Keduanya berjalan dalam diam. Tidak ada seorang pun yang mau memulai percakapan, Jan Di marah, Jun Pyo gengsi *makan tuh gengsi!*. hingga akhirnya keduanya tiba di konter minuman. Dengan tiba-tiba Jun Pyo memeluk Jan Di dari belakang. Tangannya memeluk erat pinggang, wajahnya di benamkan dalam-dalam di tengkuknya.“Kita menikah saja.”GUBRAK