Chapter Eighteen Part One
Mengejutkan
Pagi-pagi buta ,ketika matahari belum membuka matanya ,seorang wanita paruh baya berpakaian rapi ,tampak menyeruput segelas teh hangat yang masih mengebul ,aroma the bunga itu merebak ke seluruh penjuru ruangan ,dua orang pelayan dengan mata sembab dan lesu ,berdiri tegap disamping wanita itu ,siap melakukan apapun untuknya ,jendela raksasa tamoak memperlihatkan pemandangan luar di pagi hari ,wanita itu mendesah..
“Satu hari lagi ,tak ada yang dapat kulakukan ,”gumam wanita itu pada dirinya sendiri dengan muka bosan..
Kebosanan ,sunyi ,sepi ,begitulah suasana di dalam ruang tamu itu..
“Eomma ..,”seorang wanita muda berparas cantik ,dibalut dengan dress bewarna cerah ,rambutnya diikat kebelakang , menyapa ibunya ,memecahkan keheningan…
“Joon Hee ,”wanita itu tersenyum senang ,menghampiri Joon Heed dan memeluknya dengan hangat ,”Eomma..,”Joon Hee balas memeluknya ,yah benar itu adalah Mrs.Goo..
“Nak ,kapan kau sampai di Korea?”tanyanya sambil menarik tangan Joon Hee untuk duduk dan menuangkan secangkir teh,,
“Baru saja ,aku berangkat kemarin malam dari Belgia ,”jelasnya sambil menghela nafas,terlihat lelah..
“Hmm…suamimu?”
“Seperti biasa…,ia besok akan berangkat ke Pakistan ,mengadakan survey tahunan di sekolah Korphe dengan Mr.Mortenson ..,”kata Joon Hee memejamkan matanya
“Apakah ia masih bekerja di CAI(Central Asia Institute)??”
“Yah ,hari ini aku juga akan segera berangkat ke Osaka ,urusan dengan PT.JK lagi ,pertemuan pertama kemarin ,Jun Pyo tidak jadi datang ,maka malam ini aku harus sampai disana ,”
“Secepat itukah?”Tanya Mrs.Goo memancarkan paras sedikit kecewa dengan pernyataan anaknya,..
“Begitulah ..,wegude?”Joon Hee menyeruput teh nya dan berdiri menghampiri jendela ,melihat pemandangan diluar rumahnya..
“Tidak ada lagi yang dilakukan ,aku kesepian ,tidak seharusnya aku pension secepat ini !!”sesalnya,
“Hey ,Eomma! Ini memang sudah sepatutnya kau pensiun..Suruhlah Jandi menemanimu ,ia anak baik ,kapanpun kau mengundangnya ,ia pasti datang dengan senyuman manisnya ,tidak peduli itu badai atau terik ,sungguh menenangkan hati..,”Joon Hee tertawa senang ketika Jandi tiba-tiba muncul di benaknya..,”Kita sungguh beruntung memilikinya ,”tambah Joon Hee..
“Aku tidak sanggup ,”Mrs.Goo menundukkan kepalanya..
Joon Hee menghampiri eommanya dan memluknya dengan erat dari belakang ,”eomma..”
“Salahku…,salahku padanya terlalu banyak ,Aku tak sanggup ,Jun Pyo ,Jandi ,…mereka hanyalah korabku ,”bisik Mrs.Goo menggelengkan kepalanya sambil menutup mukanya..
“Minta maaflah ,kau tidak akan bisa memendam ini semua lebih lama ,Jandi juga Jun Pyo ,pasti akan menerimamu dengan lapang ,percayalah mereka adalah pasanganan yang bahagia ,sungguh..!!”
“Pagi ,”Mr.Goo muncul memasuki ruang tamu ,sementara semua pelayan disitu tunduk memeberi hormat..
“Appa!!”Joon Hee berlari dan memeluk ayahnya ,”Appa..,appa..,appa!!masih baikkah?”tambah Joon Hee dengan riang,,
“Kude ..,gwencana ,Appa gwencana ,”Mr.Goo menepuk pundak putrinya sambil tersenyum..
Joon Hee dan Mr.Goo duduk ,mereka bertiga berkumpul tepat pada saat matahri mulai terbit menampakkan dirinya..
“Koran..?”Mr.Goo meminta kepada pelayan nya ,senyuman ramahnya tida pudar sedikitpun…
Pelayan itu tampak memberikan Koran yang ada dalam genggamannya kepada Mr.Goo..,beginilah rutinitas tiap harinya..
“Hmm..,berita ,berita ,berita ,ada berita apa pagi ini?”Mr.Goo membolak-balik halaman demi halaman pada Koran itu..
“Apakah begini terus tiap hari ?”Tanya Joon Hee terkekeh,,
“Beginilah ,perkerjaan orang yang sudah pensiun ,”jelas Mrs.Goo..
“Hahaha ,kude ,kalian sudah bekerja keras ,alangkah baiknya sekarang ini kalau memanfaatkan waktu untuk istirahat dan berjalan-jalan ,”Joon Hee tersenyum ,”Sekarang ini giliranku dan Jun Pyo ,”tambahnya…
“Yah ,tidak ada berita menarik !”Mr.Goo tampak menggerutu setelah setengah jalan membolak-balik berita tanpa menemukan apapun ,tetapi tiba-tiba ,mukanya berubah menjadi serius ,ia tampak terpana pada satu halaman di Koran tersebut ,Mr.Goo menyipitkan matanya ,”Apa ini?”Mr.Goo memakai kacamatanya dan mendekatkan Koran itu untuk melihat lebih jelas ,”MWO?”Mr.Goo membelalak dan segera meninggalkan kursinya..
“Appa..!!”Joon Hee mengejar ayahnya yang tiba-tiba bergegas menghampiri telepon di ujung ruangan,..
Mr.Goo tidak berbicara apa-apa ,mukanya tegang ,ia memencet tombol telepon ,semua jarinya bergetar tidak keruan ,Joon Hee dan Mrs.Goo menatapnya dengan bingung ,khawatir akan sesuatu..
“Anyeong Haseo..”terdengar suara laki-laki menyapa dari telepon itu,,
“Goo Jun Pyo ,kamu ,Jandi ,kesini ,cepat ,..sekarang !!”perintahnya ,menekan setiap kata yang diucapkannya dengan suara yang bergetar ,ia masih tampak shock..
“Appa!!”Jun Pyo tergelak..
Tut..tut..tut..
Mr.Goo menutup telepon itu dengan mata membelalak ,mengehela nafasnya ,”Goo Jun Pyo ,”Mr.Goo menekan ketiga kata itu sambil menghela nafas panjang..~END PART