Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17496 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Chapter 3 part 3

“ Ji Won-aa, kau dari mana saja sayang?, ujar Ji Yoon cemas saat mendapatkan adiknya sudah berada di hadapannya..

Miane, Eonni membuatmu cemas, setelah observasi tadi aku mendadak lapar, jadi aku bergegas pergi ke Resort untuk mengambil pesanan makananku karena aku tidak sanggup untuk menahan lapar, heheh..” jawab Ji Won sambil menyunggingkan senyuman di wajah cantiknya.

“Ji Won-aa, jangan pernah kau pergi tanpa ijin dari Eonni, tanpa sepengetahuanku,Araso, tukas Ji Yoon sambil memeluk tubuh adiknya.

“Eonni!, Miane, aku tidak akan membuatmu cemas lagi. Lalu bagaimana dengan hasil testnya, aku baik-baik sajakan, tidak ada masalah dengan kesehatankukan”, mmm, tanya Ji Won tidak sabar .
“ne, tidak ada apa-apa, semuanya baik-baik saja sayang. Kau hanya kelelahan sampai kau jatuh pingsan tadi, tapi ingat pesan Eonni, mulai sekarang kau harus lebih memperhatikan kesehatanmu, kau harus banyak makan, istirahat yang cukup dan ingat jangan sampai kau sakit lagi, okay, tukas Ji Yoon tegas pada adiknya.

“Taengnida ( leganya) semuanya baik-baik saja, aku pikir aku mengidap penyakit mematikan sampai-sampai harus dilakukan observasi oleh dokter, huh, jawab Ji Won santai.
Ji Yoon yang mendengar pernyataan adiknya hanya bisa diam menahan air mata yg ingin keluar dari kedua bola mata indahnya.

“ Ji Won-aa, gwaenchana?, Tanya Kyung Hun sambil menarik tubuh Ji Won dalam pelukannya.
“Sunbae!, I’m okay, miane membuatmu cemas, jawab Ji Won sambil memperat pelukannya di pinggang Kyung Hun.

Selama 2 minggu Ji Won tidak diperbolehkan keluar rumah oleh Ji Yoon karena harus bedrest atas perintah dari Dr Min. dan Ji Yoon menugaskan Ryu Jin untuk mengawasi dan menjaga Ji Won, tentu saja Ryu Jin dengan senang hati merawat pujaan hatinya ini dengan begitu Ryu Jin akan semakin dekat dengan Ji Won, tapi tidak bagi Ji Won yang merasa bosan dikurung dirumah hanya karena dalam pikiran Ji Won jika dia hanya mengalami kelelahan biasa bukan sedang sekarat.

“Ryu Jin-aa, aku bosan dirumah terus, aku mau jalan-jalan, bujuk Ji Won sambil mengeluarkan senyuman manisnya.

“Ji Won sayang, kali ini senyuman manismu itu tidak akan mempan dan aku tidak akan membiarkanmu keluar rumah, kau mau jika sampai kau pingsan lagi hah, aku yang repot karena aku harus menggendongmu, kau inikan berat sekali nanti bisa-bisa aku mati kehabisan nafas karena lelah menggendongmu, goda Ryu Jin sambil megulum senyumnya.

YAAA RYU JIN!! Kau cari mati yach, tukas Ji Won kesal sambil melemparkan bantal kearah Ryu Jin, tapi yang dilempar keburu kabur sehingga bantalnya langsung jatuh ke lantai.



Sementara itu , Joon Hyun baru saja mengunjungi ayahnya di penjara, dan begitu sedih melihat kondisi kesehatan ayahnta yang semakin memburuk akibat stress. Tapi Joon Hyun tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya berusaha unruk tetap tegar dan bekerja keras demi Ibu dan Ayahnya dan tetap berusaha untuk membebaskan ayahnya.

“kkrkrkk”, suara-suara cacing dalam perut Joon Hyun sudah bersorak untuk meminta pasokan makan. AKu baru sadar kalau dari pagi aku belum makan sedikitpun pantas saja perutku terasa lapar sekali, tukas Joon Hyun sambil terus melangkahkan kakinya menuju kedai makanan yang sudah terlihat oleh pandangan matanya.

“Anyeong , anda mau pesan apa?”, tukas pelayan yang ramah itu.
“mmmm, aku mau 1 porsi sup iga sapi beserta kimchi dan aku minta yang pedas da sebotol soju, kamsahamnida, ujar Joon Hyun.
“algaeshemnida, chakaman gidaryojuseyo (tunggu sebentar), ujar pelayan itu lagi.


