Author Topic: Unconscious Love ~Chapter 13, update 7 August 2011  (Read 38152 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: Unconscious Love ~hiatus ...
« Reply #795 on: May 09, 2011, 03:15:10 pm »
untuk sementara yg ini dulu [heh] [heh] updatenya ga bisa cepat, mian [heh]


Sop iler ..


“Saya tidak tertarik .. dan, Aww—“ Belum selesai perkataan Junpyo, kepalan Jandi sudah mendarat di kepalanya. “Aushh—kau ini kenapa sih?!” Dia mempelototi Jandi.

“Seorang gadis minta bicara baik-baik denganmu, kenapa ditolak?” dengus Jandi. “Lagipula kalian sudah lama tidak bertemu. Apa salahnya berbincang-bincang sebentar? Mungkin banyak yang ingin Yuki bicarakan denganmu!” lanjut Jandi dengan pandangan tajam ke Junpyo.

Junpyo mendelik. Mulutnya dibuka bersiap membantah, namun Jandi sudah mengalihkan perhatian pada Yuki. “Saya tinggal kalian berdua, Yuki-a. Kalau ada yang tidak dimengerti tanyakan saja padanya … ,” Jandi melirik Junpyo. “Jangan segan-segan. Kalau dia memang sudah melakukan kesalahan, saya tidak akan membiarkannya begitu saja. Dia harus bertanggungjawab .. “

“Kesalahan apa?!!” tukas Junpyo berang.

“Mana saya tahu!” balas Jandi. “Tapi menurut apa yang kudengar sepuluh tahun yang lalu, kau memutuskan Yuki tanpa alasan yang jelas. Karena itu, kau harus menjelaskannya sekarang juga! Tidak ada alasan menghindar .. “

“Mwo?! Kau memerintahku?!” tukas Junpyo tidak senang.

“Tidak!” sahut Jandi sambil lalu. “Kurasa tidak ada seorangpun yang berani memerintahmu. Seperti juga aku, .. sangat sangat malas meladenimu .. “ Setelah menyelesaikan perkataannya, Jandi bergerak menjauhi mereka.

“Yaa—Geum Jan Di!!” teriak Junpyo.



Jandi mengerucutkan bibirnya melihat Junpyo berbincang-bincang seru dengan Yuki. Saat itu dua puluh menit sudah berlalu. Dan dari kekakuan, pergaulan kedua orang muda itu terlihat mendapat kemajuan. Junpyo mulai tersenyum sepuluh menit yang lalu, kemudian ditimpali ketawa-ketawa ringan dari Yuki. Jandi melihat semua itu dan mencibir. Lalu dia menyesap sampai setengah sampanye di tangannya.

Tanpa Jandi sadari, Yijeong memperhatikan adegan-adegan tersebut dari kejauhan. Pemuda itu mendesah. Reaksi Junpyo begitu bertemu Yuki sudah diperkirakannya sejak semula, namun sikap Jandi sungguh agak mengagetkannya.

Benarkah dia melihat kekecewaan tersirat dari wajah mungil itu?

Yijeong berharap tidak. Jandi tidak mungkin menaruh perasaan ke Junpyo. Itu tidak mungkin! Mereka sudah berteman sejak lama, dan dia tahu—jika memang Jandi menyukai Junpyo, tidak mungkin hubungan mereka masih seperti ini. Mereka memiliki banyak kesempatan buat bersama, orangtua mereka masing-masing mengijinkannya, dan ini diketahui Yijeong dengan pasti. Madam Kang menyukai Jandi dan sudah menganggapnya seperti putri kandungnya sendiri. Jadi, …kenapa mereka tidak memanfaatkan kesempatan itu jika memang saling mencintai? Jawaban yang paling masuk akal dari semua itu adalah .. Jandi dan Junpyo sama sekali tidak menaruh perasaan apa-apa satu sama lain. Namun, walau begitu .. Yijeong tidak berani memastikannya setelah melihat ekspresi Jandi.



“O ya, punya waktu menemaniku ke suatu tempat?” tanya Jihoo kemudian.

“Ke .. mana .. ?” tanya Jandi sambil mengernyitkan alisnya.

“Jepang.”

“Jepang?!” Mata Jandi membundar.

“Ne, Jepang .. “ Jihoo mengangguk. “Ada perlombaan Ice Skating se-Asia yang diadakan di Jepang seminggu mendatang. Aku akan menghadirinya, selain karna olahraga itu memang kegemaranku, juga untuk mendukung sahabatku semasa kelas junior dulu, yang ikut serta dalam perlombaan tersebut. Aku sudah berjanji untuk memberi dukungan padanya. Bagaimana? Apa kau tertarik?”

“Itu .. “ Jandi terlihat ragu-ragu.

“Kenapa?” tanya Jihoo sambil mengamati gerak-geriknya. “Kau takut tidak diijinkan Junpyo?”

“Mwo?” Kepala Jandi yang tertunduk segera terangkat. “Maksud sunbae?”
« Last Edit: May 09, 2011, 03:19:43 pm by mrs. Lee Min Ho »

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun