumu muncul ,menentang segalanya ,membenciku ,ketika bagaimana kau perlahan mulai meniggalkanku sendirian ke Macau ,ketika melihat mu di Macau ,kukira Goo Jun Pyo ku telah hilang ,ketika Jae Kyung datang dan merebutmu begitu saja dariku ,ketika kau lupa ingatan ,lupa semuanya tentang kita ,lupa tentang Geum Jandimu ,ketika kau lebih memilh Yumi daripadaku…hatiku sungguh sakit ,aku ingin menangis ,tetapi aku harus kuat ,aku harus bertahan sampai akhir demi cinta kita ,karena aku telah mengajarkanmu cinta yang sebenarnya ,maka aku sendiri seharusnya juga mengerti apa arti pengorbanan itu sendiri dibalik cinta yang sesungguhnya..
Jun Pyo
Miyane …jongmal miyane..
Jandi
Tidak ada yang perlu disesali dan dimaafkan ,karena toh semuanya sudah terbayar ,semuanya telah berbuah manis ,aku tahu perjuangan kita tidak akan sia-sia pada akhirnya ,ketika kau berlutut di hadapanku dan berkata ,”Geum Jandi ..maukah kau menikah dengan seorang Goo Jun Pyo ini?”
Jun Pyo
Hahaha..tetapi kau tahu ,aku masih ingat ,kau membiarkan aku seharian menunggu jawabannya ..ketika tepat jam 12 malam ,kau meneleponku dan menjawab ‘ya’ ,tidak ada yang ingin kulakukan selain memelukmu ,seolah saat itu kata ‘ya’ adalah kata-kata yang paling indah yang pernah kudengar..
Dan tidak ada lagi yang lebih melegakan ,ketika Aboji menemuiku keesokan harinya ,dan mengatakan ,”Jandi..Aboji tahu ia anak yang baik sejak pertama kali melihatnya..Aboji tahu karena ia berhasil menaklukan seorang Goo Jun Pyo yang keras ,Jun Pyo-ya..sekarang hampirilah ia ,peluklah ia dengan erat ,bilang kalau semua sudah baik-baik saja ,bilang kepadanya kalau appa dan omma merestui hubungan kalian …,pergilah dan yakinlah ,jika kau melepaskannya ,Aboji hanya dapat bilang ..,kau akan menyesal seumur hidupmu..”
Kau ingat kan siang itu juga ,aku langsung menghampirimu dan mengajakmu pergi melihat gaun pengantin,menelepon berbagai EO terkenal untuk mengurusi pernikahan kita sesegera mungkin ,juga segala tiket akomodasi para tamu untuk ke Hawaii…karena Aboji benar ,aku tak bisa melepasmu ,aku tak bisa menunggumu lebih lama…
Jandi
Bagaimana aku bisa lupa momen-momen itu ,aku ingat kita bagaikan dikejar-kejar kilat ,ketika semua nya harus dilakukan dengan cepat..hah terima kasih atas ketidaksabaranmu Goo Jun Pyo-nim..
Tetapi semua berakhir dengan sempurna…sangat sangat sempurna..aku terkesan ,Jun Pyo-ya..awalnya aku tidak bisa mempercayainya..begitu fantastis ,semua dilakukan dengan cepat tetapi tetap berakhir dengan sempurna..
Jun Pyo
Percayalah semua yang dilakukan suamimu ini akan berakhir dengan sempurna..terlebih lagi ,kau ,saat itu kau sungguh sempurna..aku bahkan tak bisa mempercayai penglihatanku ..
Sore itu ,ketika matahari oranye menerangi seluruh pelosok dari Pantai Kapalua ,kau berjalan menuju altar ,diiringi oleh alat musik tradisional Hawaii ,aku masih mengingatnya..masih segar dalam ingatanku ,betapa sempurnanya kau waktu itu ,dengan balutan gaun satin ala pengantin Hawaii ,kulitmu yang putih sehalus sutera ,rambutmu yang panjang digerai ,dihiasi dengan bunga-bunga ,kau sempurna..sempurna..sempurna…,kau seperti bukan Jandi …kau seperti seorang putri..dan aku sangat bahagia karena akulah pengeranmu…
Jandi
Aku bahkan merasa aneh memakai baju itu..aku juga merasa aneh ketika pada akhirnya seorang Jandi yang kelabakan berjalan di altar ,walaupun begitu sifat kelabakanku masih saja terbawa-bawa ,bahkan momen berjalan pada atas altarpun sedikit terganggu karena aku melongok kesana kesini..hahaha…tak apalah..karena beginilah diriku..
