Author Topic: MY SUNSHINE ---> HIATUS  (Read 17787 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
CHAPTER 5

Cerita sebelumnya :

"Yaaaa, dasar kurang ajar, TURUNKAN AKU !!!!!!", protes Ji Won lagi.

Teriakan-teriakan serta pukulan-pukulan Ji Won tidak pedulikan Joon Hyun, yang penting Joon Hyun harus mencari tempat yang nyaman agar gadis ini tidak melakukan hal nekat seperti tadi pikirnya, namun setelah beberapa menit berlalu sudah tidak terdengar teriakan bahkan pukulan yang dilayangkan Ji Won.

"Rupanya kau bisa diam juga, sudah lelah teriak-teriaknya," ujar Joon hyun sambil menurunkan tubuh Ji Won di sebuah  bangku taman yang letaknya tidak jauh dari jembatan tersebut.
"OMO, kenapa dia malah tidur, hey Agashi, agashi, Shin Agashi?", "yaaaa apa dia", ( Joon Hyun meletakkan kepalanya di dada Ji Won untuk mendengar detak jantungnya), syukurlah  masih berdetak . Jangan-jangan dia pingsan, tukas Joon Hyun panik.


**********************************************************************************************************************
“ Aduh , bagaimana ini?, Apa aku harus membawanya ke Rumah sakit?, tapi, aku kan tidak punya uang untuk membayar administrasinya , lagi pula aku juga baru seminggu bekerja”, keluh Joon Hyun kebingungan. “Tapi, Nona ini kasihan sekali, jika aku tidak secepatnya menolongnya pasti aku juga yang nantinya mendapat masalah”. “Ahhh, aku bawa pulang saja!”, ujar joon Hyun tanpa pikir panjang sambil menggendong Ji Won dan membawanya ke rumahnya yang letaknya tidak jauh dari jembatan itu.

Setiba di rumahnya, Joon Hyun langsung membawa Ji Won ke kamarnya dan membaringkan gadis itu di ranjangnya.

“Dimana biasanya Eomma menyimpan kotak P3K?”, ujar Joon Hyun yang terus mencari2 kotak tersebut di dapurnya. “Ah… ini dia, untung saja obat-obatnya masih lengkap semua”. Dan Joon Hyun pun kembali ke kamarnya dan langsung mengambil sebuah botol yang berukuran sedang yang rupanya adalah minyak angin. Joon hyun pun langsung membuka penutup botol tersebut dan Joon Hyun pun meneteskan sedikit minyak angin tersebut ke telapak tangannya dan mengoleskannya ke bagian hidung Ji Won supaya gadis itu tersadar dari pingsannya.

“Mmmm,…. gumam Ji Won yang mulai tersadar dari pingsannya.
“ Mmmmm, achhhhhh, kepalaku,……pusing sekali!”,keluh Ji Won sambil meletakkan tangannya di dahinya dan memijit-mijitnya berharap rasa sakit di kepalanya hilang.

“ Hey, kau sudah sadar, syukurlah!", ucap Joon Hyun yang langsung membuat Ji Won benar-benar tersadar dari pingsannya dan dengan wajah masam dengan memicingkan kedua matanya, Ji Won langsung mendorong tubuh Joon Hyun dan membuat Joon Hyun terjatuh ke lantai.

“Ouch!!!”, keluh Joon Hyun kesakitan sambil mengusap-ngusap bokongnya yang kesakitan.

“ kenapa kau mendorongku?, aku kan sudah menolongmu. “Setidaknya kau harus mengucapkan terima kasih padaku”, ujar Joon Hyun ketus.

“ Dimana ini, kau bawa aku kemana, hah”,? teriak Ji Won kesal.

“Woowooo, relax Missy!!!, jangan  berlebihan seperti itu. “ Aku hanya menolongmu karena tadi kau pingsan dan aku membawamu ke rumahku karena aku tidak punya uang jika aku harus membawamu ke Rumah Sakit, ucap Joon Hyun .

