CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
Complicated Love CHAPTER 8 . 6 agustus 2011
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #43388
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
7
8
[
9
]
Go Down
Author
Topic: Complicated Love CHAPTER 8 . 6 agustus 2011 (Read 6961 times)
anggii.pp_minsun
Newbie
Posts: 75
suasana bhagia MINSUN di BBF :D
Location: palembang
Re: Complicated Love CHAPTER 7 . ( 10 Juli 2011 )
«
Reply #120
on:
August 06, 2011, 07:06:27 am »
CHAPTER 8
I Miss You , …
Lagu riang Bonamana dari Super Junior terus menggema dari ponsel Hye sun , seiring getaran dan suara nyaring yang keluar dari sana , juga terus tertera nama Min ho di layar mungil tersebut.
Tanpa ada inisiatif dari sang pemilik untuk mengangkatnya , .. lama kelamaan ponsel tersebut berhenti dan tidak bersuara lagi .
Dengan berat hati Hye sun menghebuskan nafasnya , setelah itu ia hempaskan tubuh mungil itu di atas kasur empuk miliknya. sudah dua hari ini ia terus menghindari Min ho , SMS dan telpon dari cowok itu tidak pernah ia hiraukan. Bahkan saat mereka di sekolah Hye sun berusaha keras untuk menjahui Min ho agar tidak mendekatinya.
Baginya menghindari Min ho memang sulit , bagaimana mungkin ia bisa menjauh saat hati dan juga pikirannya masih terus tertuju pada cowok itu . walaupun begitu , dengan sekuat tenaga ia terus berusaha menjauh dan tidak terlalu dekat lagi dengan laki-laki bernama Lee Min ho .
Meskipun sering hati dan pikirannya meronta untuk menyerah dan bertemu dengan Min ho tapi segera ia tepis hal itu jauh-jauh. Ia akan lebih memilih untuk menangis dari pada harus meluapkan rasa rindunya pada cowok itu.
“Sun-a , … ada telpon dari Min ho .” Hye na sedikit berteriak di balik pintu kamar Hye sun.
Hye sun-pun langsung bangkit dan bergegas keluar guna mengangkat telpon itu , tapi .. lagi-lagi niatnya terhenti saat ia sadar semua ini ‘salah’..
“bilang saja aku sudah tidur ..” balasnya parau dan terdengar sedikit pilu .. tanpa sedikit pun keluar dari kamarnya..
“ya sudah kalau begitu ,” .. suara Hye na mulai terdengar semakin kecil dan menghilang ..
Setelah berkata begitu air mata Hye sun kembali turun , tubuh mungil itu kembali bergetar , .. tersirat penyesalan dalam hatinya tapi juga terasa sebuah kebenaran dalam pikirannya.
kenapa Min ho sudah punya pacar ? kenapa dia harus jadian dengan Ji yon ? kenapa cowok itu perhatian dengannya ? kenapa?
Tangis Hye sun semakin deras . ia ingin bertemu Min ho , melihatnya , mendengar suara cowok itu dan dia juga ingin merasakan lagi kejahilan Min ho , .. yang setiap hari selalu ia rasakan .. saat ini ia mau Min ho !! . meskipun ia sadar bahwa semua ini salah ..
Kemudian Hye sun menggeleng , dia tidak mau merusak hubungan mereka , hubungan yang di jalin oleh Min ho dan juga Ji yon di tidak boleh , ia tidak boleh melakukan hal yang sama seperti yang eommanya lakukan .. ia tidak sama ! , .. TIDAK SAMA SEPERTI EOMMANYA ..
^^^^^_____^^^^^
“aku berangkat ..” pamit Hye sun pada eommanya dengan lesu. Kakinya terasa berat untuk jalan menuju Shinwa , ingin rasanya ia memilih untuk libur hari ini tapi karena mengingat ia sudah sering bolos sejak masalahnya dan eommanya maka niat itu ia batalkan .
^^^^^
Hye na yang melihat kepergian Hye sun menghela nafas berat . ia merasa khwatir akan sikap putrinya itu. Meskipun hubungan mereka akhir-akhir ini sedikit renggang , tapi jiwa keibuan Hye na masih berfungsi kuat. Apalagi semalam secara tidak sengaja Hye na mendengar Hye sun menangis, hal itu semakin membuatnya cemas ..
^^^
Hye sun memasuki kelasnya dengan hati-hati , pandangannya tertuju pada kursi yang ada di sudut ruangan, kursi itu telihat masih kosong tak berpenghuni , kemudian ia menghela nafas lega.
untung lah dia belum datang ..
batin Hye sun senang .
Sekitar dua puluh menit keadaannya masih sama , kursi itu masih kosong .
Dan Hye sun masih asik mengobrol dengan temannya yang lain , .. sampai .. saat sosok jangkung masuk melewati pintu kelas 3a .
Hye sun yang menyadarinya langsung mengambil langkah seribu .. dengan gesit gadis mungil itu berdiri dan keluar kelas .. Min ho yang mau mencegahnya hanya bisa menghela nafas saat Hye sun tidak menghiraukannya sama sekali.
^^^^
Setelah bel berbunyi bertanda bahwa jam pelajaran akan segera di mulai , Hye sun masuk bersamaan dengan masuknya guru matematika yang akan mengajar kelas 3a . sehingga niat Min ho untuk berbicara empat mata dengan Hye sun kembali tertunda .
“Makan apa ya , .. aku laper .” So eun berdiri dan bersiap-siap pergi ke kantin saat jam pelajaran telah usai .
“tadi kau tidak sarapan?..” tanya Hye sun yang saat ini masih membereskan buku tulisnya.
“Udah sih , .. tapi masih laper ..” jawab So eun sambil menggosok-gosok kan perutnya dan di iringi dengan senyuman manis.
“cacingan sih .” goda Hye sun lalu tertawa bersama So eun.
Saat ke dua gadis itu ingin menuju kantin , tiba-tiba Hye sun merasakan tangannya di tarik oleh seseorang.
“ikut aku ..” pinta Min ho kasar sambil menarik paksa lengan Hye sun. cowok itu tidak mempedulikan lagi So eun dan juga Ji yon yang ada di dekat mereka ..
“kenapa kau tidak membalas pesan ku ? ..” tanya Min ho setelah mereka berdua sampai di taman belakang sekolah yang sepi , di sana hanya ada mereka berdua . tempat itu memang jarang di kunjungi siswa karena tempatnya yang jauh dari kelas mereka masing-masing ..
“…” Hye sun diam tidak bisa menjawab , ia hanya tertunduk sambil mencari alasan yang cocok , .. “Pulasa habis .”
“alasan apa itu ..” tukas Min ho kesal , “semalam aku baru transfer pulsa untuk mu , alasan tidak masuk akal ..”
“…”
“Sun-a please , jawab pertanyaan ku . kenapa akhir-akhir ini kau menghindari ku ? apa aku berbuat kesalahan pada mu?..”
Hye sun semakin tertunduk , matanya mulai berkaca-kaca . ia tidak sanggup menahan semua gejolak perasaannya , “tidak , kau tidak salah. “
“Lalu weo ?..”
“a..aku cuma , ..” Hye sun terlihat gugup , ia mulai menekan kedua jempolnya sedangkan jari-jarinya yang lain sudah gemetar .
“Cuma apa ? ..”
“a..ku , pokoknya aku tidak sama seperti eomma ..” teriaknya lalu berlari pergi meninggalkan Min ho yang masih tidak mengerti dan semakin bingung dengan sikap dan perbuatan Hye sun .
^^^__^^^
“Sun-a ..” panggil So eun pelan sambil memegang pundak sahabatnya itu. Hye sun berpaling sehingga So eun dapat melihat jelas kesedihan dari wajahnya yang dari tadi hanya tertunduk.
Bukannya menjawab Hye sun malah sibuk memandangi daun-daun kering yang jatuh dari pohon di atasanya .. ia dan So eun saat ini sedang duduk di bawah pohon taman kesolah mereka , suasana yang sejuk dan juga damai setidaknya mampu membuat perasaan Hye sun lebih tenang .
“Kau kenapa?? ..” tanya So eun lagi , ia masih penasaran dengan sikap Hye sun akhir-akhir ini “ku lihat akhir-akhir ini kau sering melamun ? ..”
Hye sun hanya tersenyum lalu kembali lagi kedalam lamunannya tanpa memperdulikan So eun yang menatapnya dengan tatapan bingung dan juga penasaran .
“masalah eomma mu lagi ? ..”
Hye sun menggeleng tanpa melirik ke arah sahabatnya tersebut .
“jadi apa ? atau masalah Min ho??..”. mendengar nama Min ho di sebut Hye sun langsung mengalihkan perhatiannya . entah ada magnet apa yang membuat Hye sun tersentak saat mendengar nama itu .
So eun langsung mengerti , “kau suka dengannya ?..” selidiknya lebih lanjut menuntut jawaban pasti dari Hye sun yang dari tadi masih tidak bersuara .
Perlahan tapi pasti Hye sun mengangguk , lalu di iringi oleh jatuhnya air mata yang membasahi pipinya lagi , ..
So eun hanya bisa menghela nafas , kemudian ia membawa sahabatnya itu kedalam pelukannya .. So eun mengerti benar perasaan Hye sun saat ini , gadis itu tidak mungkin suka ataupun cinta pada cowok yang sudah memiliki pacar .
^^^^____^^^^
Dengan kepala yang masih nyut-nyutan dan mata yang sembab Hye sun melangkah memasuki rumah mewah miliknya .. perasaannya masih terombang-ambing , .. akibat prilaku Min ho tadi.
Sekarang yang ia inginkan hanya tidur , dan mengistirahatkan pikirannya yang sudah membuatnya sangat lelah …
Ne .. di tempat biasa , .. tenang saja besok aku akan datang ..
Niat Hye sun untuk masuk kedalam kamarnya terhenti saat mendengar suara eommanya , .. dengan rasa penasaran yang tinggi Hye sun mendekat secara perlahan .
Saat ini eommanya sedang berbicara dengan seseorang melalui telpon , raut wajah eommanya terlihat sangat serius dan tegang , tangannya yang memegang spatula terus saja bergerak mengaduk masakannya ..
Sedangkan Hye sun di buat semakin penasaran saat mendengar eommanya akan menemui sesorang , di balik pintu dapur telinganya terus saja di pasang agar bisa mendengar jelas setiap kata yang keluar dari mulut eommanya tersebut ,.
^^^^____^^^^
“Weo? , .. kau terlihat gelisah sekali ..” ucap Geunsuk heran saat melihat wajah sahabatnya ini sedang di selimuti rasa bingung .
Min ho tidak merespon , ia malah semakin cepat melangkah mondar-mandir di ruang atas rumahnya . hal itu membuat Geun suk semakin bingung dan penasaran , sahabatnya yang satu ini tidak pernah melakukan hal yang aneh seperti sekarang
“hoy .. kau kenapa?.” Ulang Geun suk dengan nada suara yang lebih keras, sehingga membuat Min ho menoleh padanya .
“Anhy..” jawaban singkat keluar dari mulut Min ho , kemudian cowok tu kembali melanjutkan aktifitasnya untuk mondar-mandir di ruang tersebut.
“masalah Hye sun? ..” perkataan Geun suk sukses membuat Min ho terdiam , kemudian ia menghela nafas panjang dan duduk kembali di kursinya disamping Geun suk .
“aku bingung dengannya..” Min ho mulai bersuara , meskipun suaranya ini terasa hambar dan sangat putus asa..
“bingung kenapa?.”
“Hye sun , dia mulai menjauhi ku ..”
Geun suk menatap Min ho makin serius , ia tidak mengerti maksud dari ucapan Min ho . “Menjauhi mu ? tapi Weo ?.”
“aku juga tidak tahu kenapa. Tapi yang jelas di bilang kalau dia tidak mau sama seperti eommanya ..”
Geun suk menggarut-garutkan kepalanya yang tidak gatal , ia juga merasa bingung atas maksud perkataan Hye sun yang di ucapkan Min ho . dan sekarang , jadilah kedua cowok tampan itu terdiam merenungi perkataan yang Hye sun ucapkan pada Min ho.
------^^^^------
Keesokan harinya .
Hari ini Hye sun datang kesekolah dengan percuma , semua penjelasan dan materi yang diberikan oleh guru-guru tidak ada yang masuk kedalam otaknya. Yang ia pikirkan saat ini hanya eommanya dan orang yang akan ditemuinya.
Oleh karena itu sepulang sekolah dengan terburu-buru Hye sun melangkah untuk mengethui siapa orang yang akan eommanya temui , sampai-sampai Hye sun tidak memperdulikan lagi Min ho yang memanggilnya.
Sejak 30 menit berakhir Hye sun masih setia mengikuti langkah eommanya dari belakang , tentu saja Hye na tidak tahu . ia masih santai berjalan memasuki sebua caffe yang berada di dalam sebuah Mall besar di korea.
Dari kejauhan Hye sun melihat eommanya duduk didepan seorang laki-laki yang sangat ia kenal . hati Hye sun seolah remuk , janji yang Hye na berikan padanya kini di khianati . eommanya itu masih bertemu dengan Dong wo , ia masih menjalani hubungan terlarang itu.
Segera Hye sun mengambil langkah seribu , ia berjalan penuh amarah mendekati Hye na dan Dong wo yang masih duduk di meja caffe tersebut. Air mata Hye sun sudah tumpah dari tadi , ia bahkan tidak mempedulikan orang-orang yang menatapnya dengan pandangan bertanya.
“Jadi ini yang dinamakan lebih memilih aku..” ucap Hye sun keras setelah sampai di samping meja tersebut.
Hye na dan Dong wo yang mendengar suara itu langsung mengalihkan perhatian kearah Hye sun secara bersamaan. Mata mereka berdua membelak kaget saat melihat sosok yang tidak asing lagi berdiri samping mereka.
“Sun-a ..” Hye na berdiri diikuti Dong wo , ia menatap Hye sun penuh cemas dan keguggupan . “Eomma bisa jelaskan ..”
Hye sun tidak membalas perkataan eommanya , ia malah tersenyum dengan sinisnya kearah Hye na dan Dong wo silih berganti , kemudian ia berlalu dari hadapan mereka berdua.
“Hye sun , kamu salah paham ..” Panggil Hye na sambil mengejar putrinya dan menggenggam tangan putih itu erat.
Hye sun berbalik dengan wajah yang dingin dan angkuh “maaf , anda salah orang nyonya ! ..” lalu ia pun kembali melangkahkan kakinya keluar dari caffe itu.
Hye na dan Dong wo sama-sama terkejut mendengar ucapan terakhir dari mulut Hye sun , disaat itu juga Hye na merasa anaknya telah menjadi orang asing baginya . hal ini karena kesalahannya sendiri , karena dia tidak pernah mau mengerti keadaan Hye sun.
-------
Logged
sabarr papi ku
Print
Pages:
1
...
7
8
[
9
]
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
Complicated Love CHAPTER 8 . 6 agustus 2011
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #43388