Joon Hyun sepertinya benar-benar kelaparan. Dia makan dengan lahapnya sampai tidak ada yang tersisa dalam mangkok makanannya. Ahh!! Enak sekali, ujar Joon Hyun sambil melap mulutnya dengan punggung tangannya dan mulai meneguk segelas soju. Namun pandangannya terhenti pada sebuah tayangan di TV yang menyiarkan berita Pesta Pertunangan seorang Billionare Danniel Henney dengan model cantik Joong Hyo Jo yang tidak lain adalah mantan kekasihnya.



Joon Hyun mengepalkan tangannya dan berucap dalam hati. “Suatu saat aku akan berhasil dank au akan menyesal karena meninggalkanku seperti ini. Kau akan menyesal JOONG HYO JO, tukas Joon Hyun dan langsung meninggalkan tempat tersebut.

@ Han Residence

Kyung Hun dan Ji Won terlihat sedang berbincang-bincang di halaman belakang dan mereka terlihat begitu mesra.
“Kau sudah baikan?, tanya Kyung Hun sambil membelai lembut rambut Ji Won.
“Waeyo?, tanya Ji Won .
“Ahni, aku hanya ingin mengajakmu jalan-jalan, kau mau? Ajak Kyung Hun yang disambut anggukan setuju oleh Ji Won.

“TIDAK BOLEH!”, tukas Ryu Jin dengan pandangan menusuk ke arah Kyung Hun.
“ tanpa seijin dariku, Ji Won tidak boleh keluar rumah karena dia masih harus banyak istirahat. Dan Ji Yoon noona sudah memberiku wewenang untuk menjaga dan mengawasi Ji Won, jadi sebaiknya Kyung Hun-ssi, Anda pulang saja dan terima kasih atas kunjungan untuk menjenguk JI Won, ujar Ryu Jin sinis.

“Aku akan pergi jika Ji Won yang menginginkannya”, tukas Kyung Hun dengan pandangan menusuk.
“KAU!!, apa kau tuli, tadi aku sudah memintamu untuk pergi dan jangan mengganggu Ji Won, dia butuh istirahat. YOU GOT THAT MR PERFECT!, tukas Ryu Jin sambil mengarahkan telunjuknya ke arah Kyung Hun.

“ENOUGH”, Ryu Jin-aa, aku sudah sehat dan aku bosan terus-terusan dirumah, dan aku mau pergi dengan Kyung Hun, ujar Ji Won kesal dengan tindakan RYu Jin.

Dan satu hal lagi, berhentilah bersikap OVER PROTECTED , I’m not you’re girlfriend and you’re not my dad, jadi kau tidak berhak mengaturku, dan jika kau mau melaporkan hal ini  pada Ji Yoon Eonni, silahkan saja !, tukas Ji Won kesal sambil menarik lengan Kyung Hun dan berlalu dari pandangan Ryu Jin. Dan ryu Jin hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apa-apa terkejut melihat amarah Ji Won yang baru pertama kali dilihat Ryu Jin.

Ahhhhhhh brengsek!!! Gara-gara Kyung Hun, Ji Won berani membentakku, hah, ujar Ryu Jin kesal sambil memukul-mukul setir mobilnya.” AKU INI MEMANG HANYA ADIK SEPUPUMU, TAPI AKU SANGAT MENCINTAIMU,KENAPA..KENAPA KAU TIDAK PERNAH MENYADARINYA JI WON, AKU SANGAT MENCINTAIMU, AKU MENCINTAIMU SHIN JI WON, geram Ryu Jin kesal dan mobil yang dikemudikannya pun melaju dengan kecepatan tinggi.

Dan, CKIITTT, derit mobil Ryu Jin dihentikan dengan tiba-tiba.

OMO, apa aku menabrak seseorang?, Tanya Ryu Jin panik dan langsung keluar dari mobilnya saat melihat seseorang sedang terduduk merintih kesakitan.

“Agashi, gwaenchana?”, Tanya Ryu Jin sambil mendekat ke arah gadis itu.
“ Yaaa, lihat lenganku jadi lecet dan sepedaku, arghhhh, dasar pengemudi brengsek!! sahut gadis itu kesal tanpa menoleh ke arah Ryu Jin.

“ Kau harus mengganti sepedaku yang rusak, kau dengar itu Breng…sek…, ujar gadis itu menghentikan kalimatnya saat melihat sosok Ryu Jin dihadapannya. “ Ryu Jin!”, sahut gadis itu lagi.

“ Min Soon Hee-ssi, miane. Hampir saja aku membuatmu celaka, apa benar kau tidak apa-apa, sebaiknya kita ke rumah sakit saja untuk memeriksa luka-lukamu itu, dan soal sepedamu, jangan khawatir aku pasti akan menggantinya dengan yang baru, ujar Ryu Jin sambil membantu Soon Hee masuk ke dalam mobilnya dan Soon hee pun hanya menurutinya saja.

@ Soul Hospital

“ Lukanya tidak serius kan dokter?, Tanya Ryu Jin cemas.
“ ryu Jin-aa, aku ini hanya lecet-lecet saja, jadi jangan terlalu khawatir, ujar Soon Hee sambil tersenyum manis.
“ Ayo , aku antar kau pulang, beli sepedanya nanti saja yach, ujar Ryu Jin lagi .
“Sepeda itu itu masih bisa diperbaiki, jadi tidak perlu beli baru, ujar Soon Hee lagi tanpa menyadari jika Ryu Jin sudah melangkah pergi keluar dari ruang perawatan tersebut.
“Kemana dia, yaaa Ryu Jin, Ryu Jin tunggu aku, kau ini cepat sekali jalannya, dengus Soon Hee kesal sambil terus mengejar Ryu Jin.

&&&&&

Selama perjalanan, Soon Hee dan Ryu Jin hanya berdiam diri sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Karena bosan saling berdiam diri, Soon hee pun memberanikan diri untuk memecahkan keheningan dengan bertanya pada Ryu Jin yang dari tadi memasang wajah sendu dihadapannya.
“ Ryu-aa, gwaenchana?, Tanya Soon Hee sambil memegang bahu Ryu Jin.

“Na?, gwaenchana. Yaa Soon Hee-ssi, seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu, kau ini ada-ada saja, ujar Ryu Jin sambil tersenyum tipis.

“aniyo, dari tadi aku perhatikan sepertinya kau tidak baik-baik saja, apa kau ada masalah Ryu, aku ..aku tidak bermaksud untuk ikut …” AKu baru bertengkar dengan Ji Won”, sahut Ryu Jin memotong perkataan Soon Hee.

“Rupanya ini semua karena Ji Won kau jadi seperti ini, kau pasti sangat mencintainyakan. Seandainya kau tahu bagaimana perasaanku padamu Ryu,” ujar Soon Hee dalam batinnya.

Sementara di tempat lain, Ji Won dan Kyung Hun Nampak begitu gembira . Mereka mendatangi sebuah kebun binatang, Ji Won terlihat begitu menikmati acara jalan-jalannya bersama Kyung Hun, karena sudah hampir dua minggu ini Ji Won terkurung di rumah karena larangan dari kakak dan sepupunya itu.
“Ji Won-aa!, tukas Kyung Hun panik saat melihat darah keluar dari hidung Ji Won dan wajah kekasihnya itu sangat pucat. Ji Won-aa, gwaenchana?, Tanya Kyung Hun lagi sambil memeluk tubuh kekasihnya yang mulai lunglai, tapi yang ditanya hanya bisa menangis karena darah yang keluar dari hidungnya tidak mau berhenti. Kyung Hun pun langsung membawa Ji Won ke rumah sakit tempat Ji Won dulu dirawat.

@ Soul Hospital

Maksud Dr Min?, Ji Won …dia kenapa?, Tanya Kyung Hun tidak percaya dengan pernyataan Dr Min.
“ Dong kyung Hun-ssi, saya harap anda bisa mendampingi Ji Won disaat seperti ini, dan penyakit Leukimia yang diidap oleh kekasihmu sudah memasuki stadium 3, ujar Dr Min lagi.
Dengar anak muda, yang saya katakana hanyalah dugaan, tapi jika Tuhan berkehendak lain dan ada keajaiban, mungkin Ji Won akan sembuh. Yang bisa kau lakukan saat ini hanyalah berdoa dan memberinya dukungan padanya karena itu semua lebih berarti dan kami dari pihak rumah sakitpun terutama saya selaku dokter yang menangani kesehatan Ji Won berusaha untuk mendapatkan donor sumsum secepatnya, tukas Dr Min lagi.

Bagaikan disambar petir, Kyung Hun tertunduk lemas dan hanya bisa menangis pilu dihadapan Dr Min.




TBC to Chapter 4

[/font][/font][/color]
[/font][/font][/color][/color]


Author Note's : Miane semuanya kalo di part ini belum ada minsun moment, coz otaknya lagi stuck , and miane lagi kalo up date-annya kelamaan , ngebosenin dan belum ada gregetnya [heh] [heh] . next Chapter 4 gak bakalan lama, tp gak janji juga [heh] [heh] .
selamat membaca and jgn lupa kritik dan sarannya. gomawo [lovestruck][/color][/font][/font]
« Last Edit: December 16, 2010, 02:11:35 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho