CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee (ending) ^^
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #1267
« previous
next »
Print
Pages:
1
2
[
3
]
4
5
...
10
Go Down
Author
Topic: KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee (ending) ^^ (Read 24609 times)
endree_noona
Admin
Hero
Posts: 1713
^True ♥ Never Runs Smooth^
Location: heroes city ^^
Re: KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee
«
Reply #30
on:
January 22, 2010, 03:03:50 am »
Chapter Sixteen Part Two
Momen
JD :Jongmalnyo….jongmalnyo Goo Jun Pyo?
Kedua mata Jandi tidak bisa berhenti menguraikan air mata ,seluruh mukanya merona merah ,ia masih tidak percaya ,ia sungguh tak percaya ,dari tadi kedua tangan Jandi hanya memegangi tubuhnya ,Goo Jun Pyo berdiri ,mulai memeluk istrinya itu dengan perlahan ,sekarang bukan hanya mereka berdua ,tetapi diantara mereka ,ada pribadi yang lain ,yang terus bertumbuh ,yang merupakan setengah dari jiwa seorang Goo Jun Pyo dan setengah dari jiwa seorang Geum Jandi ,bisakah kalian membayangkannya ,mulai dari seorang bayi yang akan bertumbuh ,bayi kecil lucu ,yang mungkin akan berambut keriting seperti Goo Jun Pyo ,atau mungkin jauh ketika ia menjadi seorang anak ,ia akan menjadi anak yang begitu tegar ,namun keras kepala..,yah ..mulai sekarang bukan lagi hanya Goo Jun Pyo dan Geum Jandi ,seorang pribadi baru yang lainnya akan bertumbuh ,pribadi Jun Pyo dan Jandi…permata Jun Pyo dan Jandi..
Jun Pyo memeluk Jandi ,semakin erat ,tangan kanannya mengelus rambut Jandi yang sedang menangis ,sementara dirinya tersenyum bahagia ,tak bisa berkata apa-apa lagi ,keduanya tak bisa berkata-kata..Jandi tak sanggup memandang suaminya itu ,kedua matanya hanya menangis ,tatapannya pun kosong..
Selama beberapa menit ,kedua pasangan itu hanya berdiam, berpelukan satu sama lainnya dengan begitu erat ,tak ada yang sanggup menggungkapkan perasaan mereka masing-masing ,perasaan bahagia yang terlalu meluap-luap ,tidak bisa digambarkan dengan kata-kata ,tidak ada satupun kata di dunia yang dapat menggambarkan perasaan mereka saat ini…
Jandi
Aku tak bisa berkata apa-apa ,bahkan pikiranku pun tidak bisa memikirkan apa-apa selain bayiku…bayiku..akhirnya setelah penantian yang lama ,aku bisa menyebut satu kata ,’bayiku’..
Jun Pyo
Rasanya momenku ,momen ini terasa sangat luar biasa. Sungguh aku tak mengerti ,untuk pertama kalinya ,aku merasa seperti ini ,dari sekian banyak hal luar biasa yang disaksikan seorang Goo Jun Pyo seumur hidupnya ,tidak ada yang membuatku merasa seperti sekarang ini ,tidak ada yang bisa menggambarkan ,akhirnya untuk pertama kali ,aku akan dipanggil ,’ayah’ ,aku adalah seorang ayah..aku..seorang Goo Jun Pyo ,tuan muda Goo Jun Pyo adalah seorang ayah..
Sekarang aku hanya ingin berdiam dengan Jandi ,memeluknya ,mengelus rambutnya yang lembut ,..dan berjanji pada diriku sendiri untuk terus menjaganya..melindunginya sekalipun aku harus menyerahkan nyawaku ,sekalipun aku harus kehilangan semuanya..,biarpun aku harus menyerahkan tanganku ,kakiku ,segenap jiwaku ,semuanya akan kulakukan asalkan Jandiku…anakku ,tetap aman..
Sekarang mereka adalah segalanya bagiku ,mereka adalah permataku ,tidak boleh ada seorangpun yang menyentuh permataku..tidak boleh..dan tidak akan pernah bisa..selagi Goo Jun Pyo masih menghembuskan nafasnya,…
Goo Jun Pyo melepaskan pelukannya ,tangannya mulai menyapu air mata dari muka Jandi lalu meraih sebuah amplop bewarna putih dari dalam saku tuxedo yang dikenakannya..
JP :masih tak percaya?*nyengir* kau kira aku bohong..
JD :*menggelengkan kepalanya*
JP :*mengacungkan amplop itu dan memberikannya pada Jandi*..ini kau baca..
JD :*meraih amplop itu*
Jandi membaca surat itu dengan teliti ,itu adalah surat ,final checkingnya di rumah sakit kemarin..
Surat yang ditulis oleh dokter itu sendiri ,tulisan latinnya membuat Jandi sedikit pusing ,namun ia mengerti (ya iyalah ,orang si Jandi dokter hehehe) ,kutipan demi kutipan dibacanya dengan teliti ,sebuah kalimat mencegat matanya..
"Menurut hasil pemeriksaan terakhir Ny.Goo dinyatakan positif hamil”
Kalimat lainnya..
“..berumur 3 minggu..”
Kalimat lainnya lagi..
“Keadaan janin sekarang masih lemah..”
JD :anakku…anakku..jadi..jadi..*mulai menangis lagi* ..jadi anakku..benar-benar..
JP :*tertawa sambil menatap Geum Jandi* yya…disaat seperti ini ,Geum Jandi tidak terlihat seperti Geum Jandi lagi…otokke hahaha..
JD :*terisak* yya..goo jun pyo..
JP :hahaha..
JD :yya!
JP :mworagu?apakah aku salah jika tertawa?
JD :aishhh..,*mengertakan gigi* merusak suasana..
JP :Bo?*memonyongkan mulut*
JD :baby bilang kau berisik…*mulai tersenyum kecil*
JP :yya…apakah kau bisa bicara dengan baby?..pabu!
JD :bo…mworagu?kau bilang aku pabu?kalau aku bicara dengan baby harusnya kau memakluminya..ini yang dinamakan ikatan batin antara ibu dan anak ..araso!*menjewer Goo Jun Pyo*
JP :A..AA…YAISHHH..apho!!yya....apa kau bilang ,ikatan batin *tertawa sambil mendengus*…kau tahu apa tentang ikatan batin ,bukankah yang kau tahu selama ini hanya ikatan jemuran ,hah gadis binatu??HAHAHAHAHA..
JD : HO?*sedikit berbisik kepada dirinya*seingatku selama ini binatu kami tidak pernah menggunakan jemuran ..*sadar*..oh ya…YYA GOO JUN PYO…
JP :Pabu…Geum Jandi pabu..*tertawa meringis*
JD :YYA…!*menjewer lebih kencang*
JP :YYA..YYA…YYA…apa begini balasan untukku?*memonyongkan mulutnya*
JD :*ingat sesuatu dan melepaskan jewerannya dengan tampang tak bersalah* ehm…eh..ya omong-omong ,aku baru tahu ada taman bermain macam ini?
JP :*mengosok kupingnya* aww…hmm..iya bagus kan?*tampang puas*
JD :ooh..bagus sekali..
JP :ini punyaku..
JD :B..BO?
JP :tidak usah kaget begitu…kalau begini saja kau kaget ,bagaimana nanti kalau kuperlihatkan semua asset dan harta milik Goo Jun Pyo…hah..?mengapa kau masih belum terbiasa juga hidup begini..
JD :aishh…buat apa kau bangun seperti ini?apakah untuk berbisnis?
JP :anyeo…aku baru saja membangunnya ,untuk anakku…*tertawa*..untuk anak kita..
JD :Ho?
JP :yah…anak-anakku harus mendapatkan yang terbaik….
JD :seperti yang kau bilang dulu yah…*terkekeh*
JP :apa?
JD :melihat bintang bersama anakmu..*tersenyum*
JP :hey bukankah itu kata-katamu?..naif sekali…
JD :tapi benar kan?
JP :pokoknya aku hanya ingin menjadi aboji terbaik bagi anak-anakku..itu saja…
JD :hmm..
JP :we?
JD :aku jadi ingat..dulu..waktu pertama kali kita bertemu.
JP :*terkekeh* kenapa?
JD :ahhh rasanya dulu itu…aku merasa kau lelaki paling brengsek di dunia..semoga anak kita tidak menjadi seperti itu..*tertawa*
JP :kenapa?bukankah keren jika anak kita mirip denganku?
JD :B..BO?apakah aku tidak salah dengar?tidak salah?
JP :hahaha..*mengacak-acak rambut Jandi*..hey..jangan lupa..besok..
JD :mengapa?
JP :besok…kita belanja keperluan bayi..okeh..*mengedipkan matanya*
Nah aku benar-benar sudah tidak sabar untuk memulai momen ini ,tapi rasanya cerita selanjutnya akan kulanjutkan pada chapter selanjutnya ,momen pertama Jun Pyo dan Jandi membeli perlengkapan bayi ,tunggu yah pada chapter 17..
Kita lihat bagaimana aksi Jun Pyo dan Jandi nanti..
Logged
And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^
Print
Pages:
1
2
[
3
]
4
5
...
10
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee (ending) ^^
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #1267