Author Topic: you came in my life when I'm devastated *  (Read 4284 times)

Offline love_miinsun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 77
  • ;)
  • Location: palembang
    • View Profile
Re: you came in my life when I'm devastated * 19 . nov 10
« Reply #15 on: November 19, 2010, 01:35:17 am »
Sesuai jnji ak , nih ak update
Slmat mnikmati y
 [lovestruck] [lovestruck]

CHAPTER 2

Goo hye sun terisak, tangisannya mulai pecah saat melihat poto kekasih yang paling ia cinta, lelaki yang mengajarinya arti hidup, lelaki yang bisa mengenalinya arti cinta dan kasih sayang yang bahkan belum pernah ia rasakan. Dia tau dia salah mencintai seseorang dari keadaan ekonomi yang berbeda, tapi apkah harus dengan cara ini dia berpisah?, kematian geun suk 2 tahun lalu memang sudah membuat dia berubah drastis, dia tau dia jahat karena telah membenci orang tuanya sendiri orang yang telah melahirkan dan membesarkannya selama ini, tapi hanya hal ini yang bisa membutnya tenang dan hanya hal ini yang pantas ia lakukan untuk menghukum kedua orang tuanya.

Hye sun menjatuhkan dirinya di kasurnya dalam keadaan masih memeluk poto geun suk, sekarang isakan hye sun sudah berubah menjadi tangisan yang lumayan keras, dia sangat sedih karena besok adalah hari peringatan kematian geun suk tepat ke 2 tahun sehingga pada malam ini dia mengeluarkan seluruh kesediannya dengan menangis sejadi jadinya.
karena kamar hye sun yang besar sehingga tangisan itupun tidak bisa terdengar dari luar.


=oOo=


Goo hye sun terbangun dari tempat tidurnya, keadaannya masih sama seperti semalam, matanya bengkak karena kebanyakan menangis. Dia kemudian langsung pergi kekamar mandi untuk memperbaiki dirinya yang saat itu terlihat benar benar buruk. Sehabis mandi hye sun pun langsung berpakaian, hari ini dia memutuskan untuk memakai baju hitam dan jeans hitam karena hari ini memang kelabu baginya.

Saat sampai di lantai bawah hye sun kembali bertemu dengan ibu dan ayahnya yang saat ini sedang membaca koran dan meminum teh. Melihat merekapun perasaanya semakin buruk padahal sebelumnya hye sun sangat senang karena mengira orang tuanya akan tetap pergi berlibur ke Eropa dan dia bisa bebas untuk kemana saja hari ini.

“sun-a mau kemana kamu ?’’ tanya ayahnya yang saat itu melihat kedatangan hye sun yang sudah rapi.

‘kemakam geun suk, hari ini hari ini adalah hari kematiannya.” Jawab hye sun menjelaskan.

Orang tuanya hanya diam, sedangkan hye sun masih terus berjalan menuju pintu keluar yang jauhnya hanya sekiatar 3 meter lagi. Langkah hye sun terhenti saat mendengar suara ibunya.

“jangan pergi!!” perintah ibunya yang sudah mulai bosan mendengar nama geun suk selalu di sebut sebut.

“kenapa??”  hye sun pun langsung membalikan badan mendengar perintah ibunya itu.

“kamu masih belum bisa melupakannya !!! dia sudah mati , apa belum cukup perbuatan kami supaya kau bisa melupakannya??” bentak ibu hye sun kesal pada putrinya itu.

“tidak!!”kalian bisa memisahkan tubuhnya dan tubuhku, tapi kalian tidak bisa memisahkan hatinya sengan hatiku arasho, jadi perbuatan yang kalian lakukan hanya sia sia kalu kalian ingin membut ku melupakan geun suk” balas hye sun pada ibunya.

Mendengar balasan dari hye sun orang tuanya terdiam dan selama beberapa menit suasana menjadi sunyi, hye sun pun langsung keluar dari rumah dengan membawa mobilnya secara cepat. Sedangkan orang tuanya hanya bisa melihat anaknya pergi.

“kita harus merubahnya, jangan buat dia seperti ini terus” tangis mrs.Goo pada mr.Goo.

“nee ... kita harus cari cara agar dia tidak seperti ini lagi” jawab mr.Goo.



‘’’’’’’’’’’’’di kuburan’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’


Bunga lyly putih yang di letakan hye sun di atas makam geun suk menjadi saksi bisu kesedihan hye sun saat ini, hye sun memang tidak menangis tapi dari sinar matanya terlihat jelas bahwa kepergian geun suk selama 2 tahun ini tidak berpengaruh apa-apa terhadap perasaanya.

Selama 1 jam penuh hye sun masih duduk diam di kuburan.
Triiingg..triing..triing.. bunyi hp nya hye sun yang sangat nyaring sehingga sukses mengejutkan hye sun.

“hallo” ucap hye sun saat mengangkat telpon dari sebrang.

“hallo hye sun, ini aku so eun, kamu dimana skarang ? kenapa kamu tidak ke kantor ? hari ini kamu ada rapat penting, jadi sebaiknya kamu harus datang” tanya so eun pada hye sun sambil memberikan informasi, karena sebenarnya so eun adalah sekretaris pribadi hye sun. Jadi semua kegitan yang akan di lakukan hye sun akan di atur oleh so eun.

“nee” jawab hye sun singkat dan langsung mematikan telponnya, tanpa menunggu balasan dari so eun.

Setelah hye sun mematikan telpon dia langsung pergi dari makam geun suk dan melesat menuju kantornya.

=oOo=

“ehh , di matikan !! sebenarnya mau sampaikapan dia seperti ini. Pada hal semua ini tidak ada gunanya sama sekali, malah akan semakin menyiksa dirinya sendiri.” Ucap so eun kesal karena telponnya di matikan begitu saja oleh hye sun tanpa memberikan jawaban yang jelas.

Saat sampai di kantor hye sun langsung saja masuk ke ruang kerjanya yang terletak di lantai paling atas yatu lantai 7. tanpa ba bi bu be bo lagi hey sun langsung saja menyelesaikan tugasnya yang sudah terlantar beberapa jam.

Tok ... tok.. tok..
Pintu ruang kerja hye sun di ketuk pelan.

“masuk”perintah hye sun.

“nee..” jawab sang pengetuk yang ternyata so eun.

“woe?” tanya hye sun pada mantan sahabatnya itu.

“ada yang ingin bertemu dengan anda !”

“siapa ?”

“Lee min ho dari perusahaan SHINWA

 “suruh masuk!” perintah hye sun tidak mau bertele tele.

So eun keluar dan menyuruh minho masuk, tak sampai 5 menit sosok jangkung minho sudah ada di dalam ruangan hye sun yang bisa di bilang sangat rapi, karena setiap barang barang di tata dengan sejajar dan teratur, sehingga tidak menimbulkan rasa berantakan.

“silakan duduk!, ?” perintah hye sun pada minho, dan tetap mengerjakan tugasnya. “ada apa kamu kesini ?”

“eem.. aku haya ingi memberikan file file ini, sebenarnya aku sedang lewat sini dan kebetulan aku teringat tentang file file yang harus ku berikan pada mu, jadi aku memutuskan memberikanya secara langsung.” Jelas minho panjang lebar , dan sepertinya hye sun tidak mendengar apa apa. “jadi bagaimana ?” tanya minho minta penjelasan.

“kalau begitu letakan saja di situ” tunjuk hye sun pada meja di samping jendela dekat pintu. Dan tanpa membalas kata kata panjang minho tadi.

“ya sudah” kata minho selesai melakukan tugas yang di berikan hye sun.

“jadi ada apa lagi ?” tanya hye sun yang sepertinya mengiginkan minho untuk segera pergi dan angkat kaki dari kantornya ini.

_gadiis ini terlalu jujur_ ungkap minho dalam hatii karena menurutnya hye sun terlalu terang terangan mengusirnya. “tidak ada lagi, aku permisi dulu” minho pun langsung pergi dari ruangan itu.

=oOo=

Hye sun pulang ke rumahnya pukul 7 malam, saat hye sun memasuki halaman rumahnya dilihatnya ada sebuah mobil yang cukup mewah sedang terpakir rapi. Sesampainya di rumang tamu “kosong” itu yang di lihatnya. Tapi saat dia memasuki ruangan keluraga hye sun melihat kedua orang tuannya sedang berbicara debgan 3 orang yang sama sekali tidakdi kenalnya.

“sun-a, ayo sini sayang ! ada yang mama ingin bicarakan” panggil mrs.Goo pada putrinya.

Hye sun yang tidak enak pada paratamu langsung saja duduk tanpa membantah orang tua nya itu.

“lee min ho ?” tanya hye sun kaget saat melihat salah satu dari tamu yang ada didepannya ini adalah pemuda yang baru pagi tadi di temuinya.

“goo hye sun ?” balas minho yang juga kaget soalnya dari tadi dia hanya diam dan tidak di beri tahu alasan kenapa dia d ajak ke sini “jadi ini rumahmu ?” lanjutnya bertanya.

“nee...” jawab hye sun singakat sambil mengalihkan perhatiannya ke tempat lain.

“haii goo hye sun , ternyata kamu lebih cantik dari yang saya perkirakan sebelumnya” sapa mrs.Lee sambil memuji hye sun.

“gomawo” jawab hye sun sambil tersenyum kecil.

“baiklah semuanya kita langsung saja kefokus permasalahan, karena hye sun juga sudah datang dan semuanya juga berkumpul jadi kita tidak perlu buang buang waktu lagi...”

“memangnya ada apa?” tanya hye sun dan minho bersamaan.

“kalian akan DIJODOHKAN !” jawab mr.Goo dan mr.Lee yang juga bersamaan.

‘APA !!!.. tidak, tidak aku tidak mau!! Bantah hye sun yang saat itu sangat terkejut dengan perkataan orang tua nya itu.

Minho yang mendengar kata kata itu hanya duduk santai dan melihat aksinya hye sun yang menolak mentah mentah perjodohan ini.

“tenang sayang ayo duduk dulu,” perintah ibunya hye sun yang langsung di turuti oleh hye sun.

“dan kamu minho, apa pendapat kamu mengenai perjodohan ini ?”

Dengan sangat ringan dan santai minho hanya menjawab “aku sic setuju saja, karena ini pilihan orang tua ku, jadi menurutku ini yang terbaik”

=oOo=

Min ho dan keluarganya sampai di rumah pada pukul 10 malam, mereka sangat lelah dengan kegiatan yang baru saja mereka lakukan, ya makan malam bersama keluarga GOO. Semua acara sangat berjalan lancar meski pada awalnya hye sun sempat kaget dan memberontak tapi pada akhirnya dia hanya mengikuti kegiatan yang mereka lakukan tanpa mengatakan apa apa.

“minho bagaimana apakah kamu benar benar menerima hye sun ?” tanya mrs.lee pada putranya ini.

“nee....tentu , inikan keputusan omma, jadi aku pasti akan menerimanya” jawab minho yakin.

“ohh, baguslah kalau begitu omma sangat senang mendengarnya, tapi apakah hye sun menerimanya ? tadi sepertinya dia sangat terkejut”

“heemm, aku juga tidak tahu omma, memang mungkin dia tidak setuju, tapi aku akan tetap berusaha agar dia bisa mencintaiku, jujur saja ya omma, sejak awal kami bertemu aku sudah mulai suka padanya, meskipun dia sangat cuek dan dingin dengan ku tapi itulah yang membuatku semakin penasaran dengannya, dan sebenarnya aku sangat sangt senang saat mendengar kalau hye sun yang menjadi tunangan dan calon istri ku” curhat minho pada ibunya itu.

“wah  , baguslah kalu kamu memang menyukainya, dan pastinya kamu harus membuatdia jatuh cinta padamu”

“ne omma”


TBC


                sexyyyyyyyyyyyyyy..... :D