Author Topic: Do You Feel What I Feel  (Read 11329 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #120 on: January 16, 2011, 07:25:35 am »
“mino.. lepaskan.” Hye sun berbicara pelan dengan mendorong tubuh mino pelan.

“tunggu, sebentar lagi, aku masih ingin merasakan kehangatan seperti ini.” Mino masih memeluk erat tubuh hye sun.

Hye sun menginjak kaki mino dengan sangat keras sehingga mino menjerit kesakitan.

“aaaaaakkkhhh...” mino memegangi sebelah kakinya.

“rasakan!” hye sun berkacak pinggang.

“ya... jahat sekali kau hye sun..” mino masih memegang kakinya yang terasa sakit.

Hye sun mengeluarkan hpnya dari dalam saku celana, melihatnya, lalu mendekatkan untuk menjawabnya.

“youboseo? Weo oppa? Oh... ne.. saya kesana.” Hye sun langsung memutuskan hubungan.

“mino’a.. miane.. “hye sun mendekat ke mino.

“waduh.... appo...” mino berteriak sambil memegangi kakinya yang padahal sudah tidak sakit.

Hye sun celingak-celinguk melihat sekeliling yang sepi,  lalu mengecup pipi mino dengan cepat.

Mino langsung melepaskan pegangan tangan di kakinya dan terdiam mematung di tempat.

Hye sun langsung berlari meninggalkan mino yang masih mematung ditempatnya.



**

@rumah mino:
Terlihat seseorang yang sedang tersenyum-senyum di tempat tidur, yang sekali-kali memegang sebelah pipinya.

Sekali-kali juga dia memegang gulingnya dan mendekatkannya ke bibirnya.

Tok...tok..tok..

“mino’a.. omma harus pergi sekarang ke swedia, appa mu menyuruh omma untuk segera kesana. Kamu cepat
antarkan omma ke bandara.” Suara mrs.lee yang bercuap-cuap di depan kamar mino.

“ne.. omma” mino segera meninggalkan kegiatan berkhayalnya, dan langsung beranjak dari tempat
kebanggaannya. Mengambil jaket hitamnya yang tergeletak di bangku, dompet dan kunci mobilnya di atas meja.
Kemudian mino membuka pintunya dan sekarang sudah terlihat ibunya yang sudah terlihat rapih.
“omma, pakaianmu terlalu seperti anak muda. Sekali-kali berdandanlah selayaknya orang tua.” Mino langsung
berjalan menuruni anak tangga yang diikuti oleh mrs.lee.

Mino mengendarai mobil hitamnya dengan sangat hati-hati. Ommanya sibuk menelfon dengan colegan bisnisnya.

“mino’a... tolong jalannya dipercepat.” Mrs. lee berbicara lembut pada mino.

Tanpa blablabla mino langsung mengemudikan mobil yang tergolong agak besar ini merajai jalan yang lengang dari
kepadatan kendaraan. Hanya dalam 5 menit mino sampai di bandara.
“good job mino’a.” Mrs.lee langsung turun dari mobil, mino membawakan barang-barang mrs.lee sampai kedalam.

Di tengah perjalanan masuk ke ruang tunggu, mrs.lee menabrak seseorang yang menggandeng anak laki kecil,
untung saja anak itu tidak apa-apa, karena tabrakannya tidak terlalu kencang.

“jiosonghamnita....jiosonghamnita..” mino menundukkan kepala untuk segera meminta maaf.

“ahjussi..” anak bocah itu menghampiri kearah mino yang sedang memegang koper.

Mrs.lee memperhatikan wajah wanita yang berparas cantik, wanita yang diperhatikan hanya menunduk.

“sepertinya saya kenal anda, tapi, dimana ya??” mrs.lee mencoba mengingat-ingat.

“ah.. kau temannya jun ki..” mrs.lee tersenyum.

“ne.. saya song hye kyo.”hye kyo menundukan kepalanya.

“miane, saya yang ceroboh sampai menabrakmu.” Mrs.lee tertawa ringan.

“oh, tidak apa ,bi. Bagaimana kabar jun ki ,bi?” hye kyo bertanya ke mrs.lee.

“dia baik-baik saja, dia ada di korea ini dalam rangka mengisi liburan.mungkin seminggu lagi dia harus kembali ke
amerika. Oh iya, miane, saya harus cepat-cepat. Permisi.” Mrs.lee menundukkan kepalanya.

“ah.. noona hye kyo akan pergi atau baru sampai atau menjemput seseorang?” mino masih berdiri ditempatnya.

“saya menjemput seseorang.” Cepat kau kejar omma mu.

“omma, miki ikut ahjussi boleh?” miki menatap ke atas untuk meminta persetujuan hye kyo.

“tentu saja boleh, omma tunggu disini ya.” Hye kyo mengelus lembut kepala miki.

Mino berjalan memanggul miki di pundaknya dan sebelah tangannya memegang koper.



Shk POV:

Huh.. keluarga lee sangat beruntung sekali memiliki lee min ho yang berbeda dari kedua orang tuanya dan jun ki itu..

Mungkinkah anak sekecil itu juga bisa memilih yang baik. Hye kyo tersenyum tipis.



@rumah hye sun:

“Wah nak kim bum, maaf merepotkanmu. Terimakasih sudah mengantar hye sun pulang.” Mrs.goo berbincang-
bincang dengan kim bum di ruang tamu.

“tidak apa, bi. Ini memang sudah kewajiban saya. Saya ingin segera mungkin menikahi hye sun saja.” Kim bum menundukkan kepala malu.

“oh.. bibi senang-senang saja kalau hye sun memilih bersama kamu nak.” Mrs.lee tersenyum.

Hye sun yang ada di sebelah mrs.goo hanya bisa menunduk.

Kim bum melihat jam ditangannya sudah menunjukkan pukul  9 malam.

“maaf , bi. Saya harus segera pulang.” Kim bum berdiri dari tempatnya.

“oh iya.” Mrs.goo dan hye sun juga ikut bangkit dari tempat duduk.

“biar aku saja omma yang mengantar oppa sampai depan.” Hye sun mencegah mrs.goo.

“ya sudah.”mrs.goo masih tersenyum.

Kim bum membungkukkan badannya dan meninggalkan ruangan menuju pintu depan dengan hye sun
disampingnya.

“bagaimana hye sun, kau kuliah di amerika, atau mau di australia?” kim bum menoleh ke hye sun.

“korea saja sudah cukup.”hye sun tersenyum paksa.

“kalau begitu, mulai besok aku pindah di tempat kuliahmu.ok. selamat mimpi indah.” Kim bum mengecup dahi hye
sun mesra. Menaiki mobil silvernya dan melambai ke hye sun.

“akhirnya orang itu pulang juga...” hye sun mengelap dahinya.



@rumah mino:

“ahjussi... omma tidak ikut menginap disini?” miki bertanya

“omma miki kan harus pergi ke tempat jauh. nanti miki bisa menelfon kalo miki mau.”mino memegang mobil-
mobilan dan memainkannya.

“miki mau ice cream.” Miki memasang wajah muram.

“ayo... tapi satu saja ya..” mino tersenyum manis.

“ne...” miki berwajah ceria.

@tempat chae young:

Mobil mino berhenti di halaman toko.

“wah besar sekali ahjussi tempatnya...” miki kagum dengan kemegahan toko yang padahal tidak terlalu megah.

“ayo cepat turun.” Mino menggendong miki keluar dari mobil.



“selamat datang....” chae young dan jun ki menjaga toko berdua.

“wah.. kalian serasi sekali..” mino kagum dengan pasangan dihadapannya.

“ya.. mino!! Anak siapa itu!” jun ki menunjuk ke miki yang berdiri di samping mino.

“saya miki.. salam kenal.” Miki menundukkan kepalanya.

“wah.. pintar sekali anak ini” chae young menghampiri miki dan menggendongnya.

“miki anaknya noona hye kyo, temannya hyung.” Mino menunjuk ke arah jun ki.

“yang jelas bukan anakku...” jun ki menggerakkan kepalanya kekiri dan kekanan.

“iya hyung, lalu ayahnya siapa?? Saya saja belum pernah melihat ayahnya.” Mino berlagak berfikir.

“ayahnya tuh orang yang tidak bertanggung jawab ,selalu pergi ke luar negeri. Saya juga pernah mencoba
membantu hye kyo, tapi malah saya yang kena semprotan maut dari ibunya.

You know who is he mino’a...” jun ki memandang mino.

“appa?? Appa miki??” miki berbicara penuh tanda tanya.

“anyi.. bukan...” jun ki mengelus lembut kepala miki.

“ayo miki makan ice cream.” Mino menggendong miki untuk memilih ice cream.
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..