Author Topic: this is my live. psssstttt.  (Read 3108 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: this is my live. psssstttt.
« Reply #15 on: August 27, 2011, 09:56:36 pm »
chapter 1 part 5:


“hyung! Good luck.” Aku memeluk jae dan memukul punggungnya pelan.

“hyung! Hati-hati sama nenek sweden.” Jack menakut-nakuti dengan keduatangannya dilemaskan dan d
igerak-gerakkan, seperti hantu vampire kocak. >__<

“heh jack! Bentar lagi lu juga ngerasain nenek-nenek yang ada di korea.” Jae merangkul leher jack, dan

menjitak kepalanya.

“masih lama. 1 tahun lagi we…” jack menjulurkan lidahnya.

“untung aja aku gak ikut dikirim…” aku melipat tanganku dan duduk dengan santai.

“enak aja lu.” Jae melirikku dengan tatapan tajam.
“enak donk.. santai di rumah, gak ada yang ngawasin. Bebas….” Aku melebarkan tangan, mengangkat tangan
dan meregangkan jari-jari.

Jack mendekatiku. “lu ntar dikirimnya paling ke korea. Bareng gwe.”jack memegang bahuku dengan tatapan
isengnya.

“ah.. serem lu bang! “ aku menepis kedua tangannya.

“Eh.. asik kan ke korea ada asley.” Jack menaikkan sebelah alisnya seakan meledek.
Aku menaikkan sebelah alisku dan tersenyum angkuh seakan berkata. “ so what??”.

“hey.. kalian berdua selalu saja begitu. Yang akur lah.” Jae merangkul aku dan jack.

“ok.. gwe masuk sekarang ya.. lu pulang aja. Tidur baek-baek di rumah ya.” Jae tertawa cengengesan.

“ah.. dirumah Cuma bedua sama jack…” aku menghela napas.

“kenapa? Lu gak seneng?” jack berbicara sengit.

“dengerin ya… lu pada jangan macem-macem. Dirumah sendiri. Gak berarti sendiri itu bebas.ok.” jae menggeret
kopernya pergi masuk ke dalam ruang pemeriksaan.

“ah.. gwe tau.” Jack pergi ngeloyor ke pintu keluar.

aku diam melihat tingkah mereka berdua yang meninggalkanku sendiri.

“ah..” aku bangkit dan mengejar jack.

##

“hyung! Temennya yang kemaren pinter ya?” aku menanyakan seakan menyelidik.

“iya. Pinter banget. Kelewat pinter.” Jack bicara sambil sibuk membaca manga.

“bisa kali kenalin.” Aku merangkul pundak jack.

“makan mie ayam?” jack bertanya datar.

“aku yang traktir.” Aku tersenyum senang.

“traktir + makan pake sambel ya…” jack menunjuk-nunjuk kearahku

“wait.” Aku berlari mencari sesuatu di kotak obat.

“sip.” Aku menunjukkan ibu jariku.

“ah.. males ah.” Jack tiduran sambil membaca manganya.

“ya!!” aku membentaknya

“lu cinta gak terbalas. Jangan coba-coba mainin perasaan orang.” Jack bicara, namun masih serius dengan
manganya.

“ah… kau selalu baca fikiranku hyung!” aku cemberut.

“siapa yang membaca. Fikiranmu sendiri yang bicara nyaring-nyaring.” Jack bicara acuh.

“eh.. mom sama dad ntarkan pulang. Bikin cake yu..” jack langsung bangun dari tidurnya.

“ajak tante yan ya…” aku senyum-senyum untuk membujuk jack.

“jauhkan fikiranmu itu.. mau main sama putri kan. Gwe sama tante yang bikin.” Jack melirik kesal kepadaku.

“tau aja lu.” Aku memeletkan lidahku.

“ ya udah sana telpon.” Jack keluar dari kamar.

“ok hyung.” Aku berlari menuju telphon.

##

“tan.. yang ini di kocok kan?” aku akan mix mentega, gula halus dan tepung.

“iya.. hati-hati ya mix-nya sampai halus.” Kata tante yan

“sip tan.” Aku memulai me-mix bahan-bahan.

##
“mami.. mom key kapan sampe sih?” putri bicara manja.

“entahlah. Mami pulang dulu ya. Kasihan papi dirumah.” Mami-nya putri menaiki motornya pulang.

Sedangkan putri ditinggal.

“put, mau main gak?” jack bertanya.

“main apa kak? “ jawab putri antusias.

“judo.” Jack menaikkan  sebelah alisnya seakan menantang.

“ya!! jangan main judo ah” aku menjawab cepat.

“aku bukan mengajakmu.” Jack tersenyum mengejek.

“ah.. lu kan konyol kalo main judo. Katrok.” Aku mencibirnya.

“ayo put.” Jack menggandeng tangan putri.

“dih.. konyol banget nih orang.” Aku mengejar jack.

##

“ih… kak jack keren banget gerakan judonya.” Putri berteriak kagum pada Jack  yang melawanku.
Aku dan jack menyudahi pertarungan.

“ah.. lu mah bener-bener hyung! Sama adik sendiri aja. Gebuk beneran.” Aku meliriknya kesal.

“miane.” Jack mnggaruk kepalanya.

“kak jack gak bisa apa sih? Kok kayaknya main gitar bisa, drum juga bisa, piano apa lagi, sexsofon keren
banget, biola , balap, nge-dance,pinter juga,basket, judo, aduh… semuanya deh..” putri berbicara seperti orang
yang sangat kagum.

“aku juga bisa.” Aku berbicara tak mau kalah.

“ya.. kamu sih masih dibawahnya kak jack.” Putrid mengibas-ngibaskan tangannya.

Jack hanya diam saja. Cengar-cengir.

Ting..tong.. (bel rumah berbunyi)

“mom…” aku reflex berlari menuju pintu depan.

##

“mom.. kemaren katanya mau bawa roti keju dari Amsterdam.” Aku menggelayut di lengan mom.

“heh.. udah gede masih aja nempel .” jack melihat jengkel.

Putri yang melihat hanya cengar-cengir.

“Ricky gak kangen sama dad?” dad tersenyum.

“ gak ah. Dad mah di kangenin juga malah gak pulang-pulang. Bang toyib kalah.”aku berjalan menuju dapur.

Mom dan dad saling menatap, bingung.

“welcome back mom… dad..” aku membawakan cake yang tadi di buat.

“ah.. gomawo.” Mom tersenyum.

“thanks.” Dad ikut tersenyum juga.

“mom.. aku kangen sama mom…” putri memeluk mom.

“mom juga kangen.” Mom balas memeluk putri.

“hoamzz…” jack ngeloyor pergi.

“jack.. kamu sudah makan?” Tanya mom melepas pelukan  pada putri

“wae? Mom want cook some noodle for me?” jack tersenyum senang.

“of course.” Mom tersenyum .

“ok.” Jack dating menghampiri lagi.

##

Semuanya makan tanpa bersuara. Tak membutuhkan waktu lama. Keakraban terjadi di keluarga kecil ini. >__<



“putri, kamu menginap disini kan? Mom kangen deh nonton bareng lagi. Besokkan sabtu. Sekolah liburkan.”mom
berbicara sambil membereskan peralatan makan.

“iya mom. Tapi mom yang bilang sama mami ya.” Putrid bicara senang.

“aku ikutttttttttttt,,,,,” aku langsung ikut-ikutan nyambung.

“gak boleh..” putri dan mom berbicara kompak.

Dad dan jack hanya tertawa,.

Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..