Author Topic: I Love You Bad Boy (Hiatus)  (Read 22990 times)

Offline Winda Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 679
    • View Profile
Re: I love you bad boy ** update 15 february ’11 **
« Reply #210 on: February 21, 2011, 03:33:24 am »
Bunyi deringan lonceng gereja membuat semua orang terdiam seketika . Pendeta dan Minho telah berdiri tegak menantikan hyesun yang akan memasuki gereja .

Gurat kepanikan terpancar diwajah Minho yang menggunakkan Jas hitam mengkilap , membuatnya terlihat gagah menjadi mempelai pria hari ini . Dibarisan kursi depan terlihat Mrs.goo dan Kel.lee , tesenyum mencoba mengatakan pada Minho ' Tenang nak semuanya akan baik-baik saja'

Kini yang ditunggu telah tiba . Mempelai wanita terbalut gaun pengantin putih panjang sederhana , memakai kerudung menutupi wajah cantiknya . Berjalan kealtar sambil memegang 5 tangkai bunga mawar putih dengan kelopak yang lebar . Sesampainya didepan pendeta dan disamping sang mempelai pria . Kepanikan muncul diwajahnya

"Anda Lee min ho , bersediakah menerima Goo hye sun menjadi istri anda . Menemaninya di saat senang maupun sedih . Di saat suka maupun duka" Suara pendeta lantang terdengar

"Ne ... saya bersedia" Minho menjawab mantap . Keyakinan muncul dari suaranya .

"Dan anda Goo hye sun bersediakah anda menerima Lee min hoo menjadi suami anda . Menemaninya disaat senang ataupun sedih . Disaat suka maupun duk" suara lantang pendeta terdengar lagi

Hye sun menarik nafasnya sejenak . Kemudian memejamkan mata
"Ne ... Saya bersedia"

Setelah mengucapkan ikrar suci itu . Minho dan hye sun kini berhadapan , keduanya saling memandang . Mrs.goo beserta Mr.lee dan Mrs.lee menatap bahagia pasangan pengantin itu . Tak terasa air mata menetes dipipi mrs.goo , melihat itu cepat-cepat ia menyeka air mata tersebut
 
"Sekarang kau bisa memasangkan cincin dan mencium istrimu Tn.lee"

Mendengar perintah sang pendeta , perlahan Minho berjalan mendekat kearah hyesun . Dibukunya kerudung yang menutupi wajah cantik itu . Minho tersenyum melihat wajah merah merona milik hyesun . Minho mengeluarkan kotak cincin dari saku celananya , kemudian mengambil tangan berkulit putih mulus itu . Terlihat cincin yang berhiaskan darah mereka lagi . Minho menyematkannya di jari manis tangan hye sun . Begitupun hye sun , ia menyematkan di jari tengah tangan minho . Keduanya kini saling memandang

"Cium dia minho-ssi" Teriak il-woo

Alhasil semua tamu undangan bergerumuh , mengikuti ucapan il-woo

Minho perlahan mendekatkan wajah ke wajah hye sun . Dilihatnya wajah hye sun begitu merah padam . Lalu , dipandangnya bibir ranum hyesun dan kini bibir mereka bersentuhan . Tangan minho menarik pinggang hyesun , agar tubuh itu lebih mendekat padanya . Hyesun pun melingkarkan tangannya dileher minho . Minho menyesap bibir hye sun dan melumatnya lembut . Tamu undangan pun bersorak gembira menyaksikannya .

***

Pantai jeju

Acara pernikahan berlanjut kelokasi pantai jeju . Pantai ini telah disulap begitu indah menyerupai tempat pesta . Minho dan Hye sun tak henti-hentinya menyapa para tamu undangan sambil berjabat tangan

"Minho-aa kapan pesta ini berakhir tanganku sudah keriting nih" Hye sun berucap sambil mengarahkan kedua tangannya ke pandangan minho

"yya kau pikir kau doang yang begitu , aku juga tahu" Serunya sambil menambil segelas wine yang disodorkan pelayan

Mulut hyesun dimajukan seketika . Ia kesal pada jawaban Minho barusan . Minho hanya memandang kearah ombak lautan sambil meneguk winenya .

Tiba-tiba datanglah il-woo dan bum dihadapan pasangan pengantin ini

"Minho-ssi chuake" ucap bum ramah

"Ne chuake buat pernikahanmu . Jadi dia ya yang telah membuatmu seperti ini" il-woo berucap sambil menunjuk kearah hye sun . Mereka kini tertawa bersamaan . Ditengah suara tertawa , pandangan hyesun tertujuh pada pemuda yang terlihatnya

"Hyun joong" gumamnya dalam hati

[lovestruck] and in another life, we believe... love never die [lovestruck]