Author Topic: Do You Feel What I Feel  (Read 11034 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« on: November 27, 2010, 08:34:59 am »
Saya fikir ini hari terakhir saya.
 
Saya menjauh tuk menghilangkan harapanmu
 
Berharap dirimu kan mendapatkan pengganti yang lebih baik dari padaku
 
Ku relakan dirimu dengan yang lain, asalkan kau bisa bahagia.
 
Cintaku dan cintamu tak akan mungkin bersatu.
 
kasihku tulus padamu, namun kau menyalah artikannya.
 
Maafkan diriku kasih, hanya ucapan kata maaf yang bisa kusampaikan.
 

 
 
“terdengar suara tepuk tangan meriah dari para penonton di ruangan”

 “hye sun, kau lihat tadi, puisi mino sungguh menyentuh hatiku..” suara song hye jin menggema di telinga hye sun.

 “kau baru mendengar puisi seharu itu??" hye sun bertanya kaget.

 "ne.. weo??" hye jin menjawab bingung.

“itu salah satu puisi yang bisa menggetarkan semua perasaan wanita, dia memang hebat dalam mencari kata-kata. Ah, itu hal yang sudah biasa ku dengar.” Hye sun mengibaskan tangannya tuk menghentikan percakapan mereka.

“hye sun, kau sudah lama kan mengenal mino, bisa lah kau jodohkan aku dengannya.” Hye jin menyenggol hye sun dengan sikutnya.

“bisa saja.” Hye sun mengangguk-angguk.

“benar kah??” hye jin memeluk lengan hye sun dengan tatapan mata berbinar.

“dan kau tahu, itu semua tak mudah.” Hye sun menggerakkan jari telunjuknya kekiri dan kekanan.

“aihhh.. pasti nonton lagi.” Hye jin melepaskan tangannya di hye sun dan membuang muka.

“ah, aniyeyo. Aku tak minat hari ini nonton. Pameran buku saja bagaimana?.” Hye sun tersenyum.

“ya sudah, nanti pulang kuliah kita lihat buku sampai kau puas.” Hye jin balas tersenyum.


“mino... berikan lagi puisimu... puisi cinta manismu.. aaaaakkkhhh” suara wanita menggema dimana-mana meminta lanjutan puisi mino.

Puisi hanyalah sebuah kata-kata,
Namun berartikan sejuta makna,
Puisi hanya sebuah ungkapan, yang tak bisa diucapkan langsung kepadanya.
Banyak hati terluka karena cinta, tetapi banyak hati yang berbunga karena puisi cinta.
Bersilat lidah tak ada guna, karena semua yang ku ucapkan adalah ketulusan cinta.
Cintaku padamu tak terhingga, sebesar samudra seluas jagat raya.
Mungkin kau fikir ini semua hanyalah bualan belaka,
Tapi mungkin kau tak bisa merasa.
Sungguh tak mengerti cara apa yang harus ku lakukan.
Cukuplah ku mengucapnya dengan sebuah puisi cinta.


“akhhhhhh mino!!!!!!!!!! Lagii!!!!!!” banyak wanita bersorak sorak meminta lanjut.

“mian, aku harus pulang.  Mian.” Mino menundukkan kepala lalu tersenyum.

“mino, ayo kita pergi.” Kim jung hoon teman dekat mino meninggalkan ruangan terlebih dahulu.

“ya.. jung hoon. Tunggu!!! Miane chingu.” Mino berbalik dan meminta maaf ke teman-temannya.

Mino berjalan meninggalkan ruangan mengikuti langkah jung hoon.
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..