Ghs: mana minho *ditelpon*
Manager lmh: dia mengurung diri dikamar sehabis menonton acaramu
Ghs: apa saja yang ia lakukan selama menonton? *mendesah berat*
Manager lmh: fatal. Remote tv hancur dibantingnya. Yaa hye sunssi bagaimana bisa kau membuatnya begitu? Auuush jika kau melihatnya aku yakin kau tidak akan berani mendekat radius 2 meter.
Ghs: biarkan saja. Dia terlalu aku manja.. Sekali sekali aku ingin membuatnya kesal. *enteng*
Manager lmh: aku tidak yakin minho akan luluh dengan kepulanganmu nanti..
Ghs: hahaha kau tidak usah cemas ajussi, minho itu tidak akan tahan dengan pesonaku. *terkekeh*
Manager lmh: yaah terserah kalian berdua saja asal jangan mengganggu pekerjaan kalian..
Ghs: nee gumawo.. Ah ajussi jangan lupa ajak minho makan. Kalau sedang kesal dia suka tidak memperdulikan dirinya
Manager lmh: arasseo.. Aku sudah memesan pizza tadi untuknya..
Ghs: gumawo... Kalau begitu aku tutup dulu telponnya karna masih harus take on lagi ajussi..
Manager lmh: oh nee... Bersemangatlah!!
***____***
Cekleeeek
Pintu kamar dibuka
Keluarlah sosok minho dengan rambut acak acakan dan tampang kusut ikut menyertainya
Manager lmh: untung kau keluar. Ayo makanlah.. *menyodorkan pizza*
Lmh: anhiyeo.. Aku tidak bernafsu.
Manager lmh: yaa hye sun menyuruhku untuk mengawasi kau makan. Makanya ayo cepat habiskan!
Lmh: mwo? Hye sun?
Manager lmh: nee belum lama ia menelpon..
Lmh: apa saja yang ia katakan? *penasaran sangat*
Manager lmh: tidak ada..ia hanya menanyakan kau dimana setelah itu menyuruhmu untuk jangan lupa makan
Lmh: hanya itu? *kecewa*
Manager lmh: *manggut manggut*
Lmh: aaaargh setelah sukses membuatku kesal setengah mati dia hanya berpesan untuk menyuruhku makan?? *frustasi*
Manager lmh: masih untung kau diperhatikan
Lmh: mwo! Tentu saja diperhatikan! Aku kan kekasihnya! *protes keras*
Manager lmh: kekasih paling egois se duniaaaaaaaaaa.. *menyeringai*
Lmh: YAAA!! Kupotong nanti gajimu! *gusar*
Manager lmh: hahaha ancamanmu tidak pernah berubah tapi tetap setiap bulan gajiku selalu naik! *menjulurkan lidah*
Lmh: huuuuh! *mendengus sebal*
Manager lmh: makanlah dulu besok kau harus menjalani aktifitas padat kembali..
Lmh: sudah kubilang tidak bernafsu
Manager lmh: kalau begitu kutelpon hye sunssi sekarang *mengancam*
Lmh: yaaa! Kau ini selalu membuatku mati omongan! *takut*
Manager lmh: apa susahnya mengunyah ini semua! *menunjuk kearah pizza*
Lmh: arasseo! Arasseo! Awas saja jika kau menelpon hye sun! *mengambil satu potong pizza dan memakannya*
***___***
Manager lmh: tidak bernafsu apa.. Satu loyang besar habis begini.. *geleng geleng kepala sambil membereskan sisa makanan*
Sementara itu majikannya...
Lmh: baby! Kau benar benar ya nakal sekali! *ditelpon*
Ghs: nakal bagaimana?
Lmh: sudah kubilang jangan dekat radius 2 meter tapi apa? Kau malah menempel nempel begitu. *kesal*
Ghs: masa? Terlalu berlebihan! Yaa jika bandingkan dengan press conf-mu dengan hye jin, aku dengan wu chun tidak sepertimu! Selalu bergandengan tangan *membalikkan fakta*
Lmh: yaaa itu kan! *membela diria
Ghs: itu kan tuntutan PH?
Lmh: baby...
Ghs: sudahlah minho jangan dibahas lagi. Lagipula semua sudah selesai... Dan aku akan pulang besok pagi..
Lmh: mau kujemput? *luluh*
Ghs: kau kan mau ke singapura!
Lmh: hehe.. Selalu ada waktu untukmu..
Ghs: gumawo..
Lmh: yaa kenapa hanya berterimakasih saja!
Ghs: memang harus apa?
Lmh: cium aku.
Ghs: sido!
Lmh: yaaaaa!!!
Ghs: hehe.. Arasseo... Mwuuuaaahh..
Lmh: mwo? Tidak kedengaran!
Ghs: bohong!
Lmh: sekali lagi....
Ghs: mwuaaaah mwuaaaaah mwuaaaaaaaaaahhh *sambil monyong monyong*
Lmh: hahaha.. Wuaaaah senang sekali. Kalau begitu besok kau harus memberiku ciuman yang sesungguhnya
Ghs: mwo?
Lmh: tidak mau tau.. Harus yang lama sekali sampai bibirku cenat cenut..
Ghs: yaa lee minho!! *salah tingkah*
Lmh: hoho bersiaplah hye sunku sayang...
Ghs: yaaaaaaaaaaaaa!!!!
***____***