Author Topic: Cassanova's Love Chapter 23 31-12-2012  (Read 103982 times)

Offline hye sun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1252
    • View Profile
Re: Cassanova's Love CHAPTER 11 7 April 2011 ^_^
« Reply #990 on: April 11, 2011, 10:41:04 am »



“apakah…aku bisa mencintai…menjaganya…seperti kau Goo Daniel…?” tukas minho dengan suara parau

“apakah…dia bisa menghapus dukaku Goo Daniel ?, menemaniku…dan mencintaiku…meskipun terkadang… aku sadar…ia tidak pernah berpaling menatapku, bahkan untuk memikirkanku walau sesaat…” minho seolah mengeluh akan rasa cintanya saat ini.

Terkadang…lelaki jangkung itu seolah menjerit akan sakit yang telah lama singgah dihatinya….jika menatap wajah Goo Daniel, yang telah menikahi wanita yang sangat…sangat ia cintai… PARK SI YEON namun…minho tahu ini bukan kesalahan Goo Daniel…dia tidak pernah tahu siapa Park si yeon sebenarnya… bukan…bukan…kesalahan lelaki itu….

Bisa terjelas gurat- gurat merah wajah sang cassanova…seolah menahan amarahnya… jika mengingat semua yang telah terjadi…

tiba- tiba lamunan itu terhenti….saat handphone milik hye sun yang berada ditangannya….berbunyi…

BIP…BIP…BIP….

Minho menatap dengan seksama layar handphone itu….dan…nama MY GUARDIAN … tertulis jelas dilayar itu
Perlahan lelaki itu menarik nafas dalam- dalam…dan…tanpa rasa ragu…ia menekan tombol, yang akan menghubungkannya dengan MY GUARDIAN…!!!

“yoboseyo…” tukas II Woo.

Minho diam tidak menjawab, saat mendengar jelas suara lelaki yang kini menyapa.

“yoboseyo…hye sun _shii” tukas II woo lagi.

Raut kesal kini tergambar jelas pada wajah sang cassanova, …kecemburuan menari dengan jelas dihatinya, saat lelaki itu menyebut nama isterinya dengan lembut…

“ne…!...siapa ini?”

II woo tiba- tiba terkejut saat mendengar suara jelas seorang lelaki menyapanya, suara itu terdengar berat dan…parau.

“ se….selamat …siang …tuan…apa ..ini benar nomor hye sun_sshi,?” Tanya II woo dengan suara yang sedikit gugup, seolah tersentak.

“menurutmu?” balas Minho dingin.

“aku…yakin ini nomor ponsel miliknya… karna hye sun sendiri yang memberikan nomor ponsel ini padaku…” balas II woo yang semakin membuat minho, ingin menghempas ponsel yang ada ditangannya saat itu juga, tidak peduli…meski itu bukan ponsel miliknya.

Tiba- tiba…terdengar suara pintu diketuk…

II woo bisa mendengar jelas ketukan pintu itu diiringi… suara lelaki yang mengangkat telpnya barusan…

“masuk !” tukas Minho, dengan nada tinggi

“maaf mengganggu…anda tuan”

II woo merasa mungkin suara pelayan rumah itu

“ada apa…pelayan Han?” Tanya minho.

“Ms. Yoona…perancang yang anda inginkan telah datang tuan…dan sekarang sedang berada dikamar Nyonya,” tukas pelayan Han.

“ne…lakukan sebaik mungkin…aku ingin dia terlihat cantik malam ini” tukas minho, sambil terus membiarkan dengan sengaja ponsel tetap terhubung.

“baik tuan”

Terdengar pintu ditutup.

II woo berdiri, dengan tubuh kakunya….jantungnya kini seolah terhenti. Ia tahu, lelaki ini bukan ayahnya…karena dari suara lelaki itu… dapat terdengar jelas, ia masih cukup muda…

“mungkinkah saudaranya….?” Tanya II woo, dalam hati…

Tiba- tiba…minho melanjutkan percakapan mereka… kali ini masih dengan suara dingin dan parau.

“apa…anda yakin ini nomor yang anda tuju, tuan…? Karena…hye sun yang berada dirumah ini adalah wanita yang telah menikah… dan aku yakin hye sun yang anda maksud adalah gadis belia, lajang.. yang mungkin memuja anda bukan?” suara minho terdengar dingin, dan jelas terlihat raut cemburu diwajah tampan itu.

Tenggorokan II woo terasa pekat… seolah terkejut mendengar penjelasan dari lelaki yang sama sekali tidak ia kenal….

“jangan…bermain- main dengan saya, tuan!” tukas II woo, dengan suara menekan.

“dan kau…jangan coba bermain dengan isteriku !” bentak minho, yang kini tengah dirasuki rasa cemburu luar biasa.
Minho menekan tombol dengan keras, yang menandakan bahwa ia mengakhiri percakapan itu. sang cassanova menggigit kecil bibir bawahnya,…dan terdiam. Bibirnya kemudian merapat, dan dagunya seolah mengeras sehingga terlihat semakin persegi, karena menahan rasa cemburunya yang luar biasa berkecamuk.



“tenang Lee min ho…tenangkan dirimu… hilangkan rasa amarahmu… mungkin dia telah berlari satu langkah menjauhimu, namun… berusahalah… berusahalah… berlari kearahnya… mendekapnya…dan jangan pernah melepasnya lagi…lakukan…lakukan semuanya dengan perlahan…dan pastikan… semua … akan kau dapatkan, dengan kelembutan cintamu…” bisik minho seolah menenangkan jiwanya yang penuh dengan amarah.


-----------------------oooo-----------------------



“ayo!” tanpa ragu, minho mengulurkan tangannya…dan mencoba meraih gadis yang berdiri dihadapannya, kedalam genggamannya.

Namun, lagi- lagi uluran tangan itu tidak berbalas. Dengan wajah muaknya hye sun melangkah, meninggalkan uluran tangan itu.

Namun…saat ia coba menuruni satu anak tangga lagi…tiba- tiba…karena gaun panjang yang tidak biasa ia kenakan….kakinya menginjak gaun itu!!!… membuat tubuhnya terasa tidak seimbang…dan…

Tangan kekar itu menangkapnya…menangkap tubuhnya yang hampir saja terjatuh kelantai. Membawanya, untuk kesekian kali kedalam pelukan cassanova.

Nafas hye sun seolah tercekat, jantungnya berdetak dengan kencang….sangat kencang saat ia bisa merasakan nafas lelaki itu,kedalam pori wajahnya.

Hye sun bisa merasakan dekapan itu sangat erat… karena ia merasa sulit untuk bernafas.
“kau ingat… dengan cara ini juga…awal pertemuan kita, Nyonya Lee”

suara minho benar- benar terdengar sangat lembut, hampir ia bisa rasakan nafasnya yang hangat, sehingga membuat tubuh mungil itu terasa merinding…

mereka saling menatap…mungkin kini dengan cara pandang yang sama…tatapan yang mungkin hanya mereka yang tahu…

namun…yang jelas, hye sun kini sadar… lee min ho benar- benar lelaki yang tampan. Dan ia akui, sikap wajar yang dimiliki oleh setiap gadis yang mengejar lelaki itu,  tidak lepas dari tatapan mata yang sendu namun seolah membunuh…

dari sang Cassanova. [on] [on] [on] [on] [on] [on]





ini baru potongan- potongan  aja dulu..... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

enjoyyy yak.................................. [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]



[lovestruck] [lovestruck] Couples who love each other tell each other a thousand things without talking [lovestruck] [lovestruck]