Author Topic: The Rising Actor & The Producer's Daughter*Chapter IV Part two* 27/2/12  (Read 10541 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Additional Cast :


Vanness Wu as Vanness Wu

Pria mapan berusia 25 tahun, seorang actor,penyanyi dan pengusaha. Pria pilihan Jacky untuk menjadi pendamping Goo Hye Sun. perjodohan yang awalnya ditentang keras oleh Vanness berubah menjadi persetujuan saat bertemu dengan calon istrinya.  Apapun akan dilakukannya untuk mendapatkan Goo Hye Sun walaupun dengan cara licik.

Kim Gab Soo as Asisten Mong



Chapter III ( Part one )

Hari yang dinanti oleh Hye Sun akhirnya tiba. Hari dimana Hye Sun akan berusaha untuk mendekatkan Appanya dengan kekasih hatinya, walau terbersit keingin tahuan Hye Sun mengenai masalah yang terjadi antara min Ho dengan Appanya,namun Hye Sun berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya yang penting saat ini dengan bantuan dari Eomma tercinta Hye Sun harus mewujudkan harapannya itu.

Selama perjalanan menuju Pulau Ceju bahkan saat di dalam pesawat, Jacky tidak pernah membiarkan Min Ho mendekati putrinya. Walau dalam hati Jacky tidak sudi untuk dekat-dekat dengan Min Ho ,tapi daripada membiarkan Min Ho duduk berdekatan dengan Hye Sun itu lebih membuatnya sengsara. JAdi Jacky berpikir daripada dirinya yang sengsara bukankah lebih baik actor karbitan ini yang sengsara, hmmm kejam memang tapi itulah Jacky.

Sedangkan Ny Goo dan Hye Sun hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat tindakan Jacky yang seperti anak-anak tersebut.

“permisi, apa Tuan-Tuan butuh sesuatu?” tanya pramugari cantik tersebut dengan ramah
“Ne, aku minta Capucino saja”, jawab Min Ho
“lalu Tuan?” tanya pramugari tsb pada Jacky
“aku minta Black Coffee saja “sahut Jacky sambil melirik kearah jam tangannya

“lama sekali !” keluh Jacky pelan. Ah,Nona,..kira-kira kapan kita tiba di Ceju, kenapa lama sekali, bukankah perjalanan dari Seoul ke Ceju island hanya memakan waktu 1 setengah jam, ini sudah hampir 2 jam”, protes Jacky

“Miane , kebetulan cuaca hari ini ditutupi kabut tebal, jadi kami tidak berani untuk mengambil resiko jadi lebih baik secara perlahan tetapi kita semua tiba dengan selamat bukan. Bersabarlah Tuan”, sahut pramugari tersebut dengan senyum lembutnya

“silahkan dinikmati minumannya dan jika perlu sesuatu jangan sungkan untuk memanggil kami, terima kasih”, tukas pramugari tersebut dan berjalan meninggalkan tempat tersebut.

Min Ho nampak tidak memperdulikan keluhan pria disampingnya yang sebenarnya sangat membuat kepalanya agak pusing ,mungkin dengan bantuan Cappucino ini bisa membuatnya menghilangkan kestressannya.
Min Ho meniup Capucino nya yang masih terlihat panas dan sesekali menghirup aroma Capucino yang sangat disukainya itu.
Jacky yang sedang menikmati Black Coffee nya hanya mendengus sebal melihat tingkah pria disebelahnya itu .
Tiba-tiba terdengar suara benturan pesawat dengan suatu benda asing, mungkin saja badan pesawat tersebut menambrak benda asing yang tertutup awan tebal sehingga menimbulkan guncangan yang cukup untuk membuat penumpang pesawat berteriak histeris, dan itupun terjadi pada dua pria yang duduk bersebelahan ini ,bahkan teriakan mereka mengalahkan teriakan wanita di dalam pesawat ini.

“Ahhhhhhhhh,…” sahut keduanya bersamaan, “BYUR”,…… kedua pria ini sedang merintih kesakitan menahan panas dari minuman yg sedang mereka minum tadi. Dan sontak saja membuat wanita yang duduk tidak jauh dari mereka menolehkan kepala mereka dan senyum pun terlukis di bibir wanita cantik tersebut.
Berkali-kali Min Ho mengibas-ngibaskan celananya yang ketumpahan Black Coffee dari jacky, begitupun Jacky yang lengannya terkena tumpahan Capucino panas milik Min Ho.

