Quote from: voldi on December 16, 2010, 08:46:30 amkasih spoiler doang Sekali lagi Jan Di menguap, ia mengerjap-ngerjapkan matanya menahan kantuk."Kemarilah" kata Jun Pyo. Ia membuka lebar kedua tangannya menyuruh Jan Di masuk kedalam pelukannya.Jan Di yang setengah sadar setengah tidak langsung menuruti perkataan Jun Pyo. Ia memeluk Jun Pyo dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Jun Pyo. Sedangkan Jun Pyo bersamdar pada dinding kaca di belakangnya sambil memeluk erat pinggang ramping Jan Di, menahan agar keseimbangan Jan Di tidak goyah. Ia mengecup pelan puncak kepala Jan Di dan menghirup aroma khas Jan Di. Ia selalu menyukai aroma yang menguar dari tubuh Jan Di. Begitu menenangkan. update update,, ayo ayo
kasih spoiler doang Sekali lagi Jan Di menguap, ia mengerjap-ngerjapkan matanya menahan kantuk."Kemarilah" kata Jun Pyo. Ia membuka lebar kedua tangannya menyuruh Jan Di masuk kedalam pelukannya.Jan Di yang setengah sadar setengah tidak langsung menuruti perkataan Jun Pyo. Ia memeluk Jun Pyo dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Jun Pyo. Sedangkan Jun Pyo bersamdar pada dinding kaca di belakangnya sambil memeluk erat pinggang ramping Jan Di, menahan agar keseimbangan Jan Di tidak goyah. Ia mengecup pelan puncak kepala Jan Di dan menghirup aroma khas Jan Di. Ia selalu menyukai aroma yang menguar dari tubuh Jan Di. Begitu menenangkan.