Kau juga tak sadar kan betapa ,sempurnanya kau..hahaha..bodohnya aku ,dari dulu tidak menyadari bahwa Goo Jun Pyo ku bagaikan dewa yang sempurna..
Jun Pyo
Kalau aku dewa..aku mau kau jadi dewiku..hahaha
Jandi
Akulah dewimu sekarang…lebih tepatnya dewimu dulu dan sekarang…
Tak ada kata yang paling indah saat itu ketika akhirnya kau mengucapkan ,”Ya..saya…saya…ehm…saya bersedia..”
Hahaha..kau tahu ,aku menahan tawaku ,ternyata seorang Jun Pyo bisa gagap juga ya..
Jun Pyo
Aku begitu karena aku sudah tak sabar..
Jandi
Bagaimana?tak sabar?
Jun Pyo
Tak sabar untuk ‘mengikatmu’…untuk mengatakan ‘saya bersedia’ saja sangat butuh perjuangan bagiku saat itu ,dalam hati aku terus bergumul ,”sebentar lagi..sebentar lagi yya Goo Jun Pyo..sebentar lagi ia sepenuhnya milikmu”
Aku tak sabar..ibarat orang kelaparan hahah..
Jandi
Hahahaha..momen yang sangat berharga bagiku…saat itu..aku ingin kesana lagi ,Pantai Kapalua..
Jun Pyo
Apapun demimu..kalau kau mau sekarangpun ,aku akan membawa mu kesana sekarang juga..
Jandi
Untuk apa?sudah cukup nostalgia hari ini…hihihi..kado terindah seumur hidupku…
Jun Pyo
Masih ada satu kado yang lebih indah..satu..yang tak terbayarkan..REVIEW
KAPALUA BEACH, GOLF ,& RESORT ,HAWAII

JP :Jandi-ya..sudah selesai makan?
JD :Sudah..
JP :kacha..
JD :Mau kemana?
JP :ke suatu tempat..
Pk19.30
Miny's Note :Inilah part yang kubuat sambil mendengarkan lagy My Everything -Lee Min Ho ...
![[on]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/on.png)
http://www.youtube.com/watch?v=UKBxkuq6VrE&feature=player_embedded
Taman Bermain
Sekarang Jandi dan Jun Pyo berdiri tepat di depan pintu gerbang raksasa sebuah taman bermain..taman impian para anak-anak…Gerbang yang menjulang sangat tinggi ,aku bisa melihat di dalamnya terdapat banyak sekali wahana…lampu malam berkelap-kelip disana-sini menerangi taman bermain itu..
Jun Pyo memencet suatu tombol kecil di sebelah kanan gerbang ,dan perlahan gerbang ini mulai terbuka ,sedikit demi sedikit ,membuka jalannya untuk masuk..
Jandi
Ketika gerbang itu sepenuhnya terbuka ,Jun Pyo menarik tanganku untuk masuk ,wahana pertama yang ia tunjukkan padaku adalah roller coaster yang berada tepat di jantung taman itu..
Aku berdiri tepat di depan wahana roller coaster itu ,keretanya tetap diam di tempat ,tidak ada yang menaikinya..Tepatnya tidak ada seorangpun di taman bermain ini kecuali aku dan Jun Pyo juga mungkin beberapa petugas yang berjaga..
Jun Pyo menyuruhku menunggunya disini..katanya aku tak boleh kemana-mana..maka aku hanya menurut..karena aku tahu dibalik omongannya pasti ada sesuatu..
Jun Pyo meninggalkan ku sendirian disini ,aku hanya dapat memandangi track roller coaster yang menjulang tinggi tepat di depanku..
Sesuatu mengejutkanku ,bunyi KRAKKK keras tiba-tiba [bigno]akkan kedua telingaku…,b..bo?kenapa kereta roller coaster itu berjalan?
Kereta itu berjaln ,semakin lama semakin cepat…menghampiri tempatku berdiri ,dan tepat ketika roller coaster itu melewati tempatku berdiri ,aku bisa melihat ke atas dengan jelas ,seorang petugas tampak duduk di kereta itu di kursi paling depan ,kau tahu apa yang terjadi….
BLASHHHHHH..
Beratus-ratus foto menghujani diriku ,yah…mataku membelalak …petugas itu melempari beratus-ratus foto tepat pada titik dimana aku berdiri..
Aku mengambil salah satu foto itu untuk melihat lebih jelas..dan apa yang kulihat?APA YANG KULIHAT..?
Foto..foto hitam putih ,ini foto USG seorang bayi…foto macam apa ini?ini foto siapa?
Apakah?apakah aku..aku?
Dari belakang Jun Pyo perlahan menghampiri Jandi ,ia membawa gitar ,sambil memainkannya ,tangan kanannya mengapit sebuket bunga mawar ,..ia mulai bernyanyi di hadapan Jandi
JP : (Lagu My Everything)I sesang malroneun
Pyohyonhalsuga obso(tidak ada di dunia ini kata-kata yang bisa menjelaskan)
Kalsurok bokcha orunun
Narul hyangun namaum(perasaanku terhadapmu yang membuatku bertahan)
I sesang saemuro
He-aril suga obso(tidak ada pengukur yang dapat menghitungnya)
Do haedo do haeman ga nunkkeutt
Kkutobnun naesarang(tak peduli apapun ,cintaku padamu tidak mempunyai batas)
Gu nugodo
No mahkum nal utge(tidak ada seorangpun yang dapat membuatku tertawa seperti halnya kau membuatku tertawa)
Narul ulgenan saram obsosso(tidak ada seorangpun yang dapat membuatku menangis selain kau)
Na dapjin ahjiman(walaupun ini semua terdengar seperti bukan diriku)
Ojik nohanaman bogo dutgo shipun gol(kaulah satu-satunya orang yang ingin kulihat dan kudengar)
Nae ane narul salge hago chipun gol(di dalam hatiku ,aku ingin membuatmu ‘hidup’)
Nal barabwa(datanglah padaku)
Naui pomuro wa(bersandarlah pada bahuku)
,you’re my every ,my everything ,you’re my everything ,love for you..
Onjena na-egen
Igyobon jogi obso(aku tidak pernah memenangkanmu)
Sarange jimyon jil surok
Hae gasumun hangbokhae(seiring cinta ini bertumbuh ,hatiku semakin senang)
Nal hyanhan sarange
Yuhyokigani obso(cintaku padamu tidak mempunyai batasan)
Manayage ittgo haedo
Mannyonil tenikka(kalaupun ada ,hasilnya adalah ‘tak terhingga’)
Himgyowodo
Nae gyoto issojwo(walaupun melelahkan ,tolonglah terus berada di sisiku)
Naui jonburul da ilhnunda haedo
Nol jikyojulkkoya(walaupun aku kehilangan segalanya tetapi aku akan tetap melindungimu)
Ojik nohanaman bogo dutgo shipun gol(kaulah satu-satunya orang yang ingin kulihat dan kudengar)
Nae ane harul salge hago shipungol..( di dalam hatiku ,aku ingin membuatmu ‘hidup’)
Nal barabwa(datanglah padaku)
Naui pomurowa(bersandarlah pada bahuku)
You’re my every ,my everything ,you my everything ,love for you
Ojik hae gasumsok ji-inun noppunin gol(kau adalah satu-satunya orang yang memiliki hatiku)
Na egen choumija majimakin gol(kau adalah yang pertama dan yang terakhir)
Nol bullobwa
Sumshwittaemada nol(setiap hembusan nafasku ,aku memanggil namamu)
You’re my everything ,my everything ,you’re my everything ,love for you ,I love you ,you’re my everything..
*menaruh gitarnya ,lalu berlutut di hadapan Jandi sambil menempelkan telinganya ke perut Jandi*
Baby ,aboji dan omoni disini selalu menunggumu..cepat lahir yah..,aboji dan omoni akan sangat menyanyangimu..
Jandi tidak bisa berkata apa-apa ,kedua matanya bercucuran air mata ,memandangi dengan tatapan kosong ,tak percaya dengan pendengarannya,Jandi memegangi perutnya..
Jandi
Anakku…anakku dan Jun Pyo.. ![[AddEmoticons04225]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/AddEmoticons04225.gif)