SPOILERREntah mengapa keberanian yang muncul tiba- tiba mengendur saat melihat senyuman itu menyapanya dengan indah, kaki hye sun terasa gemetar, tenggorokannya terasa kering….dan matanya yang penuh amarah tiba- tiba meredup…sayu…seperti terhipnotis akan wajah yang berbeda…yang kini berdiri gagah dihadapannya.
Hye sun sadar, lee min ho sangat gagah dan tampan jika berbalut kemeja hitam, yang saat ini ia kenakan….
“perasaan apa ini…kenapa aku merasa malu saat aku menatap wajahnya untuk kesekian kali….apa aku gila?? Racun apa yang telah ia tanamkan pada tubuhku,… oh tuhan!!! Kakiku…kakiku gemetar….”
Untuk waktu yang cukup lama mereka memandang satu sama lain, sebelum akhirnya hye sun menundukkan wajahnya yang kini terasa memerah, ….
“jika aku melihatnya…… kenapa aku selalu membayangkan ciuman yang telah ia berikan padaku, dan merasa….bahwa ciuman itu, terkadang....terasa….indah”
“kau tidak perlu khawatir,… aku akan kembali kejepang bahkan mungkin tanpa sepengetahuanmu, seperti saat aku datang kerumah ini…
“kenapa…setiap aku memandangnya…aku ingin memeluk tubuh dan meraih bibir ranum itu, tanpa mengizinkannya terbebas dalam pelukanku,dekapanku…dan hasratku…. mencoba untuk kuat dan menyembunyikan rasa yang kian berkecamuk didalam hatiku… kerapuhan ini lebih nyata dari apapun… aku kuat… aku gagah akan pesonaku, dan aku rapuh dihadapanmu, hye sun_sshi, rapuh!!!”
Hye sun melangkahkan kakinya yang terasa letih berjalan…melintasi pepohonan dan taman luas yang ada didalam mansion saat mobil yang dikendarai lee min ho berlalu….melewatinya…
Untuk beberapa detik mereka saling memandang satu sama lain…

Hye sun sadar lee min ho menatapnya meski ia tidak dapat melihat dengan jelas, begitu juga sebaliknya, lee min ho sadar gadis itu menatap kepergiannya.

“apa…anda ingin berhenti sejenak…tuan” Tanya ajudan lee
“tidak…teruskan… aku tidak ingin…kita terlambat” jawab minho dengan suara dingin.
“jangan…jangan menoleh kebelakang Lee min ho…karena jika kau menoleh…mungkin..kau akan memberikan cintamu, dengan paksa… dan tidak akan melepaskannya… dan itu…itu akan menyakitinya… itu pasti akan menyakitinya…”
Mobil itu berlalu,…. Diiringi desiran angin yang terasa dingin,…disenja itu.
“ benarkah…. Dia telah pergi… ?” bisik hye sun
“ya…dia pergi…. Dia telah pergi” tukasnya parau................
« Last Edit: May 24, 2011, 10:13:59 am by hye sun »

Logged