CHAPTER II part one
Suasana masih terasa hening bagi kedua laki-laki yang saling berhadapan. Hye Sun tidak menyadari jika sang Ayah sedang menatap tajam dan rasa tidak suka terhadap pemuda yang dikenalkannya sebagai kekasihnya itu.“Bagaimana bisa jika putri kecilku terpikat pada pemuda angkuh ini, huh dasar actor karbitan”
“Aku tidak pernah menyangka jika kekasihku yang cantik ini ternyata putri dari Produser menyebalkan ini”Hye Sun yang heran dengan sikap kedua laki-laki ini yang masih berdiam diri mulai angkat bicara untuk mencairkan suasana.
“Appa!, kenalkan ini Min Ho, pacarku. Dia seorang actor yang baru mendapat award sebagai Best Actor”puji Hye Sun tentang kekasihnya itu. Tapi sang Ayah tetap bersikap cuek dan tidak memperdulikan pemuda di hadapannya itu.
“San San sayang, Appa membawakanmu hadiah yang sangat bagus dan Appa yakin kau akan menyukainya", sahut Tn Chan yang tidak menghiraukan kehadiran Min Ho.
Belum sempat Hye Sun menjawab jawaban sang Ayah, Ny Goo menginterupsi pembicaraan mereka dan menghampiri Hye Sun bahwa pesta harus segera dimulai.
“Sayang, sebaiknya kita mulai saja pestanya", tukas Ny Goo sambil menarik lembut tangan putrinya dan memberi isyarat pada Jacky untuk mengikutinya .“Min Ho-ssi, kau juga !”, tukas Ny goo yang juga meminta Min Ho untuk mengikuti mereka ke podium.
Tanpa memberi kesempatan Min hO untuk dekat-dekat dengan putrinya, Jacky sudah menyerobot langkah Min Ho dan langsung menggayutkan tangannya dilengan Hye Sun, dan mereka pun berjalan kearah podium.
Sedangkan disebrang sana nampak kedua sahabatnya , Taechyeon dan Yun Ho sedang menertawakan nasibnya dan Min Ho pun langsung memberikan pandangan membunuh pada keduanya .
********
Nyanyian selamat ulang tahun dilantunkan oleh para undangan. Jacky nampak begitu bahagia karena bisa merayakan ulang tahun putrinya dan berada diantara orang-orang yang sangat dicintainya.
“sayang, apa kau sudah make a wish sebelum meniup lilinnya”, tukas Ny Goo pada putrinya
“Eomma, harapanku sudah terwujud, aku merasa seperi keluarga yang utuh, ada Eomma dan Appa disampingku, dan ada pria yang sangat aku cintai dan mencintaiku yaitu Lee Min Ho, jadi aku hanya mengucapkan terima kasih pada Tuhan karena sudah memberikan hadiah terindah untukku, jawab Hye Sun .Jacky mendekap erat tubuh putrinya, putri yang sangat dirindukannya selama 18 tahun, yang sudah tumbuh menjadi gadis yang cerdas, cantik dan dewasa. Jacky bersyukur jika Putrinya tidak pernah membencinya karena ketidakhadirannya selama 18 tahun dalam kehidupannya,..
“Appa, komawo!”sahut Hye Sun pelan dalam dekapan sang ayah.
“selamat ulang tahun sayang. Semoga kau selalu bahagia, jawab Jacky lembut.
“Hye Sun memeluk kedua orang tuanya dengan penuh rasa bahagia.Min Ho sangat terharu sekaligus bahagia melihat kebahagiaan Hye Sun dengan keluarga yang utuh, tapi ada rasa kekhawatiran yang terus mengganggu pikirannya, apakah hubungannya dengan Hye Sun akan mendapat kelancaran dari Tn Jacky atau pria tua itu akan meminta Hye Sun untuk memutuskan hubungan dengannya.
“Min Ho-ssi, gwaenchana?, Tanya Ny Goo menepuk halus pundak Min Ho
“Ne, gwaenchanayo. “, balasnya.“Dari tadi aku perhatikan sepertinya ada yang mengganggu pikiranmu? , kau baik-baik saja kan?”, tanya Ny Goo cemas
“ne, saya hanya terharu melihat kebahagiaan ini. Baru kali ini saya melihat hye sun tersenyum seperti itu. Hye sun pasti sangat bahagia bertemu lagi dengan ayah kandungnya”, tukas Min Ho.
“Ne, itu janji ku pada Hye Sun jika aku akan mempertemukannya dengan ayah kandungnya”, jawab Ny goo pelan.
Min Ho dan hye sun saling melempar senyum , tapi itu tidak berlangsung lama karena sang Ayah dengan cepat menarik Hye Sun untuk berdansa dengannya supaya anak cecurut itu tidak bisa berlama-lama menggoda putrinya.Di lantai dansa, jacky memeluk erat putrinya dan mulai melangkahkan kaki nya mengikuti iringan orchestra yang dimainkan. Lagu yang selalu jacky nyanyikan untuk putrinya dikala akan beranjak tidur *Somewhere over the rainbow* mengiringi gerakan tubuh mereka di lantai dansa. “Somewhere over the rainbow, way up high ,there’s a land that I heard of once in a lullaby.
Somewhere over the rainbow, skies are blue and the dreams that you dare to dream really do come true”[/color],
Hye Sun menyanyikan lagu tersebut seirama dengan iringan orchestra tersebutSuara Hye Sun yang merdu membuat jantung jacky berdegup kencang, rasa rindu dan rasa sayang yang ingin diungkapkannya selama bertahun-tahun terpecah oleh tetesan air mata yang membasahi wajahnya. Jacky mempererat pelukan pada tubuh mungil putrinya dan berbisik “ Miane, jeongmal Mianeyo. Appa tidak berada di sisimu selama bertahun-tahun. Komawo sayang karena kau tidak pernah membenci Appa. Saranghee”“Somewhere over the rainbow, way up high There’s a land that I heard of once in a lullaby.
Somewhere over the rainbow, skies are blue And the dreams that you dare to dream really do come true.
“Someday I’ll wish upon a star, And wake up where the clouds are far behind me.
Where troubles melt like lemon drops Away above the chimney tops That’s where you’ll find me” Hye Sun mengakhiri nyanyiannya dan mendekap erat tubuh ayahnya dan berbisik “Saranghee Appa “
Keduanya pun larut dalam kerinduan yang sudah lama terpendam. Sedangkan disebrang sana Ny Goo tidak kuasa menahan haru melihat dua orang yang sangat dicintainya saling melepas rindu.**&&&**
“Min Ho-ssi, kenapa kau tidak mengajak Hye Sun berdansa denganmu?", tukas Yun Ho sambil menghirup aroma wine dari gelasnya.
“aku tidak ingin merusak suasana bahagia antara ayah dan anak”, jawab Min Ho pelan
“kau tidak mau merusak suasana, atau kau merasa takut jika Produser tua itu akanmendampratmu”, ejek Yun Ho lagi
“Mwo!!, kau,…. Ucap min ho kesal sambil mengangkat tangannya yang terkepal dan seolah2 akan menghajarnya dan cukup untuk membuat Yun Ho menciut
“Min Ho-ssi, kenapa kau masih disini. Kau tidak ingin mengajak putriku berdansa?”, tanya Ny Goo dengan lembut
“Ne, tapi,….*kalimatnya terpotong*, karena Ny Goo sudah menarik lengan Min Ho dan berjalan kea rah lantai dansa dimana Hye Sun dan ayahnya berada.
Ny Goo pun meletakkan lengannya di leher pemuda itu dan sebelumnya meletakkan kedua tangan Min Ho di pinggangnya yang ramping.Jacky yang masih asyik berdansa dengan putrinya mulai teringat dengan Hee Sun , mantan istrinya. Kepalanya berputar-putar mencari sosok wanita yang masih sangat dicintainya itu, tapi Jacky tidak melihatnya di manapun, sampai akhirnya Jacky melihat sosok wanita dengan dress panjang berwarna hijau tosca dengan rambut yang dibentuk cepol tapi masih menampakkan keanggunan dari wanita itu dan Jacky dapat melihat jelas jika wanita itu adalah Goo Hee Sun, mantan istrinya .
“Dia berdansa dengan siapa?” gumam Jacky dengan nada cemburu
“Waeyo?” sahut Hye Sun sambil berusaha mengikuti pandangan ayahnya yang melihat kearah pasangan yang sedang berdansa di samping mereka.Dan pandangan Jacky pun jatuh pada sosok pemuda yangsangat tidak disukainya.
“Lee Min Ho, berani sekali dia berdansa dengan Hee Sun-ku", sahut Jacky dan langsung berjalan kea rah mereka dengan wajah kesalnya dan meninggalkan Hye Sun yang bingung dengan sikap ayahnya.
“Anak muda, lepaskan tanganmu dari istriku", tukas Jacky sambil menghempaskan tangan Min Ho dari pinggang Hee Sun.
“Jacky-ssi, kau ini kenapa?, jangan kasar begitu dengan Min Ho. Kami hanya berdansa”, sahut Hee Sun kesal dengan sikap Jacky.“Kalau kau ingin berdansa, carilah pasangan yang sesuai dengan usiamu jangan coba-coba menggoda istri orang araso!”, tukas Jacky kesal.
Hee Sun tahu betul sikap jacky jika seperti ini pertanda dia sedang cemburu dan hee Sun sangat menyukai itu, apalagi Jacky masih menyebutnya sebagai istrinya.
Min Ho hanya bisa pasrah berdiam diri diperlakukan seperti itu karena Min Ho tidak ingin merusak pesta Hye Sun .“Min Ho-ssi”, tukas Hye Sun lembut yang sudah hadir disamping Min Ho
“Baby , aku ingin menunjukkan sesuatu padamu. Kita pergi?” ajak Min Ho pada kekasihnya dan tidak lupa memberi pandangan mengejek pada pria tua di hadapannya itu.
Jacky hanya mampu melongo melihat itu semua, disatu sisi Jacky tidak mungkin berdansa dengan Hye Sun dan membiarkan Hee Sun berdansa dengan Min Ho , tapi disisi lain Jacky juga tidak rela jika putrinya pergi dengan Min Ho si actor karbitan itu.Saat jacky berusaha mencegah Hye Sun pergi dengan Min Ho, Hee Sun pun langsung mencengkram lengan Jacky dan memintanya untuk tidak membuat kekacauan di pesta Hye Sun.
Dan Jacky pun hanya bisa pasrah dan mulai memikirkan siasat apa untuk bisa menjauhkan putri nya dari tangan actor karbitan itu.***&&&&*****
"kau suka Baby", tukas Min Ho yang memeluk tubuh Hye Sun dari belakang saat memberikan kejutan untuk kekasihnya.
“Min Ho-ssi, kapan kau membuatnya?” sahut Hye Sun yang masih terpukau dengan kejutan yang diberikan Min Ho.
“Rahasia!” bisik Min Ho ditelinga Hye Sun .Kejutan yang diberikan Min Ho untuk Hye Sun adalah sebuah taman yang dihiasi dengan lilin2 kecil dengan membentuk sebuah tanda hati dan ditengahnya di beri hamparan bunga mawar merah .
Dan dibawah tanda hati itu bertuliskan Min Ho love Goo Hye Sun.
Min Ho melepaskan pelukannya dan menarik lembut tangan Hye Sun untuk mengikuti langkahnya. Mereka berjalan ke arah meja yang tersaji sebuah Cake Chocolate , Min Ho memotong kecil kue tersebut dan berkata” Saengil Chukaeyo “ dan menyuapi Hye Sun dengan potongan kue tersebut.
Lalu Min Ho meletakkan I Phone nya yang sebelumnya di set music romantis dengan volume yang cukup untuk menambah keromantisan kejutannya. Sebuah lagu yang sangat disukai Hye Sun
*Leigh Nash “ I Need To Be Next To You”*Hye Sun merasa sangat terharu dengan kejutan yang diberikan Min Ho untuknya dan Hye Sun mendekap erat tubuh Min Ho dan berdansa seirama dengan lagu dari I Phone mIn Ho.
“Komawo Min Ho-ssi”, ucap Hye Sun
“jangan dulu !* sambil meletakkan telunjuknya ke bibir hye sun*, " masih ada satu lagi”, tukas Min Ho sambil mengeluarkan sebuah benda dari saku jasnya dan dengan masih tergenggam di lengannya Min Ho meminta Hye Sun untuk menutup kedua matanya , dan saat Min Ho berbisik pada Hye Sun untuk membuka matanya, Min Ho pun menunjukkan sebuah benda yang berkilat-kilat, sebuah kalung dengan rantai dari emas putih dan sebuah liontin berlian berbentuk hati .“semoga cintaku selalu tertanam di hatimu, selamanya”, tukas Min Ho setengah berbisik dan menunjukkan hadiahnya.
“kau suka, baby?”, tukas Min Ho
“Min Ho-ssi, komawo!”, sahut Hye Sun yang menghambur dalam pelukan Min Ho dan menangis haru atas hadiah kejutan yang diberikan Min Ho untuknya.
Dan Min Ho pun memakaikan kalung itu di leher jenjang Hye Sun dan mengecup lembut leher kekasihnya dengan penuh cinta. Dan memeluk tubuh mungil itu dengan sangat erat seakan takut terpisahkan.TBC part two.
[/size][/font][/color]
Author's note : miane kalo masih atau mungkin semakin membosankan. dan dimohon dengan sangat saran dan kritiknya
![[heh]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/heh.gif)
, komawo
![[cheekkiss]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/cheekkiss.gif)