SECRET RAINBOW
A 2011 MinSun Fanfiction Colaboration by Lovelyn, Voldi, Itaraya
Orange : Part 2
Eryn tersipu malu saat ashley mencium bahu tangannya sesaat setelah musik dansa itu berakhir, Eryn dapat merasakan rona wajahnya yang memerah. Untuk pertama kalinya ada seorang pria yang mengecup lengan tanganya, Ashley Jung pria yang tampan memiliki postur tubuh yang tinggi berkulit putih, dan senyumannya, ya Ashley Jung memiliki senyuman yang sangat indah, dan senyuman itu membuat Eryn terpukau.
Eryn sedikit risih saat tangan Ashley merangkul pinggangnya, dan menuntun Eryn menghampiri Eros Kim dan Tuan Jung yang sedari tadi bercengrama di sisi ruangan itu.
Dari sisi lain ruangan itu, sorotan mata tajam pria itu mengikuti setiap langkah Eryn. Tampak guratan keras dari rona wajahnya, saat tatapan matanya tertuju pada tangan pria itu yang menempel di pinggang Eryn.Namun itu hanya sesaat saja, ya, sesaat saat Gavin menyadari ketidak pantasannya terhadap posisinya sekarang.
Tuan Jung semeringah saat menyambut kedatangan Eryn, dengan erat di peluknya tubuh mungil Eryn.
”Annyeong Eryn-imnida” ucap Eryn lembut
“Ha..ha..Tuan Kim, aku tidak menyangka kau memiliki putri secantik ini” pujinya berbinar-binar, yang juga di aminin Eros Kim.
“Kalian memang pasangan yang serasi” sergah Eros Kim, ditengah canda tawa mereka.
Eryn yang menjadi pusat perhatian dari ketiga pria di depannya mulai merasa tidak nyaman, mendengar sanjungan dan pujian dari ke tiga namja tersebut, di tambah Ashley yang mulai berani merangkul bahunya sontak membuat eryn panas dingin.
“Saya permisi sebentar” ucap Eryn sambil mengkibas-kibaskan tangan di wajahnya, semburat merah yang nampak di wajahnya membuat wajah Eryn terasa panas.
“Ern-ssi, kau mau kemana?” sergah Ashley cepat.
“Aku mau ambil minum” ucap Eryn tanpa memperdulikan Ashley yang mengekor di belakangnya.
“Agashi” ucap Gavin menghampiri Eryn, sambil menyodorkan segelas fruit puch dingin ke Eryn.
“Apa agashi butuh sesuatu?” ucap Gavin datar
“Anyio, ini sudah cukup” ujar Eryn, di sertai anggu kan dari Gavin memohon undur diri,
sekilas Ashley menatap tajam ke arah Gavin.
“Gavin-ssi, gumawo” pekik Eryn saat di lihatnya Gavin mulai menjauh dari hadapannya, lagi pria dingin itu tidak memberikan reaksi apapun.
“Siapa dia?” tanya Ashley, saat di amatinya pandangan Eryn tertuju pada sosok pria tersebut
“Mwo, oh itu Gavin Joen” tukas Eryn beringsut dari posisinya, “Ern-ssi, kau mau kemana lagi?”.
Eryn tidak menjawab pertanyan Ashley, ringan kakinya melangkah menuju taman depan Kim mainson.
Eryn menghela nafas lega setibanya di taman Kim mainson, suasana malam di taman ini sangat kontras dengan suasana di dalam Kim mainson.
Suasana malam ini sangatlah indah, Eryn menengadahkan kepalanya menatap langit malam, seutas senyum terpampang di wajahnya akan kekaguman lukisan langit malam ini, bintang di langit bertaburan dengan memancarkan cahaya yang berkelap-kelip. Langit tidak tertutup awan sedikitpun walaupun bulan dengan malu-malu menunjukan diri.
“Begitu indahnyakah langit malam ini, hingga senyum manismu kau berikan untuknya” ucap Ashley, yang tanpa Eryn sadari sudah duduk di sampingnya.
“Mwo?” pekik Eryn membelalakan mata indahnya
“Ha..ha.., ternyata kau memiliki mata besar yang indah, nona” ucap Ashley di sela tawanya.
Sosok pemilik mata pekat itu dengan tajamnya memperhatikan dua insan yang sedang menikmati malam, lagi, tampak guratan keras di wajah tampannya.
“Agashi, pesta akan berakhir. Tuan Kim mengharapkan kehadiran anda di dalam” ujar Gavin tanpa memberikan ekspresi di wajahnya.
“Ery-ssi, sudah waktunya kita masuk” seru Ashley, sambil membantu Eryn berdiri.
“Agashi, saya bawakan coat untuk anda!” ucapnya sambil mengkibaskan coat tersebut.
“Biar saya saja” sergah Ashley cepat, namun insting Gavin lebih cepat dari Ashley, dengan lihainya ‘the ice man’ menyematkan coat itu ke tubuh mungil Eryn.
Ashley hanya tersenyum sinis saat melihat aksi Gavin, dengan cepat di tariknya lengan Eryn dan membawa gadis itu masuk ke Kim mainson.
“Siapa pria itu?” tanyanya ketus ke Eryn.
“Dhogu? Oh, Gavin-ssi?” dia bodyguardku yang di utus Tuan Kim” sahut Eryn lantang
“Apa, dia memiliki bodyguard, ehm…ehmm…akan sulit bagiku jika pria ini ada selalu di sampingnya!!” guman Ashley
“Gwancana, Ashley-ssi?” seru Eryn saat di lihatnya Ashley termangu di posisinya.
____@@____
“Apa...? Appa akan menjodohkan nona dengan Ashley Jung!” pekik Joe
“sssst..pelankan suaramu” seru Eros Kim membelalakan matanya. “Menurut appa ini yang terbaik untuk nunamu, karna Ashley Jung berasal dari keluarga berada” ucap Eros Kim beranjak dari posisinya.
“Bagaimana dengan pengawal itu?” Tanya Joe memastikan, Eros Kim mengurungkan niatnya keluar dari ruang kerjanya, saat perkataan Joe benar adanya.
Eros Kim tahu Gavin bukan pria biasa, pengabdian yang di berikan Gavin untuk keluarganya bukanlah kecil, dan kesetiaannya mengawal putri sulungnya selama ini sudah menjadi bukti konkret.
“Appa percaya padanya” jawab Eros tegas
“Tapi appa tidak tahu siapa dia sebenarnya!, bagaimanapun appa harus mengutus orang , untuk mencari tahu masa lalu pria itu” pinta Joe sengit.
“Baiklah Appa akan utus orang mencari tahu masa lalu Gavin!”
Eros Kim mengurungkan niatnya keluar dari ruang kerjanya, perlahan menghampiri meja kerjanya.
“Gav, bisa kau datang ke ruang kerjaku?”
Tok..Tok…
“Masuk..!” seru Eros dengan suara tegasnya
“Tuan Kim mencari saya?”
“Ne, duduklah. Ada yang ingin aku bicarakan padamu”
“Joe, bisa kau tinggalkan kami berdua?” pinta Eros pada putra bungsunya
“Tapi appa!!”
Eros Kim membelalakan matanya saat putra bungsunya tidak juga beringsut dari ruangan itu, dengan langkah goyah akhirnya Joe keluar juga dari ruangan tersebut.
“Gav, terima kasih selama ini kau setalah menjaga putriku” ucap Eros dengan wibawanya
“Saya masih mengharapkan kau masih tetap menjaga Eryn hingga kelak dia bertemu dengan calon suaminya, setelah itu. Tugasmu selesai!”
Gavin mengerutkan alisnya, berusaha menyikapi setiap perkataan yang keluar dari mulut Eros Kim.
“Apakah sekarang waktunya sudah tepat?” ucap Gavin dengan suara datar
“Anhio, kau masih bertugas menjaganya. Tapi jangan terlalu intens dan harus berjarak, saya tidak mau Ashley merasa tidak nyaman saat mendekati putriku” perintah Eros Kim
“Ashley Jung” gumamnya pelan, kedua alis Gavin bertautan saat mendengar nama Ashley Jung.
“Saya dan Tuan Jung berencana menjodohkan mereka berdua, karna dia adalah pria yang paling pantas untuk putriku” ujar Eros Kim, sambil melipat ke dua tangannya di dada.
“Well, bagaimana pendapatmu tentang pria ini?” ><
TBC