«
Reply #60 on: April 26, 2011, 01:56:08 am »
Additional Cast:Kim Jung Eun as Fanny Goo
[/b]
Li Bing Bing as Sofie Li
[/b]
Chapter 4
[/b]
Suasana di arena sirkuit nampak sangat ramai dan sedikit tegang, karena sejak tadi nampak beberapa penonton sangat mengharapkan jika idolanya yang akan memenangkan pertandingan kali ini.
“ya..terlihat dari arah depan mobil dengan nomor 23 yang tidak lain tidak bukan adalah milik dari juara kita Lee Joon Min memimpin jalannya pertandingan dan sepertinya Joon min-ssi akan mempertahankan gelar juaranya kembali untuk yang kesekian kalinya”, sahut MC tersebut menyampaikan beritanya
Nampak dilayar besar mobil Joon Min memimpin di depan di susul dengan beberapa mobil yang tidak bisa diremehkan. Mereka saling mengejar berusaha untuk memimpin tapi Joon Min sepertinya tidak akan membiarkan hal itu sampai terjadi.
Dan akhirnya di putaran akhir dengan kecepatan penuh dan keyakinan yang mantap Joon Min pun melajukan mobilnya sampai ke garis finish dan bendera pun dinaikkan tanda sang pemenang sudah muncul.
Sontak saja penonton langsung berdiri dari posisi duduknya saat melihat sang juara memenangkan pertandingan tersebut.
“yeahhh, kita menang!”, sahut pelatih dan beberapa tim dari Lee Joon Min bersorak dan saling berpelukan menyaksikan kemenangan Joon Min
Ckiittt…. Joon Min menghentikan mesin mobilnya dan keluar dari mobilnya dengan senyum yang lebar.
“Selamat untuk kemenanganmu, Joon Min-ssi”, sahut Ma Jun si juara dua dengan menepuk bahu Joon Min
“Thanks”. “Aku sudah menduganya jika aku yang akan menang”, sahut Joon Min dengan gaya arogannya dan berjalan melewati Ma Jun untuk berjalan kearah podium menerima medali kemenangannya.
“cihh,,.dasar sombong. Aku yakin suatu saat nanti ,laki-laki itu akan menerima kekalahannya dan disaat itu tiba aku pasti akan menertawakannya dengan sangat puas”, sahut Dong Won geramDan disinilah Joon Min sedang menikmati kemenangannya dengan senyum lebarnya dan kepuasan yang dirasakannya . Mungkin saat ini Joon Min begitu sangat bahagia akan segala kemudahan dan berkah yang didapatnya tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, begitupun seorang Lee Joon Min karena sejak pertemuannya dengan Sun Hye kehidupannya akan berubah 180 derajat.__&&&___
“Oppa dengar semalam kau bertemu dengan teman wanita Woo Jin, apa dia cantik?”, tanya Sun Hyun pada adiknya yang sedang duduk di tepi kolam renang.
“Ne. sangat cantik. Namanya Eun Cha dan dia seperti boneka Barbie”, jawab Sun Hye dan bersiap untuk melompat ke kolam renang tersebut.
Byurrrr……..
Sun Hyun pun menyusul adiknya melompat ke kolam dan mengejar Sun Hye dengan cepat.Dan kelihaiannya dalam berenang membuat Sun Hyun mampu mengejar Sun Hye dan langsung menangkap tubuh mungil adiknya.Sun Hye yang terkejut dengan tindakan Oppanya langsung berusaha melepaskan diri, karena dia tahu betul sifat jahil Oppa nya ini , tapi sepertinya pelukan Sun Hyun terlalu erat sehingga Sun Hye pun menyerah dan pasrah saat Sun Hyun membawanya sampai ke tepi kolam.
“yaaahhh, Oppa curang!” protes Sun hye kesal
“curang apanya”, sahut Sun Hyun membela diri
“Apa kau tidak cemburu?”, sahut Sun Hyun lagi melanjutkan perbincangan mereka yang tadi
“Cemburu pada siapa?”, jawab Sun Hye cuek
“ya, tentu saja pada ,,siapa tadi namanya?”, sahut Sun Hyun
“Mwo!, maksud Oppa, aku cemburu dengan Eun Cha?”, ya tentu saja tidak. Buat apa cemburu, mereka kan hanya berteman biasa lagipula mereka itu hanya teman saat dibangku sekolah”, tukas Sun Hye
“Honney!” teriak Woo Jin
Mendengar suara Woo Jin langsung membuat Sun Hye berpaling dan tanpa menunggu reaksi dari Oppa nya atas jawaban yang diberikannya tadi, Sun Hye pun naik dan mengambil kimono handuk untuk menutupi tubuhnya yang hanya terbalut bikini .
“pagi!” sapa Woo Jin sopan berjalan menghampiri Sun Hye yang masih berdiri di tepi kolam
“hmm, kau sungguh sexy dengan bikini tadi Honney”, bisik Woo Jin dengan suaranya yang menggoda
“Yaaa,,,yaaa..,, Kang Woo Jin, hentikan rayuanmu itu. Memangnya aku ini dianggap benda mati “, dengus Sun Hyun pura-pura kesal saat sudah membalut tubuhnya dengan kimono handuk.
“hmmm,kalau saja aku ini orang lain yang tidak tahu hubungan saudara antara kalian, aku pasti akan cemburu setengah mati jika melihat kekasihku berdekatan dengan seorang pria apalagi hanya dengan mengenakan bikini sexy tadi”, sahut Woo Jin sambil memeluk erat pinggang Sun Hye
Sontak saja pernyataan Woo Jin tadi membuat pipi Sun Hye merah merona dan tanpa berpamitan Sun Hye pun langsung menghindar dari kedua pria dihadapannya ini dan berjalan masuk ke dalam rumah.
Kedua pria tersebut hanya tersenyum melihat tingkah laku Sun Hye yang sedang malu-malu kucing tersebut.
Sepeninggal Sun Hye, wajah Sun Hyun berubah serius dan memandang kearah Woo Jin.
“Apa mungkin selamanya aku bisa melihat wajah ceria Sunny “, tukas Sun Hyun lirih
“Aku akan berusaha”, sahut Woo Jin
“Komawo Woo Jin-ssi, selama 10 tahun ini kau mendampingi adik kecilku menjadi wanita yang kuat , tapi apakah kebencian dihatinya sudah sirna?”, tanya Sun Hyun dengan pandangan menerawang.
“Untuk saat ini ….mungkin kebencian itu sudah sirna, tapi entah jika dia bertemu dengan laki-laki itu lagi. Kau tahu apa yang paling kutakutkan jika Sun Hye bertemu dengan laki-laki itu?”, tukas Woo Jin dengan pandangan sendu ke arah Sun Hyun.
“aku takut jika kebencian itu berubah menjadi cinta. Aku takut jika Sun Hye akan mencintainya dan meninggalkanku”, ucap Woo Jin lirih___&&&_____
Flashback“Joon, panggil saja aku Joon”, sahut Joon Min dengan senyumnya yang menggoda.
Sun Hye hanya tersenyum saat pemuda itu memperkenalkan dirinya.
“kita berdansa”, ajak Joon Min penuh percaya diri
Belum sempat Sun Hye menjawabnya, ponsel dalam tas Sun Hye menjerit minta untuk diangkat secepatnya.
Tercetak nama si penelpon dalam layar ponselnya “Woo Jin” dan dengan cepat Sun Hye pun menekan tombol hijau untuk menjawabnya.
“Honney, where are you?” sahut Woo Jin diseberang sana
“Tadi ada masalah sedikit, mmm..aku akan segera kesana”. “okay”, jawab Sun Hye dan menutup teleponnya saat pembicaraannya berakhir
“Miane ,aku harus pergi. Thanks buat bantuannya”, sahut Sun Hye. Dan gadis itu pun pergi meninggalkan Joon Min yang masih memandanginya dengan tatapan penuh kekaguman akan gadis tadi.
End of Flashback
“kenapa bayanganmu semakin menghantui pikiranku Sunny”, ucap Joon Min sambil menatap majalah yang ada di genggamannya.
“aku pasti akan membuatmu menyukaiku”,sahut Joon Min dengan senyum tipisnya
__&&&__
Joon Min mengendarai Lamborghininya dengan kecepatan diatas rata-rata seperti ingin mengejar sesuatu yang tidak boleh untuk dilewatkan walau hanya sepersekian detik.
Sambil memutar kemudinya Joon Min bersenandung kecil mengikuti lagu dari Music Player mobil mewahnya, lagu romantis yang seperti mewakili perasaan Joon Min saat ini jika dia sedang jatuh cinta, well mungkin kata-kata itu belum dikenal Joon Min sebelumnya tapi setelah pertemuannya dengan “gadis asing “ tersebut, Joon Min tidak pernah bisa menghapus bayangan gadis itu dari pikirannya.
Lamborghini itupun berhenti disebuah gedung dengan sentuhan klasik yang merupakan studio tempat dimana Sun Hye sedang melakukan foto session untuk produk kosmetik.
Tubuh jangkung itu melangkahkan kakinya memasuki studio tersebut, kehadirannya membuat siapapun menghentikan kegiatan yang sedang dilakukan. Terutama para wanita yang langsung memasang pesona untuk bisa memikat hati sang Pembalap tersebut, namun sepertinya wanita-wanita cantik dihadapannya tidak mampun untuk menghentikan langkahnya dan dengan sikap arogannya Joon Min pun melangkahkan kakinya terus menuju sang pujaan hati.
“Sunny, ayo tersenyum,..ok..bagus,..”
“tahan seperti itu”, “ayo tunjukkan pesonamu sayang”, ok,…bagus,…”
Terdengar beberapa kalimat yang dilontarkan sang fotografer saat memotret modelnya dan senyum puaspun terukir indah di bibir fotografer tersebut melihat modelnya memberikan kehidupan di foto-fotonya.
“Ok, Sunny… cukup untuk hari ini. Thanx dear,..”, sahut fotografer cantik itu sambil memeluk erat Sunny .
“komawo Eonni”, sahut Sun Hye memeluk erat fotografer tersebut.
“Joon Min-ssi”, tukas Sofie sang fotografer cantik tersebut saat melihat kehadiran pemuda yang sangat dikenalnya.
“Hai, Sofie!, apa kabar?”, sapa Joon Min sambil mengecup kedua pipi Sofie
“I’m Fine. Apa yang kau lakukan si studio ku, karena setahuku kita tidak ada janji pemotretan hari ini”, sahut Sofie sambil meneguk capuccinonya.
Joon Min hanya tersenyum dan seperti memberi isyarat pada Sofie jika kedatangannya itu bukan untuk menemuinya melainkan untuk sosok gadis yang sedang asyik berbincang dengan asisten Sofie.
“Ahh,,jadi karena dia, hmm ..tapi ingat anak muda gadis itu sudah punya calon suami, so stay away from her”, tukas Sofie dengan raut serius.“I don’t care, sebelum janji suci terucap di depan PEndeta, bagiku dia masih wanita lajang”, ujar Joon Min cuek dan berjalan kearah gadis yang sudah membuat tidurnya tidak nyenyak.
“Annyeong!”, sapa Joon Min dengan pesonanya.
Sun Hye membalas sapaan Joon Min dengan senyum manisnya membuat pemuda di hadapannya ini semakin gemas terhadapnya.
“Aku mau mengajakmu makan siang”, sahut Joon Min tanpa basa basi
Tapi sebelum Sun hYe menjawab ajakan Joon Min , deringan ponselnya kian menjerit minta diangkat secepatnya, dan Sun Hye pun langsung menekan tombol hijau karena tidak mau membuat si penelpon menunggu terlalu lama.“Ne Honney”, sahut Sun Hye pada Woo Jin yang rupanya si penelpon tersebut
Joon Min pun mengerutkan dahinya saat mendengar Sun Hye menyebut dengan mesra panggilan untuk lelaki tersebut.
“Ya, sudah selesai.. ..Okay,aku akan segera keluar,bye”,jawab Sun Hye
“mau kemana kau?” tanya Joon Min tidak senang saat melihat Sun Hye nampak sibuk merapikan barang-barangnya tanpa memperdulikannya
“Aku harus pulang, kekasihku sudah menjemputku”, sahut Sun Hye dan langsung bergegas melangkahkan kakinya menuju pintu keluar“Tunggu!”, sahut Joon Min menggenggam lengan Sun Hye dan membuat gadis itu menghentikan langkahnya
“Joon-ssi, bisa kau lepaskan tanganku. Aku sedang terburu-buru”,sahut Sun Hye yang berusaha melepaskan genggaman Joon Min yang begitu erat.
Tapi sebelum Joon Min mengucapkan sepatah kata lagi, Sun Hye sudah bisa melepaskan genggaman erat Joon Min dan berjalan dengan cepat.
“Sial”, dengus Joon Min kesal. ___&&&___
Sudah beberapa hari sejak pertemuan terakhirnya dengan Sun Hye membuat Joon Min semakin penasaran dengan gadis tersebut. Ada rasa kesal didalam hatinya karena gadis itu seperti tidak tertarik dengan dirinya,tetapi setiap mengingat kekesalannya Joon Min selalu dibayang-bayangi kejadian masa lalunya disaat dia mencaci seorang gadis malang dan membuat gadis tersebut pindah sekolah.
“bukan salahku juga kan jika aku melakukan hal itu, lagipula salah dia sendiri sampai membuat seluruh penghuni sekolah mengetahui jika gadis jelek itu menyukaiku ,huh….hei…mana mungkin aku bisa menyamakan Sunny dengan gadis jelek itu”. Dan kenapa tiba-tiba aku malah mengingatnya”, tukas Joon Min kesal
“Sunny seperti bidadari yang diciptakan Tuhan untuk seorang Lee Joon Min sedangkan gadis jelek itu hanya sebuah kesalahan Tuhan dalam menciptakan manusia”,ucap Joon Min dengan senyum jahatnya.
“Dan kau mau tahu siapa Sunny sebenarnya?” sahut seseorang yang muncul dibelakang Joon Min
“Maksudmu?” sahut Joon Min penasaran
“Aku pastikan inilah hari keberuntunganku,Bro”, sahut Yoo Jeong tegas
“jangan bermain teka teki denganku, cepat katakan apa maksudmu?”, tukas Joon Min kesal dengan pernyataan sahabatnya yang berbelit-belit
“Aku hanya mau mengantarkan undangan ini, kau datangkan?” sahut Yoo Jeong sambil memberikan undangan pertunangan Sunny dan Woo Jin
“Aku pergi dulu. Sebaiknya kau siapkan mentalmu,Bro karena gadis incaranmu itu akan bertunangan besok”, ucap Yoo Jeong dan melengos pergi meninggalkan Joon Min yang terpaku menatap undangan pertunangan Sunny.
“Arghhhhh”, teriak Joon Min kesal sambil melempar undangan tersebut.
“Bukan Lamborghinimu yang aku inginkan sebenarnya tapi melihatmu terpuruk dan menderita yang aku inginkan karena kau telah membuatku kehilangan kesempatan untuk melindungi wanitaku,sedangkan Lamborghinimu hanyalah bonus dari apa yang aku pantas dapatkan”, ucap Yoo jeong dalam batinnya
__&&___
Disinilah Sun Hye saat ini berada di sebuah ruangan VIP sedang duduk manis didepan cermin menatap wajahnya yang terlihat lain dari biasanya.
Tatanan rambut yang dibentuk sanggulan dengan hiasan mutiara kecil sebagai aksesorisnya dan tampilan make up yang membuatnya terlihat sangat mempesona membuatnya tersenyum kecil akan penampilannya hari ini. Gaun berwarna hijau tosca dengan bahu yang terbuka yang membalut tubuh mungilnya yang hanya sepanjang lutut dan memperlihatkan kaki jenjangnya yang indah membuatnya nampak begitu menawan.
“hai cantik, sapa seorang wanita anggun saat memasuki ruangan tersebut

“Tante Fanny!” sahut Sun Hye senang dan langsung berlari memeluk wanita tersebut dengan eratnya
“tante kapan datang, kenapa tidak memberitahukanku. Aku kan bisa menjemput Tante” sahut Sun Hye
“keponakanku yang cantik, kau ini semakin cerewet saja,hah”, sahut Fanny Goo dengan senyumnya yang menawan.
Fanny Goo adalah adik perempuan Tuan Goo Seong Hyun. Diusianya yang bisa dibilang tidak muda lagi tidak terlihat diwajah cantiknya yang terlihat seperti usia 30 tahun. Bagi Sun Hye ,Tante Fanny adalah ibu kedua sekaligus kakak baginya karena selama keterpurukannya Tante Fanny selalu memberinya semangat dan selalu ada disaat Sun Hye membutuhkannya. Wanita cantik ini juga pernah merasakan pernikahan namun hanya dalam hitungan bulan karena suami tercintanya meninggal dalam kecelakaan pesawat,sejak saat ini Tante Fanny berimigrasi ke Kanada dan lebih menyibukkan dirinya dengan usaha butiknya.
“Apa Tante sudah melupakan keponakanmu yang tampan ini?”,tukas Sun Hyun yang sudah berada dibelakang kedua wanita cantik tersebut
“Yaaaaa,Hyun-aa, my handsome boy”, tukas Tante Fanny saat melihat keponakan tampannya dan mengunci wajah tampan itu dengan kedua tangannya dan menekannya dengan gemas.
“Ya,,Yaa…. Tante….lepaskan… sakit tahu”, dengus Sun Hyun kesal
Tapi rupanya Tante Fanny semakin gemas dengan keponakannya ini dan tidak memperdulikan keluhannya.
“kalau saja kau ini bukan keponakanku,mungkin aku bisa saja jatuh cinta padamu,hahha”, goda Tante Fanny lagi
“untungnya aku ini keponakanmu dan aku tidak menyukai jika wanitaku usianya jauh diatasku”,ledek Sun Hyun lagi
“dasar keponakan kurang ajar!!!!”, tukas Tante Fanny dan menjitak dengan keras kepala Sun Hyun
Sun Hye hanya tersenyum melihat tingkah Tante dan Oppa nya yang seperti anak kecil.
___&&&&____
Akhirnya pertunangan Sun Hye dan Woo Jin pun dilangsungkan dan terlihat senyum bahagia terulas di bibir Mama Goo walau sesekali terlihat Mama Goo menyeka air matanya dengan sapu tangannya.
Sun Hye terlihat malu-malu saat Woo Jin menyematkan cincin pertunangan mereka dijari manisnya apalagi saat Woo Jin mengecup penuh cinta jemarinya dan membuat Sun Hye terhanyut akan cinta Woo Jin padanya.
Namun tidak bagi seorang Lee Joon Min yang menyaksikan dengan rasa tidak suka dan ingin sekali dia berjalan ke atas podium dan menarik paksa lengan gadis itu dan membawanya pergi bersamanya jika saja tindakannya tadi tidak dihentikan oleh sahabatnya mungkin saja hal itu akan terjadi dan membuat pesta ini kacau dan menjadi headline di surat kabar besoknya.
Joon Min masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi jika ternyata Sunny Goo dan Goo Sun Hye adalah orang yang sama, bahkan Joon Min memang tidak begitu menyadarinya saat pertemuan mereka di pesta Eun Cha.
Semua kejadian 10 tahun yang lalu terus berputar di otaknya seperti film yang sedang diputar dan diputar terus saat kejadian dimana dia menghina gadis malang itu hingga akhirnya gadis itu pindah ke luar negeri. Rasa penyesalan memang sering datang terlambat dan lebih fatalnya lagi Joon Min jatuh cinta pada gadis dihadapannya itu, gadis yang dulu dia caci maki , sekarang malah dia yang ingin mendapatkan cinta gadis itu.
Tapi semua sudah terlambat karena gadis tersebut sudah bertunangan dengan orang lain,tapi bukan Lee Joon Min namanya jika dia tidak dapat mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia sudah tidak perduli akan Lamborghininya yang akan berpindah tangan pada sahabatnya tapi Joon Min berpikir bagaimana caranya merubah hati si gadis yang sudah pasti membencinya setengah mati akan berbalik untuk mencintainya setengah mati.
End Of Chapter
« Last Edit: April 26, 2011, 02:00:20 am by Shanty_minsun »

Logged

#Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho