Lanjutt lagi ahhh
~~~~~~~~~~~
Hye sun dan Minho kini berada diruang kerja minho .
Sejak kejadian tadi hye sun hanya terdiam datar . Tetapi tanpa disengaja air mata hye sun mulai menetes di pipi .
Minho yang melihat itu hanya terpaku ia merasa sakit melihat hye sun menangis . Minho pun berjalan menghampiri sofa yg diduduki hye sun . Ia berjongkok didepan hye sun , perlahan ia menggenggam tangan hye sun
"hye sun-aa aku mohon jangan menangis lagi . Aku tahu kau ketakutan melihat sikap wanita sinting itu ... Tapi aku bisa memberi pelajaran padanya hye sun . Mianhe" ucap minho lirih .
hye sun melepaskan tangannya dari genggaman minho dan menghapus air matanya
"jangan ... Jangan sakiti dia ! Itu hal yang wajar minho-aa . Ia memang selalu begitu padaku ?"
"mwo ? Kau mengenal eunhye ? Sejak kapan ? Dan hei katakan yg sebenarnya ?" gerutu minho
Hye sun pun menceritakan semuanya pada minho tentang masalahnya dengam eun hye . Minho yang mendengar cerita itu sangat kesal pada eunhye . Tangannya terkepal menahan amarah
******
Taman
eunhye menangis pilu . Ia tidak menyangka minho mencintai hye sun . Ia mungkin bisa menerima wanita lain tapi ini adalah hye sun wanita yg sangat ia benci
"tak akan ku buat kau bahagia hye sun !" ucapnya dalam hati
******
Selesai hye sun menceritakan semuanya . Hye sun mengeluarkan air matanya lagi dan berucap
"sekarang wajar kan minho-aa kalau eunhye bersikap begitu"
"tidak ! Omong kosong . Ia benci padamu karna iri bukan karna kau merebut kebahagiaannya"
Hye sun menghela nafas panjang . Keduanya kini terdiam sampai hye sun mengeluarkan suarnya
"minho-aa aku tak ingin perjodohan ini di teruskan apalagi sampai ada pernikaha"
ucap hye sun datar
"MWO ? Tidak bisa !"
"aku tidak mau mengambil kebahagian eunhye lg . Apalagi kau kebahagiannya skrng ini"
mendengar itu minho tidak terima . Ia pun kembali berucap
"hei dengarkan aku ! Aku bukan kebahagiaan wanita sinting itu . Dan lagi kau otak dangkal , selalu berpikiran bodoh ! Lagi pula akupun pacaran dengannya hanya untuk taruhan"
"yaish kenapa kau selalu bilang aku otak dangkal ?! Bagaimanapun aku sarjana lulusan luar negri tau . Dan apaa ???? Kau pacaran dengan eunhye karena taruhan ? Dasar tak punya hati"
"kau selalu berfikiran yg salah makanya ku panggil kat begitu karna saking bodohnya kau" berucap sinis
mendengar itu hye sun geram dan melemparkan bantal sofa yg ada diruangan itu kearah minho .
Minho meraung kesakitan akibat mukanya dilempar bantal oleh hye sun
"hei dasar tak tahu diri . Sudah untung kunasehati kau"
minho menatap hye sun marah . Sedangkan hye sun mendengus dan bermuka jutek
"ciihhh nasehat ? Itu namanya mencibir . Sekarang kau yang lebih bodoh lee min ho-nim" sambil senyum mengejek
"hah berdebat denganmu membuang waktu saja . Dan tentang perjodohan kita . Antewww aku tidak akan batalkan ! Arosso"
"yeh memangnya kenapa ? Bukankah kita juga akan bebas dari penderitaan ini ? Kenapa kau tak setuju ?"
minho menjadi panik ia keliatan gugup dan berkata
"an ... Antew yah .... Kau tau hah ?! Kalau aku membatalkannya aku bisa dipecat jadi direktur" tuturnya
"dipecat ? Oh lee min ho com on ! This is lies . Mana mungkin kau dipecat kau kan pemelik perusahaan ini"
ucapan hye sun membuat minho kembali gugup dan berkata
"yaaa ... HEEII KAU BAWEL SEKALI ! AKU BILANG TIDAK YA TIDAK" minho berteriak tidak jelas
" yasudah aku kan hanya bertanya kau tak usah teriak2 didepanku ! Jutek !!"