Author Topic: *Dreaming of Boys Before Flowers** i'm backk n updateee^___^  (Read 12742 times)

Offline miss_princess

  • Junior
  • **
  • Posts: 141
    • View Profile
Enjoyyy ...!!


»»~««

Dia bermaksud ingin menjaili jandi, dengan berpura-pura tidur. Dan tidak mau bangun karena perutnya terlalu lapar.

Sejam telah berlalu..
jandi sudah selesai dengan semua rencananya. Bahkan sudah menghias seluruhnya.
" Yeee selesai.. Tapi mengapa junpyo tidak keluar-keluar. Apa yang dia lakukan."

Jandi berjalan ke kamar. Untuk mencari junpyo. Dia terkejut saat dilihatnya penerangan seluruh kamar mati.
" Kenapa gelap begini!! Goo junpyo.. Apakah kamu didalam" sambil menyalakan lampu.

Saat ruangan sudah terang semua. Jandi terkejut melihat junpyo yang tertidur. Dan berjalan kekasur.

Jd : Yaa Goo junpyo bangun!! *menoel-noel tubuh jp*

Jp : ehhmm weoyo!! Aku sangat ngantuk!! *menarik selimut menutup seluruh tubuhnya*

Jd : aaissshh..yaa Goo junpyo.. Ayo cepat bangun. Kita makan!!*menarik selimut jp*

Jp : aahh sudahlah napsu makan sudah hilang.. *menutup tubuhnya lagi*

Jd : ta..ta..tapi!! Yaa bangun Goo junpyo.. Palii!!

Sekarang jandi menarik selimut junpyo agak sedikit kencang. Junpyo pun juga. Tapi karna keseimbang jandi yang kurang. Akhirnya dia jatuh di atas tubuh junpyo.  Dengan cepat junpyo mengunci tubuh jandi diatasnya. Dan junpyo menatap jandi dengan tatapan yang bisa meluluhkan hati.

" Yaa lepaskan." Gumam jandi. Dia menjadi salah tingkah saat di tatap oleh junpyo.

Jp : anyi !! Aku sangat nyaman seperti ini. Biarkanlah seperti ini sampai aku tertidur pulas.*tanpa melepas tatapannya*

Jd : ta..tapi bukankah tadi kamu bilang lapar!! Ayolah bangun kita makan !!aku sudah menyiapkannya !! *sedikit lembut*

Jp : eehhmm benarkah!! baiklah aku akan bangun.. Tapi *pandangan serius*

Jd : tapi apa?? *bingung*

Jp : cium aku dulu *memonyongkan bibirnya* setelah itu kita makan.*tampang mengoda

Muka jandi semakin memerah karena permintaan junpyo. Dia berusaha menutupi kegugupannya dengan berpura-pura tampang serius.

Jd : yakinn mau dicium *serius* tapi ada satu syarat..

Jp : nee *menganguk cepat* aku akan menuruti semua syarat mu..

Jd: baiklah aku cium,, tapi jangan harap aku akan memasak lagi untukmu  lagi yaah.. *tersenyum dan berpura-pura akan mencium junpyo*

Jp : MWOo??

Jandi mulai mendekatkan wajahnya ke wajah junpyo. Perlahahan dia mulai menutup matanya. Awalnya junpyo juga mulai terbuai. Tapi dia teringat dengan ucapan jandi tadi. Dengan cepat dia langsung menghindar dan menutup wajahnya dengan bantal.

Jd : *tersenyum menang* weoyoo junpyo.. Bukankah kamu ingin aku cium* menarik bantal*

Jp : tidak jadi *menutupi wajahnya*

jd : weoyoo!! Kamu tidak suka jika aku cium *pura-pura tampang sedih*

Junpyo jadi salah tingkah sendiri. Dia bingung harus melakukan apa!

Jp : an..anyyi maksud ku *gugup* aissshh sebaiknya kita makan saja

  » » ~ « «

Akhirnya jandi dan junpyo sudah berada di balkon. Tempat yang disulap oleh jandi. Junpyo benar-benar bahagia saat melihat semuanya, matanya pun berbinar-binar.
Tapi beda dengan jandi. Dia cemberut karena memikirkan sesuatu.
Junpyo menjadi merasa bersalah. "Aisshh kan aku yang punya ide menjaili dia, kenapa sekarang jadi kebalikannya" gumam junpyo dalam hati.
Dan berjalan mendekat jandi. Junpyo duduk berlutut di bawah jandi.

Jd : yaa go junpyo*terkejut melihat junpyo*

Jp : mianee jandi-ya.. *mengenggam tangan jandi*

Jd : miane!!  untuk apa?? Kamu tidak berbuat salah *bingung*

Jp : bukankah kamu marah karena kejadian dikamar tadi.

Jd : aahh itu!! Anyiyaa aku sama sekali tidak marah*tersenyum kecut*

Jp : kalau kamu tidak marah, mengapa tampangmu seperti itu *menunjuk muka jandi*

Jd : aahh aku hanya sedang memikirkan sesuatu..

Jp : sesuatu?? Apa?? Katakanlah aku akan membantu sebisa aku mampu..

Jd : Goo junpyo!! *serius* eehmm aku sangat merindukan berenang..

Jp : Mwo?? Tapi kan..

Jd : ku mohon sekali ini saja.. *tampang memelas*

Jp : tapi aku tidak ingin kamu kenapa-napa?? *khawatir* aku takut bahu mu itu..

Jd : anyiya.. Aku janji saat aku sudah mulai merasa sakit. Aku akan berhenti. Aku tidak akan memaksakannya.

jp :*menghela napas* baiklah..!! Kamu harus janji yaa..!! Tapi aku ikut!! Aku tidak mau terjadi sesuatu padamu!!

Jd : yeeaa!! Gumawo Goo junpyo!!* reflexs memeluk junpyo*

Sedangkan yang di peluk senyum-senyum kegirangan.
Akhirnya candle light dinner ala jandi pun, dinikmati dengan kebahagian. Dihiasi dengan perbincangan ringan, saling menyuapi dan lainnya.

Jp : waahh kenyaangg!! *mengelus perutnya*

Jandi tersenyum senang.

Jp : bagaimana kamu bisa membuat seperti ini jandiya..

Jd : yaa karena aku istri dari Goo junpyo!! Hahaha

Jp : aaisshh dasar!!

Junpyo berdiri dan menjulurkan tangan ke jandi.

Jd : yaa apa yang kamu lakukan *menepis tangan junpyo*

Jp : ayoo kita berdansa!! *menarik tangan jandi*

Jandi pun menyambut tangan junpyo, dan berdiri dari kursinya. Tanpa buang waktu junpyo pun langsung meraih pinggang jandi agar merapat dengan dirinya. Kaki mereka pun mulai bergerak seiring alunan musik.

Junpyo
Kamu tahu, kenapa aku tidak mau melepasmu sampai kapan pun!!

Jandi
Tidak tahu..!! Mungkin karena aku orang pertama yang berani melawan seorang Goo junpyo!! Haha

Junpyo
Bukan!! Karena kamu orang pertama yang mengajarkan seorang Goo junpyo arti cinta.

Jandi
Cintaa!!

Junpyo
Nee!! Cinta..
Karena Geum jandi, seorang Goo junpyo bisa merasakan apa arti cinta yang sebenarnya.
Karena Geum jandi, Goo junpyo bisa merasakan apa itu keluarga..
Karena Geum jandi, Goo junpyo bisa merasakan bagaimana rasanya sakit hati.

Jandi
Benarkah!!

Junpyo
Semua perasaan itu aku bisa aku rasakan setelah  bertemu denganmu!!

Jandi
Goo junpyo aku rasa sepertinya kamu gila!!
Hahha

Junpyo
Kamu benar!! Sepertinya aku gila karena cinta yang telah kamu berikan!!
Tapi Gumawo atas cinta yang kamu berikan.!!

Jandi
Jujur dulu aku sangat membenci dirimu. Tapi karena ketulusan cinta yang kamu berikan, membuatku bisa melupakan cinta pertamaku.

Junpyo
Cinta pertama!!

Jandi
Cinta pertama ku dulu adalah jihoo sunbae.!!
Tapi itu semua bisa aku lupakan karena tulusnya cintamu. Walaupun saat aku mulai jatuh cinta kepadamu, kamu menghilang begitu saja dan menjauh dariku. Aku bahkan sempat berfikir kalo ini semua karena karma.
Karena saat kamu mencintai aku seutuhnya,aku justru mencintai orang lain.
Dan saat perasaan itu datang kepada ku, justru kamu yang pergi melupakanku dan pergi dengan wanita lain. Jujur saat itu benar-benar membuatku putus asa.

Junpyo
miane, Geum jandi

Jandi
Miane untuk apa??!!

Junpyo
Miane karena membuatmu begitu tersiksa. Membuatmu begitu menderita.

jandi
Sudahlah!! Itu semua sudah berakhir. Dan sekarang kita sudah saling memiliki


Junpyo menghentikan langkahnya. Dan menatap dalam jandi.

" Sarangahe geum jandi"

"Sarangeo Goo junpyo"

Junpyo mulai memegang dagu jandi. Dan mendekatkan wajahnya. Perlahan mereka pun menutup mata saat nafas mulai menerpa wajah mereka. Dan akhirnya bibir merah mereka menempel. Hanya sebuah ciuman cinta. Tidak ada saling melumat. Ciuman yang mengartikan betapa besarnya cinta mereka.
Dan saling berpelukan meluapkan rasa cinta mereka.

Candle light dinner yang di buat jandi pun berhasil, benar-benar membuat suasana begitu romantis. Walaupun di sebuah balkon yang disulap sederhana. Tapi berhasil membuat ruangan tersebut Penuh cinta dan kasih sayang.