“Dasar cecurut!, kalau pegang cangkir itu yang benar, lihat lenganku memerah seperti ini. Kau ,…dasar…. “,umpat Jacky kesal
“Appa!!!”, sudahlah jangan seperti itu. Lihat,Min Ho juga kena tumpahan minuman Appa, jadi jangan memarahinya seperti tadi”, protes Hye Sun yang tidak terima perlakuan Appa nya pada kekasih hatinya.
“Min Ho-ssi, ayo aku bantu bersihkan pakaianmu”, tukas Hye Sun sambil menarik lembut tangan Min Ho dan mereka pun berjalan menuju toilet pesawat tersebut.

Jacky bermaksud mencegahnya ,namun lagi-lagi Ny goo menghalanginya.
“hey, kau tidak lihat. Mereka menuju ke kamar kecil, jangan-jangan disana si cecurut itu mau mengambil kesempatan pada putriku”, protes Jacky dan berusaha menyusul putrinya.
“Jacky-ssi, hentikan sifat kekanak-kanakkanmu itu dan ingat Hye Sun tidak mungkin melakukan sesuatu yang menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang wanita apalagi didalam toilet pesawat. Kau harus belajar mempercayai putrimu dan Lee Min Ho itu pemuda baik-baik, “tukas Ny Goo sengit.
Tapi, jika seorang gadis dan seorang pemuda berada dalam satu ruangan bisa-bisa mereka melakukan sesutau yang tidak kita ketahui, lagi pula mana kita tahu apa yang direncakaan si cecurut itu pada putri kecilku, sahut jacky tidak kalah sengitnya.
_----&&&---

“miane,Min Ho-ssi, tukas Hye Sun saat membantu Min Ho membersihkan noda coffee di celana panjangnya dengan tissue basah.
Min Ho hanya diam tanpa memberikan reaksi apapun pada gadis dihadapannya ini. Bagaimana dia mau menjawab jika posisi mereka berdua sangat membuatnya merasa tidak nyaman. Memang mereka sering berdekatan seperti ini bahkan ciuman panas pun pernah mereka lakukan tapi jika posisi hye sun yang sedang berjongkok sambil membersihkan noda-noda coffee di celananya baru pertama kali terjadi tapi demi Tuhan benar-benar membuat jantung Min Ho berdegup lebih kencang dan seperti akan loncat keluar.

Keringat mulai menetes disekitar dahi dan leher Min Ho , hye sun yang tidak memperhatikan tingkah kekasihnya itu masih sibuk dengan aktifitasnya dan akhirnya selesai.
“fuihhhh,selesai juga” sahut Min Ho sambil menyeka keringat di dahinya dengan punggung tangannya
“waeyo?” sahut Hye Sun heran melihat kekasihnya berkeringat seperti itu,padahak ruangan ini ber-AC
“ahniyo,baby”, jawab Min Ho.
“kau mau ganti baju sekalian”, sahut Hye Sun dengan menyodorkan sebuah kaos polo biru
“tidak usah, ini saja. Nanti jika sudah sampai baru aku ganti”, jawab Min Ho cepat menutupi kegugupannya

Mereka pun akhirnya keluar dan berjalan menuju tempat duduk mereka lagi .
Jacky yang melihat kedua pasangan muda mudi ini memberi isyarat pada Hee Sun untuk kembali ke tempat duduknya bersama Hye Sun , namun lagi-lagi Hee Sun melarangnya dengan alasan tidak ingin kejadian tadi terulang lagi.

Min Ho nampak cuek dengan sikap pandangan membunuh jacky yang melihatnya duduk berdampingan dengan Hye Sun ,bahkan dengan sengajanya Min Ho menggenggam mesra tangan kekasihnya dan sesekali mengecup mesra pipi mulus Hye Sun.

“dasar cecurut,berani-beraninya dia mencium pipi putriku. Jangan-jangan dibelakangku dia berani mencium bibir putriku, arghhhhh”, geram jacky kesal tidak bisa membayangkan bibir pemuda itu menempel di bibir putrinya *ihhhhh menjijikkan*
Dan selama perjalanan itupun hanya rasa kegundahan,kekesalan yang merajai hati dan pikiran jacky.
---&&&----

“akhirnya sampai juga”, sahut Hye Sun riang dengan senyumnya yang sangat menawan

Mereka berempat sudah tiba di hotel tempat mereka akan menginap.
Dan lagi-lagi kegaduhan dan sikap kekanak2an Jacky muncul lagi saat dirinya harus rela berbagi kamar dengan Min Ho.
“kalau dia tetap ingin mengikuti perjalanan ini ya suruh saja dia menyewa kamar sendiri, aku tidak mau jika harus berbagi kamar dengan dia”, sahut jacky tegas sambil melangkahkan kakinya menuju kamarnya.

“Appa!!!!” teriak Hye Sun dan membuat Jacky menghentikan langkah kakinya.

“Min Ho tidur dikamarku saja ya”, sahut Hye Sun manja sambil menggayutkan tangannya di lengan Min Ho dan langsung membuat Jacky berpaling dengan wajah yang sangat menyeramkan.
“San San!”, kau tidur dengan Eomma mu”, perintah Jacky dengan pandangan membunuh, dan kau cecurut ,….
“Appa!!”, protes Hye Sun kesal dengan ejekan Appanya pada kekasihnya
“dan kau anak muda,..ikut denganku”, sahut Jacky dingin dan berjalan menuju kamarnya

“komawo Appa”!, sahut Hye Sun pelan yang hanya terdengar oleh Appa nya dan memberikan kecupan sayang di pipi Jacky.

Min Ho pun sepertinya juga ingin mendapatkan kecupan sayang dari kekasihnya, tapi belum sempat pipinya menerima kecupan dari bibir Hye Sun  tangan Jacky sudah manis menjadi pembatas antara pipi dan bibir tersebut.

“Jangan sekali-sekali mencuri kesempatan dalam kesempitan “ ancam Jacky

Hye Sun mengulum senyumnya untuk menahan tawa yang mungkin akan meledak melihat tingkah Appa dan kekasihnya.

“Beristirahatlah kalian, nanti kita ketemu lagi jam 4 sore di restoran”, sahut Jacky pada Hee Sun dan Hye Sun.

Dan mereka berempat pun masuk ke kamar masing-masing dan membersihkan diri supaya lebih segar.

Mungkin antara Ny. Goo dan putrinya tidak ada masalah apapun karena mereka kan ibu dan anak , berbeda dengan keadaan dikamar sebelah yang di dalam ruangan sangat dingin dan nyaman , namun keadaan antara kedua pria tersebut seperti di kelilingi api yang sedang berkobar hebat.

Jacky langsung merebahkan dirinya dan menyatakan jika ranjang itu adalah miliknya jadi Min Ho tidak diijinkan untuk menyentuhnya walau hanya seujung kain. Min Ho tidak ambil pusing dan langsung membereskan pakaiannya dan disimpan di rak baju tapi rupanya Jacky juga tidak mau kalah dan langsung menyerobot rak baju tersebut dan menyimpan semua perlengkapannya.

“Mr. Chan, kenapa kau menyimpan semua pakaian dan perlengkapan mu disini, aku jadi tidak kebagian. Bisakah Anda hanya menyimpan sampai dua rak saja?”, protes Min Ho kesal dengan tingkah pria tua ini.
“kalau aku tidak mau?” tantang Jacky dengan berkacak pinggang
“Kalau Anda bukan Appa Hye Sun, aku pasti akan memakimu habis-habisan”, ucap Min Ho dalam batinnya
“Tidak suka?” , tantang Jacky lagi
“Ahniyo, silahkan Anda gunakan “jawab Min Ho datar

Karena lelah dalam perjalanan dan perselisihannya dengan MR Chan , Min Ho pun memilih beristirahat dulu setelah membersihkan dirinya. Ya walaupun tidur di sofa tapi tidak masalah bagi Min Ho ,karena sofa inipun cukup nyaman, hanya mungkin saja tidak dengan kaki panjangnya yang tidak kebagian tempat
Jacky hanya tersenyum puas melihat penderitaan pemuda itu di depannya.
==&&&===

Yun Ho dan Tae chyeon baru saja menyelesaikan proses syuting untuk drama terbaru mereka. Dan mereka memilih untuk bersantai sambil menilmati teh di sore hari yang cuacanya agak mendung. Mereka baru mendapat kabar dari Manager Min Ho , Jae Yung jika Min Ho sedang berlibur dengan Hye Sun dan keluarganya.
“Menurutmu Min Ho akan baik-baik saja disana?”, tukas Yun Ho dengan senyum jahilnya
“Cuaca di Pulau Ceju setahuku sedang hangat dan jika malam terasa dingin, tapi sepertinya untuk seorang lee Min Ho mungkin saja disana terasa begitu sangat panas,hahahahaha” sambung Tae Chyeon dengan suara tawanya yang nyaring.
“ckckkkk, jika aku jadi dia mungkin aku akan menyerah saja dengan hubungan ini”, sahut Yun Ho sambil meminum tehnya.
“Untung saja Hye Sun tidak tertarik denganmu, karena Hye Sun pasti akan sangat menderita jika memiliki kekasih seperti mu yang mudah menyerah. Tapi aku yakin Min Ho mampu mengatasi calon mertuanya itu”, sahut Tae Chyeon

“Maksudmu, aku ini pria tidak berguna”, protes Yun Ho pada sahabatnya itu
Tapi taechyeon hanya tersenyum tipis tanpa menghiaraukan keluhan sahabatnya itu.
==&&===


“Tuan Muda, apa kita langsung ke hotel “, tanya Asisten Mong pada pria muda yang duduk dibelakang kemudi
“Yes,  we go to the Hotel first cause I have an appointment with Mr. Chan”, jawab pemuda itu dengan bahasa inggrisnya yang fasih.
Asisten Mong hanya menggangguk mengerti maksud tuan mudanya dan meminta supirnya langsung menuju hotel .
“ I can’t wait to meet you ….my future wife”, ucap pemuda itu dalam batinnya dan tangannya nampak mengusap lembut sebuah foto wanita cantik dalam genggamannya dan dari ujung bibirnya tersungging senyuman yang manis.
===&&&====


Tepat seperti yang diminta Jacky, pukul 4 sore mereka harus berada di Restoran. Dan Hee Sun bersama Hye Sun nampak cantik dengan dress yang mereka kenakan. Min Ho menelan ludah melihat penampilan hye sun yang selalu tampil cantik tapi kali ini berbeda, walaupun hanya mengenakan dress sederhana tapi kecantikan Hye sun terlihat sangat sempurna di matanya. Begitupun Jacky yang menatap penuh cinta akan penampilan mantan istrinya.

Setelah keempat orang ini duduk dimeja yang sudah dipesan Jacky, Hye Sun nampak bingung dengan jumlah kursi yang disediakan dan jumlah piring serta gelas yang tersedia di meja tersebut.

“pelayan, kami hanya berempat tapi kenapa kau sajikan untuk 5 orang?” tanya Hye Sun pada pelayan muda tersebut.
“Appa mengundang seseorang”, sahut Jacky menjawab keheranan putrinya.
“Mwo, Appa mengundang seseorang?, nugu?” tanya Hye Sun lagi

“Pelayan, aku ingin hidangan yang istimewa dan yang terbaik yang kalian punya di restoran ini, okay. Tapi sajikan setelah tamu ku datang, kamsahamnida”, sahut Jacky
Hye Sun masih menunggu jawaban Appa nya ,tapi sepertinya Jacky masih ingin menggoda putrinya tersebut.
“San San, nanti juga kau akan tahu sendiri?”, ucap Jacky santai
Min Ho dan Hee Sun hanya saling bertukar pandang melihat interaksi antara Hye Sun dan Mr Chan.

“Annyeong Mr. Chan !”, sahut seorang pemuda tampan yang tiba-tiba datang menghampiri Mr Chan.




“Tuan muda Wu , kau sudah datang!”, sahut Jacky menghampiri pemuda itu dengan hormat dan langsung mempersilahkan pemuda tersebut duduk disamping Hye Sun
“Tampan sekali!”, batin Ny Goo tanpa berkedip…. “tapi lebih tampan calon menantuku, Lee Min Ho”, batinnya lagi

Pandangan pemuda tersebut jatuh di wajah cantik Hye Sun dan tanpa basa basi pemuda tersebut menarik lembut tangan Hye Sun dan mengecup punggung tangan Hye Sun dan membuat Hye Sun terpaku.

Sedangkan pria yang duduk disamping kanan Hye Sun menatap tajam kearah pemuda yang berani mencium lengan kekasihnya tanpa permisi. Namun yang lebih membuatnya kesal dan dongkol Hye Sun malah terlihat menikmati perlakuan pria asing tersebut.




“Ini pasti perbuatan Mr. Chan, sepertinya dia sengaja mengundang pria asing ini di acara kami.
Jika berpikir untuk menyingkirkan aku ,huh...…jangan harap ...dan kubur dalam-dalam impianmu Mr Devil Chan”, gerutu Min Ho dalam batinnya.


TBC to part 2



Note :akhirnya bisa di up date juga, miane kalo semakin aneh dan rada semakin aneh, ditunggu saran dan kritik [heh] .komawo [lovestruck]
« Last Edit: May 24, 2011, 02:26:20 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho