Author Topic: My Job Is... your Job...?!?!? (Chapter 8) 1st February 2013  (Read 9127 times)

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Cast And Prologue

Cast :



Goo Hye sun as Lee Joo ri



Lee Min Ho as Goo Yong Jun



Lee Jung Gil as Lee Jung Sik



Kim Hyun Joong as Kang Ji Hoon



Jung Ho Bin as Kang Sung Bin



Kang Nam Gil as Kang Jung gil

Prolog

Malam semakin larut, bintang – bintang semakin terlihat berkerlap-kerlip seiring semakin  larutnya malam. Seorang tua terlihat tengah berdiri kokoh, tegap, menatap deretan bintang tersebut, namun ternyata deretan bintang tersebut belum mampu menyita seluruh perhatiannya.

Banyak sekali hal yang menyita pikirannya. Seorang tua, tengah berdiri menatap keluar jendela ruang kerjanya, dengan berjuta pikiran yang hanya tertuju pada seseorang. Benarkah seorang tua, ya… semua itu ditunjukkan oleh guratan-guratan kasar dan halus yan telah tercetak diwajahnya, tidak seperti hari biasanya, namun malam itu, wajahnya menunjukkan umurnya. Laki-laki itu terlihat gelisah. Kegundahan merasuk dihatinya, mengalahkan bintang yang berkerlap kerlip dengan indahnya.

“apa yang harus aku lakukan… ancaman itu… benarkah…? Apa yang harus aku lakukan… aku tidak ingin anak itu terluka…hanya dia yang aku miliki…” sebuah suara serak yang lemah memecah keheningan dimalam yang tenang dan sunyi., menunjukkan pemiliknya benar-benar sangat lelah. Lelah, bukan hanya tubuh namun juga perasaan dan pikirannya. Orang itu kemudian terlihat duduk, menatap bintang, membelakangi seseorang.

“ apa saya harus memanggilnya kembali dan melakukan penjagaan yang ketat padanya tuan…”tanya seseorang yang dengan setia berdiri dibelakangnya, menatapnya prihatin.

“anhi… itu tidak akan membantu… anak itu tidak akan menyukainya… yang terjadi mungkin lebih buruk lagi…”

“lalu…?”

“berikan tugas ini padanya…”jawabnya

“maksud anda…”

“….”laki-laki yang dipanggil ‘tuan’itu diam sesaat, memutar tubuhnya dan menatap laki-laki yang berdiri dibelakangnya “…tapi…lakukan dengan cara yang berbeda… dan jangan dilakukan secara nyata…diam-diam…”

“nee…”jawabnya, mulai mengerti arah pembicaraan tuannya itu.

“ahhhh….lakukan dengan baik…saya tidak ingin terjadi sesuatu padanya… walaupun saya yakin dia dapat melindungi dirinya sendiri… seperti yang selalu ia katakan…”katanya, mengingat kembali, dan kini senyum terlihat terlukis diwajahnya, tetapi tetap saja belum dapat mengusir kegundahan dihatinya. Kegundahan yang benar-benar dalam.

“tenang saja… lagipula baru sedikit yang tau tentang siapa dia…”hibur laki-laki dibelakangnya

******

“yaisshhhh…Goo Yong Jun!!! apa lagi yang kau lakukan… jangan bersikap sombong!!! “seru seseorang memecah keheningan malam yang tercipta. Seseorang yang disebutnya Goo Yong Jung terlihat membuka matanya, dan mengalihkan wajahnya, menatap laki-laki yang berdiri di belakangnya, dengan pandangan marah dan murka kearahnya.
Goo Yong Jun menatapnya sesaat, lalu senyum terkembang diwajahnya.

“ada apa… kau mengganggu ketenanganku… yang sesaat…Pak Kang…”

“kau…!!! Apa lagi yang kau lakukan pada mereka…”

“mereka…”

“ya…”

“bodyguardmu itu…”

Laki-laki yang dipanggilnya Pak Kang diam, menatap Yong jun masih dengan tatapan marahnya, meminta penjelasan. Yong jun bangkit dan berjalan perlahan, mengambil gelas berisi minuman di meja tak jauh dari tempatnya. “…aku memecat mereka…”

“apa hak mu… lagipula mereka itu…”

“professional…?”sambung Yong jun, menatap laki-laki itu santai, masih dengan senyum di bibirnya, namun kini senyuman itu berubah menjadi sebuah senyuman yang… meremehkan “cihh… kau sebut mereka…professional…”

Pak Kang, menatap Yong Jun menunggu. “bagiku… mereka tidak lebih seperti pecundang…!!”jawab Yong Jun pelan, namun menyimpan sebuah ketegasan disana.

“kau…”

“…jika kau berniat memberiku bodyguard.. cari yang benar-benar professional…”kata Yong jun, menekan suaranya pada kalimat terakhirnya, sungguh-sungguh “dan…aku serius tentang keprofesionalan itu…”tambah Yong jun menatap laki-laki dihadapannya tajam. Membuat laki-laki itu kini terdiam menciut ditempatnya, tidak mampu melawan tatapan seorang Yong jun. Kemurkaannya dan kemarahannya pun telah sirna oleh sebuah tatapan tajam Yong jun.

Yong Jung tersenyum menatap laki-laki dihadapannya, yang diam kemudian meraih tangan laki-laki itu dan memberikan gelas yang telah kosong pada laki-laki itu, dan beranjak pergi dari hadapannya, menatap laki-laki itu sesaat dengan pandangannya yang meremehkan.

Pak Kang, menatap Yong Jun diam “anak itu… tidak berubah…untung kau begitu bertalenta… kalau tidak…”gumamnya pelan, meremas gelas yang berada ditangannya, menatap kepergian Yong jun dalam diam, lalu dengan perlahan menghembuskan napasnya, ia benar-benar lelah. Terpikir olehnya seseorang. Seseorang yang dapat membantunya “…tapi…sudah lama aku tidak menghubunginya…”gumamnya kemudian. Dengan langkah pelan berjalan kearah sofa tak jauh dari tempatnya berdiri dan duduk disana. menyandarkan tubuhnya untuk sesaat menghilangkan rasa penat, marah  dan lelahnya.

******
« Last Edit: February 27, 2013, 05:24:15 pm by ai_yuki »