Author Topic: My Best Friend Is My First Love *CHAPTER 8.. update 10april2011  (Read 8840 times)

Offline mutiara_minsun

  • Junior
  • **
  • Posts: 199
  • mino bilng."sayang kmu trmakn ak jd cow kmu?"hehe
    • View Profile
CHAPTER 2


Hye sun dan min ho berjalan mengelilingi kota soul ,  meskipun udara saat ini sangat panas tapi mereka terlihat biasa biasa saja. Hari ini min ho melihat banyak perubahan yang terjadi di kota kelahirannya ini. Sekarang dan 5 tahun dulu sangat berbeda , kota soul terlihat jauh lebih berkembang dari dulu.

“heii , kita mau ke mana lagi ?” tanya min ho sambil mengemudi.

“namsan tower” jawab hye sun singkat

“namsan tower ?”

 min ho kembali mengingat kenangan dimana dia dan hye sun yang saat itu masih berumur 8 tahun tapi sudah memberanikan diri untuk berjalan jalan sendiri mengitari kota soul dan pada akhirnya mereka tersesat di namsan tower dan tidak tahu jalan pulang , tapi untunglah ada salah seorang tetangga yang lagi jalan jalan dan menemukan mereka, dan pada akhirnya mereka diantarkan pulang. Sesampainya dirumah mereka malah di pukuli sampai mereah mereah oleh orang tua masing masing.

“bagaimana apakah sudah ingat kejadian saat kita berumur 8 tahun ?” tanya hey sun mendadak.

“hahahhahha , tentu saja , kejadian yang paling konyol sedunia, untung saja saat itu kita di temukan” kata min ho dengan wajah gelinya.

+=+=+

Mobil yang di kendarai hye sun dan min ho sekarang sudah tiba di namsan tower , mereka berdua turun saat setelah min ho memarkirkan mobilnya. Sesampainya di sana mereka berdua langsung saja mampir ke resto favorit mereka sejak dulu.

“aku lapar” hye sun merengek pada min ho.

Min ho hanya tersenyum lalu menggandeng hye sun masuk ke restu itu. Mereka memesan banyak makanan , karena porsi makan kedua orang itu sangat besar , jadi makanan sebanyak itu sudah pasti akan habis.

“Soul sudah benar benar berubah” ucap min ho sambil menunggu makanan di antarkan.

“nee , sekarang Soul sudah menjadi kota yang maju , jadi tidak heran kalau perubahan cepat terjadi.” Hye sun tersenyum sambil memandangi pemandangan di luar sana.

“tapi kau tidak berubah” ucap min ho mendadak.

Hye sun langsung tertawa , dia geli mendengar ucapan min ho barusan.

“kenapa kau tertawa ?” tanya min ho jengkel.

“ya , aku hanya heran , dari banyak teman yang beru aku temui mereka semua mengatakan aku benar benar berubah derastis , eh tapi kau malah bilang aku tidak berubah.

“uhh ,”

Makanan merekapun datang , dan mulai di sajikan di atas meja. Tak ragu ragu mereka berdua langsung saja menyantap makanan itu.

“kenyang ?” tanya min ho.

“ne”

Min ho tersenyum melihat wajah hye sun yang manis, “ada yang ingin aku beritahu pada mu” jelas min ho. Saat itu wajahnya mulai berubah serius menatap hye sun.

“woe ? masalah apa ?”

“aku ingin menikah”

Hye sun langsung mengalihkan perhatiannya ke min ho , wajah hye sun langsung memucat. Dia tidak percaya apa yang ia dengar saat ini. “apa menikah ?”

“ne”

“ta...tapi dengan siapa ?” hye sun balik bertanya, ia seolah masi tak percaya dengan apa yang ia dengar.

“seorang wanita korea yang aku temui di Amerika.” Lalu min ho tersenyu pada hye sun, “kamu tidak perlu cemas dia wanita yang baik”

Pikiran hye sun langsung runyam , ingin sekali ia menangis meminta penjelasan atas semua hal konyol ini, tapi siapa dia , kenapa dia berbuat begitu , bukannya itu memang  hak min ho untuk menikah. “wah selamat ya” hye sun kemuadian tersenyum senang , meskipun saat ini hatinya sedang sedih , tapi dia memutuskan untuk tersenyum.

“kau tidak mara ?” tanya min ho heran , melihat ekspresi hye sun saat itu.

“ohh,,, ne. Buat apa aku marah ?” jawab hye sun santai.

“ah , ya kau benar buat apa kau harus marah.oh ya terimakasih ucapannya” min ho balik tersenym pada hye sun.
Setelah makan mereka kembali melanjutkan jalan jalan , sepanjang perjalanan goo hye sun selalu tertawa dan berceloteh tak ada hentinya, sedangkan min ho dari tadi hanya diam. Di dalam hatinya ada persaan lega karena hye sun tidak marah dan membencinya, tapi di sisi lain dia kecewa dengan sikap hye sun yang biasa saja. Apakah dia memang tiak berarti lagi di mata hye sun?.

“heii , kau kenapa ? kau tidak dengar aku ya ?”  kata hye sun yang saat itu melihat min ho sedang melamun.

“Ahh , miane. Kau tadi bicara apa ?”

“uhh , dasar” hye sun memonyongkan mulutnya kesal.  “mau makan es krim TIDAK ?” Ulang hye sun sekali lagi.

“ahh , ne mau hahahah”. Min ho tertawa melihat wajah hye sun yang terlihat manis saat marah.

Kemudian mereka berdua menghampiri penjual es kriim itu.

“mau beli es kriim rasa apa , nona cantik dan tuan tampan” rayu sang penjual es.

“gomawo , paman” ucap hye sun senag. “kami pesan 2 es krim coklat paman”

Tak lama kemudian mereka mendapatkan es krim yang mereka beli. Hye sun mulai menyantap habis es krim itu, sedangkan min ho hanya memperhatikan hye sun sambil memakan es nya.

“apakah kau akan datang ke acara ulang tahun kim bum besok malam?” ucap hye sun sesudah selesai makan es krim.

“ahh , ne. Orang tua ku juga di undang, jadi mereka juga akan datang nanti.”

“wah , asiik dongk. Orang tua ku juga akan datang, sepertinya nanti akan ada acara keluarga. Hahahh” hye sun tertawa membayangkan asiknya acara ultah kim bum nanati.

__________ ----  ____________

   Semua orang terlihat bahagia di pesta ulang tahun kim bum , para orang dewasa saling membicarakan hal hal yang bergantungan dengan bisnis. Sedangkan para anak muda sibuk dengan pestanya sendiri.

“wahh , bro ini pesta yang mengasiikan” ucap kim jun senang.

“siiapa dulu yang ulang tahun hahaha” kim bum menjawab dengan bangga.
Sedangkan hye sun dan min ho hanya diam menyaksikan merka berdua.

“heii anak anak” ucap ibu min ho yang di ekori oleh para orang tua lainnya mulai mendekati mereka.

“omma ?”

“heii , lee min ho kau tidak memberi ahu kami kalau kau akan menikah” seru ayah kim bum saat itu.

“ahh , miane paman” jawab min ho sopan.

“wah , kami jadi ingin tahu bagaimana wajah wanita pilihanmu itu” sekarang giliran ayah hye sun yang berceloteh.

“miane paman , dia sekarang masih ada di Amerika , tapi dia  baru akan pulang ke Korea minggu depan.”

“ya sayang sekali” ucap ayah hye sun kecewa.

“bagaimana kalau kita adakan pesta saat calon istrinya min ho datang” usul ayah min ho yang melihat kekecewaan semua orang.

“wah , itu ide yang bagus” seru semua orang menyetujui uasulan Mr. LEE.

Ayah hye sun tersenyum , ia ikut memberikan usul “kalau begitu di rumah kami saja , soalnya kita jarang sekali kumpul di rumah saya”

Ayah min ho mengancungkan jempolnya “baiik , kalau begitu” .

Sedangkan hye sun , min ho , kim bum , dan kim jun hanya menuruti apa perkataan kedua orang tua mereka ini.

_______________ 00 ________________


TBC