“ Hah, omong kosong. Bilang saja kau mencoba mengambil kesempatan dari ketidakberdayaanku kan, tukas Ji Won ketus.

“ mengambil kesempatan apa maksudmu?, kalau bicara dipikirkan dulu jangan asal keluar dari mulutmu, protes Joon Hyun yang tidak terima di tuduh macam-macam oleh Ji Won.

“ kalau kau memang punya niat baik seharusnya membawaku ke Rumah Sakit walaupun kau tidak punya uang. Bukannya membawaku ke rumahmu yang entah berantah ada di mana ini. “ kau pasti punya niat jahatkan? jangan-jangan kau seorang penculik yach, atau “Ya Tuhan!! Kau ini …kau mau memperkosaku yach , makanya kau membawaku kemari kan, “TOLONG”..”TOLONG”…” TOLONG”..!!  siapapun yang ada di luar TOLONG AKU!!!!!”,teriak Ji Won histeris di balik jendela kamar Joon Hyun.

“Yaaaa, apa-apaan kau ini?, kenapa teriak-teriak??, hey bisa diam tidak?”, ujar Joon Hyun panik sambil menarik kedua lengan Ji Won dan menjauhkannya dari jendela kamarnya dan langsung merebahkan Ji Won di ranjangnya.

"Yaaa, lepaskan aku BRENGSEK!!!, jangan sentuh aku, TOLONG!!!!," teriak Ji Won lagi sambil berusaha memukul wajah Joon Hyun tapi yang mau di pukul berhasil menyelamatkan wajah tampannya dari serangan histeris gadis tersebut.

Joon Hyun pun langsung membekap mulut Ji Won supaya tidak berteriak lagi dan membuat semua tetangga berdatangan kerumahnya, dan Joon Hyun pun langsung menekan tubuh Ji Won dengan tubuhnya supaya gadis itu tidak semakin memberontak.

"Hey , Nona bisakah kau diam, siapa juga yang mau memperkosamu, jangan sembarangan menuduhku yach"."AKu kan tadi sudah menjelaskan kalau aku hanya berniat membantumu sat kau pingsan tadi, dan alasan kenapa aku tidak membawamu ke rumah sakit karena aku tidak punya uang, aishhhh susah sekali membuatnya mengerti" ujar Joon Hyun frustasi .

“MMmmmm,…… gumam Ji Won dalam bekapan Joon Hyun, dan Ji Won hanya menggelengkan kepalanya tanda protes kepada Joon Hyun yang kesal karena pemuda itu menindih tubuhnya.

Ji Won Pov
Dasar laki-laki kurang ajar, berani sekali dia menindih tubuhku. Dan Tubuhnya berat sekali , dasar laki-laki brengsek!!!!

Joon Hyun Pov
Aku terpaksa menindih tubuhmu Nona cantik, abisnya salahmu sendiri yang berteriak histeris tadi. Tapi kenapa aku merasakan perasaan yang lain yach, aku merasa sangat nyaman berhadapan denganmu, Ya Tuhan!! Jika dilihat dari dekat seperti ini, wajahnya memang sangat cantik, seperti  malaikat. Matanya yang bulat , kulitnya yang seputih susu, dan Ya Tuhan!! Apa yang sedang aku pikirkan. Jika gadis ini bisa membaca pikiranku pasti dia akan mengatakan jika perkataannya itu benar jika aku ini memang laki-laki brengsek

Di saat Joon Hyun masih sibuk dengan pikirannya, Ji Won yang sedang berusaha melepaskan diri dari “laki-laki gila” ini berusaha untuk meraih vas bunga yang letaknya tidak terlalu jauh dari jangkauannya dan dengan sekuat tenaga Ji Won pun berhasil meraih vas tersebut dan langsung memukul kepala Joon Hyun dengan vas tersebut,….Aouchhhhhhh!!!!, keluh Joon Hyun kesakitan dan langsung berdiri  dengan kedua tangannya langsung memegang kepalanya yang terasa kesakitan itu.

( untungnya vas tersebut tidak pecah saat Ji Won memukul Joon Hyun dengan vas tersebut, kalo sampe pecah dipastikan Joon Hyun yang langsung dilarikan ke RS karena mengalami bocor di kepalanya )

"Yaaaa, dasar gadis gila, kenapa kau memukulku?", protes Joon Hyun kesal  dan langsung menghampiri Ji Won yang masih terbaring di ranjang. Dan tanpa sempat protes ,..Joon Hyun sudah berada di atas tubuhnya lagi dan keduanya pun bergulat berusaha untuk saling  membela diri ……..

BRAKKKKKK!!!! pintu kamar Joon Hyun terbuka dan membuat kedua manusia yang saling bergulat itupun langsung terdiam dan memandang kearah pintu tersebut.

“LEE JOON HYUN!!!”, apa yang sedang kau lakukan ?, berani sekali sekali kau membawa seorang gadis ke dalam kamarmu?” geram seorang wanita  paruh baya yang ternyata adalah Ny Lee.

AKU TANYA APA YANG SEDANG KALIAN BERDUA LAKUKAN DIKAMAR INI?, hardik Ny Lee pada keduanya yang masih dalam posisi bergulat.

“Eomma!! Dengarkan aku, ini tidak seperti yang Eomma bayangkan, Aku dan” ……….belum sempat joon Hyun menyelesaikan kalimatnya Ji Won sudah memotong kalimatnya dengan melayangkan tinjunya tepat di hidung mancung Joon Hyun.

Dasar BRENGSEKKKKK, berani sekali kau menyentuhku, bahkan di depan Eommamu kau masih menyangkalnya, hah”, tukas Ji Won geram dan masih saja memukuli Joon Hyun yang hanya bisa mnegaduh kesakitan sambil berusaha untuk menghindari dari pukulan-pukulannya.

HENTIKAN KALIAN BERDUA, AKU BILANG BERHENTI!!! Ucap Ny Lee setengah teriak.

Dan keduanya pun akhirnya menghentikan aksi gulat mereka dan langsung berjalan mengikuti Ny Lee ke ruang keluarga.

Hampir satu jam ketiga orang tersebut duduk di ruang keluarga tersebut tanpa ada satu orang pun yang bersuara.

“Berikan aku penjelasan yang masuk akal, Lee Joon Hyun-ssi?", tanya Ny lee pada putranya

Joon Hyun pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada ibunya, tapi Ji Won yang masih kesal dengan Joon hyun langsung memotong perkataan Joon Hyun dan menuduh Joon Hyun  yang mencoba untuk memperkosanya. Tentu saja perkataan Ji Won membuat Ny Lee sedikit Shock dan reflect menampar wajar Joon hyun , tetapi Joon Hyun langsung menjelaskan lagi dan akhirnya membuat Ny lee merasa bersalah karena tidak mempercayai putranya sendiri bahkan sudah menamparnya.

“ sudahlah, sekarang kalian berdua dengarkan aku baik-baik," tukas Ny Lee mencairkan suasana yang semakin tegang diruangan tersebut.

“ Agashi!”, aku percaya dengan perkataan Joon Hyun dan aku juga mempercayai perkataanmu tapi setelah aku mendengarkan semua cerita dari kalian berdua, aku rasa ini hanya kesalahpahaman saja. "Terutama kau Agashi, apa dasarnya kau menuduh putraku akan memperkosamu, dan pakaianmu terlihat masih dalam keadaan baik-baik saja tidak ada satu kancingpun yang terbuka atau pakaian yang robe"."Jikapun Joon Hyun memang mmpunyai rencana untuk melakukan hal itu tidak mungkin dia melakukannya di rumahku, bisa saja Joon Hyun membawamu ke Hotel atau ketempat lain kan". "Dan aku percaya pada Joon Hyun jika dia tidak mungkin melakukan perbuatan rendah itu, ya walaupun tadi aku sempat meragukannya".

“Agashi!”, mungkin Joon Hyun terlalu terpesona dengan kecantikanmu sehingga dia ingin memandangmu lebih dekat , tapi saya yakin jika putraku tidak bermaksud untuk kurang ajar terhadap Agashi. Joon Hyun tulus menolongmu , jika tidak mungkin saat kau pingsan tadi dia akan meninggalkanmu seorang diri di jalan “, ujar Ny Lee lagi dan langsung membuat Ji Won tertunduk malu karena sudah menuduh pemuda yang sudah menolongnya. Sedangkan Joon Hyun hanya senyum-senyum mengejek penuh kemenangan karena pembelaan ibunya.

“Dan kau Lee Joon Hyun, lain kali jika kau memang berniat untuk menolong orang bawa saja langsung ke rumah sakit jangan dibawa ke rumah supaya hal seperti ini tidak terulang lagi, arachi!”, tukas Ny Lee dan langsung membuat Joon Hyun memajukan bibirnya tanda protes pada sikap ibunya.

“Miane, jeongmal miane JooN hYun-ssi, ujar Ji Won yang masih dalam posisi kepala tertunduk.

“hey, nona aku tidak dengar, coba kau angkat kepalamu supaya aku bisa mendengar permintaan maafmu dengan jelas. Kalau mau minta maaf itu harus tulus jangan setengah hati", ujar Joon Hyun jahil.
"Joon-aa, kau ini suka sekali menggodanya. Agashi ini sudah meminta maaf padamu", tukas Ny lee sambil berjalan mendekati Ji Won.



Ny lee yang sudah duduk di sebelah Ji Won langsung mengangkat wajah gadis itu dengan kedua telapak tangannya, "Aigooo, jinja yepeoyo ( cantik sekali), rupanya jika dilihat dari dekat walaupun tanpa polesan make up, wajahmu benar-benar cantik, pantas saja putraku mau menolongmu, heheh", goda Ny lee pada putranya itu.

“Eomma!!!”, protes Joon Hyun .

“ Tapi kenapa wajahmu pucat sekali sayang, apa kau sedang sakit?” Tanya Ny lee lembut pada Ji Won
“Anhi, Ahjumma, gwaenchanayo, jawab Ji Won sambil tersenyum.

“Ya sudahlah karena semuanya sudah jelas, sebaiknya Agashi pulang saja. Joon Hyun tolong antarkan Agashi ini pulang sepertinya kondisinya masih lemah”, perintah Ny lee pada putranya.

*****************************************************************************
Joon Hyun pun akhirnya mengantar Ji Won pulang dengan motornya, keduanya masih saling berdiam diri sepanjang perjalanan. Joon Hyun menghentikan motornya saat lampu merah menyala dan Ji Won pun mengambil inisiatif untuk mencairkan suasana hening itu.

“Miane!, aku sudah menuduhmu yang bukan-bukan bahkan aku sempat memukulmu dengan vas bunga. Tapi sebenarnya  aku tidak berniat untuk bunuh diri. Hati dan pikiranku sedang kalut sampai aku berjalan tanpa arah dan aku pun tiba di jembatan itu, tapi sungguh aku tidak berniat untuk bunuh diri, tukas Ji Won panjang lebar dengan posisi masih  memeluk pinggang Joon Hyun .

Komawo, Joon Hyun –ssi, tukas Ji Won lagi.

“Dwaeso, dwaeso( SUdahlah ), aku mengerti dengan sikapmu yang sempat histeris tadi karena patah hatikan, aku juga pernah mengalami hal itu, tukas Joon Hyun santai dan langsung menjalankan motornya lagi setelah lampu hijau itu menyala dan motor itupun semakin melesat jauh bersama dinginnya malam.

@ Han Residence

“ jadi ini rumahmu, tukas Joon Hyun yang terpesona dengan kemegahan rumah keluarga Han.
“Dhe, komawo sudah mengantarku pulang, yang tadi aku benar-benar minta maaf, tukas Ji Won sambil membungkukkan badannya tanda permintaan maaf pada Joon Hyun.

“sudahlah, lupakan saja. Sini aku bantu melepaskan helmnya”, ujar Joon Hyun dan langsung membantu Ji Won yang kesusahan melepaskan helmnya.

“ahh, akhirnya terlepas juga, hehhh, kekeh Ji Won dengan senyuman manisnya dan membuat joon Hyun semakin terpesona dibuatnya.

Sepertinya kita belum berkenalan secara resmi. Namaku, lee Joon Hyun, dan kau , tukas Joon Hyun sambil mengulurkan tangannya.

“namaku Shin Ji Won, senang berkenalan denganmu, jawabnya sambil menyambut uluran tangan Joon Hyun. Dan mereka pun saling berjabat tangan dan tanpa mereka sadari seseorang sedang mengamati keduanya di dalam mobil dengan pikiran penuh tanda tanya.

“ Ji Won sedang bersama siapa?”, tukas Ryu Jin penasaran dan langsung menekan tombol klakson dan menyorotkan lampu yang menyilaukan mata kedua orang yang berada di depan mobilnya.
Ryu Jin pun keluar dari mobilnya dan berjalan menghampiri Ji Won yang masih terkejut dengan kemunculan sepupunya itu.



“Ji Won-aa, kemana saja kau seharian ini, aku cemas sekali memikirkanmu," tukas Ryu Jin sambil memeluk erat Ji Won dan membuat joon Hyun mundur beberapa langkah.

“Miane, sudah membuatmu cemas, tapi….belum sempat Ji Won menyelesaikan kalimatnya Ryu jin langsung menoleh kea rah pemuda asing di depannya.

“ Nughu?", tanya ryu Jin sinis pada Joon Hyun.
“ Ryu Jin, kenalkan dia adalah Lee Joon Hyun.Tadi aku hampir terjatuh untung saja ada dia yang menolongku dan Joon Hyun juga yang mengantarku pulang , jawab ji Won cepat dan disambut dengan senyum manis Joon hyun.

“Mwo,!!, kau hampir terjatuh, kenapa, apa kau sakit lagi sayang, aku kan sudah bilang kalau kau harus banyak istrirahat”, ujar Ryu Jin panik dan langsung memeluk tubuh gadis itu.

“ Pria itu siapa, apa dia kekasih Ji Won, bukannya Ji Won baru saja patah hati?, gumam Joon Hyun dalam batinnya.

“Thanx sudah menolong kekasihku dan mengantarnya pulang”, tukas Ryu Jin ketus dan tanpa menunggu jawaban dari Joon Hyun, Ryu jin langsung membawa Ji won masuk ke dalam rumah, “Ayo cepat masuk kedalam, di luar udaranya sangat dingin,”. Ji Won yang dipaksa masuk Ryu Jin tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya sudah terlalu lelah untuk berontak.

Joon Hyun hanya mampu tersenyum pahit dan denganlangkah gontai Joon Hyun pun menaiki motornya dan berkata :” selamat malam Ji Won-ssi, semoga kita bisa bertemu lagi”, dan Joon Hyun pun berlalu dengan motornya.

TBC chapter 6



Note : sesuai janjikyu, up datenya gak lama-lama [hmpfh] [hmpfh]. PLEASE ENJOY TO READ THE STORY and COMMENT berupa SARAN & KRITIK gw harapkan, moga suka and gak bosen membacanya [hmpfh] [hmpfh][/size][/size][/size][/font][/font][/font][/font][/font][/color][/size][/size][/size][/font][/font][/font][/font][/size][/color]
« Last Edit: January 06, 2011, 01:00:46 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho