Author Topic: *Dreaming of Boys Before Flowers** i'm backk n updateee^___^  (Read 12597 times)

Offline miss_princess

  • Junior
  • **
  • Posts: 141
    • View Profile
Re: *Dreaming of Boys Before Flowers**
« on: January 21, 2011, 08:51:55 pm »

Part II
Jandi sudah hampir satu hari penuh menghilang tanpa kabar.itu membuat junpyo uring-uringan tidak jelas..
Sahabatnya F3 pun hampir pingsan di buatnya..

Tapi ternyata jandi meminta F3 untuk  bekerja sama dengannya.karena jandi ingin memberikan kejutan bahagia untuk junpyo di hari ulang tahunnya..

*Di hari ulang tahun *
Junpyo sengaja tidak merayakan besar-besar seperti dulu, dan sama sekali ada perayaan spesial..
»»Pagi hari di ulang tahun junpyo.
Jandi sampe di rumah junpyo dengan wajah yang berseri-seri,disana dya disambut oleh para pelayan rumah itu..
"Anyongaseo,, jandi-shi.."Sapa para pelayan sambil membungkukan badannya dalam-dalam..
" Nee..dimana Goo junyo berada!! "Tanya jandi kepada salah satu pelayan
"Doronim masih tidur jandi-shi, doronim bilang jangan ada yang gangu dia sampai siang hari, karena dya sangat lelah, dan wajah doronim pun terlihat terlihat sangat kusut sejak kemarin..,apakah kalian bertengkar jandi-shi" Jelas pelayan tersebut.
Jandi hanya tersenyum manis dan berlalu menuju kamar junpyo..

Selama perjalanan menuju kamar junpyo, jandi bertemu dengan omma dan appa junpyo yang sedang asik mengobrol.
"Jandiya kau mau kemana" tanya appa junpyo yang melihat jandi.
"Ohh anyong ajusi  Aku hanya  ingin  bertemu junpyo"jawab jandi malu-malu
"Kemarilah nak,, yaa sudah berapa kali saya bilang jangan panggil ajusi, panggil saya appa" perintahnya sambil masang tampang galak tapi setelah itu dy tersenyum saat jandi mendekat..
"Iya betul,mengapa kau masih begitu ragu memanggil kami appa dan eomma,lagi pula sebentar lagi kami kan akan menjadi orang tua mu."Sambar oemma junpyo dengan senyum yang sangaat maniss.
Alhasil muka jandi pun langsung merah padam..
"Duduklah disamping eomma jandi ya..
"Nee ..eomma"jandi langsung menuju tempat duduk disamping eomma
"eomma dengar kau belum menjawab lamaran junpyo ya,, wee kau masih ragu dengannya." Tanya eomma pada jandi
"anyi eomma,, kau tenang saja. Aku tidak akan melepaskan junpyo"jawab jandi tanpa ragu
"Oohh jadi kau, akan.."Tanya appa
JD: "Nee appa,, miane eomma appa aku tidak bisa ngobrol dengan kalian lebih lama,, aku ingin menyelesaikan urusan ku dengan junpyo"
Eomma:" apa bungkusan yang kau bawa itu,,apakah hadiah ulang tahun untuk junpyo"
" Nee eomma ini hadiah spesial untuk junpyo,aku pergi dulu eomma appa"
Jawab jandi dengan riang dan pergi menuju kamar junpyo

»Di kamar junpyo
Jd:"doronim..bangunlah ini sudah pagi ,apakah anda tidak bekerja doronim"sambil menarik-narik selimut yang di pakai junpyo.
JP: " YAAA ..APAKAH KAU TIDAK INgAT PESAN ku TADI MALAM. Jangan bangunkan aku sampai siang.. APAKAH KAU iNGIn di PECAAT.." Junpyo tidak tau kalo yang membangunkannya itu jandi
Tapi jandi tetap sabar membangunkannya..
JD: "tapi doronim, nyonya dan tuan menunggu Anda dibawah, mereka ingin sarapan bersAma dengan anda doronim"
Junpyo mulai hilang kesabarannya dan bangun dari tempat tidurnya" YAA APAKAH KAU MAU MA..ti ,,  geum jandi kauu"
"Apa kau kau ingin membunuhku hoo"jawab jandi yang tidak kalah hebatnya dengan junpyo.

JP: "aaaa..an..yii jandi ya. Aaakuu pikirr tadi pelayan  bodoh yang berani melanggar perintahku,, yaa mengapa kauu ada disini"
Jandi langsung duduk di pinggir kasur junpyo dengan tampanga sedihh " apakah kau tidak suka aku disini ,, mianee aku menggangu tidur..tadinya aku pikir akan mengajak mu berpiknik.. Tapi aku rasa suasana hati mu sedang tidak baik.. Kalau begitu aku pulang saja"dan bangkit dari duduknya dan jalan menuju pintu, junpyo langsung reflexs loncat dari tempat tidur dan menghalangi jandi agar tidak pergi..
"Yaa..yaa kau pikir kau bisa seenaknya datang dan pergi ke kamarku"junpyo tetep menjaga gengsinya"kalau kau memang ingin mengajaku berpiknik baiklah aku tidak akan menolaknya"
Jandi akhirnya tersenyum"OK kalau begitu kau cepat rapikan dirimu,,masa mau berpiknik dengan baju tidur seperti ini"menunjuk kearah baju yang dipakai junpyo
Tiba-tiba junpyo menghentikan langkahnya " aku tidak mau pergi berpiknik"
JD "MWOOO. YA GOO JUNPYO"
JP:"pokoknya aku tidak mau,,nanti kau melakukan hal yang sama seperti tempo dulu,kau akan pergi meninggalkan ku lagi.,, pokoknya aku tidak mau .aku tidak mau kehilangan dirimu lagi"
JD: " hahahah ya goo junpyo  mengapa kau sangat-sangat BODOH , apakah kau tidak ingat hari ini adalah hari ulang tahun mu, atau kau tidak ingin merayakannya bersamaKu.."
JP:"Mwoo"
JD: "yaa kalau banyak bertanya akan aku batalkan pikniknya nih"
JP" antwe.. Baiklah aku bersiap-siap dulu yahh baby.." Kalimat yang terakhir di ucapkan junpyo tepat di telingga jandi dan mencium kening jandi. Bisa di bayanginkan muka jandi udah merah banget..


Jandi yang lagi asik melihat foto junpyo yang terpajang di meja kerja.tiba-tiba dikagetkan "yaa apakah aku terlalu tampan sampai kau memandanginya seperti itu"junpyo yang terlihat sudah rapi dengan kaos senada dengan jandi berwarna abu-abu dan celana jeans.
"Ooohh kau sudah Siap."Jandi langsung meletakan foto yang ada ditangannya.

"Ayyoo kita pergi"junpyo meraih tangan jandi dan jalan keluar dari kamar junpyo. Saat di ruang makan " junpyo ya apakah kau tidak sarapa dulu"tanya eomma dan menghentikan langkahnya " tidak eomma aku sarapan diluar saja bersama jandi.. Kami ada urusan yang sangat penting, kami pergi dulu" junpyo pun langsung meninggalkan ruangan tersebut.
"Ooo junpyo saat kau pulang harus membawa berita yang bahagia ya."Teriak appa junpyo

"Aku menyesal dulu sempat membenci jandi,kalo saja dari dulu aku merestui mereka,mungkin kita sudah mempunyai cucu yang sangat lucu"suara mrs kang terdengar sangat lirih.
"Tenang saja istriku, sebentar lagi kita akan mendapatkan seorang cucu dari mereka"mr kang mencoba menghibur istrinya yang hampir menangis.

Sepanjang harii mereka bermain dengan sangat gembira, riang dan penuh cinta. Dan dimalam harinya pun junpyo mengajak jandi melihat bintang-bintang yang sangat indah.

"Waahh masakan mu enak sekali jandi ya..apakah benar ini kau yang masak..hehe!!"Junpyo memasang tampang jailnya
JD; " yaaa "
JP:aku hanya bercanda,gumawo bekal yang kau masak sungguh sangat enak."
"Emm geum jan..dddiii..
JD: "wee junpyo" jandi benar asik dengan teropong bintangnya..
JP: "emm jandi boleh kah aku bertanya"
JD:" tenttuu..
JP:"eemmmmmm.. Ahh sudahlah tidak usah lupakan saja"
JD: " wee kenapa ,,"
JP:"sudahlah lupakAn saja"
 JD:"emm apakah pertanyaan mu tempo hari itu masih berlaku junpyo"
Jp:"oohh mwo.. Mworagu"
JD: " pertanyaan bersediakah aku menjadi istri mu.,bolehkah aku menjawab sekarang, junpyo."
Jp:"nee jawablah, aku akan menerima apapun jawaban mu,,aku akan berusAha keras menerima apaan pun yang menjadi keputusan mu jandi"
JD:" maksudmu, kau pun siap jika aku menjawab tidak.bersedia"
JP: "nee.." Jawaban junpyo sangat pelan jandi melihat kelakuan junpyo yang tertunduk dalam di tempat duduknya,hanya tersenyum lalu di taro nya kedua tangan ke wajah junpyo dan mengangkatnya. Untuk bisa menatap mata nya
Jd:" junpyo,, miane telah membuat menunggu jawaban dariku,, miane joungmal miane junpyo"
Jp:" apa maksudmu dengan permintaan maaf itu jandi-ya,"
Jandi tidak menjawab pertanyaan junpyo, dia hanya membalasnya dengan sebuah ciuman lembut di bibir junpyo. Stelah melepaskan ciumannya,jandi baru menjawab pertanyaannya.
JD: " aku bersedia menikah denganMu junpyo, aku tidak mau kehilangan dirimu lagi, aku bersedia menjadi milikmu seutuhnya dan selamanya, saranghe junpyo" junpyo yang masih bingung dengan ciuman dari jandi.
JP:" ooohh benerkah ini, aku sedang tidak bermimpikan, hayo cepatlah bangun junpyo"dia masih tidak percaya dan sambil memukul wajahnya agar dia sadar.
Jandi pun kesal melihat kelakuan junpyo yang merusak suasana romantis yang dia buat.akhirnya jandi menjintak kepala junpyO agar dia menghentikan kegiatan memukul wajahnya
Jd:" paboo ya.. Kau tidak sedang bermimpi .Ini sungguhan junpyo doronim"
JP: "waaauuwww ya mengapa kau menjitak ku begitu keras"
Jd: " abisnya kau merusak suasana saja"
Junpyo pun lansung memeluk jandi dalam-dalam. "Gumawo geum jandi kau telah bersedia menjadi istriku" bisik junpyO tepat di telingga jandi
" Sarangahe geum jandi"
Junpyo mendekatkan wajahnya ke wajah jandi dan akhirnya mencium lembut bibir jandi.
" Yaa apakah cuma ini hadiah ulang tahunku" setelah melepaskan ciumannya dari jandi
Jd: "Ooo emm miane aku lupa, kau ingin apa makan apa,aku akan membuatkannya untukmu"
JP: " benarkah!!. Kalau begitu aku mau kau memasak untukku selamanya, sebagai seorang istri yang baik kan harus bisa memasak makanan yang enak untuk suaminya
Jd:" yaa.. Nee..ne. Goo junpyo,, tapi impian mu itu harus kau tahan dulu ya sampai aku menyesaikan kuliah ku. Haha"
JP:" mwwoooo, mengapa lama sekali,, antwe pokoknya tidak bisa kau akan menjadi istriku secepatnya,,"