CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
My Best Friend Is My First Love *CHAPTER 8.. update 10april2011
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #22287
« previous
next »
Print
Pages:
1
2
3
[
4
]
5
6
...
10
Go Down
Author
Topic: My Best Friend Is My First Love *CHAPTER 8.. update 10april2011 (Read 8803 times)
mutiara_minsun
Junior
Posts: 199
mino bilng."sayang kmu trmakn ak jd cow kmu?"hehe
Re: my best friend is my first love *CHAPTER 2* 15 dec 10 :)
«
Reply #45
on:
December 25, 2010, 03:21:47 am »
aku datang
CHAPTER 3
Hari yang memlelahkan bagi hye sun , sangat sulit baginya untuk dapat menerima semua ini. Meskipun ia tahu ini yang terbaik untuk sahabatnya tapi rasa cemburu dan marah juga selalu menghantuinya. “andai saja kamu tidak mati , andai saja kamu tidak mengalami kecelakaan itu. Semuanya tidak akan serumit ini huu...huu...” tangis gadis cantik berkulit putih itu.
Besok hye sun akan bertemu dengan tunangan min ho. Wanita yang berhasil menaklukan hati sahabat sekaligus cinta pertamanya itu. Sebisa mungkin hari ini hye sun mencoba untuk tersenyum , ia memasang wajah yang ceria dan bahagia meski didalam hatinya terdapat luka yang sangat perih.
====8====
Sejak semalam keluarga LEE dan KIM , menginap di rumah keluarga GOO. Semuanya berencana membuat pesta selamat datang untuk tunangan min ho.
“sun-a kamu sudah bangun ya ?...” tanya ibunya Min ho yang saat itu melihat hye sun menuruni anak tangga.
Meskipun saat itu hye sun belum mandi , tapi raut wajahnya tetap sangat cantik “ne , bi” jawab hye sun sambil tersenyum.
Belum selesai hye sun menuruni anak tangga terakhir Min ho sudah muncul di ruangan yang sama tempat ibunya dan hye sun berada. “wahhh , tumben pagi sekali kau bangun...” ejek min ho pada hye sun.
“ciihh , bukan urusan mu...” cibir hye sun sambil memonyongkan mulutnya. “oh iy bibi meihat ibuku tidak ?..” tanya hye sun pada ibu min ho.
“eomma mu , kalau tidak salah tadi ada di halaman...”
“ada apa kamu mencari eomma....” celetus ibu hye sun yang mendengar namanya di sebut sebut.
Hye sun sempat kaget melihat ibunya yang tiba tiba berada di ruangan itu , apalagi dengan keadaannya yang sangat kotor. Seluruh pakaian ibunya kotor gara gara tanah, terlihat sekali bahwa ibunya habis berkebun.
“anyio , hye sun hanya bertanya saja kok..”
... “ohh” sahut eomma nya cuek.
Sedangkan min ho dan ibunya hanya melihat saja , dalam beberapa menit ruangan itu terasa sunyi, tidak ada satu orang pun yang berinisiatif untuk bicara. Melihat kebisuan itu pun ibunya hye sun memeutuskan untuk pergi. Tapi setelah ia sampai didepan pintu yang menyambungkan antara ruangan itu dan ruangan lain ibunya berhenti , sambil memegang jidatnya.
“ohh , ia sun-a. Eomma hampir lupa tadi ada telpon dari keluarga rain. Katanya mungkin dalam beberapa hari ini ia akan pulang ke Korea, karena mereka....”ibunya diam sejenak ia sedikit ragu untuk melanjutkan kata kata berikutnya, beliau takut menyakiti hati putrinya ini.
“karna apa eomma ?”
“karena.... mereka ingin memperingti 1 tahun kematian wu zun..” ucap ibunya pelan.
Sedangkan saat itu mrs.LEE sudah pulai khawatir mendengar nama wu zun di sebut sebut , ia baru ingat seminggu lagi adalah hari kematian wu zun yang ke satu tahu. Kejadian yang tak bisa ia lupakan , rasanya kalau mengingat ingat hal itu beliau juga mau menangis.
Min ho yang mendengar nama laki laki lain yang sama sekali ia tidak kenal “Rain , Wu zun...” siapa mereka tanya min ho mendadak.
