Author Topic: Saranghaeo,,, chingu update 28 desember 2010  (Read 3823 times)

Offline Rizkyta_A

  • Junior
  • **
  • Posts: 169
  • my first lovely couple
  • Location: depok
    • View Profile
Re: Saranghaeo,,, chingu .. upadate 27 des 2010
« Reply #45 on: December 27, 2010, 07:36:15 am »
lanjuutt..
Sungguh miris sekali hatiku melihatnya saat ini. Wanita yang kucintai, wanita yang ceria dan periang kini terkulai lemah tak berdaya dengan berlumurkan darah . seketika itu juga dokter menanganinya, sedangkan aku hanya bisa berharap haap cemas.

Beberapa saat kemudian ayah dan ibuku serta ayah dan ibu nazwa tiba disini, terlihat jelas kepanikan diwajah meraka.
“bagaimana keadaan nazwa, riko?? “ Tanya ayah nazwa padaku
“dia masih ditangani dokter om…” jawabku lemas
“bagaimana kejadian yang sebenarnya riko, tolong ceritakan pada kami” ibu nazwa bertanya padaku
Akhirnya aku pun menceritakan semuanya pada mereka. Tentang kejadian itu, tentang kecelakaan yg dia alami. Mungkin ini semua salahku, andai saja aku bisa mengingatnya pasti semua ini tidak akan terjadi. Orang macam apa aku ini, membuat orang yang aku cintai tersakiti.” Keluhku pada dirku sendiri

Beberapa saat kemudian doker yang menangani nazwa keluar dari ruang UGD. Serentak kami pun terbangun dan menanykan keadaan nazwa

“bagaimana keadaanya dok, apa dia baik baik saja” Tanya kami serentak
“nazwa kehilangan banyak darah. Kebetulan persediaan darah di rumah sakit ini sedang habis…
Belum lagi dokter melanjutkan kata katanya aku sudah langsung berkata
“darah saya saja dok, kebetulan golongan darah saya sama dengan nazwa” terangku pada dr.kim
“baiklah, mari ikut saya untuk pengecekan terlebih dahulu” ajaknya yang langsung diikutu oleh para suster dan aku
##

Sekarang aku sedang menjalankan transfusi darah.. terlihat wajah pucat nazwa, perih sekali hatiku melihat kondisinya saat ini .
Setelah selesai, aku pun menunggu nazwa di ruang perawatan.. ingin sekali aku melihatnya tertawa kembali, melihat senyum manisnya. Senyum yang selalu membuat hatiku tenang setiap kali melihatnya. Namun mata itu masih tertutup rapat. Entah kapan mata itu akan terbuka
Sungguh aku sangat sangat merindukannya,. Walau ia ada disampingku saat ini, namun aku ingin sekali  berkata padanya bahwa aku sangat mencintainya. Melebihi aku mencintai diriku  sendiri. Andai saja kecelakaan itu tak pernah terjadi.

Kreekkk..
Pintu ruang rawat  nazwa terbuka. Dan itu adalah ayah dan ibu nazwa serta ayah dan ibuku.

“riko, lebih baik kamu pulang saja biar om dan tante yang menjaga nazwa” tutur ayah nazwa
“ tidak apa apa om,  biar aku saja yang menungguinya” jawabku
“bagaimana kalau kau pulang saja dulu. Kau pasti sangat lelah. Nanti baru kau kembali lagi kesini, riko ” jawabnya kemudian
“baiklah om, tante saya pamit pulang dulu” kata ku  diikuti ayah dan ibu

Diperjalanan aku terus memikirkan nazwa. Bagaimana keadaannya. Apakah sudah baikan” ahhh,, semua itu terus saya melayang dipikiranku

Sesampainya dirumah, aku bergegas untuk mandi. Setelah itu aku  berkemas karena ingin menunggu nazwa di rumah sakit. Namun ketika aku mengambil baju tiba tiba saja ada sesuatu yang terjatuh, dan ternyata itu adalah dirshy, buku harian kesayanganku. Helai demi helai ku buka dan kubaca. Karena dari situlah aku dapat mengingat lebih jauh tentng nazwa, ya nazwa. Orang yang amat aku cintai

=TBC=