Hari ini sebelum hiatus, aku cuma bisa kasih spoiler . Maaf y
Malam itu, malam 28 November 1988, 2 bayi mulai menjalani takdir mereka. Satu bayi, kehilangan figur seorang Ayah namun diangkat sebagai pewaris utama perusahaan raksasa dunia, Ziva Corporation. Para penghuni dunianya ini tidak peduli pada sang Ayah yang tewas terbunuh. Bayi tersebut, laki-laki berambut hitam, hidung mancung, bibir penuh nan sexy, pahatan wajah yang sungguh sempurna. Bayi laki-laki itu menangis di pangkuan ibunya yang menatap jasad suaminya dengan naas. Sedangkan, bayi satu lagi kehilangan kedua orang tuanya, figur Ayah yang hangat dan sesosok Bunda yang penuh kasih. Kalau saja sang Ayah lebih cepat satu detik, si bayi tak perlu mengalaminya.
Si bayi perempuan menangis di keranjang, di bawa ke panti asuhan beberapa hari kemudian.
Takdir menyeringai.
*****
mami, kalau ada adegan pembunuhan itu masuk rated M gak mi?
jiihaaa... Kok spoiler doang sist
Langsun chapt 1 aja sist d *timpuk* sist voldi, jng lama donk hiatus y :-)
UPDATE...
UPDATE...
UPDATE...
PISSSsss ^^V