Quote from: Liko on May 18, 2011, 07:22:46 pmcipratan iler ke 2 “Ada kesulitan?” tanpa kusadari sunbae sudah berdiri di depan meja kerja ku.“Anhiyo” kilah ku. “Sunbae mau keluar?” duga ku ketika melihat tas hitam menggantung di tangan sunbae.“Ne. Aku tinggal sebentar ke butik” jawab sunbae.“Butik?” tanya ku.“Ada dokumen yang perlu ditandatangani Jun Pyo secepatnya” jelas sunbae.“Tapi kenapa sunbae malah ke butik?” aku heran dengna niatan sunbae.“Karena kata Sekretaris Park, saat ini Jun Pyo sedang ada di butik jadi mau tidak mau aku terpaksa menyambanginya ke sana” papar sunbae.“Apa … doronim berniat membuka bisnis fashion?” tanya ku ragu.“Bukan begitu. Keberadaan Jun Pyo di butik bukan urusan bisnis” jawab sunbae. “Lalu?” tanya ku lagi.Sunbae bergerak mendekat. Wajahnya hanya berjarak 15 cm dengan wajah ku. “Jun Pyo sedang fitting baju pengantin” bisik sunbae.
cipratan iler ke 2 “Ada kesulitan?” tanpa kusadari sunbae sudah berdiri di depan meja kerja ku.“Anhiyo” kilah ku. “Sunbae mau keluar?” duga ku ketika melihat tas hitam menggantung di tangan sunbae.“Ne. Aku tinggal sebentar ke butik” jawab sunbae.“Butik?” tanya ku.“Ada dokumen yang perlu ditandatangani Jun Pyo secepatnya” jelas sunbae.“Tapi kenapa sunbae malah ke butik?” aku heran dengna niatan sunbae.“Karena kata Sekretaris Park, saat ini Jun Pyo sedang ada di butik jadi mau tidak mau aku terpaksa menyambanginya ke sana” papar sunbae.“Apa … doronim berniat membuka bisnis fashion?” tanya ku ragu.“Bukan begitu. Keberadaan Jun Pyo di butik bukan urusan bisnis” jawab sunbae. “Lalu?” tanya ku lagi.Sunbae bergerak mendekat. Wajahnya hanya berjarak 15 cm dengan wajah ku. “Jun Pyo sedang fitting baju pengantin” bisik sunbae.