Teaser For Next Chapter
"Kenalkan, aku Lee Min Ho" tutur Min Ho sembari mengulurkan tangannya kepada pemuda itu.
"Aku tahu, kau aktor muda yang sangat terkenal itu kan?" Jawab si pemuda sambil menerima uluran tangan sang aktor gagah di depannya itu. Min Ho hanya tersenyum saja mendengarnya. "Aku Kim Hyun Joong" kata si pemuda lagi.
"Senang berkenalan denganmu, Kim Hyun Joong-ssi" kata Min Ho.
"Begitu pula denganku, Lee Min Ho-ssi"
"Apakah kau selalu bernyanyi di tempat ini setiap hari?" Tanya Min Ho ketika ia sudah tepat berdiri di depan si pengamen tampan tersebut.
"Ya. Di tempat inilah setiap hari aku biasa mencari nafkah untuk membiayai hidupku dan juga keluargaku" jawab sang pengamen sambil memasukan beberapa uang receh yang tadi ia terima dari para orang yang terpesona akan suaranya. Angin yang bertiup kencang membuat rambutnya yang berwarna agak pirang itu ikut berkibar. Lee Min Ho hanya diam dan memperhatikannya. Dalam hati ia berpendapat bahwa pemuda yang saat ini sedang berdiri di depannya sangat tampan, ia pun sebagai seorang pria mengakui ketampanan yang dimiliki oleh si musisi jalanan ini.
"Selain di tempat ini, dimana lagi kau biasa bernyanyi?" Tanya Min Ho kembali. Entah kenapa di dalam dirinya ada suatu perasaan aneh terhadap pemuda ini. Ia merasa bahwa dirinya dan pemuda itu sama-sama "terikat" oleh sesuatu dan oleh karena hal itu pulalah yang menyebabkan ia ingin untuk lebih mengetahui mengenai pemuda itu lebih jauh lagi.
"Aku biasa bernyanyi di restoran tempat tunanganku bekerja" Jawab pemuda tersebut. "Itu dia tempatnya" katanya lagi sambil menunjuk suatu restoran kecil yang terletak tidak begitu jauh dari tempat tersebut. "Tunanganku bekerja sebagai pelayan di restoran itu dan aku sering menyanyi disana"
Min Ho melayangkan pandangannya ke tempat tersebut. Tiba-tiba ia tertegun sejenak. Ada suatu dorongan aneh yang ia rasakan dalam dirinya untuk melangkahkan kaki menuju tempat tersebut. Tempat itu memang bukanlah suatu restoran yang mewah yang biasa ia kunjungi tetapi entah mengapa Min Ho merasa bahwa ada sesuatu -atau bahkan seseorang yang memanggil namanya- dari restoran kecil itu.
Min Ho baru hendak melangkah menuju tempat tersebut ketika tiba-tiba terdengarlah suara seseorang berteriak memanggilnya
"Lee Min Ho, syuting akan segera dimulai kembali!"
Min Ho seketika itu juga tersentak dan menoleh kearah sumber suara itu.
"Ya, baiklah...aku akan segera kesana" balasnya. Lalu kemudian ia menoleh ke arah si pemuda tadi untuk mengucapkan beberapa kata terakhir sebelum mereka berpisah.
"Hyun Joong-ssi, apakah kau mau menjadi penyanyi utama untuk film terbaruku nanti? Aku sangat tertarik dengan suaramu dan aku merasa bahwa kau memiliki potensi yang besar untuk menjadi seorang penyanyi terkenal" tawar Mino.
Hyun Joong tampak kaget sekali oleh tawaran tersebut sehingga ia tidak mampu berkata apa-apa untuk menanggapinya.
"Bagaimana?" Tanya Mino kembali "Dengan begitu kau tidak perlu lagi menyanyi di pinggir jalan maupun di restoran kecil itu dan kau pun akan memiliki penghasilan yang jauh lebih besar untuk menafkahi hidupmu dan keluargamu kelak".
"Baiklah! Aku bersedia" Jawab Hyun Joong.
"Baguslah! Kalau begitu ini kartu namaku" kata Min Ho riang. Ia kemudian mengeluarkan dompet untuk mengambil kartu namanya. Tetapi kemudian tiba-tiba foto Hye Sun yang selama ini selalu ia simpan di dalam dompetnya terjatuh ke tanah. Hyun Joong melihat sekilas ke arah foto yang jatuh tersebut. Tampaklah olehnya bahwa gadis yang berada dalam foto itu begitu mirip dengan tunangannya, Geum Jan Di. Tetapi ketika ia hendak melihat lebih jelas lagi untuk memastikan, foto tersebut sudah diambil kembali oleh sang empunya.
"Siapa dia?" Tanya Hyun Joong penasaran.
"Oh dia adalah tunanganku" jawab Min Ho. Di usapnya foto Hye Sun lembut dengan jemari tangannya. Sinar matanya begitu sayu dan redup serta memancarkan sejuta kerinduan ketika ia melihat foto tersebut.
"Tunanganmu?" Tanya Hyun Joong heran. Bagaimana mungkin Jan Di bisa menjadi tunangan dari pria ini?