Mendengar ucapan itu, semaua orang di ruangan itu pun riflek menoleh ke arah Min ho. Cepat cepat ibu min ho langsung menyenggol lengan putranya dan meletakan jari telunjuk ke bibirnya , bertanda menyuruh min ho diam.
Hye sun hanya tersenym, senyum yang sangat di paksakan , ia baru ingat kalau min ho tidak mengenal Wu zun... “oh ia , satu minggu lagi tepat setahun Wu zun meninggal...” ucapnya lirih.
“Sayang” ucap ibunya lembut.
“aku melupakannya” senyuman itu semakin dipaksakan. Tak terasa dua buah air bening menetes di pelupuk matanya. Dan ia pun langsung lari dari ruangan itu menaiki kembali anak tangga yang baru ia leati, meninggalkan semua orang yang menatapnya pilu.
“ada apa ini..?. kenapa hye sun menangis” min ho kembali bertanya , karena ia merasa semakin bingung dengan masalah yang terjadi.
“sayang , bisakah kau tenangkan hye sun sekarang. Ia sangat membutuhkan mu!...” pinta omma min ho.
“ne eomma”
====8====
Hye sun berlari menuju kamarnya , ia membanting pintu keras dan langsung menghempaskan tubuhnya di kasur. Perasaannya saat ini benar benar kacau, sekarang pipi mulusnya sudah di penuhi oleh air mata. Bagaimana mungkin ia melupakan hari itu. Hari dimana laki laki ke yang ia cintai setelah kepergian min ho , meninggal tepat di depan matanya. Apakah karena selama ini pikirannya terlalu sibuk tentang pernikahan minho, sampai sampai hari sepenting ini pun ia lupakan.... Jadi apa pentingnya min ho sampai ia harus memikirkan semua ini, wu zun lebih penting , jauh lebih penting dari pada min ho yang telah meninggalkan dia , dan tega menikah dengan wanita lain.
Tangisannya pecah saat mengigat kembali kejadian satu tahun lalu. “uuh....uhh......uhh , kau bodoh goo hye sun , bodoh. Kau jahat sangat jahat....huu..huu..masa kau tega melupakannya..... ”
Perlahan lahan min ho menyentuh pundak hye sun , ia sangat terkejut saat melihat hye sun menangis seperti ini. Hye sun yang baru beberapa menit yang lalu ia lihat sangat ceria dan jutek, sekarang menjadi hye sun yang cengeng. Disandarkannya tubuh hye sun ke dadanya, untuk saat ini min ho membiarkan hye sun menagis.
“ada apa sun-a” tanya min ho ragu ragu.
Tapi hye sun tidaak bergeming , ia masih saja menagis di dalam pelukan Min ho. Saat ini hatinya benar benar kacau , apalagi di tambah pikirannya mengenai tunangan Min ho yang akan datang.
=====8=====
Ye jin masih didalm pesawat , sebentar lagi ia akan sampai di Korea. Perasaannya tidak menentu saat itu. Ia merasa gugub , takut , dan cemas bersamaan. “Bagaimana kalu keluarga min ho tidak menerimanya..?.” pertanyaan itu yang selalu ia pikirkan. “tidak , jangan khawatir Ye jin, kamu cantik , pintar, mapan , sopan dan juga berpendidikan jadi apa alasan mereka tidak menerima mu. Jadi kamu tenang mereka pasti menerima mu , sudah pasti.” Semangatnya pada diri sendiri.
====8====
Semua orang saat itu sedang berkumpul di ruang keluarga. Para orang tua sibuk membicarakan persiapan pernikahan min ho. Kim jun dan kim bum sibuk membicarakan tentang pacar baru yang mereka punya , ya mereka berdua memang terkenal dengan julukan playboy yang tidak pernah lepas dari wanita. Sedangkan min ho masih di sibukan dengan pikirannya sendiri, ia bingung sebenarnya apa yang terjadi dengan hye sun, kenapa ia sesedih itu, bahkan ia sampai sampai menagis. Lalu siapa laki laki yang di sebut bibi Goo , Rain dan Wu zun. Akkh , kepalanya sudah benar benar pusing sekarang.
“weo Min ho kenapa kau diam dari tadi apakah kau sakit ya , atau kau gugup mau cepat cepat menikah” ejek jun sambil tertawa dan didampingi oleh bum yang setia menjadi komplotannya.
“aiiis , diam kalian” umpatnya kesal.
Bum dan jun pun semakin memperbesar ketawa mereka. Sekarang mereka benar benar puas sudah mengerjai min ho. Sedangkan min ho semakin kesal sampai sampai wajahnya mulai memerah.
“heii , sudalah ! kalian ini memang tidak berubah. Masih seperti anak TK saja...” lerai ibu jun kesal.
“ne eomma , miane..” jawab jun menyesal.
“ohh iy , di mana hye sun , dari tadi tidak kelihatan...” sahut jun yang baru sadar bahwa hye sun tidak berada di sana bersama mereka.
“dia di kamar sedang tidur. Sehabis menangis ia langsung tertidur” jawab min ho.
“menangis ? kenapa dia menagis” tanya bum selanjutnya.
Ibu hye sun menghela nafas panjang , kemudian beliau tersenyu kecut. “tadi ada telpon dari keluarga Rain..... merka membaritahukan kalau dalam beberapa hari ini mereka akan datang ke Korea untuk..memperingati satu tahun kematian Wu zun” jelasnya panjang.
“ya tuhan , aku sampai luapa minggu depan tepat satu tahun Wu zun meninggal. Tidak heran kalau hye sun langsung sedih. Mungkin ia merasa bersalah karena melupakan hari itu...” ucap jun yang muali memasang wajah serius.
Seketika ruangan itu mulai sunyi , semuanya sibuk dengan pikirannya masing masing. Sekarang min ho sudah benar benar bingung dengan apa yang terjadi di sini selama dia ada di Amerika. Baru saja min ho ingin menanyakan semuanya , tapi tiba tiba handphonnya berbunyi pertanda ada telpon masuk.
Min ho pun mengeluarkan hp di saku celananya di lihatnya nama yang tertera di layar ponsel tersebut “SON YE JIN” buru buru ia mengangkatnya.
MH :: yeobseo....
YJ :: haii sayang kau ada di mana , sekarang aku sudah sampai di Korea, kau bilang akan menjemputku kan !!
MH :: ohh , miane aku lupa. Kau tunggu saja di sana, aku akan segera menjemputmu !
YJ :: ne , da..
MH :: da ..
Kemudian min ho memutuskan hubungan telpon di antara mereka , ia segera bergegas menuju bandara.
“ada apa min ho ?” tanya ibunya khawatir.
“ohh , anyo. Tadi ye jin menelpon ku. Ia bilang ia sudah sampai, jadi aku mau menjemputnya” kata min ho sambil mengambil kunci mobil di atas meja.
“ohh , hati hati sayang”
“ne eomma” sahutnya sambil berlari kearah di mana mobilnya di parkir.
===8===
Hye sun bangun dari tempat tidurnya. Kepalanya terasa pusing dan dia merasa lelah, untuk beberapa detik hye sun sempat bingung dengan apa yang terjadi, tapi selanjutnya ia ingat dengan kejadian diruang tamu tadi dan ia juga ingat bagaimana min ho menenangkannya. Hye sun mencoba turun dari tempat tidur, di lihatnya sekilas jam di dinding kamarnya yang menunjukan pukul satu siang. Segera ia pergi ke kamar mandi , karena dari tadi pagi ia belum mandi , dan sebentar lagi tunangan min ho akan datang. Hye sun tidak mau terlihat jelek di hadapan wanita itu.
==8==
Mobil min ho terparkir tepat di depan gedung bandara. Min ho langsung memasuki gedung itu dan mencari sosok kekasihnya. “aush.....di mana dia ??” celetuk min ho kesal.
“ya , Lee Min Ho” teriak seorang wanita yang lumayan cantik.
“ohh , kau disini rupanya !! sudah lama menunggu ?” tanya min ho khwatir.
“anyiio , sayang !! demi kau aku rela menunggu sampai kapanpun” ucap ye jin sambil memeluk pinggang min ho erat.
“aiis , sudahlah. Ayo kita berangkat sekarang , keluarga ku sudah menunggu mu” ajak min ho sambil melepaskan pelukan ye jin. Sejujurnya min ho tidak suka di perlakukan seperti itu oleh ye jin. Selama ini Min ho lebih memilih jaga jarak dari pada terus bermesraan seperti itu.
==8==
Setelah 30 menit di perjalanan ke rumah hye sun , akhirnya Min ho dan ye jin sampai juga. Min ho menjelaskan alasan kenapa ye jin harus bertemu orang tuanya di rumah ini. Karena semua orang mau mengadakan pesta dan keluarga keluarga yang di undang adalah sahabat orang tuanya sejak kecil, jadi mereka semua wajib ikut.
Meskipun sempat bingung ye jin tetap menerima semua hal itu. Ia tidak boleh terlihat eogis didepn keluarga min ho. Kalau tidak semua usahanya selama ini untuk mendapatkan min ho akan sia sia.
Perlahan tapi pasti kedua orang itu memasuki rumah megah milik keluarga Goo. Rumah yang selama ini tidak pernah dibayangkan oleh ye jin bahwa ia akan masuk ke rumah sebesar dan semegah ini. Sedikit gugup ia berjalan dan saat sampai di depan pintu masuk di lihat olehnya ada beberpa orang di sana.
“eooma , appa.... kenalkan ini ye jin, dia pacarku” ucap min ho pada kedua orang tuanya yang berdiri di depan pintu rumah.
Ibu min ho tersenyum. Dipandanginya ye jin dari atas kebawah maupun sebaliknya ia merasa puas. “ohh ini gadis yang bisa menaklukan hati putraku, wah ,kau cantik sekali”
“terimakasih bi” balas ye jin bangga.
“ya sudah , ayo masuk dulu. Tidak baik bicara di luar” ajak appa min ho.
Saat memasuki ruangan utama , terlihat jelas oleh ye jin bahwa rumah ini benar benar besar, barang barang antik yang terpajang di ruangan ini sangat jelas adanya. Tangga yang panjang menjulang menghubungkan lantai bawah dan lantai atas sangat menabjukan. Dilihatnya sekali lagi seisi ruangan itu, di sebelah kirinya terlihatnya sekitar10 orang sedang duduk di sofa empuk
Dua orang laki laki terlihat masih muda , mungkin mereka seumuran min ho dan delapan orang lainnya adalah pasangan suami istri yang terlihat sedikit tua. “anyongseo” ucap ye jin sambil menundukan kepalanya dalam dalam.
Semua orangpun berdiri membalas sapaan ye jin dengan senyuaman. “haii bro !! ini calon istri mu” ucap jun seambil menyenggol lengan min ho.
“ne” jawab min ho singkat sambil tersenyum.
“wah lumayan juga”ucap bum kemudian.
Semuanya telah berkumpul di ruang utama , seluruh orang mengagumi sosok ye jin , yang terlihat modis dan dewasa. Saat ini semua pandangan mata tertuju pada wanita yang baru datang itu, sedangkan min ho masih dalm pikirannya, ia bertanya tanya , dimana hye sun ? apakah ia masih tidur.
Tak lama kemudian terlihat hye sun yang menuruni anak tangga, keadaanya sekarang sudah lebih baik, karena sudah mandi dan berhias ia terlihat sangat cantik. Apalagi dengan dress ungu muda yang di gunakannya, ia tambah trlihat manis. “goo hye sun” kata min ho sepontan yang melihat kedatangan hye sun.
“sayang kau sudah bangun , ayo sini bibi kenalkan dengan tunangan min ho. Ia baru saja datang...” ucap ibu min ho yang juga telah melihat hye sun.
Sedangkan hye sun hanya tersenyum, ia berjalan lambat menuruni anak tangga satu persatu , setelah selesai ia langsung menuju ke depan wanita yang dari tadi di kagumi oleh orang orang di rumah ini.
Sekarang jarak hye sun dan ye jin hanya sekitar 1 meter. Hye sun sangat terkejut melihat siapa wanita yang ada di depannya , yang disebut sebut sebagai tunangan min ho
“KAU !!....” teriaknya marah. Wajah hye sun sekarang sudah berwarna merah padam menahan amarah dan rasa benci yang menjelajahi dirinya.
“ANDA” sahut ye jin tak kalah terkejut.
Dengan sekali kibasan telapak tangan hye sun sudah mendarat di muka ye jin. PLLAAKK.... bunyinya. Hye sun habis kontrol , ia menampar wajah ye jin sambil menangis. Sedangkan semua orang yang melihat itu sangat terkejut. Mereka semua bertanya tanya, apa yang sebenarnya terjadi ?........
TBC
Logged
Print
Pages:
1
2
3
[
4
]
5
6
...
10
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
My Best Friend Is My First Love *CHAPTER 8.. update 10april2011
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #22287