«
Reply #15 on: January 24, 2010, 08:58:00 pm »
4 Tahun kemudian..CARYS AND OZZ 4 YEARS LATER
Aku menggengam surat itu ,begitu erat sampai-sampai tanganku kelu..Kalian pasti bertanya-tanya ,apakah ini surat yang begitu penting..Tentu saja .,setelah 4 tahun ,suatu pagi seminggu sebelum keberangkatanku ke Korea, Oz mengirim surat yang bahkan aku tak tahu untuk apa alasannya..Surat Oz telah membuka kembali personalitinya yang konyol ,tanda bahwa ia bahagia dan baik-baik saja..Aku tersenyum lebar ketika ia menggodaku dengan berbagai macam hal konyol yang biasa kami perdebatkan dulu..Tiba-tiba saja rasa rindu terhadapnya semakin menjadi-jadi dan semua masa lalu tertutup begitu saja..
Perpisahan kami dulu begitu buruk ,seperti badai yang mengamuk disertai angin topan yang mengaung..Vater sudah meninggal 2 tahun lalu ,ia meinggal karena tertabrak mobil dan aku bahagia diatas kematian Vater ,setetes air mata tidak dapat kukeluarkan ketika menghadiri pemakamannya ,alih-alih sedih ,aku malah bersemangat memikirkan hidup baru yang akan kami jalani,aku tahu itu sangat kejam ,tetapi setara dengan apa yang ia lakukan selama 9 tahun..Setelah lulus sekolah ,aku tahu langkah berikut yang harus kuambil adalah bekerja dan membantu ibu..Jadi merelakan kuliah adalah satu-satunya pilihan mutlak..Bekerja di Freddie’s selama 2 tahun sudah mencukupkan tabungan juga kebutuhan kami sehari-hari..Ibu sering sakit ,mungkin karena pengaruh kekejaman Vater dulu..,jadi kebanyakan ia di rumah sementara aku bekerja ,terkadang ibu juga pergi ke peternakan tetangga untuk mencari penghasilan lebih..
Suatu hari Ibu menyarankan aku untuk bekerja di Korea dan semua akan jauh lebih baik disana ,tetapi aku tidak memiliki siapa-siapa di negara asing itu ,meningat ayah tinggal di Munich..Ibu meyakinkanku dengan memberi sebuah kartu nama perusahaan terkenal di Korea Selatan ,ia berkata bahwa ia mengenal perusahaan itu dengan baik ,tak tahu dari mana asal ia mengetahuinya karena sejak kecil ibu tinggal di Austria..Yah ,ibuku adalah seorang Jerman ,ia cantik sekali ,kedua mata biru nya jernih seperti lautan dan ia memiliki kulit yang jauh lebih putih daripadaku ,namun akhir-akhir ini ia terlihat capai ,gurat wajahnya bisa memberitahuku akan hal itu..
Kalau itu memang kemauan ibu maka aku akan berkata ya demi menyenangkannya..Mungkin hidup di Korea akan memberiku penghasilan lebih ..Ibu tak bisa lebih senang ketika aku memutuskan untuk pergi..Tak tahu kenapa ,padahal aku berpikir mungkin ia akan kesepian atau apalah..,tetapi ibu begitu mendukungku..
Hari ini tiba saatnya untukku pergi dan memulai semua petualangan baru ,hidup baru ,dan pekerjaan baru..Lain lagi ,aku tak sabar untuk bertemu Oz..,Oz ku yang konyol…
***
Tidak ada balasan ,sudah seminggu namun tak ada satupun surat dari Carys..Harus berapa lama lagi aku menunggu?Kerinduan ini begitu menyesakkan hati ,sampai-sampai kalau kau ingin melakukan sesuatu ,kesesakan itu membuatmu berhenti seolah memiliki kuasa yang aneh…Hari-hariku sibuk namun tak pernah luput pemikiran ini dari seorang Carys..Walaupun sudah 4 tahun dan bahkan aku sudah tak bisa menebak-nebak bagaimana wajahnya saat ini ,namun seorang Carys selalu memenuhi pikiranku..,selalu..Tak pernah aku melupakan sosok cantik yang mempesona itu ,bagaikan malaikat yang diutus dari Surga untukku seorang..Aku rindu padanya ,pada gurat-gurat wajah cantiknya ,perdebatan konyol kami ,masalah-masalah yang kami hadapi bersama..,kenangan-kenangan itu tidak bisa meninggalkanku..
Sebuah alamat ,tidak lupa kucantumkan pada surat yang kukirim pada Carys minggu lalu..Berharap cemas ,ia akan membaca dan menghampiri dimana aku berada..Walaupun kemungkinannya kecil ,mengingat balasannya pun belum datang sama sekali ..
Apapun itu ,hal yang berhubungan dengan Carys selalu membuatku buyar selama bertahun-tahun ini dan boleh kubilang ,sungguh konyol karena aku duduk sebagai seorang direktur muda penerus Ayah..Banyak karyawan perempuan yang terkikik geli ketika misalnya ,aku sedang makan di kantin lalu tiba-tiba saja aku berhenti menyuap sesendok nasi dan mulai terdiam dalam arti bengong..Itu membuat tampangku menjadi super konyol..Kalau sudah begitu ,berarti pikiranku asyik dengan pelbagai memori indah kami yang tak bisa kupungkiri ,telah membuat seorang Oz ‘lumpuh’..
Hari ini seperti biasa ,pagi cerah di Seoul ,aku masuk kedalam perusahaan ayah yang super megah ,tidak asing lagi bagiku dengan perusahaan besar ini..Pasalnya inilah tempat bermain bagiku sejak kecil , perusahaan ayah mendapat predikat sebagai perusahaan terbesar kedua di Korea ,ini membuatku bangga awalnya ,tetapi tidak selama 4 tahun belakangan ,aku akan lebih bangga memiliki Carys sebagai pacarku..Yah ,lucu bukan ,aku menolak uang dan harta demi perempuan masa laluku yang baru kukenal selama beberapa bulan ,bahkan kami tidak pernah bertemu lagi sampai sekarang ,tetapi pesona Carys ternyata telah mencekikku..
Berbagai tugas yang menumpuk terkadang membuatku hampir gila..,seperti hari ini ,memang sangat normal dan sudah biasa tetapi aku tetap tidak pernah bisa terbiasa dengan ini semua ,contohnya saja ,pernah suatu waktu ,aku mengamuk dan melempar semua berkas-berkas..,seorang cleaning service terpaksa masuk dan membereskan semua hasil kegilaanku ,bisa terlihat raut kebingungan ketika ia muncul dari balik pintu..Hari itu adalah hari dimana aku benar-benar putus asa dan sangat-sangat merindukan Carys setelah 4 tahun belakangan ,akhirnya aku menyerah ,memutuskan pulang dan menulis surat untuknya..,menuangkan berbagai hal yang ingin kubicarakan dengan begitu bebas ,sampai-sampai 4 lembar kertas besar habis dilahap tulisan demi tulisanku..Terakhir ,aku hanya berharap ,alamat rumah Carys masih seperti dulu adanya..
***
Seoul semakin terik ,sudah lupa aku akan kota ini..,kota tempat kelahiran ayah ,waktu aku berumur 7 tahun adalah kali terakhir aku menginjakkan kaki di Seoul..Aroma perkotaan terasa sangat asing ,selama ini Murau hanyalah desa kecil yang polos dengan banyak peternakan dan perkebunan yang kutinggali seumur hidup ..Meninggalkan ibu yang rapuh adalah kesusahan dan pengorbanan sendiri , kekhawatiran berangsur-angsur memuncak ketika mengetahui aku semakin jauh dari ibu..
Surat Oz dan kartu nama yang diberikan ibu menjadi peganganku berdiri disini ,ditengah-tengah kota asing..Beberapa ribu won tersimpan rapi di dompet kecilku ..Aku ingin berkata bahwa aku siap tetapi batinku gelisah ,tidak tahu harus melangkah kemana..Apakah aku harus menemui Oz atau pergi ke perusahaan?Atau bagaimana baiknya?
Dengan sungguh-sungguh ,perkataan ibu masih melekat di benakku ,ia tampak begitu serius ketika mengatakan hal ini ,seolah ia sedang menekankan sebuah misi atau apalah itu..,”Chaitrys ,ibu tahu ini mungkin sulit ,tetapi ibu percaya jika kau menghampiri perusahaan itu setibanya kau di Seoul ,semua mungkin akan lebih mudah ,jauh lebih mudah bagimu..,”pesannya..
“Memang kenapa sih bu?”tanyaku waktu itu penasaran ,tetapi ibu hanya mengeluarkan senyum simpul di wajah letihnya..
“Kau akan tahu setibanya disana..,”ia mengelus rambutku dengan sayang dan memeluk erat tubuh mungilku dalam dekapan hangatnya..
Mungkin alangkah lebih baik jika aku pergi ke perusahaan tersebut..,ketika sebuah taksi oranye muncul ,dengan sigap aku melambai pada supir di dalamnya..
Dalam hati ,inilah saatnya..,menempuh jalan baru..,dan mengetahui kejutan selanjutnya..
***
Aku berharap wanita ini adalah Carys ,tetapi nyatanya itu Shay.. ![[ranting]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/30.gif)
Mungkin kalian shock mendengar seberapa gilanya Shay padaku ,tetapi percayalah aku menggangapnya sebagai orang tidak waras..Setelah beberapa minggu kepergianku dari Murau ,aku bersekolah di suatu SMA yang berada di dekat rumah ayah ,dan percaya atau tidak ,Shay benar-benar ada untuk menguntitku ,ia juga menjadi murid baru disana..Dan Shay berbalik menjadi murid paling bodoh yang tidak mengerti bahasa Korea sama sekali ,semua hartanya tidak berarti apa-apa disini ,dibandingkan kekayaan ayah dan teman-temanku yang lain..Ia benar-benar menjadi biasa ,parasnya pun tidak terlalu diperhitungkan..Tetapi memang ia perduli?Bagai psikopat ,Shay selalu mengikutiku siang dan malam ,terkadang tatapan mata hijaunya membuatku ngeri..
Aku tak bisa berbuat apa-apa padanya ,sungguh..Terkadang aku hanya pasrah jika ia sudah muncul dengan gelagat centilnya dan segera mengandengku..Tak heran sesunggunya seluruh karyawan berpikir Shay adalah kekasihku ,yang berarti sangat menjijikkan dan tidak membanggakan sama sekali ,sungguh!!
Ayah tidak terlalu senang dengan Shay dan itu membuatku bersyukur berkali-kali lipat ..Mungkin karena kelakuannya yang terlalu over ,ayah menganggap Shay aneh..,dan seringkali ia bersembunyi setiap kali Shay datang ke rumah kami untuk menghindarinya..
Konyol juga ,ternyata ayah yang keras bisa berpikiran sama sepertiku untuk kali ini..
***
Jantungku berdebar..Apa ini?
Perusahaan yang super mewah?Ada di hadapanku membuatku tidka percaya akan pandangan sendiri..
Bangunannya berdiri begitu kokoh mencakar langit ,sampai-sampai aku berpikir mungkin orang yang berada di lantai atas akan menyadari keberadaan segumpal awan sesungguhnya..
Kedua kakiku kelu ,tidak berani untuk melangkah masuk ,tetapi seorang pemuda berparas manis terlihat sangat penasaran ,ia menatapku dengan serius dari balik salah satu jendela raksasa..Siapa dia ,aku merasa tidak kenal dengan pemuda itu ,tapi apakah mungkin ia mengenalku?Rasanya terlalu gila dan tidak mungkin ..,padahal itulah kenyataannya bahwa ia sedang menatapku dalam diam..
Ketika aku memberanikan diri untuk masuk ,sejenak pikiran ini berharap akan suatu kejutan tak terdug yang akan kuterima..Dan benar saja..
“Chaitrys?”Aku tertegun ,pemuda itu sungguh menyapaku ketika aku muncul dari balik pintu masuk..
Pikiran ini bergelut ,mencoba mengingat-ingat jika pernah bertemu dengan pemuda itu..,tetapi setelah beberapa menit berpikir ,jawaban tidak kunjung muncul ,maka keputusannya adalah aku tidak tahu siapa pemuda itu..
“Carysss!!Kau disini!!”Seru pemuda itu lagi ,kali ini ia benar-benar menerjangku dan memeluk erat diriku kedalam dekapannya ,membuat orang-orang di sekitar menatap kami kebingungan ,tetapi aku lebih bingung daripada mereka tentu saja ,apa yang terjadi dengan pemuda ini?
Masih terdiam ,pemuda itu terus menyapaku dengan semangat..,”Masih ingat denganku?”
“Um..,”sejujurnya aku sama sekali tidak ingat pernah mengenal seorang pemuda dengan lesung pipit tajam ,mata panjang yang sipit ,dan senyuman menawan..Aku yakin sekali..Lagipula ia orang Korea ,siapa lagi yang bisa kukenal di Korea selain ayah dan Seung Joo Oppa..
APA?JANGAN-JANGAN..
“Oppa?Betulkah..?”tanyaku ragu ,mulutku kering tak bisa bereaksi..
“Yap..,Seung Joo oppa ,Princessa Chaitrys..,remember already?”katanya mencubit pipiku gemas..
***
Tidak ada tanda-tanda balasan dari Carys ,apakah ia sudah melupakanku ,menghapus nama Oz dari benaknya?
Separah itukah?Aku tak tahu ,semakin aku mengingatnya semakin hancur dan menjadi-jadi pula hati ini..Ibarat kau sedang dehidrasi tetapi tengah terjebak di padang gurun dan nyatanya tahu tidak akan menemukan setetespun air disana..
Begitulah aku sekarang..
***
“Chaitrys..,”suaranya begitu pilu sampai-sampai aku mengira lelaki paruh baya berparas tampan itu akan meneteskan air mata ketika ia memeluku dalam dekapan eratnya..
Aku tak bisa berbicara apa-apa ,semua fakta berkumpul menjadi satu..Seung Joo oppa dan sekarang ayah..
Ya..,ayahku..Ia yang kupanggil-panggil untuk kembali ketika aku kecil..Ia yang ingin kupeluk sewaktu Vater melakukan hal-hal buruk padaku..Ia yang ingin kujadikan tempat berlindung ketika Vater memukulku ..Ia yang ingin kujadikan tempat mengadu ketika Vater berbuat onar padaku dan ibu..Ia..,ia ..,ia ,lelaki yang kubutuhkan dalam hidupku namun tak kunjung datang..Sekarang ayah memelukku ,kehangatan menyambar seluruh tubuh ini sampai-sampai aku tak tahu harus berkata atau bertindak apa..Air mata mengalir begitu saja tanpa bisa berhenti..Kepiluan di hati yang selama ini mengangga ,tiba-tiba tertutup begitu saja ketika ayah mendekapku dan menyebut-nyebut nama ‘Chaitrys’..
Batinku berteriak ,merasa bebas ,ingin memanggil..’Ayah..,ayah ,ini putrimu..putri kecilmu Chaitrys yang menangis ketika kau meninggalkanku di tangan Vater..’
Seung Joo oppa adalah sepupuku dari pihak ayah ,ia yang mempertemukanku dengan ayah sekarang..Dan aku pun tak pernah tahu ,kalau ternyata ayah adalah seorang yang kaya raya ,percaya atau tidak perusahaan ini adalah perusahaan milik ayah ,ibu tidak pernah bercerita dan ayah pun begitu ,mereka sengaja membiasakanku untuk hidup sederhana dan jadilah aku, Carys yang berhasil menjadi si anak ‘desa’..
“Maafkan ayah ,nak!!”serunya ,ia juga menangis sama sepertiku..,Seung Joo oppa yang berdiri di ujung hanya tertegun ,ia memutuskan untuk keluar pada akhirnya dalam usaha untuk tidak menggangu pertemuan pilu kami..
Aku masih diam ,tak bisa bereaksi apa-apa ,terlalu kaget dan semua ini terlalu tiba-tiba..
“Ini semua untukmu...,kau anak baik..,”katanya mendekapku semakin erat ,mengelus rambut coklatku dengan sayang..,sementara aku tak mengerti apa yang dibicarakannya..
***
“Kita harus bekerja sama dengan PT .Lee ,harus ..Mereka adalah perusahaan raksasa no 1 di Korea dan jika kita berhasil memegang mereka ,berarti perusahaan kita juga akan terjamin…,”papar ayah bersemangat pada suatu perbincangan pribadi denganku..
“Yah ,kemarin aku sudah membuat janji dengan Mr. Lee dan semua akan berjalan dengan lancar..,”kataku meyakinkan ayah agar ia tidak perlu menaruh khawatir yang berlebihan..
“Bagus nak..,kapan pertemuannya?”
“Siang ini ,mungkin ,jika Mr Lee tidak ada janji..,”gumamku menerka-nerka ,memastikan aku tidak salah mengkonfirmasi semua perjanjian ini..
“Baiklah ,kau wakilkan ayah..,ayah percaya padamu..,”
***
Hari ini aku duduk ,di sebuah ruangan mewah yang disediakan oleh ayah..Ini gila ,aku tak bisa percaya…Bahkan ternyata ayahku lebih kaya 50 kali lipat atau bisa saja 100 kali lipat dari ayah Shay sekalipun..Seperti mimpi yang tak bisa kucerna ,semua ini terlalu tiba-tiba..
Setiap sudut ruangan ini dilapisi kayu mahal dengan aroma pewangi yang menusuk..Kursi yang kududuki begitu empuk terbuat dari kulit terbaik..Jendela raksasa di sisi kanan menyerap cahaya matahari terik yang membuatku menyipitkan mata..Beberapa rak buku yang menjulang tinggi ,tersusun berderet dari ujung ke ujung ,apakah ayah tahu kalau aku suka baca?Senang sekali ,rasanya seperti memiliki perpustakaan pribadi..Aroma buku dapat kuhirup ,sensasi yang kurasakan setiap kali menginjakkan kaki di perpustakaan sekolah..
Hari ini ,ayah pergi ke London ,entah untuk apa ,yang kutahu pasti sesuatu yang berhubungan dengan bisnis..Dan ayah memintaku menggantikannya untuk menemui seorang rekan penting..Tak tahu siapa itu ,aku hanya menurut dan mencoba mengerjakan semua dengan baik di hari pertamaku bekerja..Karena tidak ada yang bisa kulakukan sekarang ,sembari menunggu rekan yang dimaksud ,otakku masih berputar keras ,,terkaget-kaget akan fakta ini ,masih mengira ini adalah mimpi ,sehingga dengan konyolnya aku mencubit kedua pipiku sendiri mengira aku hidup didalam dunia imajinasi..,tetapi kenyataannya ,kemarin aku benar-benar bertemu ayah ,ia mengajakku tinggal di rumahnya ,yang ternyata selama bertahun-tahun ia menyiapkan sebuah kamar untuk seorang Chaitrys di rumah mewahnya yang berukuran kurang lebih 3000 meter persegi..Besar bukan?Ayah menunjukkan ku tiga kamar tidur ,yang pertama adalah kamar tidur yang dirancang khusus untuk putri kecilnya,kamar impian setiap anak dengan berbagai macam mainan dan tokoh-tokoh kartun menghiasi dinding ,kedua adalah kamar yang dibangun untuk putri remajanya ,kamar itu terlihat elegan namun tidak kehilangan sentuhan khas anak muda ,dan yang terakhir bahkan lebih mencolok ,ayah membangung sebuah kamar seukuran sebuah cottage hanya untuk ditempatiku seorang diri ,lengkap dengan bed set dan home theatre juga perpustakaan pribadi bahkan sebuah jazucci mewah didalam kamar mandinya,kau bisa bayangkan sendiri kan?Itu buat Chaitrys dewasa..Semua ini ayah lakukan ,katanya ia berharap aku dapat tinggal bersamanya ,tetapi selama bertahun-tahun ayah tak pernah bisa menghubungi ibu..Ternyata ia sangat menyanyangiku..,tapi aku tak pernah bisa benar-benar merasakannya..Terluput dari semua itu ,rumah ayah masih menyimpan banyak ruang ,begitu banyak seperti hotel sampai-sampai jujur saja tadi pagi aku tersesat ketika menuju ruang makan ,hal yang memalukan namun harus dimaklumkan juga..Kau tahu dalam seumur hidupku ,aku tak pernah sekalipun melihat berbagai makanan berbaur menjadi satu di suatu meja panjang seperti layaknya meja kerjaan..Ini gila..,hanya ada 2 kursi diantara meja panjang itu ,kursi di ujung kiri dan kanan ,untuk ayah dan aku..Setelah 30 menit sarapan ‘gila’ itu ,perutku menjadi mual ,pasalnya terlalu banyak makanan ,ini membuat ayah terkekeh ketika aku mengeriyitkan alis begitu dalam ,suara lembutnya menegurku ,’Tak usah dihabiskan jika kau sudah kenyang ,Carys..’Ketika menyebut nama ‘Carys’ ,wajahnya berbinar begitu senang ,pemandangan itu membuat mualku sedikit meredam..
Tok..Tok..Tok..
Suara itu membuyarkan lamunanku..,apakah rekan itu sudah sampai?
***
Aku berdiri di depan pintu kayu megah,bersiap-siap menemui putri dari Mr.Lee..Sesungguhnya aku tak pernah tahu Mr Lee pernah memiliki seorang putri..
Kehadiran Shay disini sangat menggangu ,ia mengenggam erat tanganku ,dan seperti biasa ,aku hanya bisa pasrah terhadap sikap manja nya itu..Dasar wanita sial ,aku tak mengerti mengapa ia terus berharap..
Seorang sekretaris lelaki paruh baya membukakan pintu dan mengantarku masuk ..Seorang wanita mungil berambut coklat sebahu ,rambutnya sedikit bergelombang ,ia sedang menaiki tanggan kayu dan tampak memilah-milah buku yang disusun rapi didalam rak pencakar langit itu..
“Nona Chaitrys..,rekan dari PT. Han sudah datang..,”kata sekretaris itu memperingati ,namun ia masih saja sibuk dengan buku-bukunya dan enggan memperlihatkan mukanya sedikitpun..Ia begitu misterius dengan jas hitamnya yang pekat namun cemerlang disaat ia menggengam banyak buku super tebal yang mungkin takkan sanggup kubaca dalam waktu 1 tahun sekalipun..
Wanita pertama yang begitu membuatku penasaran setelah 4 tahun sejak aku terpesona oleh kecantikan Carys di kelas dulu..
***
end of Part 2
« Last Edit: January 25, 2010, 03:51:05 am by minyounglee »

Logged

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^