Author Topic: "I HEART YOU" HIATUS  (Read 12092 times)

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: "I HEART YOU" cenat-cenut 4 update 5 maret
« Reply #90 on: March 06, 2011, 04:21:46 am »
I HEART YOU © VOLDI ‘unyunyuuu’

FAIRISH © ESTI KINASIH

CENAT-CENUT 5

Niatnya, Hye Sun berniat datang pagi-pagi sekali agar ia tidak bertemu Pangeran, tapi kenyataannya Pangerannya-lah yang datang sendiri menghampirinya. Dengan wajah ditekuk Hye Sun berjalan dan pura-pura tidak melihat Min Ho yang bersandar pada badan mobil tepat didepan rumahnya.

“Aku menunggumu daritadi,” ujar Min Ho.

Hye Sun memandangnya seolah-olah Min Ho adalah perusak hidupnya—yang sampai saat ini memang itulah kebenarannya. “Biasanya juga kau tidak pernah menungguku.”

Seolah tidak merasa tersinggung Min Ho membuka pintu mobil dan masuk kedalamnya. Hye Sun memandangnya dengan kening berkerut. ‘Tetap tidak berubah.’

Baru saja Hye Sun akan berbalik Min Ho sudah keluar lagi, tapi kali ini ada sesuatu ditangannya.

“SPONGEBOOOOOB... AKU MAU AKU MAUUU...” seperti anak kecil yang merengek minta dibelikan permen, Hye Sun berlari ke arah Min Ho dan menarik-narik lengan seragamnya.

Min Ho tersenyum lembut melihatnya, perasaan hangat menyeruak ke dalam hatinya. Tanpa sadar ia mengelus pelan puncak kepala Hye Sun yang sedang memainkan boneka spons kuning yang ukurannya tidak tanggung-tanggung itu.

“Ini untukku kan? Untukku saja deh. Aku kan pacarmu walaupun kita hanya bersandiwara. Lagipula kau tidak pernah memberikanku apa-apa. Janji deh gak bakalan marah lagi. Buatku ya...” dengan menampilkan puppy dog eyesnya Hye Sun memandangnya Min Ho.

Sekali lagi Min Ho mengelus puncak kepala Hye Sun dan disertai anggukan kepala. Hye Sun melompat-lompat kecil seraya menggumamkan terima kasih yang diulang-ulang.

“Ayo berangkat. Kita sudah terlambat.” dengan lembut Min Ho membimbing Hye Sun masuk kedalam mobil.

Baru saja Min Ho membuka pintu penumpang suara klakson mobil menggetkan mereka. Keduanya kemudian menoleh ke mobil yang datang dari arah belakang mobil Min Ho itu. Dari mobil volvo itu turun pemuda yang sukses membuat Hye Sun tersenyum sumringah lagi dan Min Ho mengerutkan keningnya. “Ah In.”

“Hye Sun.” sapa Ah In. Ia menatap dengan pandangan tidak suka ke arah Min Ho yang tangannya masih memegang bahu Hye Sun. “Lee Min Ho—ssi.” Ia sedikit menundukkan kepalanya ketika menyapa Min Ho.

“Eh? Kalian berdua saling kenal?” dengan wajah seperti anak kucing Hye Sun menatap keduanya.

‘Unyu gilaaaaa....’ inner keduanya berteriak bagai kesetanan melihat wajah unyu Hye Sun.

Min Ho dengan menahan diri sekuat tenaga agar tidak mengecup pipi chubby itu segera memaksa Hye Sun masuk kedalam mobil.

“E-eeeh...aku belum ngobrol dengan Ah In.”

“Ini sudah hampir terlambat, bodoh. Ayo cepat masuk.”

Dengan agak kasar Min Ho mendorong masuk Hye Sun kedalam mobil. Dari belakang mereka Ah In memperhatikan keduanya dengan kening berkerut. BLAM!  Dengan agak keras Min Ho menutup pintu mobil. Ia kemudian berbalik menghadap Ah In. Keduanya saling menatap dengan percikan api dimata mereka.

“Kupikir seorang Lee Min Ho bisa lebih lembut pada wanita. Ternyata tidak berubah.”

Min Ho mendengus keras, ia kemudian berkata dengan nada datar khasnya, “Jauhi pacarku.”

Ah In menyeringai. “Dia baru jadi pacarmu, Min Ho—ssi. Tidak ada larangan bagi siapapun untuk mendekatinya.” Ia sedikit mengedikkan dagunya ke arah Hye Sun yang memandang keduanya heran dari dalam mobil.

Min Ho tidak mempedulikan perkataan Ah In. Setelah perang mata yang bisa menyebabkan katarak diantara keduanya, Min Ho segera berlalu dan masuk kedalam mobilnya. Tanpa memberikan Hye Sun kesempatan untuk berpamitan kepada Ah In, Min Ho langsung menggas mobilnya menuju sekolah.


OoOoOoOoOoOoO

Tiba didepan gedung utama Shinwha, Min Ho belum mengijinkan Hye Sun untuk keluar. Dengan sikap serius Min Ho menatap Hye Sun dan memulai wejangannya.

“Mulai hari ini dan seterusnya aku yang akan mengantarmu kemana pun kau ingin pergi. Dan kau wajib melapor padaku kemanapun kau pergi. Rumah tetangga, menjenguk kakekmu, ke mall, aku harus tahu semuanya. Dan satu lagi, mulai sekarang tidak boleh ada pria lain yang berada didekatmu. TIDAK ADA PERTANYAAN!!” ujar Min Ho tegas.

Hye Sun sekali lagi mendapati dirinya mengkeret dibawah tatapan tajam Min Ho. Hye Sun tidak tahu ia harus menjawab apa, dan ia sedikit binggung dengan sikap Min Ho—dan juga sedikit berharap Min Ho mulai menaruh hati padanya.

Sedangkan Min Ho masih juga tidak mengerti apa yang telah diperbuatnya kali ini. Tempo hari sewaktu ia dan Hye Sun berciuman, perasaan ini masih tidak ada. Tapi setelah melihat Hye Sun berciuman dengan pria lain selain dirinya, ada rasa didalam hatinya ingin sekali menghajar orang itu sampai mati. Jadi, ia memutuskan sebelum ada korban yang berjatuhan ia harus lebih dulu melarang Hye Sun berdekatan dengan pria lain. Ia tidak rela jika Hye Sun akrab dengan pria lain selain dirinya, dan karena itulah ia mengambil inisiatif dan keputusan sepihak “KEMANAPUN HYE SUN BERADA, MIN HO HARUS TAHU SEMUANYA. TANPA TERKECUALI. TITIK.”


CENAT-CENUT 5 IS TUBERCULOSIS (TBC)

Kentang? Kemarin kan udah panjang. GIMME A FEEDBACK??

Salam cenat-cenut
[/size][/color]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME