Author Topic: * he is my mine* just a little story :)  (Read 65712 times)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: * he is my mine *last update today >,<
« Reply #960 on: February 25, 2011, 06:59:49 pm »

Ghs: hmmm.... *mengendus greentea cheese cake yang baru saja ia keluarkan dari oven* wangi sekalii....

Lmh: BABYY SUDAH MATANG YAAA!!! *menjerit dari atas*

Bruuuk bruuuukk bruuukk
Bunyi derap langkah kaki cepat menuruni tangga..

Lmh: aku lihaaaaatt!! *bersemangat menghampiri hye sun di dapur*

Ghs: yaa! Bisa tidak pelan pelan turun tangganya. *melihat malas sambil memasukkan cream ke dalam kantung plastik putih untuk menghias cake yang baru matang*

Lmh: *cuuups! Mencium pipi hye sun jahil* hehhe.. Habis wangi sekali sih cake ini, jadi ingin segera mencicipi..

Ghs: nanti malam baru bisa kau makan..

Lmh: baby..biar aku bantu.. *mulai memakai celemek berwarna pink bermotif beruang*

Ghs: kau tidak lelah baru sampai sejam yang lalu dari pemotretan?

Lmh: anhi.. Aku sangat segar! *membusungkan dada bangga*

Ghs: *terkekeh* hheehe kalau begitu kau potong buah kiwi ini *menyerahkan sekeranjang kecil buah kiwi*

Lmh: baby? Apa buah ini tidak gatal? *melihat jijik bulu bulu halus yang terdapat di kulit kiwi*

Ghs: anhi.. Makanya pakai sarung tangan plastik dulu..

Lmh: arasseo.. *minho pun mulai mengambil pisau dan siap memotong*




***___***


Lmh: baby.. Aku cicipi dong.. *melihat dengan wajah sangat ingin saat  greentea cheese cake itu sudah terselimuti white cream*

Ghs: kau mau? *menatap minho di sampingnya*

Lmh: *manggut manggut mantap* nee..nee!! *sibuk kembali memotong kue*

Ghs: yakin mau? *tanya sekali lagi*

Lmh: iyaaaa sayaaaang...*semakin tidak sabaran*

Hye sun tersenyum jahil tanpa sepengetahuan minho. Lalu di coleknya white cream di tiga jarinya.lalu disembunyian tangan itu ke belakang.

Ghs: kalau begituuu....

Lmh: *menatap tidak mengerti*

Hye sun dengan cepat mencolek white cream di jarinya tepat ke wajah minho

Ghs: INIIIIIIII....!!! HaHaHaHa!! *tertawa terbahak bahak*

Lmh: *tersenyum kecut sembari mengelap pipi dengan lap di sampingnya* haah baby.. Kau ingin bermain main denganku yaaa... *bertampang wajah sok seram dengan kedua tangan diangkat seperti menakut nakuti dan mulai melangkah mendekati hye sun*

Ghs: yaaa.. Mau apa hah? *mundur seiring majunya minho*

Lmh: kejahilan harus dibalas dengan kejahilan juga baby.. *terus mendekat dengan wajah menggoda*

Ghs: yaaaa!! Menjauh tidak!! Jangan mendekaaat! *mulai gelisah* BUK! *sial memang sial hye sun sudah tidak bisa mundur lagi sebab punggungnya tertahan dengan tembok*

Lmh: *TUK TUK!! * bunyi kedua tangan minho yang menempel di tembok mengunci hye sun di kiri kanan* hmm.. Hayoo mau lari kemana.. *tersenyum licik*

Ghs: y..yaa minho! A..ampun.. *tergagap..hye sun tau minho pasti akan membalas kejahilannya lebih dan lebih jahil daripada dia..*

Lmh: hmm..ampun? *mendekatkan wajahnya pada wajah hye sun.. Jarak mereka sekarang hanya tinggal 3 cm..*

Ghs: *manggut manggut cepat*

Lmh: siapa suruh tadi menjahiliku?*menatap dalam*

Ghs: *memonyongkan mulut*

Lmh: *minho tersenyum jahil.. Direngkuhnya hye sun dan mengangkatnya dalam gendongan*

Ghs: yaaaaa!! Mau bawa aku kemanaaaa!! *kebingungan sambil menggoyangkan kedua kakinya diudara*

Minho tidak menjawab. Ia malah asyik membawa hye sun.. Sesampainya ditempat yang ia inginkan yaitu di meja makan dimana disitu tempat mereka berdua menghias kue..

Sruuut!
Minho menduduki hye sun di atas meja..

Ghs: yaa lee minho!! Kau mau apa sebenarnyaaa!! *kesaaal*

Lmh: *minho hanya menatap hye sun dalam, tatapan inilah yang selalu membuat hye sun kehilangan kata dan terhipnotis oleh sorotnya.. Sedangkan tangan kanannya mencolek sedikit white cream disampingnya*
 
Ghs: y..yaa! Kenapa diam saja.

Lmh: hhhmmmm.. Kau tanya mauku? Mauku itu...inii...

Minho mengoles bibir hye sun dengan white cream, sebelum hye sun memprotes minho cepat mengunci mulut hye sun yang belepotan cream itu dengan bibirnya..

Ghs: uuukhh!!! *membelakkan mata*

Minho tersenyum di balik bibir hye sun..

Hye sun berusaha membrontak, tapi minho menahannya erat agar tidak lepas.. Semakin hye sun memberontak, semakin minho menghisap bibirnya kuat.. Manis cream dibibirnya sudah membuat minho lupa diri.. Ia terlalu asyik mengulum bibir mungil itu seperti lolipop miliknya.. Tiap sudut bibir yang penuh cream di bersihkan minho dengan lidahnya..disapu tanpa ada noda tertinggal di wajah mulus kekasihnya itu..gadis manisnya hanya bisa pasrah menyerahkan diri sambil sesekali berusaha menggigit lidah minho dikesempatan. Tapi tidak berhasil!

3 menit kemudian....


Lmh: bagaimana? Sudah kapok belum? *tersenyum jahil*

Hye sun hanya bisa menatap minho cemberut.. Bibirnya terasa berdenyut hebat. Ia merasa seluruh mulutnya saat ini sangat bengkak..

Ghs: kau jahat! *meringis memegangi bibirnya*

Lmh: *menyesal* baby sakit yah? *meraih pipi hye sun dan mengelus bibir hye sun lembut*

Ghs: pabo! Kau menciumku terlalu kasar.. *menjitak halus kepala minho*

Lmh: mian.. Creamnya terasa begitu lezaat dan membuatku lupa.. *cups..minho mencium singkat bibir hye sun..hanya ciuman singkat*

Ghs: sudah ah bercandanya.. Sudah tidak ada waktu lagi.. *bergelayut di leher minho manja*

Lmh: arasseo putrikuu !! *minho mengangkat tubuh hye sun dan menurunkannya ke bawah dari atas meja*

Ghs: kyaaaa *menjerit senang*


Setelah itu mereka kembali menghias kue yang sempat tertunda.. Hanya perlu waktu 20 menit untuk menyempurnakan cake dengan hiasan buah buahan..



****___****



Lmh: baby.. Pakai gaun warna apa? *berkata dari balik pintu kamar hye sun*

Ghs: putih.. Wee? *sambil menata rambutnya*

Lmh: arasseo.. Aku juga akan memakai kemeja putih sama dengan warna gaunmu! *tersenyum lebar*

Ghs: dasar! Cepat berganti pakaian, sebentar lagi aku selesai..

Lmh: siap laksanakan bos!

Hye sun terkekeh kecil mendengar jawaban minho yang terdengar seperti anak kecil itu..



***___***



Minho duduk di sofa menunggu hye sun turun sambil memainkan game di ponselnya.. Tak lama suara ketukan high heels terdengar menuruni tangga..

Tuk..tuk..tuk..

Minho pun menoleh,
Menoleh dengan mata terbelak, mulut menganga lebar dan berkomat kamit seperti hendak mengatakan sesuatu.. Ia pun berdiri melihat hye sun semakin mendekat padanya

Ghs: wee? Apho? *bingung*

Lmh: *menggeleng cepat* a..anhi..

Ghs: lalu?

Lmh: ih kau sangat cantik baby..coungmal.. *melihat dari atas sampai bawah kagum*

Hye sun mengenakan gaun mini berwarna putih polos dan berlengan panjang..scraft berwarna campuran pink dan ungu soft melingkar manis di lehernya.. Rambut pendek jamurnya itu dikuncir kebelakang..memang sederhana tapi karna kesederhanaan itulah yang membuat hye sun terlihat elegan dan manis..

Ghs: yaa! Bukankah kau sering melihatku berdandan..pabo!!

Lmh: tetap saja aku tidak akan pernah terbiasa melihat kecantikanmu.. Akan selalu terpesona dan tak akan pernah bosan... *tersenyum lembut*

Ghs: *tersenyum juga* gumawo...yaa! Bagaimana cakenya?

Lmh: sudah kumasukkan ke mobil.. Siap berangkat tuan putriku..? *memberi tangan kanannya untuk disambut hye sun*

Ghs: *terkekeh melihat kelakuan minho* hehhe.. Yaa! Kau ini norak sekali..

Lmh: ini namanya romantis bukan norak tau..! *sebal*

Ghs: *tersenyum penuh arti* aku tidak mau bergandengan tangan

Lmh: mwo?

Cepat hye sun melingkarkan tangan kanannya di lengan minho dan bersender manja.

Ghs: begini lebih baik

Lmh: *tertawa kecil* hahha..baby, kau memang paling bisa! *mengelus rambut hye sun dan mengecup puncak kepalanya*

Ghs: let's go??

Lmh: gooooooooo!!!




***____***