Author Topic: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥ ~ (LITTLE KISS., 27.03.10)  (Read 59796 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: One Shot Story-Bridge of Love (Part 1)
« on: January 22, 2010, 05:24:26 am »
CAST PART 1

Lee Min Ho - Oz



Goo Hye Sun - Carys



OTHER CAST

Lee Min Ho Mother


Mr Warley - Teacher

  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


Sejenak tak ada yang begitu menarik dalam ruang kelas yang kecil ini ,hanya ada beberapa murid yang duduk bosan dengan mata sayu tertuju ke arah papan tulis ..Dan diantara mereka semua ,tidak ada satupun yang kukenal..Yah benar ,tidak satupun ,dalam pikiranku ini hanyalah suatu kelas di kota asing yang baru kutinggali beberapa minggu lalu..

Sebutlah guru pria yang terlihat sangat tua dan gemuk ,dengan kumis putih mengantung di wajahnya ,ia terlihat seperti ikon kakek yang terpampang di restoran ayam cepat saji ,memikirkannya saja sudah membuatku geli apalagi menatapnya..Maka aku memalingkan kedua mataku mencoba untuk menghindari gerak-gerik tubuhnya yang asyik menggoreskan soal demi soal di papan tulis kayu bewarna hijau tersebut..Ketika tidak ada obyek yang menarik untuk diperhatikan ,tiba-tiba saja seorang perempuan mungil muncul dari balik pintu dengan nafas tersengal-sengal ,mungkin tingginya tak mencapai setengah badanku.., kulitnya putih bersih begitu memukau mata ,dalam kesan pertama ,aku menanggapnya adalah boneka yang hidup dengan wajah beraksen Asia dan Barat pada saat bersamaan..

Ia menjelaskan keterlambatannya selama 30 menit ,berbisik pada Mr.Warley meminta toleransi untuk kali ini saja..Tetapi melihat seringai anak-anak lain ,kelihatannya usaha yang dilakukan perempuan itu akan sia-sia ,pada akhirnya ia menyeret kedua kakinya dengan lesu dan duduk tepat di depanku ,mencoba pasrah dengan ‘tugas’ yang akan ia terima dari Mr Warley..

“Oh God .. It's wrong for me to asked for his tolerance,”ia mencibir dalam bahasa Inggris yang fasih sambil mendengus pelan..

Aroma apel dan stroberi yang kurasa berasal dari rambut coklatnya itu terasa menusuk hidung..Aku mengeriyitkan alis ,dimabok oleh aroma-aroma aneh tetapi memikat ini..Ketika ia merogoh-rogoh tas hitam gothic miliknya dan tidak kunjung menemukan buku yang ia cari ,maka perempuan itu mengadah ke arahku ,sekarang aku bisa merasakan dahiku mengeriyit begitu dalam ,sehingga membawa kesan seolah aku tak senang dengan keberadaannya disini.,padahal sesungguhnya aku terganggu oleh aroma aneh yang tercium semakin nyata itu..

“Oh my God, what’s wrong with your face? Not happy? I just wanted to ask if you're willing to share it with me?”sahutnya cepat menunjuk buku Fisika yang tergeletak di mejaku..

“Uh oh..,”Hanya itu yang bisa kukatakan dengan tampang polos ,pasalnya apapun yang dibicarakannya tidak dapat kumengerti sama sekali..Sejujurnya ,aku tak begitu mahir dalam pelajaran bahasa Inggris ,bahkan bisa dibilang sangat tolol dengan bahasa yang satu itu..

Ia menatapku bingung ,kedua pupil matanya yang besar bewarna coklat pekat berputar dengan banyak tanda tanya..Seolah ia ingin berkata ,’Astaga ada apa dengan lelaki aneh ini?’

“Um..,no..,English..,no..,”Jujur saja aku malu harus bersikap seperti ini pada wanita cantik pertama yang kutemui di tengah-tengah Kota Murau yang sepi penduduk..

“So?”

“Korea..,yes..,Korea..!”Bisikku padanya dan berharap Mr Warley yang sedang serius menatap buku soal tidak akan mendengar ocehan kami..

“Oh..,jadi kamu orang Korea?”tanyanya polos..,tiba-tiba saja ia mencerocos dengan logat Korea yang sangat fasih ,sefasih ia berbicara bahasa Inggris..

“Eh?Kamu bisa bahasa Korea?”Aku balik bertanya ,tak bisa menyembunyikan kekagetan yang meluap-luap ,..aku tahu ini berlebihan ,tetapi ia terlalu sempurna..Paras cantik dan otaknya yang jenius itu..

“Iya..,ibuku orang Korea..,jadi kau mau tidak berbagi dengan ku?”kali ini ia menyeringai manis ,kami merasa terasing ,ketika semua anak mengoceh dengan bahasa Inggris atau Jerman ,kami justru seperti membanting setir dengan asyik berbicara bahasa Korea tanpa memperdulikan sekitar ,ini membuat beberapa anak yang ada di sekitar kami mendengus keras ,mungkin mereka berpikir ,’Bahasa alien macam apa yang mereka katakan!?’Aku juga tak bisa menyalahkan mereka jika seandainya mereka benar-benar berpikir seperti itu..

“Ini kau pegang ,”aku menyerahkan buku Fisikaku yang setebal buku dewa dengan proporsi bahasa Jerman dan Inggris itu padanya..

“Bagaimana denganmu?”tanyanya ,ia mengeriyitkan alis merasa bersalah ..

“Gampang..,”kataku menenangkannya ,walaupun jantungku serasa mau copot ketika aku berdiri dan kedua kakiku mulai melangkah , derit lantai kayu pualam membawaku semakin dekat kepada Mr Warley…

“Sir.,I..no..book!”paparku ,mencoba menaruh sebanyak mungkin nada keberanian dalam suara ini walaupun aku tak bisa menepis bahwa sesungguhnya jantungku serasa membengkak 3 kali lipat dan akan meledak dalam beberapa detik kedepan..Aku ‘menantang’ Mr Warley pada hari pertama masuk sekolah dan sekarang disinilah aku berdiri, menatap sorotan tajam nan kejam Mr Warley yang tengah marah..

“No book?First day of school?You..Who is your name kiddo?”nada suara rendah membahana ke seluruh penjuru ,bahkan aku yakin burung gereja yang lewat di depan kelas kami akan terbang menjauh begitu mendengar suara mengerikan ini..

“Oz..,”jawabku dengan perasaan tercekat.,.

“Go to detention room..NOW!”

***
« Last Edit: January 28, 2010, 09:44:04 am by endree_noona »

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^