Author Topic: lovesick  (Read 6294 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: lovesick
« Reply #45 on: June 02, 2011, 08:56:19 am »
chapter 2 part 3:

Mino menuruni anak tangga dengan kim bum yang setia selalu disampingnya. Mr & Mrs lee mengerjap-ngerjapkan matanya,
dan menyadarkan kalau ini bukan mimpi, berharap ini bukan sebuah mimpi, perubahan penampilan anaknya, yang tadinya
urakan tak terawat, sekarang malah telah mencukur jenggot & kumisnya, rambutnya yang panjang juga sudah dirapihkan.
Yang lebih menakjubkan, jas yang di berikan ibunya setahun lalu, yang tidak pernah sekalipun dia memakainya, sekarang malah
baru dipakai . membuat sepasang suami isti ini tercengang dengan penampilan baru sang anak.

“selamat pagi omma.. appa..” mino menyapa kedua orang tuanya dengan penuh semangat. Tanpa menanggapi tatapan heran
dari kedua orang tuanya, mino mengisi kursi kosong di hadapan orang tuanya dan kim bum hanya menundukkan kepala tanpa
mengeluarkan sepatah katapun, kim bum segera mencari posisi aman di samping mino sambil menyenggol mino dengan
sikutnya.

Mino mulai merasa terganggu dengan perlakuan kim bum yang masih menyenggol-nyenggol mino dengan sikutnya pada saat
mino sedang memakan makanannya.“ya.. apa yang kau lakukan?kenapa?” mino berbisik kearah kim bum.

“cepat kau katakan niatmu kepada appamu.” Kim bum berbisik ke mino.

Mino menatap tajam ke kim bum. “jangan memerintahku. Aku sedang menunggu .” mino berbisik ke kim bum.

“apa yang kau tunggu?” kim bum mulai kesal.

Mino bangkit dari kursi nya.

“appa.. emm.. aku..” minu berbicara ragu-ragu.

Mr.lee menghentikan kegiatannya memakan makanannya, menatap wajah mino dengan tanda tanya besar di fikirannya.

“kalau kamu memang belum sanggup, lebih baik nanti saja.”mr.lee menatap makanan dihadapannya, berniat tuk melanjutkan
makannya.

Baru saja mr.lee memegang sendoknya, mino sudah bersuara , mengagetkan ketiga orang yang berada di satu ruangan dan
mereka tak menyangka alasan yang begitu singkat, namun mengandung banyak arti.

“appa.. aku menerima tawaran appa, demi hye sun.” Mino menundukkan kepalanya.

ting..( sendok yang di pegang mr.lee terlepas.)

“oh.. bagus mino’a... omma mendukungmu. Benarkan suamiku?” mrs.lee mencoba memasang wajah bahagia.

“appa setuju. Tapi kata terakhirmu.. appa perlu mempertimbangkan.”mr.lee memejamkan matanya.

“maksud appa mempertimbangkan? Apa?” mino menatap dengan tatapan menyelidik, ingin membongkar rahasia yang orang
tuanya sembunyikan.

Mrs.lee memegang lengan mr.lee mencoba agar suaminya tidak membongkar lebih jauh.

“ah.. appa  memang selalu banyak yang harus dipertimbangkan mino’a.” Mrs.lee mencoba memperbaiki suasana.

“jangan sembunyikan lagi. Katakan yang sebenarnya. Kalau kalian jujur, aku janji akan melanjutkan perusahaan appa dengan
baik.” Mino menatap kedua orang tuanya serius.

Kim bum yang dari tadi di samping mino hanya bisa menelan cairan yang selalu keluar dari dalam mulutnya, kegalauan sedang
melanda dirinya. Kim bum rasanya ingin berlari, takut akan terkena amukan dari pasangan ayah dan anak ini.

“maaf nak kim bum. Mereka memang sering seperti ini.” Mrs.lee mencoba menenangkan kim bum.

Kim bum hanya tersenyum paksa.

“sudah.. tidak perlu kita menyembunyikan lagi. Beri tahu saja semuanya. Biar dia melupakan wanita itu. “ mr.lee mulai kesal
ketika mengulang lagi ingatan tentang  kejadian masa lalu.

Flash back:

Mino yang terbaring dirumah sakit sendirian, tanpa ada seorang pengawas. Dirinya diintai dari luar, sang mata-mata mencari
saat yang tepat untuk menjalankan aksinya.

“ok... semuanya aman terkendali.” Sang penjahat mengendap-endap masuk ke dalam ruangan mino.

Sang suster yang biasa memeriksa ada sedikit keterlambatan datang ke ruangan mino.

Sang penjahat hendak menyuntikkan racun ke dalam botol infus milik mino. Namun, kegiatannya di pergoki oleh mr.lee ,
segera saja mr.lee mengeluarkan jurusnya untuk membekup sang penjahat.

Sang penjahat mati kutu, tangannya dipelintir kebelakang oleh mr.lee.

“siapa yang menyuruhmu melakukan ini!!! Cepat jawab!” mr.lee menekankan pelintirannya.

“akh... bukan urusanmu.” Sang penjahat mengelak.

“jika kau beri tahu, aku akan melepaskanmu.” Mr.lee mencoba tuk membujuk.

“tidak bisa.” Sang penjahat tetap mengelak.

“akan ku berikan kau 1 juta.” Penawaran mr.lee

“5 juta” sang penjahat menawat.

“baiklah. Mana uangnya.” Sang penjahat meminta.

Mr.lee mengeluarkan selembar kertas, dan menuliskan nominal yang diminta sang penjahat.

“ini.. “ mr.lee memberikan cek ke penjahat. “siapa yang menyuruhmu?” mr.lee bertanya.

“tuan goo. Kau puas? Hahahaa” sang pencuri mencium lembaran cek itu dan pergi keluar dari ruangan.

End flash back.

“tapi appa... yang jahat itu kan mr.goo bukan hye sun.” Mino menyela.

“mr.goo.. dia berbuat seperti itu karena tidak tau jati dirimu yang sebenarnya. Jika dia tahu, mungkin dia akan memohon-
mohon agar kau menjadi menantunya.” Mr.lee sedikit kesal.

“itu malah lebih baguskan? Aku bisa bahagia.”mino melawan.

“terserah kau saja. Lagi pula. Putri dari mr.goo akan segera melaksanakan pertunangannya di jepang 1 bulan lagi.” Mr.lee
tersenyum sinis.

“jadi... selama ini hye sun benar masih hidup?” kim bum berbicara pelan seakan mewakili isi hati mino.

“aku akan membantu ayah. Merubah semuanya dalam 1 bulan.” Mino mengepalkan tangannya sangat percaya diri .

 
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..