Author Topic: “When Hate Turn Into Love” (CHAPTER 9 UP DATE 18 April 2012 ) ^^  (Read 11058 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: “When Hate Turn Into Love”
« Reply #15 on: April 01, 2011, 10:20:22 pm »
Additional Cast :

Go Hyun Jung as Mama Goo
[/color]



Chapter 2

Mobil mewah yang membawa Sun Hyun, Sun Hye dan Woo Jin akhirnya tiba di Goo mansion dan berhenti di halaman megah Goo mansion.
“Semuanya masih sama,,,,tidak berubah sama sekali”, gumam Sun Hye saat melihat Mansion yang masih berdiri kokoh, tempat dimana dirinya dilahirkan dan dibesarkan sampai usianya menginjak 11 tahun masih sama sejak terakhir dia meninggalkan Mansion ini dan pindah ke Kanada bersama dengan Tantenya ( Fanny Goo ).

“Honney, Honney!!, ucap Woo Jin menyadarkan lamunan kekasihnya.

“sudah sampai , ayo turun!”, tukas Woo Jin sambil menarik lembut tangan Sun Hye dan turun dari mobil tersebut.

Mereka bertiga pun memasuki mansion tersebut dengan jalan beriringan . Langkah Sun Hye terhenti, rasa lelah yang sempat terhias di wajah cantiknya menimbulkan seutas senyuman yang menjadi rasa rindu yang menguasai hati dan jiwanya saat ini saat melihat sosok wanita yang masih terlihat cantik diusianya yang menginjak 40 tahun.  Seketika itupun Sunhye berlari kea rah sosok tersebut dan memleuknya dengan sangat erat dan tangisanpun tak dapat di bendung lagi .

“mama, Sunny kangen sekali dengan Mama, ucap Sun Hye dalam isak tangisnya.

“Mama juga sangat merindukanmu ,Nak, 10 tahun adalah waktu yang sangat lama terpisah dari Putri kesayangan Mama. Jangan pernah pergi lagi ya , nak. Seberat apapun masalah yang terjadi pada dirimu jangan pernah meninggalkan Mama lagi karena Mama akan selalu ada untukmu Sunny, ucapnya lirih dan memeluk erat tubuh mungil putrinya.

“Sunny, badanmu kurus sekali sayang”, tukas Ny Goo dalam pelukannya.
“ Kau lihat! Kejadian 10 tahun yang lalu membuat seorang ibu dan putrinya terpisah diantara 2 negara. Masa lalu yang membuat adikku begitu terpukul dan kau tahu Woo Jin, aku merasa Sun Hye bukanlah gadis kecil yang manis lagi. Aku merasa dia masih menyimpan benci yang berkembang menjadi dendam yang  bisa membuatnya semakin terluka", ucap Sun Hyun cemas

“karena anak laki-laki itu?” tanya Woo Jin lagi

“Aku takut jika mereka bertemu lagi, lubang yang sempat tertutup di hati Sunhye mungkin akan terbuka kembali dan membuat lubang itu semakin membesar , sebesar rasa bencinya terhadap bocah ingusan itu", sahutnya lagi

“aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, aku tidak akan membiarkan Sunny menjadi pendendam seperti itu. Karena aku tidak akan membiarkan Sunny bertemu dengan masa lalunya, Lee Joon Min”, tukas Woo Jin

“ Tuan puteri sudah kembali ke Istananya, jadi hamba harap Ibunda Ratu jangan bersedih lagi”, goda Sun Hyun yang sudah berdiri diantara Sun Hye dan Ny Goo dan merangkul kedua wanita yang sangat berarti dalam hidupnya.

“Ehmm, ehmm,… sepertinya aku mengganggu reuni keluarga ini, aku sebaiknya pulang saja” , sahut Woo Jin berpura-pura sedih

“Woo Jin-aa, kemarilah , nak! Apa kau tidak merindukan Mama, tukas Ny Goo pada calon menantunya.
Woo Jin pun berjalan menghampiri Ny goo dan langsung memeluknya dengan penuh rasa rindu.

“Bogoshipo Eomonim, jeongmal bogoshipo”, sahut Woo Jin

“Menantu Mama yang tampan, sebaiknya kalian langsung menikah saja tidak usah tunangan dulu . mama bisa tenang jika meninggalkan Sunny dengan pemuda seperti kau Woo Jin, sahut Ny Goo penuh harap

“ Andwaeeee”, protes Sun Hyun keras
“Mama, memang sudah tidak menyayangiku lagi”, rengek Sun Hyun yang memasang wajah seperti anak kecil yang minta dibelikan permen
“Aku saja belum menikah , masa Mama tega membiarkan adik kecilku ini menikah duluan, nanti semua kerabat akan meledekku tidak laku, “, ucapnya manja

“Oppa!!!, sikapmu seperti anak kecil saja", tukas SunHye geli melihat sikap manja Oppa nya terhadap Mamanya
“Aigoo, putra Mama yang tampan. Mama juga sangat menyayangimu, tapi kau inikan anak laki-laki dan mama yakin kau bisa menjadi suami dan ayah yang baik buat keluargamu nantinya, tapi adik mu ini kan berbeda, jadi Mama ingin yang menjadi suaminya nanti adalah pria yang bisa memahaminya dan mencintainya dengan tulus, dan Mama sudah menemukannya dalam diri Woo Jin, ucap Ny Goo bijak.

“Sudahlah , sebaiknya kalian bersihkan diri kalian berdua, Mama akan menyiapkan makan siang”, tukas Ny Goo pada Sun Hye dan Woo Jin

“Aku bantu ya Ma”, sahut Sun Hye yang langsung ditolak Ny Goo dengan alas an Sun Hyun yang akan membantunya, tapi yang ditunjuk malah memasang wajah cemberut.

___&&&&____

“Yoboseyo, Joon Min-aa”, sahut seorang gadis diseberang sana
“ada apa menelponku Eun Cha?”, jawab Joon Min datar
“kau sepertinya tidak senang aku telepon, masih marah denganku?”, tanya Eun Cha pada kekasihnya
“sudah tahu  malah nanya”, gumam Joon Min kesal
“kau bilang apa?”tanya Eun Cha lagi

Tapi yang ditanya malah diam dan tetap tidak ada jawaban di sebrang sana, membuat Eun Cha akhirnya mengalah dan berusaha untuk lebih bersabar menghadapi sifat Joon Min yang temperamen itu.

“okay, kau menang. Aku yang salah dan aku minta maaf sayang, “, ucapnya sungguh-sungguh
“Aku tidak dengar”, seru Joon Min
“aku minta maaf ya sayang”, jawab Eun Cha lagi

Tanpa disadari Eun Cha , Joon Min sedang tersenyum lebar , senyum yang menunjukkan kemenangannya dan kekuasaannya akan gadis ini. Joon Min tahu benar sifat Eun Cha yang tidak akan membiarkan Joon Min marah berlarut-larut karena jika Eun Cha membiarkan hal itu terjadi mungkin saja Joon Min akan langsung mencari pacar baru.

“jadi , kau akan datang kan , ke pesta ulang tahunku”, tukas Eun Cha penuh harap
“ya, aku akan datang dengan Yoo Jeong, tapi sepertinya aku tidak bisa lama-lama, soalnya besok paginya aku ada pertandingan, jawabnya dingin

Sebelum Eun Cha sempat protes Joon Min dengan sepihak memutuskan pembicaraan mereka di telepon hanya dengan mengucapkan”aku mau siap-siap dulu, bye”
“huhh, selalu begitu,” dengus Eun Cha kesal.
 “Joon Min, apakah kau mencintaiku”, ujar Eun Cha lirih

*******^^^^*****
Sun Hye memasuki kamarnya, aroma segar dari pengharum ruangan favoritenya menyeruak disetiap sudut kamarnya. Cat berwarna baby pink mendominasi dinding ruangan kamar tersebut. Semuanya masih terlihat bersih dan nyaman.
Tidak ada yang berubah, hanya ranjangnya sekarang bukanlagi ranjang kecil saat terakhir dia menempati kamar ini, tapi ranjangnya sudah diganti dengan ranjang berukuran king size dengan dihiasi kelambu berbahan tipis berwarna putih bersih.

“Haahhhhhhh,…senangnya kembali ke rumah”, gumam Sun Hye yang sudah merebahkan tubuhnya diatas ranjang empuk itu, dan Sun Hye pun terlelap dalam mimpinya.


"belum pernah aku membenci org seperti aku membencimu" ujar remaja tampan yang berusia sekitar 15 thn terhadap anak gadis yang usianya lebih muda 4 tahun (11 thn) dengan wajah yang dipenuhi jerawat. "kenapa kau begitu membenciku,memangnya aku pernah berbuat salah apa padamu?"tukas gadis itu lirih.

"aku benci semua yang ada pada dirimu, terutama dengan wajahmu yang penuh dengan bintik-bintik merah yang terlihat sangat menjijikkan. Dan kau tau apa kesalahanmu,hah...kau berani menyatakan suka kepadaku,mau ditaruh dimana mukaku jika sampai seluruh penghuni sekolah ini mengetahui jika aku disukai oleh gadis jelek dan gendut sepertimu bahkan jika mereka sampai tahu jika kedua orangtua kita bersahabat",geram anak laki-laki itu sedangkan gadis kecil itu hanya bisa menangis mendengar penghinaan anak laki-laki itu.

Sebelum anak laki-laki itu beranjak dia mengucapkan sebuah kalimat yang lebih menyakitkan dan membuat gadis kecil itu berbalik membencinya dan menyimpan dendam yang sulit untuk dihilangkan. "SEBAIKNYA KAU RUBAH WAJAHMU DAN BENTUK TUBUHMU ITU DENGAN OPERASI PLASTIK.DAN JIKA KAU SUDAH CANTIK & MERASA PANTAS MENJADI PACARKU,KAU BARU BOLEH MUNCUL DI HADAPANKU ITUPUN JIKA KAU MASUK DALAM KRITERIAKU"


“ahh…..ahh…..”, racauan Sun Hye dalam mimpinya
“Tida..aakkkk….”, teriak Sun Hye yang langsung terbangun dari mimpi buruknya dengan nafas tersengal-sengal dan keringat yang membasahi sekujur tubuhnya.

Tidak lama terdengar isakan tangisan dari bibir mungilnya, Sun Hye pun menutup wajahnya dengan kedua tangannya agar tangisannya tidak sampai terdengar keluar. Bebrapa menit kemudian tangisannya pun berhenti , raut wajah yang tdnya penuh dengan air mata dan kesedihan yang mendalam seketika itupun berubah menjadi raut wajah yang mengeras, penuh dengan amarah dan kebencian .

“aku …aku akan membuatmu menyesal atas perbuatanmu padaku. Aku akan membuatmu jatuh cinta padaku sampai kau menyembah dan memohon akan cintaku, tapi jangan harap aku akan mencintaimu lagi karena kau sudah menghilangkan rasa cinta itu dan meninggalkan kebencian di hatiku, ucap Sun Hye penuh amarah.


End of Chapter
[/b][/size][/font][/color][/b]





Note : terima kasih buat atensinya di FF baru gw [biggrin], semoga di 2nd chapter ini gak ngebosenin, and ya akhirnya gw post , jd buat MY SUNSHINE & RISING ACTOR nya belum bisa di up date dulu *emang ada yg nanya?* [hmpfh]

ditunggu coment2nya and komawo buat semua reader , and Silent reader juga [huglove]
« Last Edit: April 01, 2011, 10:30:32 pm by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho