Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17483 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Chapter  3 part 1



Additional Cast :

Lee Young Ae as Mrs. Lee ( Shin Young Ae )


Lee Byung Hun as Mr. Lee Goon Hyun




Cerita sebelumnya :

Tiba-tiba deringan ponsel Joon Hyun berbunyi dan rupanya telepon dari ibunya.
“ Ne, Eomma ada apa?, Tanya Joon Hyun .

“ hiks hikshis… Joon-aa, Appa mu, dia…dia dalam masalah, isak Ny. Lee di seberang sana.

“ Eomma, ada apa, aku tidak bias mendengar dengan jelas, ada apa dengan Appa, apa yang terjadi?, Tanya Joon Hyun cemas.

“ Appamu ditangkap polisi, Joon-aa pulanglah. Eomma membutuhkanmu”, bruk!! Sambungan telepon pun terputus.

“Eomma, Eomma, Eomma, !!!!” teriak Joon Hyun cemas.

“ Hyun-aa , gwaenhana?, ada apa dengan eomma mu, tanya Hyo Jo .

“ kita harus pulang!” . “ Appa, Appa ku ditangkap polisi, ujar Joon Hyun panik sambil menarik lengan Hyo Jo dan berlalu dari tempat itu.



@  Kediaman Keluarga Lee

“ Eomma!” seru Joon Hyun panik sambil melangkahkan kakinya kearah Ny.Lee dan menjatuhkan dirinya dalam pelukan ibunya yang terbaring lemah di sofa.

“ Joon-aa, App…Appamu Nak”, tolong lakukan sesuatu untuk membebaskannya, Appa mu tidak bersalah, Eomma yakin itu, ujar Ny. Lee sambil mempererat pelukan putranya.

“ Eomma, tenang saja” . AKu tidak akan tinggal diam, aku pasti akan membebaskan Appa, tukas Joon Hyun berusaha untuk menenangkan ibunya.

Keesokan harinya Joon Hyun , Hyo Jo dan Ny. Lee bersama pengacara mereka Tn. Hong mendatangi kantor polisi tempat Tn Lee Goon Hyun di tahan.

“ Ayahku tidak mungkin bersalah, dia pasti dijebak!” . “ Pak Hong , aku mohon bantu ayahku, dia tidak bersalah”, pinta Joon Hyun pada pengacaranya.

“Tenang tuan muda, saya akan berusaha semampu saya untuk membebaskan Pak Direktur dari segala tuduhan ini, ujar Tn Hong sambil menepuk pundak Joon Hyun bermaksud untuk menenangkan emosi tuan mudanya.

Pak Hong terlihat sedang bernegosiasi dengan beberapa petugas dan Kepala Polisi yang menangani kasus Direktur Lee dengan mengeluarkan sekoper uang dengan jumlah yang cukup banyak sebagai tanda untuk menjamin Direktur Lee sebagai tahanan luar selama proses penyelidikan berlangsung, tetapi permintaan Pak Hong langsung ditolak oleh Kepala Polisi tersebut dengan alasan bahwa terdakwa masih harus di interogasi selama penyelidikan berlangsung sampai bukti-bukti yang mengarah terhadap terdakwa dinyatakan tidak kuat untuk menahannya dan alas an lainnya untuk mengantisipasi taerdakwa melarikan diri.

Tentu saja hal itu membuat Pak Hong selaku pengacara keluarga Lee merasa tindakan tersebut tidak masuk akal, karena bukti-bukti yang ada tidak cukup kuat untuk menahan Direktur Lee.

“ Joon-aa, Appamu!, Eomma mohon tolong Appamu, dia tidak bersalah, hikshiks.. jangan sampai dia dipenjara atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya, ratap Ny. Lee sambil memeluk Joon Hyun.

“ Eomma tenang saja. Aku dan Pak Hong akan membuktikan kalau Appa tidak terlibat dalam kasus penggelapan uang dan kami pasti akan mencari tahu siapa pelakunya yang tega menjebak Appa. Percaya pada putramu ini, okay”, tukas Joon Hyun

“ Hyo Jo-aa, bisakah kau mengantar eommaku pulang dan menjaganya sebentar, AKu harus pergi dengan Pak Hong untuk menyelidiki kasus Appaku”, pinta Joon Hyun pada kekasihnya.

“ Araso, kau tidak usah khawatir, aku akan menjaga Eommamu, tapi ingat kau harus hati-hati”, ujar Hyo Jo sambil memeluk Joon Hyun dan Hyo Jo pun mendekat kea rah Ny. Lee dan menggandeng tangan yang gemetar itu dan mengajaknya untuk pulang.


Setibanya di rumah keluarga Lee, Hyo Jo membimbing Ny Lee masuk kedalam rumah.

Bibi tenang saja, Joon Hyun dan Pak Hong pasti bisa membebaskan Paman Lee, Bibi harus percaya itu, ujar Hyo Jo sambil membantu Ny Lee untuk merebahkan dirinya diranjang.

 “ Hyo Jo-aa, Bibi mohon tetaplah disisi Joon Hyun. Di saat sulit seperti ini, dia pasti sangat membutuhkan dukunganmu. Kau pasti akan terus bersama kami kan untuk melewati semua cobaan ini?”, tanya Ny Lee sendu.

“ Bibi, sebaiknya istirahat saja dan jangan menangis lagi.” Joon Hyun sedang berusaha untuk menolong Paman, jadi Bibi juga harus kuat. AKu tidak akan kemana-mana, aku pasti akan selalu mendampingi  Joon Hyun, ujar Hyo Jo pelan tapi dalam batinnya pernyataan yang baru saja keluar dari mulutnya terasa tidak begitu tulus.

Setelah Ny. Lee tertidur pulas, Hyo Jo pun berpamitan pada Ibu Wang, pengurus rumah tersebut dan tidak lupa Hyo Jo berpesan untuk memberinya makan karena sejak pagi sampai tadi siang Ny Lee belum mengisi perutnya, dan Hyo Jo pun beranjak dari kediaman keluarga Lee dengan pertanyaan-pertanyaan yang terus berputar di kepalanya.

Hyo JO Pov
“ Bagaimana dengan pernikahanku dengan Joon Hyun, apakah akan ditunda?, apakah aku bisa menerima Joon Hyun yang baru, Joon Hyun yang tidak memiliki apa-apa, dan bagaimana pandangan teman-teman, keluargaku, relasiku, jika aku menikah dengan putra seorang narapidana, ahhhhhh, aku bingung, aku bingung Hyun-aa”, ratap Hyo Jo dalam batinnya.
**********************************************************************************************

“ Joaheyo!”, tukas Kyung Hun tiba-tiba pada JI Won,.

“ Mwo, Sunbae tadi bilang apa?”, tanya Ji Won yang tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Kyung Hun.

“ Jeongmal joaheyo Ji Won-ssi, saranghee”, ujar Kyung Hun lagi sambil menarik Ji Won kedalam pelukannya dan melepaskannya kemudian Kyung Hun mengecup mesra kening Ji Won.

Ji Won yang masih terkejut dengan perlakuan Kyung Hun terhadapnya, masih terdiam di tempatnya tapi tanpa disadarinya kedua pipi Ji Won langsung bersemu merah.

“Aku pulang dulu!, sebaiknya kau cepat masuk kedalam, nanti bodyguardmu akan memarahiku karena membuatmu kedinginan diluar, hheehe, tukas Kyung Hun sambil terkekeh dan membukakan pintu untuk Ji Won dan menyuruhnya untuk cepat masuk.


Saat masuk kedalam rumah Ji Won tersenyum sambil bersenandung .

Ryu Jin yang melihat tingkah laku sepupunya menjadi penasaran . “ Shin Ji Won!!!, kenapa senyum-senyum sendiri, apa kau salah minum obat?, tukas Ryu Jin sambil berjalan menghampiri Ji Won.

Dari dulu antara Ryu Jin dan Ji Won tidak pernah ada rahasia, mereka saling terbuka satu sama lain.

Dengan agak ragu-ragu Ji Won pun akhirnya buka suara dan dengan wajah yang berseri-seri : “  Aku dan Kyung Hun sunbae sudah resmi pacaran,” , Kau Tahu Ryu Jin, aku senang sekali  karena orang yang aku suka ternyata mempunyai perasaan yang sama denganku, aku senang sekali , ujar Ji Won dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya.

“mwo!” mereka sudah resmi pacaran?. Andwae, andwae, aku tidak akan membiarkan siapapun merebut Ji Won dari sisiku. Dia hanya milikku, MILIKKU seorang, rutuk Ryu Jin dalam batinnya.

“ Ryu Jin, Ryu Jin!!, gwaenchana?”, Tanya Ji Won sambil melambai-lambaikan tangannya kearah Ryu Jin
“Ne, gwaenchana. Sudah malam, ayo sana tidur, besokkan kau ada ujian?, perintah Ryu Jin pada Ji Won.
******************************************************************************


Sementara itu dikediaman keluarga Lee

Sudah hampir 1 minggu Tn Lee Goon Hyun meringkuk di tahanan sambil menunggu beberapa bukti dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian sebelum kasus ini akan disidangkan di pengadilan tinggi.

Rasa kesal, marah, sedih bercampur aduk dan yang paling membuatnya sedih adalah kondisi kesehatan Ny. Lee yang semakin menurun karena terlalu stress dengan pikiran yang ada di kepalanya, apakah suaminya akan dinyatakan bersalah, akankah suaminya benar-benar akan ditahan selama beberapa tahun lamanya?, semua pikiran-pikiran tersebut sudah membuatnya semakin tidak bisa berpikir jernih dan akhirnya Ny Lee pun jatuh sakit karena kekurangan cairan dalam tubuhnya dan sempat dirawat di Rumah Sakit selama beberapa hari.

“Eomma, miane aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku memang anak yang tidak berguna. Aku sangat menyesal kenapa dulu waktu Appa menyuruhku untuk membantunya mengelola keuangan aku hanya sibuk dengan kehidupanku sendiri,” sesal Joon Hyun dalam pelukan ibunya.

“ Pak Hong, benarkah sudah tidak ada yang bisa kita lakukan lagi untuk menyelamatkan Appa?, Tanya Joon Hyun.

“ Ne, semua bukti sudah terkumpul dan semuanya mengarah pada Direktur Lee jika beliau melakukan penggelapan uang dari dana yang seharusnya dialihkan pada pos-pos yang sudah ditentukan, dan dari rekening beliau terbukti jika Direktur Lee menerima uang dalam jumlah yang sangat besar dan semuanya tercatat di waktu yang sama dengan tidak sampainya beberapa aliran dana yang seharusnya diberikan oleh Direktur Lee. Dan dengan sangat menyesal, semua asset direktur Lee termasuk rumah, mobil, beberapa rekening di bank dan semua perhiasan yang dikenakan Ny Lee akan disita oleh pihak Bank dan Direktur Lee akan mengikuti sidang di Pengadilan Tinggi lusa, ujar Pak Hong dengan berat hati.
Ny. Lee tak kuasa menahan tangisnya lagi dan dalam pelukan putranya Ny Lee menumpahkan kesedihannya dan meraung raung meratapi nasib yang menimpa keluarganya.

*******************************************************************************

@ Café JINX STUDIO

“ Hyo Jo-aa, sepertinya pernikahan kita ditunda dulu sampai kasus yang menimpa Appa ku selesai. Kau tidak keberatan kan?”, tanya Joon Hyun cemas pada kekasihnya.

“ Hyun-aa, ada yang ingin aku sampaikan, dan aku harap kau tidak salah paham. Hyun-aa, sebenarnya aku tidak keberatan jika pernikahan kita ditunda, atau,..at..ataupun dib a..tal..kan, ucap Hyo Jo terbata-bata.

“Mwo!, kau bilang dibatalkan?, maksudmu saying?”,Tanya Joon Hyun sambil menatap tajam pada kekasihnya.

“ Hyun-aa, aku mengerti dengan keadaan yang sedang dialami oleh keluargamu dan aku turut prihatin dengan yang dialami oleh Paman Lee. Terus terang aku sangat mencintaimu tapi meliahat kondisimu yang sekarang ini, aku rasa ….

Aku.. aku tidak sanggup untuk melanjutkan hubungan kita dan tadi malam aku baru saja menandatangani kontrak iklan yang akan membuatku lebih dikenal dan itu tidak mungkin terjadi jika aku melanjutkan hubungan kita , hubungan antara seorang model dengan putra dari…. ( Hyo Jo pun tidak melanjutkan kalimatnya),

“ putra seorang narapidana, putra seorang koruptor?”, tukas Joon Hyun sinis
“ tapi Appa ku belum terbukti bersalah, dan kau sudah menghakiminya jika Appa ku adalah seorang kriminal, ratap Joon Hyun.



“ Miane, tapi aku sungguh tidak bisa melanjutkan hubungan kita, dan kau bukan Joon Hyun yang dulu, Joon Hyun yang bisa memberi apapun yang aku minta dan memenuhi semua kebutuhanku. Untuk menghidupi Ibumu dan dirimu sendiri saja kau juga tidak tahukan harus berbuat apa?” tukas Hyo Jo sinis.

“ jadi maksudmu, kau ingin putus dariku?, tega sekali kau. Mana janjimu yang akan selalu setia mendampingiku di saat susah dan senang, mana Hyo Jo yang sangat mencintaiku, mana Hyo Jo yang aku cintai?, tukas Joon Hyun kesal sambil mengguncang-guncangkan bahu Hyo Jo.


“ lepaskan! Kau menyakitiku Lee Joon Hyun, hardik Hyo Jo.

“ Please don’t leave me, I need u !!. aku akan berusaha untuk bangkit dan menjadi Lee Joon Hyun yang bisa kau banggakan, aku akan berusaha, asalkan kau tetap disisiku jadi aku mohon jangan tinggalkan aku, okay?,  pinta Joon Hyun sambil memeluk erat tubuh kekasihnya.

LEPASKAN AKU!!!, aku harus pergi dan maaf untuk semuanya. Semoga kau baik-baik saja”, tukas Hyo Jo dingin dan berlalu dari pandangan Joon Hyun menuju sebuah mobil mewah yang terparkir didepan JINX Studio dengan sosok pria yang sudah menunggu kedatangan Hyo Jo.

HYO JO!!! JOONG HYO JO!!! Teriak Joon Hyun saat menyadari jika mobil yang dinaiki Hyo Jo sudah berlalu dari pandangannya, Joon Hyun terus berlari dan berlari berusaha mengejar kekasihnya dan memintanya tetap berada disisinya.

“ Joong HYo Jo, aku mohon berhentilah, aku ,,,,aku…. Hhhhhhh ( nafas Joon Hyun tersengal-sengal), dan Joon Hyun pun akhirnya berhenti dan hanya bias meratapi nasibnya dan terlihat di wajahnya yang sudah mengeras menahan amarah dan kekecewaannya.


“ suatu saat kau akan menyesalinya, suatu saat aku akan membuktikan pada semua orang jika seorang Lee Joon Hyun akan menjadi orang yang besar dan kau, Hyo Jo , aku akan membuatmu membayar semua yang kau lakukan padaku, geram Joon Hyun.


Terlihat dari kejauhan nampak iringan-iringan mobil pengantin melewati jalan disekitar JINX Studio menuju sebuah Catedral yang akan digelar sebuah perhelatan besar, yaitu Pernikahan Shin Ji Yoon ( Marketing Director SHINWA Resort & Seok Yoong Hoon (Vice President of Daehan Property)

“ orang itu kenapa, kenapa wajahnya seperti itu, seperti memendam kesedihan dan amarah dalam waktu yang bersamaan”, ujar Ji Won dalam batinnya.


@ St. Joseph Catedral

Disaksikan beberapa undangan dan kerabat dekat, ikrar sumpah setia sepasang pengantin yang saling mencintai sudah terucap. Rasa bahagia, terharu bercampur aduk di dalam gereja tersebut. Ji Won nampak menghapus air matanya yang terus membasahi pipinya.

Sepasang pengantin itupun saling menyematkan cincin di jari pasangannya diakhiri dengan ciuman mesra dari kedua pengantin tersebut dan suara riuh tepuk tangan pun membahana melengkapi kebahagiaan upacara pernikahan tersebut.
Bertempat di HOTEL VICTORIAN, resepsi pernikahan pun digelar dan terdengar iringan music yang sangat harmonis dan penuh dengan deretan syair-syair yang romantic menghiasi suasana bahagia di Ballroom tersebut.

“ Eonni!!!, chulkaeyo, akhirnya kau menikah juga dengan Yoong Hoon Oppa, aku harap kebahagiaan ini terus abadi dan aku pasti akan sangat merindukanmu”, huhuhuhu.. isak Ji Won sambil menghambur kedalam pelukan kakak perempuannya.

“ dasar cengeng, JI Yoon noona tidak akan kemana-mana, lagi pula kan ada aku yang akan selalu menjagamu, araso. “
 Noona tenang saja aku akan selalu mengawasi dan menjaga Ji Won dan tidak akan aku biarkan dia terluka, tukas Ryu Jin.

“dongsaeng-aa, Noona tidak akan pergi kemana-mana, aku kan hanya menikah dan lagipula aku tidak perlu khawatir karena ada Ryu Jin yang akan menjagamu dengan sangat baik. Walaupun kita tidak tinggal satu rumah lagi tapi kau tahu aku punya banyak mata-mata dan aku akan selalu mengawasimu , anak nakal!”, tukas Ji Yoon sambil mempererat pelukan adik kesayangannya.

“ dongsaeng-aa, Oppa akan menjaga dan mencintai Noona mu jadi kau tidak perlu khawatir. Dan benar apa kata Noonamu, kami akan selalu mengawasimu terutama jika ada pria yang coba-coba mendekati adik kami yang cantik ini, goda Yoong Hoon sambil mencubit gemas pipi Ji Won.

Awwww, Oppa!!! apo, huhuhu…. Aku sayang kalian, sayang sekali, ujar Ji Won lagi sambil memeluk sekaligus Noona dan Oppanya.

Dan keluarga bahagia itupun tertawa penuh bahagia………………………………………………




“ When I think back on these times and the dreams we left behind I'll be glad 'cause I was blessed to get to have you in my life. When I look back on these days I'll look and see your face You were right there for me.
In my dreams I'll always see you soar above the sky In my heart there will always be a place For you for all my life I'll keep a part of you with me And everywhere I am there you'll be and everywhere I am there you'll be ”………
( ThereYou’ll Be By Faith Hill )


“ Ji Won-aa , ayo berdansa denganku, ujar Ryu Jin saat mendengar lagu favoritenya dinyanyikan oleh Wedding Singer tersebut.

Ryu Jin menatap Ji Won dengan tatapan mesra dan sesekali sering tersenyum menggoda, dan itu membuat Ji Won merasa risih ditatap seperti itu oleh Ryu Jin tanpa tahu maksud dari tatapan Ryu Jin.

Ryu Jin Pov

“Aku sangat beruntung karena kau hadir dalam hidupku. Apakah kau tahu , apakah kau bias menyadari semua sikapku terhadapmu, kalau aku jatuh cinta padamu, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun jatuh cinta dengan kakak sepupunya yang berusia 12 tahun. Dan cinta itu tidak pernah mati dan terus berkembang sampai sekarang dan aku yakin jika aku sangat mencintaimu Shin Ji Won. Apakah kau bisa mencintaiku juga?”

Ji Won Pov

“ kenapa Ryu Jin terus menatapku seperti itu. Tatapan yang  hangat tapi aku tidak tahu apa artinya. Ryu Jin berhentilah menatapku seperti itu, aku kan jadi gugup.”

Ji Won-aa, bukankah kita cocok sekali seperti sepasang kekasih, tukas Ryu Jin dan….

“ Ryu Jin-aa, bukankah itu Soon Hee-ssi?,
wah dia cantik sekali dengan dress itu. Ryu Jin, kenapa kau tidak berpacaran dengan Soon Hee saja, kalian sangat serasi apalagi usia kalian juga seumur, celoteh Ji Won tanpa tahu jika Ryu Jin sudah memasang wajah masamnya.

“ Mwo! Pacaran dengan Soon Hee?, Andwae!!!!, hardik Ryu Jin.

Kami ini sudah bersahabat sejak SMU dan perasaan untuk menjadi kekasih tidak ada dalam pikiranku, dan asal kau tahu Ji Won ku sayang, aku .. aku sudah menyukai gadis lain dan seorang gadis yang sangat cantik dan mempesona, tukas RYu Jin.

“ kau,..kau menyukai seorang gadis?, apa aku mengenalnya?, apa dia juga mahasiswi di SHINWA UNIVERSITY, atau dia kenalanmu yang lain, yaaaaa RYu Jin, kau jangan membuatku mati penasaran, ayo cepat katakan padaku, hah PALI!!!!!!, tukas Ji Won tidak sabaran .

“ SECRET!”, tukas RYu Jin sambil mengecup mesra pipi Ji Won ,dan berbisik “aku akan beritahu tentang gadis itu saat kelulusanmu” , ujar Ryu Jin sambil berlalu dari hadapan Ji Won yang masih kesal dengan sikap rahasia-rahasiaan Ryu Jin terhadapnya.

“ baiklah, kalau kau tidak mau mengatakan gadis itu, aku yang akan mencari tahu sendiri tentang gadis itu, hah, rutuk Ji Won dalam batinnya.


“ Bolehkah aku berdansa denganmu Ji Won-ssi?”, tukas seorang pria yang sudah berdiri tepat dihadapannya.
“ Sunbae!!, kau datang!” ujar Ji Won sambil tersenyum melihat kekasihnya.

Dan tanpa dikomando lagi Ji Won langsung melangkahkan kakinya dan melingkarkan kedua tangannya dileher Kyung Hun dan sepasang kekasih itupun berdansa dengan mesra dan tanpa diketahui keduanya seseorang terlihat kesal dengan kemesraan mereka dan wajahnya pun terlihat mengeras dan gelas yang ada digenggamannya pun terjatuh.

TBC to part 2



Note :
di chapter 3 gw buat 2 part coz jadi bingung sendiri dgn pertemuan ji won dan joon hyun nantinya, coz jujur awalnya gw bikin FF ni tokoh utama laki2nya buat min ho , jadi semua isi cerita agak gw rubah sedikit eh bukan banyak malah, hehe maklum ni FF dah gw buat awal februari 2010, jadi miane yach kalo agak membosankan, vbertele-tele dan tdk sesuai dgn keinginan readers, Jeongmal miane  [heh] [heh]
« Last Edit: October 13, 2010, 08:54:22 pm by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho