Author Topic: I Love You Bad Boy (Hiatus)  (Read 22740 times)

Offline Winda Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 679
    • View Profile
Re: I love you bad boy ** update 30 mar’11 **
« Reply #285 on: March 30, 2011, 01:52:19 am »
Malam harinya Hyesun dan Minho pulang ke apartemen . Minho merangkul Hyesun, menuntun langkahnya memasuki kamar mereka . Setelah itu, dibaringkannya tubuh Hyesun ke atas ranjang
"Apakah masih terasa pusing ?" Tanya minho sambil memegang jidat hye sun
"Anhi...sudah lebih baik" Hyesun pun tersenyum kearah Minho

Melihat senyuman Hyesun , Minho terdiam jantungnya berdegup cepat, tiba-tiba persaan itu datang lagi
"Gomawo Minho-ssi" ucap Hye sun
"Hah ?? Gomawo untuk apa ?" Minho keheranan, pandangannya kini lebih fokus kearah Hyesun

"Karna kau begitu baik padaku, mau membantu ketika aku dalam kesulitan" Tukas Hyesun dengan mata berbinar
"Aku tak tahu...meskipun kau selalu dingin terhadap semua orang lain . Tapi aku merasakan kau juga punya perasaan yang setiap org miliki . Pemaaf , penyayang , perhatian mungkin kau tidak mau menunjukkan salah satu sikapmu itu kesemua org" Tutur Hye sun sambil menyeka selimutnya

Minho tercengang mendengar perkataan hyesun . Dengan sekajap ia pun menggenggam tangan hyesun . Refleks, hyesun pun menoleh.kini pandangan merekapun bertemu

"sebenarnya aku juga tidak mengerti mengapa aku begini... Mungkin aku sedang berusaha untuk menghapus sifat burukku itu" ungkapnya dengan pandang sendu yang tak mampu ditafsir

Hye sun tersenyum , mendengar pernyataan minho . Ia sangat senang, karna Minho mulai berusaha untuk merubah sikap buruknya

Minho POV

Asal kau tahu sun-aa, aku berubah menjadi seperti ini karna dirimu... ya,kaulah alasan utamaku untuk merubah semua sifat burukku agar tidak menyakitimu lagi . Astaga, apakah sudah terlalu jauh perasaan yang aku rasakan padamu ?

End POV

"Hahaha" hyesun tertawa, dan membuat minho bingung
"yya kenapa kau tertawa?? Ada yang terlihat lucu?" ucap minho geram

"Bukan kau yang lucu, tapi kedua orang tua kita yang mengira aku hamil, hihi" Hyesun kini duduk disisi ranjang berhadapan dengan minho

"Hahaha, ya kalau dipikir itu lucu juga" minho kini tertawa seperti hyesun
"mereka terlalu bersemangat mempunyai seorang cucu" hyesun tersenyum lemas

Minho menatap hyesun . Pandangan gadis itu kini terlihat bingung, dengan cepat minho mengacak poni hyesun sambil tertawa
"Aku tak bisa bayangkan seorang bayi dengan mata lebar , bibir mungil , kulit putih dan hidung pesek sepertimu, haha" Sambil menatap hyesun

Hyesun merasa kesal dengan ejekan suaminya itu . Ia pun mengercutkan bibir sampai panjang
"hahaha waeoyo ?" tanya minho pura-pura tidak tahu
"terus saja mengejekku" hyesun berkata ketus sambil membuang muka

Sementara itu, Minho masih tertawa , malahan tawa itu semakin membahana . Hyesun hanya mampu terdiam, mukanya kini memerah karna menahan emosi . Sadar bahwa hyesun sekarang benar-benar marah padanya . Dengan cepat Minho meraih dagu hyesun dan diarahkan ke wajah tampannya . Ia menatap lembut setiap inci wajah seperti bidadari itu
"Tapi aku menyukai itu semua, karna semua itu mirip denganmu" Minho tersenyum penuh kelembutan . Entah kenapa ingin sekali ia menjamah bibir merah nan indah itu

[lovestruck] and in another life, we believe... love never die [lovestruck]