Author Topic: KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee (ending) ^^  (Read 24835 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee
« Reply #45 on: January 22, 2010, 04:08:22 am »
CHAPTER EIGHTEEN REVIEW

Chapter Eighteen Part One

Mengejutkan


Pagi-pagi buta ,ketika matahari belum membuka matanya ,seorang wanita paruh baya berpakaian rapi ,tampak menyeruput segelas teh hangat yang masih mengebul ,aroma the bunga itu merebak ke seluruh penjuru ruangan ,dua orang pelayan dengan mata sembab dan lesu ,berdiri tegap disamping wanita itu ,siap melakukan apapun untuknya ,jendela raksasa tamoak memperlihatkan pemandangan luar di pagi hari ,wanita itu mendesah..

“Satu hari lagi ,tak ada yang dapat kulakukan ,”gumam wanita itu pada dirinya sendiri dengan muka bosan..

Kebosanan ,sunyi ,sepi ,begitulah suasana di dalam ruang tamu itu..

“Eomma ..,”seorang wanita muda berparas cantik ,dibalut dengan dress bewarna cerah ,rambutnya diikat kebelakang , menyapa ibunya ,memecahkan keheningan…

“Joon Hee ,”wanita itu tersenyum senang ,menghampiri Joon Heed dan memeluknya dengan hangat ,”Eomma..,”Joon Hee balas memeluknya ,yah benar itu adalah Mrs.Goo..

“Nak ,kapan kau sampai di Korea?”tanyanya sambil menarik tangan Joon Hee untuk duduk dan menuangkan secangkir teh,,

“Baru saja ,aku berangkat kemarin malam dari Belgia ,”jelasnya sambil menghela nafas,terlihat lelah..

“Hmm…suamimu?”

“Seperti biasa…,ia besok akan berangkat ke Pakistan ,mengadakan survey tahunan di sekolah Korphe dengan Mr.Mortenson ..,”kata Joon Hee memejamkan matanya

“Apakah ia masih bekerja di CAI(Central Asia Institute)??”

“Yah ,hari ini aku juga akan segera berangkat ke Osaka ,urusan dengan PT.JK lagi ,pertemuan pertama kemarin ,Jun Pyo tidak jadi datang ,maka malam ini aku harus sampai disana ,”

“Secepat itukah?”Tanya Mrs.Goo memancarkan paras sedikit kecewa dengan pernyataan anaknya,..

“Begitulah ..,wegude?”Joon Hee menyeruput teh nya dan berdiri menghampiri jendela ,melihat pemandangan diluar rumahnya..

“Tidak ada lagi yang dilakukan ,aku kesepian ,tidak seharusnya aku pension secepat ini !!”sesalnya,

“Hey ,Eomma! Ini memang sudah sepatutnya kau pensiun..Suruhlah Jandi menemanimu ,ia anak baik ,kapanpun kau mengundangnya ,ia pasti datang dengan senyuman manisnya ,tidak peduli itu badai atau terik ,sungguh menenangkan hati..,”Joon Hee tertawa senang ketika Jandi tiba-tiba muncul di benaknya..,”Kita sungguh beruntung memilikinya ,”tambah Joon Hee..

“Aku tidak sanggup ,”Mrs.Goo menundukkan kepalanya..

Joon Hee menghampiri eommanya dan memluknya dengan erat dari belakang ,”eomma..”

“Salahku…,salahku padanya terlalu banyak ,Aku tak sanggup ,Jun Pyo ,Jandi ,…mereka hanyalah korabku ,”bisik Mrs.Goo menggelengkan kepalanya sambil menutup mukanya..

“Minta maaflah ,kau tidak akan bisa memendam ini semua lebih lama ,Jandi juga Jun Pyo ,pasti akan menerimamu dengan lapang ,percayalah mereka adalah pasanganan yang bahagia ,sungguh..!!”

“Pagi ,”Mr.Goo muncul memasuki ruang tamu ,sementara semua pelayan disitu tunduk memeberi hormat..

“Appa!!”Joon Hee berlari dan memeluk ayahnya ,”Appa..,appa..,appa!!masih baikkah?”tambah Joon Hee dengan riang,,

“Kude ..,gwencana ,Appa gwencana ,”Mr.Goo menepuk pundak putrinya sambil tersenyum..

Joon Hee dan Mr.Goo duduk ,mereka bertiga berkumpul tepat pada saat matahri mulai terbit menampakkan dirinya..

“Koran..?”Mr.Goo meminta kepada pelayan nya ,senyuman ramahnya tida pudar sedikitpun…

Pelayan itu tampak memberikan Koran yang ada dalam genggamannya kepada Mr.Goo..,beginilah rutinitas tiap harinya..

“Hmm..,berita ,berita ,berita ,ada berita apa pagi ini?”Mr.Goo membolak-balik halaman demi halaman pada Koran itu..

“Apakah begini terus tiap hari ?”Tanya Joon Hee terkekeh,,

“Beginilah ,perkerjaan orang yang sudah pensiun ,”jelas Mrs.Goo..

“Hahaha ,kude ,kalian sudah bekerja keras ,alangkah baiknya sekarang ini kalau memanfaatkan waktu untuk istirahat dan berjalan-jalan ,”Joon Hee tersenyum ,”Sekarang ini giliranku dan JunPyo ,”tambahnya…

“Yah ,tidak ada berita menarik !”Mr.Goo tampak menggerutu setelah setengah jalan membolak-balik berita tanpa menemukan apapun ,tetapi tiba-tiba ,mukanya berubah menjadi serius ,ia tampak terpana pada satu halaman di Koran tersebut ,Mr.Goo menyipitkan matanya ,”Apa ini?”Mr.Goo memakai kacamatanya dan mendekatkan Koran itu untuk melihat lebih jelas ,”MWO?”Mr.Goo membelalak dan segera meninggalkan kursinya..

“Appa..!!”Joon Hee mengejar ayahnya yang tiba-tiba bergegas menghampiri telepon di ujung ruangan,..

Mr.Goo tidak berbicara apa-apa ,mukanya tegang ,ia memencet tombol telepon ,semua jarinya bergetar tidak keruan ,Joon Hee dan Mrs.Goo menatapnya dengan  bingung ,khawatir akan sesuatu..

“Anyeong Haseo..”terdengar suara laki-laki menyapa dari telepon itu,,

“Goo Jun Pyo ,kamu ,Jandi ,kesini ,cepat ,..sekarang !!”perintahnya ,menekan setiap kata yang diucapkannya dengan suara yang bergetar ,ia masih tampak shock..

“Appa!!”Jun Pyo tergelak..

Tut..tut..tut..

Mr.Goo menutup telepon itu dengan mata membelalak ,mengehela nafasnya ,”Goo Jun Pyo ,”Mr.Goo menekan ketiga kata itu sambil menghela nafas panjang..~END PART

Part Two

Kebanggaan


“Jandi ..,”Jun Pyo berbisik tepat pada telinga istrinya yang sedang terlelap ..,Matahari pagi sudah sepenuhnya menerangi kamar mereka ,Jandi tidak terbangun ,Jun Pyo bergegas menghampiri jendela dan membukanya lebar-lebar ,udara segar memasuki seluruh ruangan ,suara burung berkeciap terdengar semakin jelas ,tetapi Jandi tidak kunjung membuka matanya..

“Jandi ,”bisik Jun Pyo lagi ,ia duduk disebelah Jandi yang masih menutup matanya..

“Hmm..Jun Pyo ,Jun Pyo mari kita melakukannya lagi ..,”Jandi mengingau dan menarik kemeja Jun Pyo..
Jun Pyo melotot kaget melihat kelakuan istrinya ,lalu tersenyum kecil..
Jandi meregangkan genggamannya pada kemeja Jun Pyo ,ia berbalikarah dan mulai memluk gulingnya..
Jun Pyo mulai berdiri dan mendeham keras..

“EHM..YYAAA..BANGUN..BANGUNNN…ADA KEBAKARAN ,OTTOKHAEEE?CAROL JUGA TERBAKARRR..!!OTTOKHAEEE?”Jun Pyo berteriak dengan lantangnya dan berpura-pura panic.. sampai-sampai semua burung yang bertengger di jendela ,mendadak terbang ketakutan..

“OH..OH…OH!!”Jandi membuka matanya lebar-lebar dan melihat ke sekelilingnya dengan pangling..

“Hey..,cepat bersiap ,”Jun Pyo memperingatinya dengan nada kembali tenang dan wajah polosnya..

“YYA!!!GOO JUN PYO ,MAU MEMBUATKU..uhm ,”Jandi menutup mulutnya ,lari terbirit ke dalam kamar mandi ..,Jun Pyo mengikutinya dari belakang dan menggedor-gedor pintu kamar mandi sementara Jandi sudah tidak bisa lagi menahan rasa mualnya,,

“Yya..,Geum Jandi ,Geum Jandi!!”Jun Pyo menggedor-gedor pintu kamar mandi dengan panic..

“Kau tidak apa?”tambah Jun Pyo..

“Aku..,aku..,hoeeeekk!!urgh”

Pintu kamar mandi terbuka ,Jandi keluar dari sana dengan tampang mual ,mukanya sedikit pucat ,Jun Pyo mengelus istrinya dengan sayang ,muka panic terpancar di wajahnya..,”Gwencana?”

“Oo..,”Jandi merebahkan kepalanya di dada Jun Pyo..

“Apakah ada yang sakit?”

“Ehm…,tid..,eh ,tadi kau bilang bergegas?Bergegas kemana?”gumam Jandi..

“Kalau kau sakit ,kita tidak usah pergi !!”Jun Pyo berkata tegas pada istrinya itu..

“Mwo ?Memangnya mau kemana?”

“Tadi appa meneleponku dan mengundang kita untuk kesana ,”jelas Jun Pyo santai..

Jandi membuka matanya lebar-lebar dan menepuk pipinya ,”MWORAGU?”

“Appa..,”

“Yya Goo Jun Pyo ,bagai..,bagaimana bisa hal sepenting ini ,…ahhh kau ini ..benar-benar..,”Jandi lari ke kamar mandi dan membanting pintunya,,

“Jandi!?”

“Aku siap-siap ,kau juga!!Pali!!,”Jandi berteriak lantang dari dalam kamar mandi..

“Aku sudah siap ,”jawab Jun Pyo polos sambil menatap dirinya sendiri yang dibalut dengan kemeja kasual dan vest kulit ,sementara jeans biru pudar menutupi kaki panjangnya ,dan untuk kesekian kalinya ia mengenakan sneakers bewarna putih mengkilap ,rambutnya tidak keriting melainkan lurus sekarang ini ,ia merasa aneh tapi juga merasa baik dan senang disaatyang sama..
Percikan shower mulai terdengar dari dalam kamar mandi sementara Jandi berbicara dari dalam kamar mandi dengan suara cempreng alanya pada Jun Pyo ..,”Yya..ndo ,Goo Jun Pyo ,aku ingin makan kimchi..!!”

“Kude ,aku akan menyuruh pe..,”

“Chakaman ,”Jandi memotong kalimat Jun Pyo ,lalu dengan santainya berkata ,”kau yang harus membuatnya ..”

“MWO?SE..SEKARANG??”Jun Pyo memonyongkan mulutnya sambil komat-kamit tidak jelas pada dirinya sendiri..

“Iya..,sekarang ..,kumohon ,aku sangat ingin makan kimchi..,mumpung masih ada waktu..,”ucap Jandi..
“Em..,kude ..,”Jun Pyo dengan terpaksa melangkahkan kakinya menuju ke dapur untuk melakukan perintah gila istrinya itu..

Semua pelayan perempuan yang bekerja di dapur ,cekikikan melihat tuannya memakai satu-satunya celemek yang tersisa di dapur ,celemek usang dengan motif bunga-bunga berwana merah..
Jun Pyo mulai membuat kimchi seperti yang diajarkannya dulu oleh keluarga Jandi ,Jun Pyo mencuci sayur hijau itu dengan tampang jijik ,memegangnya dengan ujung jarinya..,semua pelayan terkekeh kecil melihat tuannya sambil berbisik satu sama lainnya..

Jun Pyo mengeriyitkan alisnya tanda marah ,ia merasa kesal .Jun Pyo dengan sengaja membanting sebuah piring ke lantai sambil memonyongkan mulutnya ,menatap setiap pelayan yang terdiam ketika melihat Jun Pyo marah ,ia berkata dengan pedas,”Mau mati?Mau kupecat?”Jun Pyo berkacak pinggang..
Semua pelayan terdiam dan tertunduk..

“Yya..,”satu jari mungil menusuk pinggang Jun Pyo ,”Apa yang kau lakukan ,?”Jandi menerornya dengan tatapan menyeramkan..,Jandi menaikkan dagunya menatap tajam suaminya itu..

“Omo..!!”Jun Pyo membelalak melihat Jandi yang tiba-tiba berada di belakangnya..
Ia tampak cantik dengan hot pants berbahan jeans ,tubuhnya dibalut kemeja putih yang kelonggaran ,rambutnya diikat satu ke belakang ,Jandi memoles wajah mulusnya dengan riasan yang mempertajam kecantikannya..Terlihat seperti bukan Geum Jandi memang ,tetapi begitulah kenyataannya ,ia benar-benar Geum Jandi..

“Apa maksudmu ,’pecat’?”Tanya Jandi dengan kecut ,muka pucatnya yang tadi telah hilang ,tak tampak lagi di mukanya..

“Ehmm..,”Jun Pyo tertunduk salah tingkah sementara semua pelayan menatap mereka berdua tanpa berbicara apa-apa ..

“Kimchi?”Jun Pyo tersenyum memelas ,mencoba mengalihkan pembicaraan…,suaranya terdengar sangat kasihan…haha..

“Ayo kita pergi..,”Jandi berbalik hendak meninggalkan dapur..

“Yya..yya,…yya..kimchi?”Jun Pyo memonyongkan mulutnya ,mencegat Jandi..

“Kita sudah telat kan?”Jandi berkata polos..

Jun Pyo membenarkan adanya kalau mereka benar-benar sudah telat ,dengan muka kecut ia mengikuti istrinya dari belakang sambil memandangi dengan tatapan tidak rela ,kimchiyang dibuatnya sendiri ,yang masih setengah jadi..

**

Rumah besar itu masih tampak sama ,kediaman Goo..yah..
Jandi dan Jun Pyo sampai disana tepat ketika banyak sekali mobil box dan truk diparkirkan di depan kediaman Goo..

“Hmm,kenapa ya?Tak biasanya begini ,”Jun Pyo menatap setiap mobil box dan truk dengan seksama..

“Apakah ada acara?”Tanya Jandi..

“Tak tahu ,appa tidak mengatakan apa-apa..,”Jun Pyo menggelengkan kepalanya..,”Emm ayo turun..,”

Jun Pyo dan Jandi turun dari mobil mereka ,Jun Pyo tampak dengan bangga merangkul istrinya dan membawanya masuk,..

Keduanya tampak serasi mengenakan pakaian kasual ,sementara para pelayan disitu memberi hormat dan membungkukkan badan mereka dengan kaku karena Tuan merekayang satu itu lama tidak pulang..

Perut Jandi yang tampak sedikit membesar ditutupi dengan kemeja longgarnya ,ia tampak memeganggi perutnya terus sepanjang perjalanan ke ruang tamu..,banyak orang berlalu lalang selama perjalanan mereka , orang-orang itu tampak sibuk ,ada yang membawa banyak buket bunga ,,lilin ayng berpak-pak banyaknya ,hiasan ,hidangan ,semua serba mewah ,mereka sungguh tampak sibuk …

Akhirnya mereka sampai di ruang tamu dimana Mr dan Mrs Goo juga Joon Hee duduk dengan wajah berseri-seri..,ketiganya berdiri dan menyambut Jun Pyo juga Jandi..

Mrs Goo berdiri dengan senyuman kaku terpampang dimukanya..,tulus tetapi terlihat keraguaan dalam dirinya..,Jandi membalasnya dengan tatapan dan senyuman ceria..,mencoba mencairkan suasana ..

Sekarang mereka semua duduk berkumpul ,Mr Goo tampak sangat senang melihat semua keluarganya berkumpul hari ini..

“Ah ,pelayan ..,tolong bawakan kopi dan teh ,”perintah Mr Goo..

Beberapa menit kemudian seteko kopi dan teh disuguhkan di meja ,bau kopi merebak kemana-mana..,Jandi menutup matanya ,salah satu tangannya menutupi mulutnya ,tangannya yang lain meremas tangan Jun Pyo yang duduk di sebelahnya ,lagi-lagi ia merasa mual dengan bau ini…,kopi..

“Nak ..,sekarang jelas kan ,kalian tidak perlu menyembunyikannya lagi..,”papar Mr Goo tersenyum lebar..Jun Pyo dengan bingung menatap ayahnya..

“Hey kalian ,lihat ini ,”Joon Hee membuka satu halaman Koran itu lebar-lebar dan merebahkannya di atas meja..

‘Satu Lagi Pewaris Keluarga Goo’

Tuan Muda Goo dan sang istri terlihat sedang berjalan memasuki rumah sakit mewah di kawasan Seoul
Utara ,Sabtu siang kemarin ,tepatnya pukul 2 siang. Salah satu foto menunjukkan Tuan Muda Goo membawa sebuah amplop besar dengan lambang dari rumah sakit itu. Tertulis juga nama dokter Park So Hye pada bagian depan amplop itu ,beliau yang dikenal sebagai dokte rspesialis kandungan ternama sepanjang tahun 2009. Menurut salah seorang sumber dari rumah sakit ,mengatakan benar adanya bahwa Tuan Muda Goo dan sang istri ,siang itu mengunjungi dokter Park. Nama Nyonya Geum Jandi terdaftar di salah satu daftar pasien dokter Park yang datang hari itu. Namun sampai sekarang dokter Park sendiri belum mau memberikan komentar apapun ketika ditanyai seputar kehamilan Nyonya Geum berdasarkan alasan kalau ini semua sangat dirahasiakan oleh kedua pasangan. Jadi benarkah adanya kalau sebentar lagi Tuan Muda Goo akan memberikan seorang pewaris pada keluarga Goo?Jika benar adanya ,maka anak itu akan menjadi bayi terkaya yang lahir di Korea dengan jaminan sebagai pewaris dari perusahaan raksasa keluarga Goo , yang akhir-akhir ini diketahui sedang mengadakan kontrak-kontrak bergengsi dengan banyak perusahaan asing maupun local.


“Begini apakah kau bisa bohong lagi?Aku jamin infotainmentakan mengekspos ini habis-habisan ,kalian tidak akan bisa menyembunyikannya lgi ,araso!! ”Joon Hee tersenyum senang..

Jun Pyo dengan mata mebelalak melihat Koran itu ,masih tidak percaya .Foto-foto mereka yang diambil secara diam-diam ,terpampang di Koran itu..,Jandipun shok melihat semua ini ,ia memenganggi perutnya lagi..,yang kian lama kian membesar..,sementara Mr Goo melirik Jandi yang salah tingkah..Mrs Goo tersenyum ,tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya..

“Jun Pyo ,Jandi ,seperti yang kalian lihat ,malam ini appa akan mengadakan pesta secara besar-besaran ,memang mendadak namun semua sudah diatur dengan baik..Appa akan segera mengumumkan ini semua..,”kata Mr Goo bangga ,ia menatap wajah Jandi dan Jun Pyo ,kemudian kedua matanya terarah pada perut Jandi ,”Cucuku..”

“Jandi ,kenapa kau dan Jun Pyo tidak menginap beberapa hari saja disini?”Tanya Mrs Goo dengan ragu pada Jandi,..

“Oh?”Jandi membelalak kaget..

“Iya ,ide yang bagus ,pokoknya malam ini kita berpesta ,aku pasti datang ,aku akan membatalkan semuanya demi keponakan pertamaku…,”sambar Joon Hee bersemangat..

“Menginap?”Jun Pyo bergumam..

“Ya..,ijinkanlah istrimu menginap disini ,mungkin omma ,kakakmu ,dan istrimu akan mengadakan acara sendiri untuk kita bertiga…,belanja keprluan bayi mungkin ,atau apa..,yang kausuka Jandi..?”tanya Mrs Goo ramah pada Jandi..,

“MAKAN..,”Jandi dengan reflek berteriak ,namun ia sadar dan bergumam pelan lalu menundukkan kepalanya ,”kim..chi..”

Semuanya tertawa melihat kelakuan Jandi..

“Kau ngidam ,dongsaeng?” Joon Hee terkekeh ..

Jandi tertunduk malu ,Jun Pyo tidak bisa menahan tawanya juga ,ia memenganggi perut Jandi dengan sayang..,”Anakku ..,ini anakku ,”kata Jun Pyo dengan bangga…,anak kebanggaannya ,anak yang dielu-elukannya..~END PART

Chapter Eighteen Part Three

Gempar


"Apa?Malam ini?Jihoo yang sedang duduk bersantai di teras rumahnya tampak sibuk berbicara dengan sesorang lewat telepon ,"Jae Kyung juga?"tanyanya lagi..

"Ah araso ,"Jihoo mengakhiri pembicaraan itu dan menutup ponselnya ..,bergegas ke rumah Jae Kyung yang berada tepat di sebelah rumahnya .Perbedaan waktu antara Amerika dan Korea membuatnya agak sedikit pangling ,sekarang disini masih subuh ,angit masih gelap ,udara malam dingin menusuk tulang .Jihoo mengetuk pintu rumahJae Kyung ,tidak ada jawaban ,

“Yya ..,”seseorang menepuk bahunya dari belakang..,itu Jae Kyung..

“Oo..kau darimana?”Tanya Jihoo ketika melihat Jae Kyung ,tubuh mungilnya dibalut mantel bulu mewah ,sebuah tas besar berwarna oranye tampak digenggamnnya .

“Lembur..,”jawab Jae Kyung sambil menguap..

“Lembur?sampai jam segini?”Tanya Jihoo..

“Ya..memang kenapa?”Jae Kyung mendelik kearah Jihoo yang masih memakai seragam dokternya ,stetoskop tergantung di lehernya ..,”Bukankah kau sendiri juga lembur?”

“Ya…memang ,seperti biasa aku harus siaga ,keadaannya sangat ‘gila’ ,apalagi tadi Jandi meneleponku katanya renovasi klinik kakek sudah dimulai ,”jelas Jihoo dengan tenang,,,

“Lalu untung apa kau kesini?”Tanya Jae Kyung sambil menaikkan satu alisnya..

“Cepat bersiap?”

“Bersiap apa?”

“Bersiap..ya bersiap…,”kata Ji hoo..,”Kita ke Korea sekarang ,”tegasnya..

***
Hall utama tepatnya di kediaman keluarga Goo ,hall paling mewah dan besar yang ada di rumah itu.Sebagian sudah tertata rapi dengan ornament-ornamen dan buket bunga ,meja-meja hidangan memenuhi hall itu ,berbagai macam hidangan dari berbagai Negara disiapkan dengan sedemikian rupa.Para pelayan dan EO lalu lalang sibuk melakukan tugasnya masing-masing ,seperti kata Mr.Goo semua harus yang terbaik ,tidak ada satupun yang boleh terluputkan. .,tidak masalah berapapun biayanya. Apalagi ini adalah selamatan cucu pertamanya ,ia tak mau menyianyiakan momen ini begitu saja ,bahkan Mrs.Goo pun ikut turun tangan merapikan bunga-bunga yang menghiasi hall ,sementara Mr Goo berbicara dengan EO terkenal ,untuk mengatur pesta ini ,menjadi sedemikian menarik walaupun waktunya sangat singkat ,namun tidak adayang mustahil bagi orang terkaya di korea itu..

Semua undangan sudah tersebar ,media masa ,infotainment ,wartawan menyiarkan berita heboh dari keluarga Goo ,orang terkaya di Korea sebagai liputan utama .Di depan kediaman Goo tampak banyak wartawan berkumpul mencoba mengambil berita heboh ini namun para bodyguard turun langsung ke lapangan untuk mencegat mereka.Seluruh siaran berita ditelevisi dengan gempar memberitakan ini semua.
Jandi ,Jun Pyo ,dan Joon hee duduk di rooftop ,tak ingin berhadapan dengan media masa dan wartawan yang mengila di depan rumah mereka ,maka mereka akhirnya memutuskan untuk berbincang melepas rindu..

“Dongsaeng kau hebat ,”Joon Hee tersenyum mengacungkan jempolnya..

Jandi tertunduk malu menatapi perutnya yang mulai membesar ,”Lama-lama aku terlihat seperti babi ,”canda Jandi sambil terkekeh..Joon Hee tertawa sementara Jun Pyo dengan polos mengejeknya ,”HAH?Bukankah dari dulu kau terlihat seperti babi?..,kau memang babi?”
“MWO?”Jandi mendelik kearah Jun Pyo ,Jun Pyo tersenyum ,kali ini pandangannya terarah ke istrinya dengan penuh arti ,ia mulai membisiki Jandi ,”Gwencana walaupun kau seperti babi ,aku akan tetap mencintaimu .,”Jun Pyo mencubit pipi Jandi dengan gemas ..,

“Aigoo ,aku tak heran kalau keponakanku cepat datang ,kalau di depanku kalian saja sudah mesra seperti ini ,apalagi di belakang?”Joon Hee menggelengkan kepalanya..

“Tancap gas..,”kata Jun Pyo dengan muka polos sambil mencomot kue yang ada di depan matanya..

Jandi diam-diam mencubit tangan Jun Pyo dan mendelik ke arahnya..

“Nyonya Geum Jandi?”seorang perempuan dari belakang menyapa Jandi ,”Bisakah ikut dengan saya?”

***
Jun Pyo ,Woo Bin ,Jihoo ,dan Jae Kyung berkumpul dalam satu meja ,Jandi belum terlihat ,tamu sudah mulai memenuhi hall utama ,Yi Jung dan Ga Eul juga tidak datang sepertinya karena mereka sekarang berada di Fiji..,Orang tua Jun Pyo ,Joon Hee dan orang tua Jandi juga adik Jandi yang terlihat semangat duduk bersama dalam satu meja..

“Kemana Jandi ?”Tanya Woo Bin pada Jun Pyo..

“Aku tak bertemu dengannya sejak ia pergi dengan perempuan itu ,”kata Jun Pyo sedikit khawatir..

“Perempuan siapa?”Jae Kyung bertanya..

“Tak tahu ,kurasa kenalannya Joon Hee noona,”jawab Jun Pyo..

Mr Goo mulai menaiki panggung ,semua orang memperhatikannya ,ketika ia berdeham..

“Hari ini ,saya benar-benar senang sekali ,bisa mengundang anda sekalian ,ke tempat ini…Ada suatu kejutan yang benar-benar special untuk saya juga seluruh keluarga Goo ,oleh karena itu saya mengadakan suatu pesta besar-besaran..Sebelum saya mengumumkan semuanya , silahkan menikmati hidangan yang ada..,”sambut Mr Goo ramah ,lalu ia turun dari panggung dan mulai duduk ,sementara semua hidangan disiapkan..

Jandi belum juga muncul ,tetapi semua tenang-tenang saja ..,Jun Pyo hendak meninggalkan kursinya ketika Joon Hee mendelik padanya dan memberi tanda untuk tidak meninggalkan tempat itu..

***

Part Four

Terbongkar


Jihoo bersadar di belakang hall tepatnya di dekat pintu ,menghindari keramaian ,semua tamu tampaknya sudah selesai makan ,sekarang sebagian dari mereka berbincang, adajuga yang berdansa di tengah-tengah hall ..Musik klasik terdengar di seluruh penjuru ruangan..

Mrs Goo dan ibu Jandi berbincang asyik sementara Gang San memainkan laptopnya..

Mr Goo mulai bersiap untuk memberitahukan pengumuman lagi..,ia berdiri dan naik ke panggung seiring musik mulai berhenti mengalun…

“Ehm..,ya ,sekarang saya akan menyampaikan pengumuman ini.Pesta ini saya dedikasikan kepada Geum Jandi .Geum Jandi ,menantu kebanggaan saya ,ia anakyang baik..Sungguh baik jika kalian mengenalnya ,ia orang yang pantang menyerah.Ia orang yang merawat saya ketika saya kesepian dan terbaring sakit ,ia yang mengubah keluarga Goo dan memancarkan kehangatan hatinya pada keluarga kami ,Keluarga Goo yang dingin. Anakku ,Jun Pyo ,aku sangat berterima kasih padanya karena membawa Jandi pada keluarga kami..,tanpa Jandi sekarang ,aku tak tahu apayang akan terjadi..Sejak awal aku melihat Jandi ,aku tahu ,kedua matanya memancarkan kebaikan..Ia berbeda..Ia bisa menaklukkan Jun Pyoyang sekeras batu ..,bahkan Joon Hee pun mendukung hubungan ini..Saya masih ingat ketika malam sebelum Jun Pyo pulang ke Korea dari Amerika ,waktu itu saya baru saja bertemu dengan Jandi dan tidak kuat lagi akan pesonanya ,maka saya menelepon Jun Pyo dan sebenarnya ini bercandaan saya saja ,saya menyuruhnya untuk menikahi Jandi sesudah ia pulang dari Amerika ,iapun waktu itu masih tertawa-tawa dan saya mengira ia tidak menggangap serius ini semua ,keesokannya pada sore hari ,dengan helicopter Jun Pyo mengandeng Jandi ,ia membawanya pada saya ,dan bilang kalau ia benar-benar ingin menikahinya..,momen itu ,masih tertanam di memori saya ,begitu susah untuk dilupakan ,seumur hiduppun saya masih tidak jamin bisa melupakan betapa senang dan mencelos hati saya waktu itu..
Ketika Jun Pyo pergi ke Amerika ,saya pun sudah pensiun ,pada malam hari saya suka duduk di rooftop sendirian melihat bintnag dengan teropong milik Jun Pyo ,,menikmati udara segar ,dan Jandi ,hahaha ia hanya bisa membuat saya terkejut ,pasalnya dengan seragam doketrnya ia menghampiri saya dan memeluk saya dari belakang ,lalu ia mengacungkan tangannya sambil memperlihatkan rantang berisi sup jahe buatannya ,itu yang paling saya suka ,ia lah penghiburku ,tak pernah sekalipun aku merasa kesepian ,ini semua berkatnya ,untukku ia bagaikan malaikat yang diutus dari Surga..Suatu malam ia membawa handycam dan merekam momen ini ,saya tak tahan untuk tidak memutarnya dan memperlihatkan momen ini pada anda semua..,”

Layar di belakang Mr Goo mulai memutar video yang dimaksudnya ,

“Appa..,”panggil Jandi..

“Nak ,matikan handycam itu..,”

“Wegude…?aku tidak akan mematikannya..,”protes Jandi..

“Hey..,untuk apa kau lakukan ini?”Tanya Mr.Goo sambil terkekeh..

“Hmm…siapa tahu ini akan berguna suatu hari nanti hahaha ,oh ya mengapa kau tidak memakan sup ku?”

“Ya..appa akan memakannya..tetapi kau matikan dulu handycamnya..,”

“Sido..,”Jandi memonyongkan mulutnya..

“Ya sudah aku tidak akan memakannya..,”

“Ah..appa..aku sudah capek-capek memasaknya..,”keluh Jandi..

“Hahaha..,aku akan memakannya kalau..,”

“Kalau?aku mematikan handycam ini?”tebak Jandi..

“Bukan ,kalau kau cepat membawa Jun Pyo pulang dan menikahinya ,memberikan aku cucu yang banyak dan gemuk juga sehat..,”

“Appa..,” “


,”Yah begitulah ,kami memang sangat dekat ,tidak ada seorangpun yang mengetahuinya ,kecuali saya ,Jandi ,dan satpam yang tentu saja membukakan pagar untuk Jandi setiap malam..Sekarang rasanya keinginan saya sudah terwujud semua ,termasuk yang terakhir..,seorang cucu..,”gumam Mr Goo..

Pintu di belakang hall mulai terbuka ,Jandi dengan gaun satin bewarna merah darah ,ia berjalan memasuki ruangan ,perut nya tampak menonjol dalam balutan gaun yang ketat itu..Rambut Jandi disanggul dan diberi pita..,ia terlihat sangat cantik ,perlahan mulai berjalan ke atas panggung ,semua mata tertuju padanya..,gambar di layar mulai berganti ,menjadi gambar buram hasil USG Jandi..

Jihoo ,Woo Bin ,dan Jae Kyung ,mereka bertiga dengan mulut menganga melihat kearah perut Jandi ,

“Yya..Kau..kau bercanda?”bisik Woo Bin pada Jun Pyo..,”Bagaimana bisa kau tidak memberitahu kami?”

“Apakah kau tidak menonton televisi ,dasar..,”cibir Jun Pyo tanpa mengalihkan pandangannya dari Jandi..

Jae Kyung mengeluarkan ponselnya dan menelepon Ga eul..

“Yya..Chu Gaeul..,kau harus dengar ini..,”Jae Kyung memasang loadspeakernya..

Jandi berdiri di sebelah Mr Goo ,Mr Goo merangkul bahunya dengan sayang lalu berkata ,”Yah dengan ini saya menyatakan ,bahwa menantu saya ,Geum Jandi ,sedang mengandung anak Goo Jun Pyo ,saya sudah menentukan kalau ,janin dalam kandungannya adalah pewaris utama keluarga Goo..,”

Semua tamu betepuk tangan riuh..

Gaeul hanya bisa berteriak-teriak,”MWOOO?GEUM JANDI?”~END CHAPTER


And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^