Poll

tolong vote buat polling di bawah ini! kira-kira hubungan sun-hye mau dikemanain? hehe

dipasangkan ama si-hwan
6 (16.7%)
dipasangkan ama min-chan
27 (75%)
tetep ama geun-suk
0 (0%)
ribet. sendirian aja deh
3 (8.3%)

Total Members Voted: 31

Author Topic: The Sounds of death--CHAPTER 10--8/4/12  (Read 20645 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: The Sounds of death--Chapter Six, 28 May 2011
« Reply #525 on: July 10, 2011, 09:41:18 am »
Spoiler ...



“Anhi, omma!” tukas Min-Chan tegas. Pernyataannya agak mengejutkan orang-orang yang mengelilingi ruang makan; Eun-Hye melirik lewat ekor matanya, mengangkat alis sebentar untuk kemudian menunjukan sikap tidak perduli dengan melanjutkan sarapannya yang sempat terhenti, .. sedangkan Sun-Hye dan Si-Hwan (tanpa sadar) saling melempar pandang dengan alis berkerut; .. semua dikarenakan sejak memasuki ruang makan ini, untuk pertama kalinya Min-Chan mengeluarkan suara. Dan bantahan tersebut terdengar keras. “Saya bisa mengatasi semuanya sendiri .. “ Min-Chan meraup gelas berisi orange juice di depannya kemudian meminumnya sampai habis. Gelas yang sudah kosong diletakannya dengan pelan di atas meja, lalu dia berdiri dari kursinya. “Saya sudah kenyang ..,” katanya dengan nada datar sambil membungkuk pendek pada orang-orang yang mengelilingi meja.

“Makananmu belum habis .. ,” tukas Nyonya Goo sambil melirik piring Min-Chan yang masih tersisa cukup banyak.

“Saya sudah kenyang, omma .. “ Min-Chan mengulangi perkataannya dengan tenang dan tidak mungkin dibantah. Setelah mendorong kursinya pelan-pelan ke belakang, dia beranjak dari ruangan itu. Sekilas, Sun-Hye seperti merasakan aura yang aneh menerpa punggungnya. Sun-Hye segera menoleh, .. namun sepertinya apa yang dirasakannya tidak beralasan. Min-Chan sudah menghilang dari ruangan itu.

Sun-Hye mengembalikan pandangannya ke depan dan, .. tatapannya bertemu langsung dengan sorot menyelidik dari Si-Hwan. Detektif yang menurutnya gadungan dan tidak bisa dipercaya itu mengamatinya dengan penuh tanya. Sun-Hye mendengus, dan segera membuang muka kearah lain. Sarapan yang tersisa dimakannya dengan malas-malasan. Nafsu makannya memang sudah menghilang sejak melihat Si-Hwan tadi.




Eun-Hye tersentak, .. serbet yang digenggamnya diremas tanpa sadar, ... setelah itu dilemparnya gumpalan serbet tersebut secara sembarangan ke sudut meja kemudian mempelototi Si-Hwan dengan amarah meluap. “Tuan ingin memastikan apa?!” teriaknya. “Bahwa saya telah meracuni haraboji?!! Begitu?!” Dia meloncat dari kursi dengan tangan terkepal erat. “Untuk tuan ketahui—saya sama sekali tidak ada niat untuk tinggal di sini!!”

“Hey—jangan emosi dulu!” Si-Hwan mengangkat tangan berupaya menenangkan. Dia tersenyum dengan sabar. “Saya tidak berniat atau bermaksud apa-apa. Saya hanya bertanya--Hanya sekedar bertanya, nona .. Saya tidak bermaksud mencari kebenaran apa-apa .. " Si-Hwan berhenti sebentar, .. dia kelihatan berpikir, " .. lagipula, .. kematian Tuan besar Goo tidak ada hubungannya dengan saya .. “

Eun-Hye menghembuskan nafasnya kuat-kuat. “Lain kali, harap diperhatikan perkataan tuan!”

Si-Hwan mengangkat tangan kembali. “Ok .. “ Senyum hangat lagi-lagi terukir di wajahnya yang tampan dan hangat. “Saya sungguh-sungguh tidak bermaksud apa-apa. ..  Saya hanya ingin tahu, apakah seorang dokter juga akan berhubungan dengan racun. Hanya itu—“

Eun-Hye yang sudah berniat beranjak dari posisinya, berbalik kembali. Dihujamnya mata Si-Hwan dengan pandangan menusuk. “Racun .. bisa dimaksudkan dalam arti luas. Obat yang paling manjur sekalipun dapat menjadi racun yang mematikan! Jadi, .. racun apa yang ingin tuan ketahui?”

Si-Hwan mengerakan bola matanya, .. kemudian dia mengangkat pundak. “Tidak ada .. “

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun