Author Topic: KKOTBODA NAMJA MFF THREAD by Minyounglee (ending) ^^  (Read 24709 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
PART FOUR


Jihoo ,Jae Kyung ,dan Kakek sampai di Amerika pada malam hari..Malam dimana badai mengamuk begitu hebat di pulau..

Mereka pulang naik taksi dan menyaksikan setiap pohon kelapa yang terhuyung terhempas nagin kencang ,begitupun dengan pasir yang berterbangan bagaikan debu ,ombak bergelut semakin besar dan ganas..

“Suasana yang tidak tepat..,”geger Jae Kyung memperhatikan pemadangan’gila’ di luar sana..

“Tenanglah nak ,apakah kau mau singgah di rumah kami sejenak ,sampai badai usai?”tawar kakek dengan suara ramah..

“Er..,tentu,”jawab Jae Kyung yang merasa tidak enak menolak tawaran..

“Baiklah ,aku akan memasak ikan dan sup untuk hari ini..,”katanya puas ,sementara Jihoo hanya bisa tersenyum melihat kakeknya bahagia..

Ketika mereka sampai di rumah ,lantai terasa begitu lengket dan ruangan menyimpan aroma lembab setelah lama ditinggal ,Jae Kyung dan Jihoo duduk berdampingan di ruang tamu ,menghadap kearah jendela yang mempertontonkan pantai di depan mereka ..Kakek yang bersikeras menolak untuk dibantu memasak ,pada akhirnya bekerja di dapur sendirian dengan senang hati..

“Dingin kah?”Tanya Jihoo yang memperhatikan geletukan gigi Jae Kyung..

Jae Kyung hanya mengganguk tanda ya tapi tak mampu berkata apa-apa..Jihoo dengan sigap melepas jasnya dan mengenakan jas itu pada tubuh mungil Jae Kyung..Beberapa lama keduanya duduk dalam diam ,melihat badai yang tak kunjung berhenti..

GLEGARR!!

Petir menyambar begitu hebat ,kilat berkali-kali muncul menerangi langit ,Jae Kyung hendak menggengam tangan Jihoo setiap kali ia terkaget ,namun tetap ragu dan akhrinya menyimpan ketakutan itu pada dirinya sendiri..Jihoo yang melihat kejadian itu tak bisa berbuat apa-apa untuk jae Kyung ,akhirnya mereka berdua memutuskan untuk tetap diam tanpa suara..

“Kalau kekasihmu kedinginan ,maka peluklah ia..,”suara serak kakek menggangetkan mereka berdua..,Jihoo dan Jae Kyung bertatapan lalu memandangi kakek lagi..

“Kalau kekasihmu ketakutan ,genggamlah tangannya seerat mungkin sampai ia merasa tenang ,”kata kakek lagi ,membuat keduanya sadar kalau kakek sedang memperhatikan mereka diam-diam..

Kakek diam seolah membeku ,tidak melangkahkan kakinya sedikitpun untuk pergi ..Jihoo tahu keinginan kakek ,maka ia membawa Jae Kyung kedalam pelukannya dan menggengam erat tangannya..Walaupun mereka melakukan itu dalam keraguan ,kakekpun pergi ke dapur lagi untuk menyiapkan semuanya..

Jihoo melepaskan tangan Jae Kyung tetapi Jae Kyung menolak ,dengan suara gemeletuk dan gemetar ,ia berbisik ,”Aku sungguh-sungguh takut dan kedinginan..”Membuat Jihoo mengurungkan niatnya dan membawa Jae Kyung kembali kedalam pelukannya..

***

Jun Pyo dengan Jandi yang berada di pangkuannya ,mereka melihat bintang dan bulan yang berlalu-lalang diatas langit melalui balkon rumah..

“Apakah sungguh kembar 7?”Tanya Jun Pyo ,ia tertawa tetapi tak bisa menyembunyikan kekagetannya..

Jandi tersenyum ,”Mungkin Oppa!”

“Gila saja..,mungkin kita tidak akan memiliki waktu berduaan seperti ini lagi..,”kata Jun Pyo ,terdengar nada ketidakrelaan dalam dirinya..Apa yang bisa dilakukan kalau setiap hari nanti mereka hanya akan mengurus 7 bayi kembar..

“Oh aku tak sanggup ,ini gila..,”Jun Pyo menutup mata sambil menghela nafas ,”Aku akan menjadi ayah beranak 7..,ya ampun ,dalam usia kita yang sangat muda ,memiliki 7 anak..,”kata Jun Pyo lagi..,ia tak bisa mempercayai kenyataan ini..

Jandi hanya bergelut dengan pikirannya ,lalu membuka mulut ,”Apakah tidak sebaiknya kita memberitahu ini pada eomma dan appa?”saran Jandi..

“Ide bagus ,mungkin mereka akan bisa membantu ,3 pada kita ,2 pada orang tuaku ,dan 2 sisanya pada orang tuamu..,kita benar-benar seperti tempat pengasuhan ,”canda Jun Pyo ia menggelengkan kepala..

“Oo..,mereka menendang-nendang di dalam sana ,”papar Jandi senang ,pipinya merona merah..

“Wah mereka protes tuh ,ingin kita titipkan ,”tawa Jun Pyo membahana..

Jandi terkekeh kecil sebelum akhirnya berkata ,”Besok kita beritahu pada orang tuamu ya..Mereka pasti akan senang..”

“Dan shock..!!!”tambah Jun Pyo masih tertawa renyah..

***

“Kau tidak ingin berbulan madu?”Tanya Woo Bin kaget..

“Nope..,”jawab Jilli dalam senyumnya ,”Jeju adalah pulau bulan madu yang pas..,”kata Jilli sembari memandangi langit sore dengan matahari tenggelam..

“Wah,”Woo Bin tidak bisa berkata apa-apa dalam kekecewaannya..

Rumah baru mereka belum seberapa jadi ,barangnya pun masih sedikit ,Jilli mengusulkan untuk mengerjakan semuanya secara pelan dan tertata..Ia bersikeras menciptakan rumah yang hangat untuk ditinggali..

“Kita bulan madu di rumah saja ya..,”goda Jilli semangat..

“Ahhh!!You’re kidding me ,”Woo Bin memeluk Jilli dan mengelitikinya sambil tertawa-tawa bahagia..

“Awww..stop it..,ampun donk!!”Jilli mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan Woo Bin ,ia berlari kearah sofa dan berakhir dengan Woo Bin menubruknya..Sekarang Jilli bisa memperhatikan setiap sisi wajah suami yang ada di atasnya..

“Uh..,don’t even start it..!”kata Jilli pura-pura menolak..

“Jangan kabur yah ,kau telah ‘mambangunkanku’ ,”goda Woo Bin ,ia memperhatikan pipi Jilli yang merona..

***

Gaeul masih merasa bersalah mengingat-ingat apa yang telah dilakukannya ,tetapi disisi lain ia juga tidak mau peduli lagi ,toh suaminya itu akan meninggalkannya cepat atau lambat ,dan cerita mereka berdua akan segera berakhir tanpa ada kebahagiaan…

“Sayang ,apa yang sedang kau lakukan didalam sana?”Tanya Yizhung dengan suara lembutnya itu..

“Mandi,”jawabnya singkat ,sebuah kebohongan yang sangat nyata ,melihat tidak ada percikan air yang terdengar sama sekali..

“Apa sih yang kau sembunyikan?”cecar Yizhung merasa dirinya sedang dibohongi ,”Kenapa kau bersikap begitu aneh?”

“Aku tak apa dan aku sedang mandi ,apakah ada yang salah dari itu?”tegas Gaeul ,sengaja menyalakan shower untuk mencari pembelaan..

Yizhung meninggalkannya ,tidak mau memperkeruh suasana,sementara Gaeul ia masih duduk terdiam di kloset ,menatapi tanda positif pada test pack itu..Ia hamil dan Yizhung selingkuh..Segala pikiran buruk menyerang dirinya ,membuat air mata perlahan menetes tanpa bisa dibendung..Anak ini akan besar tanpa ayah atau ia akan menjadi orang tua seorang diri ,tidak akan ada Yizhung lagi ,tidak akan ada ,ia tidak akan seberuntung Jandi dengan Jun Pyo disisinya .Suara isakan tenggelam dalam kerasnya bunyi percikan air ..,

Gaeul menutup mata ,merasakan perutnya yang semakin membesar..,”Nak ,maafkan ibu ,”bisiknya..

Apakah semua ini akan menjadi mimpi buruk?Bagi dirinya?Bagi rumah tangga mereka?

***

Jihoo baru saja pulang dari rumah sakit ,hari yang sibuk seperti dahulu kala ,pasien berbondong-bondong datang ketika mereka mengetahui kalau Dr.Jihoo telah pulang dari liburan panjangnya ,tak yakin aku apakah mereka ingin melihat wajah Jihoo atau benar-benar sakit? Dengan tenang Jihoo duduk di teras menikmati aroma pantai ..Biola yang menjadi temannya saat itu ,nada mulai mengalun dengan lembut memberikan efek yang begitu fantastis bagi seseorang yang memerlukan ketenangan..

“Nak ,apa yang kau lakukan ?”tiba-tiba suara serak kencang kakek mendominasi melodi biola yang dimainkan Jihoo..

Jihoo berhenti sejenak dan menjawab dengan tenang ,”Bermain biola..”

Ketika ia hendak mengesek bow dan menghasilkan nada yang lainnya ,dengan suara tegas kakek protes ,”Apakah biola itu pacarmu ?Kenapa kalian jarang bertemu?Harusnya kau dan Jae Kyung lebih sering bertemu daripada kau dan biolamu itu tahu!Pergi sana ke rumah Jae Kyung!!”

Okay ,dalam hati inilah akibat dari perbuatannya ,kakek pasti akan sering protes ,karena tidak ada gunanya melawan orang tua ,akhirnya Jihoo memutuskan untuk membawa serta biolanya ke rumah Jae Kyung..

“Kembalilah saat jam makan malam ,”teriak kakek yang melihat Jihoo mulai berjalan menjauh..

“Kalau aku menginap disana bagaimana?”canda Jihoo sambil tertawa..

“Takkan kubiarkan kau melakukan sesuatu yang tidak-tidak pada anak orang lain tahu!”kata kakek..

Sepi ,begitulah suasana di rumah Jae Kyung yang muram ,sesungguhnya perempuan itu berusaha untuk ‘lebih hidup’ tetapi apa yang diusahakannya kebanyakan hanya membuatnya semakin bosan..Dulu sepulang kerja Jae Kyung akan berkaraoke ,suara teriakkannya terdengar mengaung sampai ke kamar Jihoo ,ini membuatnya gila karena suara biola lembutnya tenggelam dalam suara Jae Kyung..Ada juga kalanya ketika ia senang bermain drum an cymbal ,suaranya seperti piring kaca yang dipukul keras berkali-kali ,saat itu Jihoo memutuskan untuk membeli penutup telinga untuk dirinya dan kakek..Sampai akhirnya ia menyerah dan lebih banyak diam akhir-akhir ini..

 
Tok..tok ..tok ,tangan Jihoo dan pintu yang berbahan stainless itu..

Tidak ada jawaban selama beberapa menit ,sampai akhirnya Jae Kyung keluar dengan buku digenggamannya..

“Jihoo?”gegernya kaget..

“Ijinkan aku masuk..,”

“Ta..,tapi..”

“Aku diusir kakek..,”akunya..

Jae Kyung terkekeh ,tak bisa menahan tawa tanda kasihan ,ia mempersilahkan Jihoo untuk masuk..

Jae Kyung duduk di penghujung ruangan ,pada sofa bulat bewarna merah yang terlihat empuk itu..,melanjutkan kegiatan membacanya..
Sementara Jihoo hanya diam..,merasa tak bernapsu untuk melakukan apapun..

“Mainkan saja biola itu ,”pinta Jae Kyung ,ia yakin dirinya sekarang sudah resmi menjadi ‘pecandu’ melodi yang dihasilkan dari biola kecil Jihoo ..,tetapi masih berusaha menyembunyikan nya dan bersikap biasa seolah tidak pernah mendengar apapun..

Senyum simpul samar terlihat pada raut wajah Jihoo ,namun hilang secepat kedatangannya..Melodi yang dihasilkan begitu lembut dan menenangkan hati ,membuat Jae Kyung membeku ,ia tak sanggup melakukan apa-apa kecuali mendengarkan nada demi nada dengan seksama ,enggan melewatkannya sedikitpun..

“Kau tahu kenapa aku melakukan ini semua?”bisik Jihoo disela-sela permaiannya ,Jae Kyung tidak yakin dengan apa yang barusan didengarnya maka ia memutuskan untuk diam sampai Jihoo berbisik pelan ,”Karena kita sama ,kesepian dan membutuhkan satu dengan lainnya untuk menjadi ‘lebih hidup’ ,aku sadar akan fakta itu percaya atau tidak..”

Jae Kyung terkejut dengan pernyataan Jihoo ,selama ini ia terus mencari cara untuk menghidupkan dirinya ,membuat hidup lebih bewarna ,lebih dari sekedar pekerjaan ..Luput dari itu semua ,sesungguhnya baik Jae Kyung dan Jihoo membutuhkan pasangan hidup..,itulah apa yang mereka tidak sadari ,mereka cari dan berusaha gali selama ini..

***

Dihadapan mereka Mr dan Mrs Goo duduk diam ,menunggu untuk mendengarkan pengumuman yang akan disampaikan oleh anak mereka itu..

Jun Pyo menghela nafas panjang ,tanpa alasan ia menjadi panic ,sementara Jandi ,masih tersenyum lebar seolah tidak akan terjadi apa-apa..Jun Pyo menggangap ini adalah berita yang menyenangkan pastinya untuk orang tuanya itu , juga menjadi berita yang menghebohkan sekaligus mengangetkan tetapi bagimanapun juga ia harus memberitahu kebenarrannya cepat atau lambat..

“Eomma dan appa.,”Jun Pyo memulai ,suasana tegang meliputi mereka ,Mr dan Mrs Goo  seolah dihantui mimpi buruk terlihat dari muka mereka yang menjadi panic sekarang..

“Anak kami..,ternyata..,ternyata..,”Jun Pyo masih tak bisa mengeluarkan kata kembar 7 yang terasa begitu berat..

Ia menutup mata menegarkan dirinya ,sementara Mr dan Mrs Goo mulai ngoceh dengan panic..,”Apa terjadi sesuatu dengan cucuku?”Mrs Goo mencecar Jun Pyo tidak sabar ingin tahu apa yang terjadi..

Jandi diam tak berani mengatakan apa-apa karena Jun Pyo sudah memperingatinya untuk diam sebelum mereka pergi kesini..,padahal mulutnya memaksa untuk menenangkan mertua nya itu..,tetapi tidak memiliki keberanian yang biasa dimiliki untuk menentang Jun Pyo..

“Katakan ada apa sebenarnya Jun Pyo..,”desak Mr Goo ,alisnya mengeriyit khawatir..Dalam hati mencelos ,memikirkan segala kemungkinan buruk ,misalnya cucunya itu cacat atau kelainan ini dan itu..Mr Goo mengelengkan kepala ngeri..

“Cucu kalian.,kembar 7 ,”kata Jun Pyo secepat kilat..

“Apa?”gumam Mr dan Mrs Goo bersamaan ,”Apa kau bilang ,aku tak bisa mendengarnya ,katakanlah dengan jelas..,”kata Mrs Goo..

Jun Pyo menghelas nafas lagi ,menyuruh dirinya untuk sabar..,”Okay ,dengarkan baik-baik..,cucu kalian ,KEMBAR 7..,tahu kan kembar ,yah apalah itu ,berkali-kali lipat dengan muka yang sama..,”papar JunPyo lagi ,menekankan kata ‘kembar 7’ ,bingung bagaimana cara menjelaskan semua..Ia tahu dan sadar ,mungkin saja kejadian ini bisa terjadi karena gairah mencumbu yang tidak bisa dibendung diantara keduanya..Dan Jun Pyo merasa malu setengah mati akan fakta itu..

“MWO?”

Keadaan menjadi heboh diantara Mr dan Mrs Goo ,mereka berdua berdiskusi dengan cepat lalu mengambil ponsel masing-masing..

“Oh iye ,ada kabar gembira Joon Hee-ya ,keponakanmu ,mereka KEMBAR 7 ,”seru Mrs Goo antusias..

Sedangkan di sisi lain ,Mr Goo menelepon orang tua Jandi sambil menatap jendela ,”Iye ,tentu ,tentu ,mereka KEMBAR 7 ,dan semua baik-baik saja..,”

Kata ‘kembar 7’ mengiang di pikiran Jun Pyo membuatnya mengeriyitkan alis ,orang tuanya tak akan bersikap begini kecuali ada berita yang ‘benar-benar menyenangkan’ ,tak pernah seumur hidup mereka..

Jun Pyo tersenyum memelas mentap Jandi ,sebelum ponselnya ternyata juga berbunyi ..

“Yeobseo ,ya ini Goo Jun Pyo..,ada keperluan apa menelepon lagi?Bukankah semua hasil sudah keluar?”

***

Gaeul tidak sanggup membuka mata sayunya ,hari masih gelap ketika ia memutuskan tidur hanya akan membawanya ke alam mimpi buruk..Ia mendapati Yizhung tidak berada di kasur..Kemana ia sekarang?

Dalam kebingungannya Gaeul keluar kamar ,mencari-cari suaminya itu ,hanya untuk memastikan ia ada ..Gaeul tidak ingin melakukan ini sejujurnya ,tetapi dirinya terus mendesak..Desakan yang hanya membuat hatinya menjadi sakit karena setiap memandangi Yizhung ia akan mengingat kejadian itu..

Berputar-putar untuk mencari di setiap sudut ruangan ,Gaeul mulai putus asa setlah 15 menit ia masih belum menemukan Yizhung ,pandangannya terusik ketika ia mendapati pintu utama yang terbuka kecil..

Apakah ia kabur?Apakah ia keluar rumah bersama perempuan itu?Banyak kemungkinan ,Gaeul mencoba untuk mengusir segala mimpi buruknya itu namun sia-sia saja..Berbagai pertanyaan menyerang otaknya ,membuatnya bingung ,hatinya sesak mencelos..Gaeul memberanikan diri untuk menuju kearah pintu dan mengintip dari balik sekat ..

Sebuah mobil ferarri merah yang bukan miliknya tentu saja ,terpakir di sebrang rumah mereka..Mobil tanpa atap itu jelas-jelas mempetontonkan Yizhung yang sedang tertawa-tawa dengan wanita yang sama yang dilihatnya kemarin di pernikahan Jilli..

Apa ini ,kenapa harus ada kenyataan menyakitkan lagi ,pikir Gaeul tidak terima ,nafasnya menjadi sesak ,ia membeku melihat suaminya dengan wanita lain..Ia hendak menepis fakta bahwa suaminya telah selingkuh ,namun bukti-bukti semakin nyata dan meluluh-lantahkan semua harapan rumah tangganya..

Gaeul memutuskan kembali ke kamar ,kedua matanya mulai terasa panas ,air mata mengaliri pipinya tanpa henti ,Gaeul membaringkan diri di tempat tidur .Bantal tidak terasa cukup empuk untuk disandari ,bantal itu terasa seperti batu ketika kenyataan pahit bertubi-tubi mendatanginya..

Ia tak tahu harus berbuat apa ..,selain diam dan menangis..Menangisi kenyataan ,membuatnya yakin bahwa dirinya pasti terlihat konyol juga tidak berdaya..Pupuslah sudah semua harapan indah..,ia tidak ingin berharap apa-apa lagi ,kecuali menunggu waktu yang tepat sebelum pernikahannya dinyatakan gagal secara sah oleh pengadilan..Dan ia resmi menjadi orang tua tunggal ,membesarkan anak dari suaminya yang selingkuh ,terdengar begitu memilukan..

***

“Hari ini barang-barang dari rumahku datang ,biarkan saja dulu sampai aku pulang ,”begitu pesan Woo Bin tadi pagi sebelum ia berangkat kerja..Jilli menunggu truk pengangkut barang yang akan datang sebentar lagi sembari memasak makan siang untuk dirinya..

Ketika bunyi bip bip bip terdengar samar dari halaman rumah mereka ,Jilli langsung pergi keluar untuk membukakan pintu..Dan yang tidak disangkanya adalah betapa banyaknya barang Woo Bin..,sehingga perlu satu truk besar untuk mengangkut semua sekaligus..

Entahlah apa itu yang dibawa oleh Woo Bin ,tetapi Jilli menemukan setangkai bunga carnation dari kertas yang tidak asing lagi baginya..Warnanya sudah sangat kusam ,menunjukkan kalau bunga itu sudah dibuat dalam jangka waktu yang lama sekali ,kertasnya pun sudah rapuh ,membuat bunga itu terlihat seperti layu..

Jilli segera menyelamatkan bunga itu dari tumpukan barang yang menindihnya..

Ketika semua petugas sudah pergi dari rumahnya itu ,Jilli duduk termenung di meja makan, menatapi bunga kertas dihdapannya dalam diam ..Ia merasa kenal dan tahu dengan bunga ini..,tetapi otaknya seolah membeku ,ia tak bisa mengingat kejadian apa dibalik bunga misterius itu..

Jika diingat-ingat lagi ,dulu sekali waktu ia tinggal di Italy ,setangkai bunga yang sama persis terpajang di kamarnya..Dan setahunya ,bunga tersebuat adalah pemberian orang lain..Sewaktu ia pindah ke Jeju ,bunga itu lenyap entah kemana..

Jilli terpekik kaget ketika cerita demi cerita masa lalu mulai ‘hidup’ di dalam otaknya..

Apakah mungkin ,kalau Woo Bin itu?Jilli mencocokkan segala kemungkinannya ,ia merasa yakin dan tidak yakin disaat yang sama..,kalau-kalau ternyata benarlah ,Woo Bin ,suaminya ,adalah..

***

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^