Author Topic: lovesick  (Read 6158 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: lovesick CHAPTER 1 PART 2
« on: April 18, 2011, 08:26:58 am »
CHAPTER 1 PART 2:

Seminggu sudah, akhirnya mino kembali kerumahnya, namun, sikap mino sekarang malah menjadi seperti mayat hidup. Tak
ada semangat apapun. Setiap hari dia lewati hanya tuk bermain di dalam fikirannya sendiri.

“kamu harus makan mino. Jangan menyiksa dirimu seperti ini.” Mrs.lee membujuk mino tuk makan.

Mino hanya diam, menatap hampa yang ada di depannya.

“apa yang harus kita lakukan?” mr.lee meminta pendapat mrs.lee.

“tidak tau, aku sudah menyerah.” Mrs.lee menggelengkan kepalanya pelan.

“apa harus kita masukkan dia ke rumah sakit jiwa?” mr.lee berbicara santai.

“appa... sudah gila ya.. anak sendiri mau dimasukkan ke rumah sakit jiwa?” mrs.lee menentang keras masukan dari mr.lee.
Mino masih diam dalam fikirannya.

Tok..tok..tok.. (suara ketukan pintu dari luar)

Mrs.lee membukakan pintu dengan segera.

“permisi bibi.” Kim bum menyapa dengan senyumannya.

“kamu nak kim bum, rajin sekali menemui mino.” Mrs.lee memuji.

“mino kan teman baikku,bi.” Kim bum tersenyum.

“ayo silakan masuk.” Mrs.lee mempersilakan kim bum untuk masuk.

Kim bum diantarkan sampai ke kamar mino.

“maaf paman dan bibi, bisa tinggalkan kami berdua?” kim bum meminta dengan sopan.

“oh.. silakan..” mrs.lee mempersilakkan, dan mengajak mr.lee keluar dari kamar mino.

Cklek.. (pintu sudah tertutup rapat, hanya tinggal mino dan kim bum)

“bummie.. apa lebih baik aku mati saja?”mino berbicara dengan mata masih menerawang.

“wah... kau sudah gila ya..” kim bum kaget dengan keputusan mino.

“aku benar-benar sudah gila, appa saja mempunyai niat mengirimku ke rumah sakit jiwa.”mino berbicara menerawang.

“ya... mangkanya.. kamu berubah!! Dunia luar masih luas. Banyak wanita cantik yang bisa kau temui, siapa tau saja kan ada
yang seperti pacarmu itu diluar sana.” Kim bum memberikan saran.

“mana mungkin, ada orang yang wajah dan sikapnya sama persis seperti dia.”mino berbicara menerawang.

“ya.. sudah.. cara bicaramu itu.. benar-benar sudah menakutiku. Kau tak lihat. Bulu roma ku sudah pada berdiri ketakutan
melihatmu ,itu.” Kim bum menunjuk-nunjuk ke kulit lengannya.

Buukkk..(mino melempar bantal ke arah kim bum)

“Ya...!! mana ada cara menyerang seperti  itu. Wah..” kim bum menunjuk-nunjuk kearah mino.

“lihat saja. Kalau saja kau bukan vokalis star sky band. Aku Benar-benar akan mencari pengganti yang lain.” Kim bum sedikit
mengancam.

Mino memajukan bibir bawahnya. “masa??” mino tak percaya.

“ya.. tentu saja tidak.” Kim bum merangkul leher mino, dan mengacak rambutnya.

“segera kembali ya.. kami selalu menunggu kamu.” Kim bum menepuk punggung mino pelan.

“demi kalian, dan demi star sky band. Aku akan kembali. Ini janjiku.” Mino memajukan kelingkingnya ke kim bum.

Kim bum mengaitkan kelingkingnya dengan kelingking mino.

“janji harus ditepati.” Kim bum membuat janji.

“ne.. janji harus ditepati.” Mino mengulangi janji.

“cepat sembuh mino’a. Aku pulang dulu. SEMANGAT!” kim bum mengepalkan kedua tangannya dan mengangkatnya.

“ne..” mino hanya tersenyum melihat tingkah kim bum.

Kim bum keluar dari kamar mino.

Mino mengambil bingkai foto yang terpajang foto mino bersama dengan hye sun.

“apa benar, ada yang seperti dirimu diluar sana?” mino membelai lembut bingkai foto.

FLASH BACK:

Pantai yang indah, matahari yang terbenam, dua insan yang sedang menikmati keindahan, berjalan berdua, bergandengan
tangan, wah.. benar-benar surga bagi mereka.

Sang wanita berlari menjauhi sang pria.

“mino!!!! Aku benar..benar.. sangat... mencintaimu.. aku cinta kamu mino. Aku sayang kamu!!” hye sun mengucapkan dengan
suara yang keras, kemudian tersenyum dengan sangat manis , dengan memakai gaun putih yang indah.

“aku.. lebih...lebih.. menyayangimu..!!” mino berteriak dengan lantang.

Mereka berdua berlari, dan saling berpelukan, disaksikan matahari, ombak, angin, langit, dan pepohonan. Mungkin kalau pantai
ini ramai, jutaan pasang mata akan iri dengan kebahagiaan pasangan ini.

“Kamu benar akan bilang pada appa? Aku takut,nanti kalau kamu malah tersakiti , bagaimana? cinta yang kita sudah jalin
selama ini, bagaimana? aku takut semua akan berakhir. Aku tak mau kehilanganmu.” Hye sun memeluk mino dengan erat.

“apa salahnya? Kan belum dicoba.” Mino memberi semangat.

“aku percaya padamu.”hye sun mendekatkan bibirnya dengan mino, hanya sebuah kecupan.

END FLASH BACK.

“CUKUP!!!” mino membanting bingkai foto yang dia pegang.

“aku ingin berhenti di waktu itu saja. Aku tak mau meneruskan sampai disini. HYE SUN!!!” mino menjambak rambutnya sendiri.

Mrs.lee dan mr.lee segera masuk tuk melihat apa yang terjadi.

Tapi, yang terlihat, mino sudah terduduk di pojokan, meringkuk seperti orang yang ketakutan.

Mrs.lee dan mr.lee hanya bisa menghadapi dengan sabar semua ini.

Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..