Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17714 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Chapter 3 part 2

Additional Cast :

Kim Seung Woo as Mr. Han ( Ryu Jin's Aboeji )



Jang Dong Gun as Dr. Min Suk Gi






@ Jung Shieong Court

Pengadilan memutuskan bersalah kepada Tuan Lee Goon Hyun
atas tindakan korupsi dan akan dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun penjara dan harus membayar denda sebesar
120 juta won ( ± Rp 840 juta), dan seluruh harta benda dan simpanan keluarga Lee akan disita oleh pihak Bank termasuk rumah, apartment dan mobil. Keluarga Lee diminta untuk mengosongkan rumah paling lambat 48 jam dari sekarang.

Saat mendengar putusan Hakim, Ny Lee mengalami shock dan langsung jatuh pingsan, sontak saja membuat Tn Lee langsung berlari kearah istrinya tapi langkahnya terhenti saat beberapa polisi menghalanginya, sontak saja Tn Lee pun langsung berontak dan berteriak-teriak “ Lepaskan aku, aku bilang lepaskan aku!!! Aku hanya ingin melihat istriku dan memeluknya,setelah itu terserah kalian mau menghukumku berapa lama, geram Tn Lee. Dan akhirnya polisi-polisi itupun melepaskan tangan Tn Lee saat mendapat anggukan setuju dari Atasan mereka. Tn Lee pun langsung menghampiri istrinya dan memeluknya : “ Yeobo, bangunlah!!!! Jangan seperti ini, aku mohon.”, ujar Tn Lee sedih
Joon Hyun hanya terpaku melihat ibunya yang tidak sadarkan diri dan ayahnya yang dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun.

“ 10 tahun, 10 tahun, Appa akan dipenjara selama 10 tahun atas perbuatan yang tidak pernah dia lakukan??”, dan apa yang harus aku lakukan untuk keluargaku, Eomma ku saja tidak terima dengan putusan ini, dan aku, aku????, rutuk Joon Hyun dalam batinnya dan dengan langkah gontai diapun menghampiri kedua orang tuanya saat melihat Eommanya sudah sadarkan diri.

“ Joon Hyun-aa, jagalah Eomma mu. Miane, cheongmal miane jadi seperti ini, tukas Tn Lee lirih.
“Appa!”, ini bukan kesalahanmu. Aku dan Eomma percaya pada Appa, dan aku tetap akan membuktikan jika Appa tidak bersalah dan aku pasti akan menemukan orang yang menjebak Appa dan yang menghancurkan keluarga kita seperti ini, ujar Joon Hyun pasti.

“ jagalah Eommamu dan mulai dari sekarang kau harus menjadi lebih kuat dan harus bekerja keras Joon Hyun-aa demi Appa dan Eommamu ini, karena keluarga Lee bukanlah keluarga yang lemah dan yang bias dihancurkan begitu saja, Araso!!!, tukas Tn Lee pada putranya.

“ Ne, Appa jangan khawatir. AKu pasti akan menjadi Joon Hyun yang kalian inginkan. Miane selama ini aku sering menyusahkan kalian dan disaat kau membutuhkanku, aku tidak ada disisimu dan terlalu menyibukkan diri dengan kehidupanku sendiri dan teman-teman yang selalu ada disisiku disaat aku memiliki segalanya tapi sekarang mereka semua meninggalkan aku disaat aku terpuruk termasuk Hyo Jo. Tapi Appa tidak usah mencemaskan aku, karena aku pasti akan memenuhi janjiku sebagai seorang laki-laki sejati dan sebagai seorang Lee, Keep My Word, tukas Joon Hyun meyakinkan Tn Lee.

“Rupanya putra Eomma sudah dewasa, suatu saat kau pasti akan menemukan gadis yang baik karena kau adalah anak yang berbakti pada orang tuanya.  
Tn Lee pun langsung memeluk dua orang yang sangat disayanginya itu dan berkata : “ kita pasti bisa melewatinya bersama, dan aku bersyukur memiliki kalian dalam hidupku”.
******************************************************************************

2 minggu sudah berlalu setelah Tn Lee Goon Hyun dipindahkan ke Penjara Pusat , kehidupan Ny Lee dan putranya tidak begitu baik. Setelah mereka meninggalkan rumah mewahnya tanpa membawa barang –barang berharga lainnya, mereka saat ini tinggal disebuah rumah kontrakan kecil didaerah pinggiran Seoul. Rumah kontrakan itu terdiri dari 2 kamar tidur, 1 dapur , 1 kamar mandi dan ruang tengah yang dijadikan ruang makan serta ruangan untuk bersantai juga. Walaupun rumah itu tidak mewah tapi cukup nyaman dan lingkungannya pun bukanlah lingkungan orang-orang yang suka bergosip atau lebih tepatnya lingkungan yang mereka tempati ini terkesan cuek dan antara tetangga pun mereka bahkan tidak saling mengenal.

Awalnya Joon Hyun sempat merasa tidak betah dengan situasi barunya karena terbiasa tidur di dalam kamar yang mewah dengan ranjag besar dan empuk serta Ac yang selalu membuat ruangannya sangat nyaman tapi tidak sekarang ini karena dengan cuaca kota Seoul yang cukup panas, Joon Hyun sering menggunakan kipas angin untuk membuat tidurnya nyaman serta terhindar dari serangan nyamuk yang membuat sekujur tubuhnya bentol-bentol dan hampir membuatnya frustasi.

“ Joon Hyun, kau sekarang ini bukanlah tuan muda yang tinggal dalam kamar mewah dan ruangan ber-AC jadi kau harus bias mengatasinya, Aza Aza Hwaiting!!!!!!”, teriak Joon Hyun dalam batinnya walaupun tetap membuatnya kesal setengah mati dengan suara-suara nyamuk yang siap-siap menyerangnya.
“Auusssshhhhhhhh, kenapa kalian senang sekali menggigitku???, Ahhhhhhh, teriak Joon Hyun lagi dan membuat Ny Lee tersenyum mendengar rintihan putranya itu.


@ Han Residence

“Ji Won-aa, lusa adalah hari Wisudamu kan?, apa kau menginginkan hadiah dari Paman?, Tanya Tn Han pada keponakannya itu.
“ Andwae Paman, aku tidak mau hadiah apa-apa, yang penting Paman bisa menghadiri acara Wisudaku dan melihat kesuksesanku, jawab JI Won sambil menyeruput habis jusnya.
“ Aboji, mungkin jika kau menanyakan secara langsung Ji Won akan menolak, sebaiknya Aboji memberikan surprise saja supaya Ji Won tidak bisa menolak lagi, tukas Ryu Jin sambil melempar buah anggur ke wajah Ji Won.
“ Yaaaaa, Ryu Jin-aa, wajahku jadi kotor nich……., keluh Ji Won.
“Aigo aigo Ji Wonku,  wajahmu tidak akan jadi jelek kok sayang, tukas Ryu Jin
Dan tanpa disadari keduanya, Tn Han merasa aneh dengan pernyataan Ryu Jin terhadap Ji WOn, dan mulai memperhatikan keduanya.

@ SHINWA RESORT

“ Pak Kim, aku ingin kau membuat iklan lowongan kerja secepatnya. Dan satu lagi carikan Asisten Manager tukas Direktur Han pada Manager Kim yang menjabat sebagai HRD di perusahaan tersebut.
“Ne,Hwajangnim, jawab Tn Kim cepat dan beliaupun berlalu dari ruangan itu.
Direktur Han menatap foto pernikahan Ji Yoon dan Yoong Hoon dan senyumanpun terpancar diwajah tampannya walaupun sudah agak berkerut.

“ Hyung, aku sudah memenuhi janjiku padamu akan membuat kedua putrimu bahagia, sekarang aku baru bisa memenuhi 1 permintaanmu , yaitu menikahkan  Ji Yoon dengan pria pilihanmu Yoong Hoon, dia begitu mencintai putrimu dan diapun seorang Oppa yang baik untuk Ji Won”.

“ tapi ada kekhawatiran dalam diriku mengenai putraku Ryu Jin, mungkinkah dia mencintai Ji Won, kakak sepupunya sendiri?, itu tidak boleh terjadi kan, karena mereka masih saudara sedarah. Aku bingung dengan masalah ini, tapi aku harus memastikannya dulu sebelum memutuskan sesuatu. Tapikau tahu Hyung, Ji Won sudah menyelesaikan kuliahnya, besok dia kan di wisuda dan Ji Won mendapatkan predikat sebagai mahasiswi terbaik dengan nilai terbaik di kampusnya. Kau pasti sangat bangga dengan kedua putrimu itu dan akupun sangat menyayangi keduanya,” tukas Tn Han sambil menyender kursinya dan mulai menutup kedua matanya, terlihat butiran air mata keluar di kedua sisi matanya.

 Sementara itu ditempat lain Joon Hyun nampak sedang kebingungan untuk mencari pekerjaan, tapi lagi lagi hanya penolakan-penolakan yang diterimanya. Beberapa relasi yang dikenalnya sudah menolaknya masuk saat melihat Joon Hyun .

“ Dulu mereka bertingkah sangat baik pada keluargaku tapi sekarang disaat kami terpuruk, satu persatu dari mereka mulai pergi menjauh, dasar manusia-manusia BRENGSEK,” rutuk Joon Hyun dalam hatinya.
Setelah cukup lama berjalan tanpa tahu arah tujuannya, pandangan Joon Hyun terhenti saat melihat iklan lowongan pekerjaan yang muncul saat tayangan iklan di TV, sebuah lowongan untuk bekerja di salah satu resort terbesar “ SHINWA RESORT”, Joon Hyun pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung berlalu ke tempat tujuannya dengan membawa berkas-berkas ijazah dan surat lamaran yang masih ada dalam genggamannya.
“ aku harap ini adalah kesempatanku. Lee Joon Hyun, kau pasti bisa mendapatkan pekerjaan ini. LEE JOON HYUN HWAITING!!!! “teriak Joon Hyun menyemangati dirinya sambil terus berlari-lari menuju takdirnya.
******************************************************************************

@ SHINWA UNIVERSITY sedang digelar acara kelulusan bagi mahasiswa mahasiswi terbaiknya yang lulus beberapa minggu kemarin, dan suasana di kampus tersebut begitu riuh dengan teriakan-teriakan kemenangan dari para mahasiswa tersebut dan tidak ketinggalan juga si cantik Shin Ji Won pun masuk dalam daftar peserta wisuda tahun ini dan Ji Won pun termasuk dalam predikat mahasiswi terbaik serta mendapat penghargaan untuk proyek TA nya sebagai Best Design se Asia Pasisfik .

Nampak Direkur Han dan Ryu Jin duduk diantara para undangan sangat antusias untuk menyaksikan saat Ji Won melakukan pidato kelulusannya.
“ sayang sekali, Ji Yoon Noona tidak bisa hadir diantara kita dan jikapun dia bisa menyaksikannya pastinya dia akan menjadi sangat cengeng, bukan begitu Aboji?”, Tanya RYu Jin pada ayahnya.
“kau pikir, aku ini Eonni yang kejam, yang tidak mau menyaksikan adik kesayangannya ini melakukan pidato kelulusannya?, yaaaa Ryu Jin-aa, aku tidak seegois itu, araso”, protes Ji Yoon pada pernyataan Ryu Jin yang membuat Ryu Jin terhenyak dari tempat duduknya karena kemunculan Ji Yoon dan Yoong Hoon secara tiba-tiba.

“Noona!!!!!, kau ini bikin kaget orang saja. Kenapa kau muncul tiba-tiba, bukankah kalian sedang berbulan madu, tapi kenapa bisa muncul disini?, Tanya Ryu Jin kesal.

“ itulah Ji Yoon, dia tidak akan meninggalkan moment penting jika itu berhubungan dengan Ji Won, dan saat kami sudah ada dibandara, Noonamu ini merengek minta pulang dan mengantarkannya segera kemari”, jawab Yoong Hoon sambil mengecup mesra pipi istrinya.

“Noona, kau sungguh kejam. Membiarkan suamimu ini dan membatalkan bulan madu kalian, cckkkkkkckckck”, ejek Ryu Jin
“sudah, hentikan bercandanya. Sebentar lagi Ji Won pasti akan memulai pidatonya, Ji Yoon, Yoong Hoon ayo cepat kalian duduk”, perintah Direktur Han menghentikan perdebatan antara JI Yoon dan Ryu Jin.
“Dhe”, jawab Ji Yoon dan Yoong Hoon bersamaan.

“ Mahasiswi dengan predikat Cumlaude dan tercatat sebagai Mahasiwi dengan Proyek TA terbaik , Shin Ji Won ,kami persilahkan untuk naik ke atas podium untuk berpidato, ujar seorang MC .
Ji Won pun melangkahkan kakinya dengan senyuman yang terus terpancar di bibir mungilnya dan iringan tepuk tangan membahana di ruangan tersebut.

“ Annyeonghaseyo yorobeun!!, sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kakak saya tercinta Ji Yoon Eonni, Paman Han yang selalu memberikanku kasih sayang layaknya seorang ayah, dan Ryu Jin, yang selalu membantuku disaat aku sedang kesulitan mengerjakan TA ini serta semangat yang terus diberikannya saat aku hampur putus asa menyelesaikan TA ku, hehehehe Gomawo Ryu Jin-ssi ”.

JI Won Pov
Apa yang terjadi denganku, kenapa semuanya terasa begitu gelap, kepalaku pusing sekali, ada apa ini??
Belum sempat JI Won menyelesaikan pidatonya, tiba-tiba BRUUUKKKKK… tubuhnya ambruk dan Ji Won pun tidak sadarkan diri.
******************************************************************************

“ akhirnya sampai juga, SHINWA RESORT, wow inikan resort terbesar dan juga tempat yang tadinya akan menjadi tempat pernikahanku dengan……, ratap Joon Hyun dalam batinnya.
“ mudah-mudahan ditempat ini adalah takdirku dan aku pasti bisa, Lee Joon Hyun, HWAITING!!!,” ucap Joon Hyun menyemangati dirinya dengan senyuman yang mengembang diwajahnya.
“ Annyeong, Agashi! Apakah betul jika Resort ini sedang membuka lowongan pekerjaan?, Tanya Joon Hyun pada receptionist tersebut.

“Ne . Resort ini memang sedang membutuhkan karyawan.”, jawab receptionist tersebut. Apa kau bermaksud untuk melamar, jika ya sebaiknya kau isi dulu formulir ini dan silahkan tunggu di ruang sebelah, ucap si receptionist itu lagi.
“Araso!”, dan Joon Hyun pun mulai mengisi formulir tersebut.
“ Anyyeong Tn Bong!, ucap kedua receptionist itu member salam pada atasannya yang datang menghampiri meja mereka.
“Annyeong, dan ..Hey anak muda, apa kau berniat untuk melamar pekerjaan disini?, tanya lelaki paruh baya itu pada Joon Hyun.

“Ne, Ajuhsi, jawab Joon Hyun.
“Mwo!! Ahjussi???, sebaiknya kau mulai membiasakan dirimu memanggilku dengan sebutan Mr. Bong, karena aku adalah atasanmu Araso!!!” tukas Tn Bong angkuh.
“Mworago”, Tanya Joon Hyun heran.

“Yaaaaa, kau ini bodoh sekali. Kau sudah diterima. Dan mulai sekarang kau adalah bawahanku dank au bertugas menggantikan Ji Sun, karena mulai sekarang dia akan dipindahkan ke departemen lain”, jawab Tn Bong sambil mengambil berkas2 lamaran Joon Hyun dan menarik pemuda itu untuk mengikutinya.

“Sepertinya, Mr Bong sudah mendapatkan korban baru , ujar salah seorang receptionist itu”
“tapi tidak apa-apa, karena aku akan mendapatkan rekan kerja yang tampan, beruntungnya diriku. Ujar receptionist itu.
“ kau yang beruntung dan aku yang malang, huffffff, keluh receptionist lainnya.
Pak Bong dan Joon Hyun tiba disebuah ruangan karyawan dan dengan kasarnya Pak Bong melempar sergam receptionist pada Joon Hyun untuk segera dipakai dan memberikan kunci lokernya.
“cepat ganti pakaianmu dan langsung bertugas didepan bersama Ha Na. Dan ingat besok potong sedikit rambutmu, aku tidak mau jika gaya rambutmu lebih bagus daripada punyaku”, tukas Pak Bong kesal dan berlalu dari pandangan Joon Hyun.

“ receptionist?, aku?, tapi aku kan lulusan??,huffffff ya sudahlah jika ini memang takdirku ya sudah aku terima saja daripada aku tidak mendapatkan pekerjaan. Dan Ahjussi itu kenapa seenaknya dia menyuruhku memotong rambutku, memangnya siapa dia, dasar kepala setengah botak!!, lagipula kepala setengah botak mau diapakan juga tetap saja botak, huhhhhh, keluh Joon Hyun kesal.


@ Soul Hospital
Terlihat di lorong rumah sakit tepat di depan pintu UGD, Ji Yoon tidak henti-hentinya menangis karena cemas dengan keadaan adiknya, Yoong Hoon tidak berhenti untuk menenangkan istrinya yang Nampak sangat histeris.
“ ada apa dengan Ji Won, kenapa harus terjadi lagi?, Honey! aku takut terjadi sesuatu dengan Ji Won, aku takut”, ratap Ji Yoon pada suaminya.

“Noona! Apa Ji Won pernah seperti ini sebelumnya, setahuku Ji Won baik-baik saja, maksudku dia tidak mempunyai penyakit. Apa ada yang kau sembunyikan dariku Noona?”, tanya Ryu Jin menyelidik.

“Eopsoyo(tidak ada) Ryu Jin, aku tidak menyembunyikan apa-apa darimu, sergah JI Yoon.
“ tapi kenapa Noona begitu cemas dengan keadaan Ji Won, mungkin saja dia kelelahan sehingga membuatnya tidak bertenaga dan akhirnya jatuh pingsan, jawab Ryu Jin lagi.

Di luar ruangan tersebut RYu Jin dan Ji Yoon masih saja saling berpendapat, tapi didalam ruangan tersebut kecemasan dari dokter yang menangani Ji Won, beberapa kali di tes dan diperiksa tetap saja membuatnya semakin mencemaskan keadaan Ji Won.

Perawat Choi, tolong kau siapkan segala sesuatunya untuk dilakukan test scanning terhadap Nona Shin, dan aku ingin semuanya disiapkan dengan baik dan jangan sampai ada yang tertinggal, begitu juga dengan catatan sejarah kesehatan pasien serta apa pernah pasien mengalami kecelakaan, pokoknya semua data Nona Shin harus sudah ada di mejaku sekarang, arachi!, perintah dokter Min.

Sebaiknya Nona Shin dipindahkan ke ruang perawatan saja dulu dan sorenya baru kita lakukan test scanning, ujar Dr Min lagi sebelum akhirnya berlalu dari ruangan tersebut.


BRAK!!!!!!!!!!!!!!!!! Pintu UGD terbuka lebar dan nampak dokter yang berperawakan tinggi dan wajah yang tampan walaupun ada beberapa keriput disekitar wajahnya berjalan menghampiri beberapa orang yang menunggu kabar darinya.

“Dokter!, bagaimana adikku, dia baik-baik saja kan?, Tanya Ji Yoon tidak sabar.

“Sementara Nona Shin akan dipindahkan ke ruang perawatan tapi belum bisa dibawa pulang, karena saya masih akan melakukan beberapa observasi padanya, ujar Dr Min.

“Observasi?, maksud dokter, apa ada sesuatu yangtidak beres pada Ji Won, hah??, tanya Ryu Jin cemas.
“kami belum bisa memastikan apa-apa, karena itu harus dilakukan observasi, jawab Dr Min lagi.

Ryu Jin Pov
Sebenarnya apa yang terjadi padamu, Ji Won-aa??, aku cemas sekali, kenapa selalu seperti ini, kenapa kau selalu membuatku mencemaskanmu setengah mati.
*****************************************************************************
@ Dr Min Office
“ Jadi 10 tahun yang lalu, Ji Won pernah mengalami kecelakaan, dan terkena hantaman keras dibagian dadanya. Dalam catatan kesehatan keluarganya, rupanya Halmonienya juga mengidap leukemia dan akhirnya meninggal karena tidak ada donor sumsum dan …… jadi dugaanku rupanya benar, tukas Dr Min dalam batinnya.

“ Dokter Min, semuanya sudah siap!, tukas Perawat Choi pada Dr .Min
Akhirnya Ji Won pun dibawa ke ruang Observasi untuk memastikan dugaan Dr. Min bahwa Ji Won juga mengidap penyakit yang sama dengan ibu dan neneknya.

Sementara di tempat lain, Joon Hyun sudah memulai hari pertamanya bekerja sebagai Receptionist, awalnya Joon Hyun merasa kerepotan dalam Greeting jika ada tamu yang dating atau dalam mengengkat telepon, karena semuanya terasa asing dan membuatnya sangat frustasi. Tapi jika teringat dengan Eomma dan Appa nya Joon Hyun kembali semangat dan terus berusaha agar bisa secepatnya mulai “menyukai” pekerjaan tersebut.

Jam istirahatpun tiba, dan joon Hyun pun langsung melesat keluar untuk menikmati bekal yang disiapkan oleh Eommanya. Sambil menikmati santap siang di bangku taman di sekitar kantin khusus karyawan, Joon Hyun langsung membuka bekalnya dan melahap isi yang ada di dalamnya tanpa memperdulikan pandangan orang-orang disekitarnya.
“yaaaaa, Lee Joon Hyun, kelihatannya lezat, boleh aku mencicipinya?, tukas seorang rekan kerjanya.

“kau mau, Il Woo??, silahkan tapi jangan banyak-banyak, karena hari ini aku lapar sekali, jawab Joon Hyun lagi sambil mengambil air mineral dan langsung meneguknya , tapi pandangannya berhenti saat Joon Hyun melihat sosok gadis yang menarik perhatiannya.



“Annyeong Agashi?, ada yang bisa kami bantu, ujar salah seorang penjaga kantin tersebut.
“Annyeong, aku mau mengambil makanan yang sudah aku pesan tadi”, ujar gadis tersebut dengan senyuman yang terus tersungging di wajah cantiknya.

“Ah, Ji Won Agashi!!, miane saya terlambat mengantarkannya sampai-sampai Agashi sendiri yang kemari, ujar Mr Bong sambil membawa pesanan makanan gadis tersebut.
‘ Gwaenchana Mr Bong, Gomapseumnida, ujar gadis itu dan berlalu dari pandangan joon Hyun.
“yaaaaaaa, LEE JOON HYUNNN!!! Teriak il woo menyadarkan Joon Hyun yang tidak henti-hentinya memandang Ji Won.
“yaa, Il Woo-ssi, aku ini tidak tuli, kenapa harus teriak-teriak, ketus Joon Hyun.
“dari tadi aku berbicara padamu, dank au tidak mendengarkanku, rupanya kau sedang asyik memandang adik dari bos kita,ujar Il Woo lagi.

“mworagu!, nughu?, Tanya Joon Hyun lagi.



“Nona itu adalah Shin Ji Won, adik satu-satunya dari Manager Shin Ji Yoon, dank au tahu JI Won-ssi adalah mahasiswi terbaik di SHINWA UNIVERSITY dan satu lagi baru-baru ini dia baru saja mendapat peghargaan sebagi the best design se ASIA PASIFIK, dan dia juga sudah memiliki pacar yang nerupakan manager dari Daesung Phone, jadi jangan bermimpi untuk mendekatinya, karena tembok penghalangmu sangatlah susah untuk dihancurkan,ujar Il Woo panjang lebar.
“Ohhh, jawab Joon Hyun santai sambil melanjutkan santap siangnya yang tertunda.

“Tidak mungkin, tidak mungkin adikku mengidap leukemia, Eotohke?, ujar Ji Yoon dalam tangisannya.
“Kenapa seperti ini, padahal secara fisik Ji Won terlihat sehat dan ceria, tapi kenapa, kenapa dia harus mengidap penyakit yang mematikan, kenapa??,ratap Ryu Jin dan tanpa disadarinya air matanyapun mengalir dan Ryu Jin pun menangis pilu sambil menutup mulutnya agak tidak terdengar dan supaya tidak menambah kesedihan Ji Yoon.

FLASHBACK
“Maksud dokter?, Tanya Ji Yoon cemas.
“Ya, Ji Won mengidap leukemia, sama seperti mendiang Halmonie dan Eommanya. Dan Leukimia yang di idap Ji Won sudah memasuki stadium 3, dan jika menurut analisaku, hidupnya hanya bisa mencapai 3 tahun.
“mwo!!, 3 tahun, andwae, andwae, DOKTER JANGAN SEMBARANGAN MENENTUKAN HIDUP MATI SESEORANG. DAN JI WON TIDAK BOLEH MENINGGAL DIA HARUS SEMBUH, HARUS!!!, tukas Ji Yoon histeris.
“tenanglah sayang, jangan seperti ini, ujar Yoong Hoon mencoba menenangkan istrinya.
“TENANG?, AKU TIDAK BISA TENANG!!! TIDAK BISA… TIDAK BISAAAAA…..AAAAHHHHH, HUHU..HUHUHU, tangisan Ji Yoon pun meledak dan memilukan setiap orang yang mendengarnya.



****************************************************************************
“Apapun akan aku lakukan untuk menyembuhkan penyakitmu, kau tidak boleh meninggalkanku Ji Won, aku belum sempat membuatmu bahagia dan menungkapkan perasaan cintaku kepadamu, jadi kau tidak boleh meninggalkanku”, lirih Ryu Jin dalam batinnya.
END OF FLASHBACK
TBC to part 3





miane jika agak membosankan ( mgkn sangat membosankan ), tdnya ji won ama joon hyun mau diketemuin di part 2, tp sepertinya bakalan terjadi di part 3, sekali lagi cheongmal miane,
selamat bace and jgn lupa saran dan kritik. gomawo [lovestruck] [lovestruck]
« Last Edit: October 29, 2010, 11:47:41 pm by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho